Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN PENERAPAN PATIENT SAFETY DIRUANG RAWAT INAP RINDU B RSUP H. ADAM MALIK MEDAN 2023 Silitonga, Erwin; Gulo, Adventy Riang Bevy; Sarumaha, Putri Patresia
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja merupakan sekumpulan atau sejumlah kegiatan yang harusdiselesaikan oleh suatu unit organisasi atau pemegang jabatan dalam jangka waktu tertentu. RSUP H. Adam Malik Medan juga merupakan salah satu rumah sakit tipe A yang harus memiliki kualitas pelayanan yang baik dari segi tenaga kerja perawat, cara perawat dalam memberikan pelayanan yang baik pada pasien serta dituntut untuk selalu berhati-hati dalam melakukan tindakan untuk tetap dalam keadaan yang safety. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan beban kerja perawat dengan penertapan patient safety di ruang rawat inap rindu B RSUP H. Adam Malik Medan. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif yang menggunakan desain deskripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat ruang rawat inap rindu B yang berjumlah 174 perawat, Banyak sampel dalam penelitian ini 44 perawat pelaksana. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis dengan uji chi-square dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa beban kerja perawat di ruang rawat inap mayoritas berat sebanyak 24 orang (54,5%) dan penerapan patient safety baik sebanyak 20 0rang (45,5%). Kesimpulan analisis bivariat menunjukan adanya hubungan beban kerja perawat dengan penerapan patient safety di ruang rawat inap rindu B RSUP H. Adam Malik Medan (p values =0,004­).
Korelasi Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Dalam Penatalaksaan Perawatan Pasien Paliatif Di Rumah Sakit Kota Medan Bevy Gulo, Adventy Riang; Rosetty Sipayung; Nurhandayani Ndruru
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan paliatif adalah suatu pendekatan untuk mencapai kualitas hidup pasien dan keluarga yang menghadapi masalah yang berhubungan dengan penyakit yang mengancam jiwa dengan mencegah dan mengurangi penderitaan melalui identifikasi dini, penilaian yang seksama dan pengobatan nyeri dan masalah-masalah lain, baik masalah fisik, psikososial dan spritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam penatalaksanaan perawatan pasien paliatif di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitianini ini adalah menggunakan survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 perawat. Dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dimana semua perawat yang bertugas di ruangan icu, iccu dan unit stroke. Hasil penelitian membuktikan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 36 responden (80%), tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 9 responden (20%), dan tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Mayoritas responden juga memiliki sikap yang sedang sebanyak 26 responden (57,8%), sikap yang baik sebanyak 17 responden (37,8%), dan sikap yang buruk sebanyak 2 responden (4,4%). Hasil analisa data dengan uji Chi Square diperoleh dengan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam penatalaksanaan perawatan pasien paliatif di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Saran: Memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga dari penyakit yang dapat mengancam jiwa, dengan pengetahuan yang baik di harapkan sikap perawat dalam memberikan perawatan paliatif kepada pasien dan keluarga menjadi lebih baik.
Evaluation of Spiritual Management Approach on Stress in Palliative Patients Gulo, Adventy Riang Bevy; Sipayung, Rosetty Rita; Ningsih, Siska Dwi; Lase, Yesta Ricam Fedrik; Wiwik, Wiwik
JKG (JURNAL KEPERAWATAN GLOBAL) (JKG) Jurnal Keperawatan Global Volume 10 Number 2 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkg.v10i2.1290

Abstract

Background: A palliative condition refers to a progressive and incurable state, where the focus of healthcare transitions from curative measures to comprehensive support addressing physical, psychological, social, and spiritual aspects, aiming to enhance the quality of life for both patients and their families. The objectives of this study were to evaluate the effect of a Groups ‘Peer Support’ (GPS)-based spiritual management approach on reducing stress among palliative patients in a hospital setting. Method: This study employed a quantitative quasi-experimental design with a pre- and post-test approach without a control group, involving 50 respondents selected through simple random sampling. The research instruments consisted of observation sheets, the Spiritual Care Competence Scale (SCCS), and the Depression Anxiety and Stress Scales (DASS). Data were analyzed using descriptive statistics to determine respondent characteristics, the Wilcoxon Signed Rank Test to assess pre and post intervention differences, and Spearman Rank and simple linear regression tests to identify influencing factors. Results: Most respondents were male (60.0%), aged 41–50 years (34.0%), with elementary education (28.0%), and commonly diagnosed with heart disease (26.0%). The mean stress score decreased from 3.06 to 2.74 after the intervention, with the Wilcoxon test confirming a significant reduction (Z = -2.889; p = 0.004). However, spiritual management (r = 0.062; p = 0.670) and nurse competence (p = 0.601) were not significantly associated with stress levels. Conclusion: The intervention effectively reduced stress in palliative patients, although spiritual management and nurse competence were not significant predictors, suggesting that other factors contributed to stress reduction.
Spiritual Approach as Nursing Management Strategy to Improve the Quality of Life of Palliative Patients Gulo, Adventy Riang Bevy; Sipayung, Rosetty Rita; Lase, Yesta Ricam Fredrik
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 8 No. 6 (2025): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v8i6.897

Abstract

Background: Spiritual support in nursing management plays a vital role in palliative care by improving patients’ quality of life, reducing anxiety, and enhancing emotional resilience in those with progressive, incurable conditions requiring holistic care. Objective: To assess the effectiveness of the Spiritual Management Approach in improving the quality of life of palliative patients in hospitals. Method: A quasi-experimental pre-test–post-test study was conducted on 50 respondents from two hospitals in North Sumatra, Indonesia, using simple random sampling. Data were collected through the SCCS and SF-36 questionnaires and analyzed statistically. Result: The Spiritual Management Approach significantly improved patients’ quality of life, with mean scores increasing from 1.24 to 1.44 and a significant correlation (r = 0.381; p = 0.006). Conclusion: Spiritual management effectively enhances nurses’ competence and patients’ well-being in palliative care. Recommendation: Integration of spiritual management into nursing practice and further studies with larger samples and longer durations are recommended.
ANALISIS KOMITMEN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI FAKTOR PENENTU KUALITAS KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Gulo, Adventy Riang Bevy; Hasibuan, Eva Kartika; Saragih, Masri; Loi, Trisnawaty
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6558

Abstract

Latar Belakang: Komitmen budaya organisasi merupakan keterikatan psikologis dan fisik karyawan untuk selalu ingin terlibat dan loyal serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dalam suatu organisasi. Tujuan: untuk menganalisis hubungan Komitmen Budaya Organisasi Dengan Kualitas Kerja Dan Kinerja Perawat Di RSUD Dr. Pirngdi Kota Medan. Metode: menggunakan survey analitik dengan rancangan penelitian cros sectional. Sampel penelitian yang diperoleh berdasarkan kriteria penentuan yakni berjumlah 100 sampel dengan Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling (teknik penetuan sample dengan pertimbangan tertentu). Hasil: membuktikan bahwa Mayoritas responden memiliki komitmen budaya organisasi yang sedang sebanyak 36 responden (36%), tinggi sebanyak 35 responden (35%), dan sangat tinggi sebanyak 29 responden (29%). Kemudian mayoritas responden kualitas kerja memiliki yang baik sebanyak 86 responden (86%), dan kualitas yang buruk sebanyak 14 responden (14%). Selanjutnya mayoritas responden kinerja yang baik memiliki sebanyak 90 responden (90%), dan kinerja yang buruk sebanyak 10 responden (10%). Kesimpulan: terdapat hubungan komitmen budaya organisasi dengan kualitas kerja di RSUD DR. Pirngadi kota Medan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Begitu pun terdapat hubungan komitmen budaya organisasi dengan kinerja perawat di RSUD DR. Pirngadi kota Medan dengan nilai signifikan sebesar 0,001< 0,05.