Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Korelasi Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Dalam Penatalaksaan Perawatan Pasien Paliatif Di Rumah Sakit Kota Medan Bevy Gulo, Adventy Riang; Rosetty Sipayung; Nurhandayani Ndruru
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan paliatif adalah suatu pendekatan untuk mencapai kualitas hidup pasien dan keluarga yang menghadapi masalah yang berhubungan dengan penyakit yang mengancam jiwa dengan mencegah dan mengurangi penderitaan melalui identifikasi dini, penilaian yang seksama dan pengobatan nyeri dan masalah-masalah lain, baik masalah fisik, psikososial dan spritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam penatalaksanaan perawatan pasien paliatif di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitianini ini adalah menggunakan survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 perawat. Dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dimana semua perawat yang bertugas di ruangan icu, iccu dan unit stroke. Hasil penelitian membuktikan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 36 responden (80%), tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 9 responden (20%), dan tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Mayoritas responden juga memiliki sikap yang sedang sebanyak 26 responden (57,8%), sikap yang baik sebanyak 17 responden (37,8%), dan sikap yang buruk sebanyak 2 responden (4,4%). Hasil analisa data dengan uji Chi Square diperoleh dengan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam penatalaksanaan perawatan pasien paliatif di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Saran: Memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga dari penyakit yang dapat mengancam jiwa, dengan pengetahuan yang baik di harapkan sikap perawat dalam memberikan perawatan paliatif kepada pasien dan keluarga menjadi lebih baik.
Evaluation of Spiritual Management Approach on Stress in Palliative Patients Gulo, Adventy Riang Bevy; Sipayung, Rosetty Rita; Ningsih, Siska Dwi; Lase, Yesta Ricam Fedrik; Wiwik, Wiwik
JKG (JURNAL KEPERAWATAN GLOBAL) (JKG) Jurnal Keperawatan Global Volume 10 Number 2 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkg.v10i2.1290

Abstract

Background: A palliative condition refers to a progressive and incurable state, where the focus of healthcare transitions from curative measures to comprehensive support addressing physical, psychological, social, and spiritual aspects, aiming to enhance the quality of life for both patients and their families. The objectives of this study were to evaluate the effect of a Groups ‘Peer Support’ (GPS)-based spiritual management approach on reducing stress among palliative patients in a hospital setting. Method: This study employed a quantitative quasi-experimental design with a pre- and post-test approach without a control group, involving 50 respondents selected through simple random sampling. The research instruments consisted of observation sheets, the Spiritual Care Competence Scale (SCCS), and the Depression Anxiety and Stress Scales (DASS). Data were analyzed using descriptive statistics to determine respondent characteristics, the Wilcoxon Signed Rank Test to assess pre and post intervention differences, and Spearman Rank and simple linear regression tests to identify influencing factors. Results: Most respondents were male (60.0%), aged 41–50 years (34.0%), with elementary education (28.0%), and commonly diagnosed with heart disease (26.0%). The mean stress score decreased from 3.06 to 2.74 after the intervention, with the Wilcoxon test confirming a significant reduction (Z = -2.889; p = 0.004). However, spiritual management (r = 0.062; p = 0.670) and nurse competence (p = 0.601) were not significantly associated with stress levels. Conclusion: The intervention effectively reduced stress in palliative patients, although spiritual management and nurse competence were not significant predictors, suggesting that other factors contributed to stress reduction.
Spiritual Approach as Nursing Management Strategy to Improve the Quality of Life of Palliative Patients Gulo, Adventy Riang Bevy; Sipayung, Rosetty Rita; Lase, Yesta Ricam Fredrik
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 8 No. 6 (2025): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v8i6.897

Abstract

Background: Spiritual support in nursing management plays a vital role in palliative care by improving patients’ quality of life, reducing anxiety, and enhancing emotional resilience in those with progressive, incurable conditions requiring holistic care. Objective: To assess the effectiveness of the Spiritual Management Approach in improving the quality of life of palliative patients in hospitals. Method: A quasi-experimental pre-test–post-test study was conducted on 50 respondents from two hospitals in North Sumatra, Indonesia, using simple random sampling. Data were collected through the SCCS and SF-36 questionnaires and analyzed statistically. Result: The Spiritual Management Approach significantly improved patients’ quality of life, with mean scores increasing from 1.24 to 1.44 and a significant correlation (r = 0.381; p = 0.006). Conclusion: Spiritual management effectively enhances nurses’ competence and patients’ well-being in palliative care. Recommendation: Integration of spiritual management into nursing practice and further studies with larger samples and longer durations are recommended.
ANALISIS KOMITMEN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI FAKTOR PENENTU KUALITAS KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Gulo, Adventy Riang Bevy; Hasibuan, Eva Kartika; Saragih, Masri; Loi, Trisnawaty
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6558

Abstract

Latar Belakang: Komitmen budaya organisasi merupakan keterikatan psikologis dan fisik karyawan untuk selalu ingin terlibat dan loyal serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dalam suatu organisasi. Tujuan: untuk menganalisis hubungan Komitmen Budaya Organisasi Dengan Kualitas Kerja Dan Kinerja Perawat Di RSUD Dr. Pirngdi Kota Medan. Metode: menggunakan survey analitik dengan rancangan penelitian cros sectional. Sampel penelitian yang diperoleh berdasarkan kriteria penentuan yakni berjumlah 100 sampel dengan Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling (teknik penetuan sample dengan pertimbangan tertentu). Hasil: membuktikan bahwa Mayoritas responden memiliki komitmen budaya organisasi yang sedang sebanyak 36 responden (36%), tinggi sebanyak 35 responden (35%), dan sangat tinggi sebanyak 29 responden (29%). Kemudian mayoritas responden kualitas kerja memiliki yang baik sebanyak 86 responden (86%), dan kualitas yang buruk sebanyak 14 responden (14%). Selanjutnya mayoritas responden kinerja yang baik memiliki sebanyak 90 responden (90%), dan kinerja yang buruk sebanyak 10 responden (10%). Kesimpulan: terdapat hubungan komitmen budaya organisasi dengan kualitas kerja di RSUD DR. Pirngadi kota Medan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Begitu pun terdapat hubungan komitmen budaya organisasi dengan kinerja perawat di RSUD DR. Pirngadi kota Medan dengan nilai signifikan sebesar 0,001< 0,05.
PENGARUH METODE PPNI INFORMATION SYSTEM DENGAN KECEPATAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN PERAWAT Damanik, Rani Kawati; Gulo, Adventy Riang Bevy
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i0.394

Abstract

Metode Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dapat dikembangkan dengan menggunakan sistem informasi. Menghitung kebutuhan tenaga perawat dengan mengubah satuan hari dengan minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode persatuan perawat nasional Indonesia information system dalam perhitungan tenaga perawat. Penelitian ini adalah penelitian pendekatan kuantitatif dengan design quasy eksperiment, sampel dalam penelitian ini 30 orang perawat, 15 untuk kelompok yang diberikan intervensi dan 15 kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan dengan tehnik observasi untuk mengukur kecepatan perawat dalam mengerjakan perhitungan kebutuhan tenaga perawat. Data dianalisis statistik deskriptif dan diuji menggunakan Mann whitney test. diperoleh nilai mean kelompok kontrol 4.27 sedangkan kelompok intervensi 1.47 dengan (Z: -3,742) dengan signifikan 0.000. Metode PPNI information system dapat meningkatkan kecepatan perhitungan kebutuhan perawat.
SI JIWA TANGGUH: INOVASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR UNTUK PEMULIHAN KESEHATAN FISIK DAN PSIKOLOGIS DAN SOSIAL Gulo, Adventy Riang Bevy; Ningsih, Siska Dwi; Situmorang, Harold; Zalukhu, Semangat; Zebua, Ingrid; Sipayung, Wira M.M.
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan merupakan wilayah permukiman perkotaan yang rentan terhadap bencana banjir, dengan sekitar 70–80% wilayah terdampak pada kejadian banjir besar di Provinsi Sumatera Utara. Dampak banjir tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko masalah kesehatan fisik seperti diare, penyakit kulit, dan ISPA, serta masalah psikologis berupa stres, kecemasan, dan trauma. Hasil identifikasi awal menunjukkan lebih dari 60% keluarga mengalami keluhan kesehatan pascabencana, sementara sistem pemantauan kesehatan masih bersifat manual dan tidak terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas dalam pemulihan kesehatan fisik dan psikososial pascabencana melalui inovasi teknologi SI JIWA TANGGUH (Sistem Informasi Jaga Individu dan Warga Agar Tangguh). Program dilaksanakan menggunakan pendekatan community empowerment dan participatory action approach dengan melibatkan mitra Kelompok PKK (±25–30 kader) dan Karang Taruna (±20–25 anggota). Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan skrining kesehatan dan Psychological First Aid (PFA), penerapan aplikasi SI JIWA TANGGUH untuk pendataan dan monitoring kesehatan, pendampingan serta evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan capaian pada mitra PKK berupa 90% kader mengikuti pelatihan, 85% mampu menggunakan aplikasi, dan 94% data keluarga terdampak berhasil terinput. Selain itu, 80% kader mampu melakukan skrining kesehatan mandiri dan peningkatan pemahaman kader mencapai 82%. Pada mitra Karang Taruna, pemahaman literasi kesehatan mental dan PFA mencapai 80%, kampanye sosial menghasilkan 6 media edukasi dan menjangkau 130 warga, serta terbentuk kegiatan pendampingan pemuda berkelanjutan. Program ini menghasilkan perubahan sosial berupa terbentuknya sistem monitoring kesehatan komunitas berbasis digital, meningkatnya kesadaran kesehatan fisik dan mental pascabencana, munculnya pemimpin lokal, serta terbangunnya jejaring kolaborasi pentahelix. Dengan demikian, SI JIWA TANGGUH efektif sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi untuk meningkatkan ketahanan komunitas pascabencana dan berpotensi direplikasi pada wilayah rawan banjir lainnya.
HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM ADVENT MEDAN Hasibuan, Eva Kartika; Saragih, Masri; Gulo, Adventy Riang Bevy; Afriyanti, Septia
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pekerjaan seorang perawat untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif merupakan pekerjaan yang mempunyai tingkat stres yang tinggi, karena dalam bekerja perawat berhubungan langsung dengan berbagai macam pasien dengan diagnosa penyakit dalam respon yang berbeda-beda. Berbagai situasi dan tuntutan kerja yang dialami dapat menjadi sumber potensial terjadinya stres, Kinerja perawat adalah melakukan pekerjaan sebaik mungkin sesuai dengan standar yang telah ada. Kinerja yang menurun salah satunya dapat disebabkan oleh stres yang dialami perawat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan. Metode: Jenis penelitian ini Kuantitatif yang menggunakan design survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan berjumlah 43 orang perawat. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu jumlah perawat 43 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis dengan uji chi- square. Hasil: menunjukkan bahwa stres kerja mayoritas rendah sebanyak 24 responden (100,0 %) dan kinerja perawat mayoritas baik sebanyak 20 responden (46,5 %). Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan dengan p-value = 0,028 (≤0,05). Kesimpulan: Semakin rendah tingkat stress perawat, maka semain baik kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien.
ANALISIS KOMITMEN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI FAKTOR PENENTU KUALITAS KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Gulo, Adventy Riang Bevy; Hasibuan, Eva Kartika; Saragih, Masri; Loi, Trisnawaty
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Komitmen budaya organisasi merupakan keterikatan psikologis dan fisik karyawan untuk selalu ingin terlibat dan loyal serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dalam suatu organisasi. Tujuan: untuk menganalisis hubungan Komitmen Budaya Organisasi Dengan Kualitas Kerja Dan Kinerja Perawat Di RSU Advent Medan. Metode: menggunakan survey analitik dengan rancangan penelitian cros sectional. Sampel penelitian yang diperoleh berdasarkan kriteria penentuan yakni berjumlah 100 sampel dengan Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling (teknik penetuan sample dengan pertimbangan tertentu). Hasil: membuktikan bahwa Mayoritas responden memiliki komitmen budaya organisasi yang sedang sebanyak 36 responden (36%), tinggi sebanyak 35 responden (35%), dan sangat tinggi sebanyak 29 responden (29%). Kemudian mayoritas responden kualitas kerja memiliki yang baik sebanyak 86 responden (86%), dan kualitas yang buruk sebanyak 14 responden (14%). Selanjutnya mayoritas responden kinerja yang baik memiliki sebanyak 90 responden (90%), dan kinerja yang buruk sebanyak 10 responden (10%). Kesimpulan: terdapat hubungan komitmen budaya organisasi dengan kualitas kerja di RSU Advent Medan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Begitu pun terdapat hubungan komitmen budaya organisasi dengan kinerja perawat di RSU Advent Medan dengan nilai signifikan sebesar 0,001< 0,05.