Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Studi Literatur: Pengaruh Customer Relationship Management terhadap Loyalitas Pelanggan di Era Digital Mas Agung Permana; Khaila Aura Fadia; Salsabila Al Husna; Hardi Saputra Afrinaldi Nababan; Rahel Samuel Marpaung; Onan Marakali Siregar; Maulidina Maulidina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9900

Abstract

Loyalitas pelanggan merupakan aset kompetitif penentu keberlanjutan bisnis di era persaingan digital yang semakin ketat. Customer Relationship Management (CRM) diyakini sebagai strategi manajemen paling efektif dalam membangun dan mempertahankan loyalitas tersebut melalui sinergi sumber daya manusia, proses bisnis, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh CRM terhadap loyalitas pelanggan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR). Telaah dilakukan terhadap 10 artikel jurnal ilmiah terindeks yang diperoleh dari basis data Garuda Kemdikbud (garuda.kemdikbud.go.id), SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id), Research Gate dan Google Scholar, diterbitkan dalam rentang 2021-2026. Seleksi artikel menggunakan protokol PRISMA dan analisis data dilakukan dengan analisis konten kualitatif tematik. Hasil kajian secara konsisten menunjukkan bahwa CRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan lintas sektor industri. Dimensi process (responsivitas dan standardisasi layanan) terbukti paling dominan, diikuti technology (CRM digital) dan people (kompetensi SDM). Kepuasan pelanggan berperan sebagai mediator dalam sebagian besar studi yang dikaji. Implikasi manajerial menegaskan pentingnya investasi terintegrasi pada ketiga dimensi CRM untuk memaksimalkan loyalitas pelanggan jangka panjang.
Strategi Experiential Marketing dan Estetika Produk Mykonos dalam Meningkatkan Repurchase Commitment Harvin Felix Cheko Sinambela; Farhan Hafizh Harahap; Sulthan Hengkara Pramono; Zefri Ahmad Syahimran; Onan Marakali Siregar; Maulidina Maulidina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10272

Abstract

Perkembangan industri wewangian (parfum) lokal di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat pesat namun diiringi dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Fenomena ini menuntut merek lokal seperti Mykonos untuk merumuskan strategi pemasaran yang adaptif guna mempertahankan basis pelanggan dan membangun loyalitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana pendekatan experiential marketing dan elemen estetika produk diintegrasikan untuk meningkatkan komitmen pembelian ulang (repurchase commitment) pada konsumen.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kulitatif melalui metode kajian literatur. Data sekunder dihimpun dari berbagai database ilmiah nasional maupun internasional bereputasi dalam rentang waktu 2019-2025, yang kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi strategi komunikasi pemasaran yang berfokus pada penguatan experiential marketing (khususnya sense marketing dan act marketing) serta kualitas estetika visual produk secara signifikan mampu menyentuh afeksi emosional konsumen. Pengalaman sensorik dan daya tarik visual yang unggul ini berhasil meningkatkan persepsi kualitas sekaligus membangun kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Lebih lanjut, customer atisfaction terbukti memiliki kontribusi paling kuat dan berperan penting sebagai variabel penghubung (mediator) utama yang memperkuat pengaruh kedua strategi tersebut dalam mengunci komitmen pembelian ulang secara berkelanjutan. Kombinasi strategi ini berpotensi besar menjadi keunggulan kompetitif bagi manajemen Mykonos di masa depan.
Pengaruh Brand Image dan Social Media Marketing terhadap Impulse Buying pada Konsumen Generasi Z Produk Finally Found You Videlia Loissita Siahaan; Yemima D Y Simbolon; Cindy Amelia Putri Ginting; Nobel Carissa Muhen Gurning; Onan Marakali Siregar; Maulidina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.2747

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa pengaruh signifikan terhadap pola konsumsi Generasi Z, khususnya dalam mendorong perilaku pembelian tidak terencana (impulse buying) pada produk kosmetik dan perawatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh brand image dan social media marketing terhadap impulse buying pada konsumen Generasi  Z pengguna produkskincare Finally Found You (FFY) di kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen FFY yang berdomisili di kota Medan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner menggunakan skala likert lima poin yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R2) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 7,056 + 0,271X₁ + 0,496X₂. Secara parsial, brand image terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan nilai t sebesar 2,976 dan signifikansi 0,004. Social media marketing juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan nilai t sebesar 5,921 dan tingkat signifikansi kurang dari 0,001. Secara simultan, brand image dan social media marketing berpengaruh signifikan terhadap impulse buying yang ditunjukkan oleh nilai F sebesar 48,963 dengan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai R Square sebesar 0,502 mengindikasikan bahwa 50,2% variasi impulse buying dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sementara sisanya sebesar 49,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa social media marketing memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan brand image dalam mendorong perilaku pembelian impulsif pada konsumen Generasi Z. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus mengembangkan strategi pemasaran digital yang kreatif dan interaktif guna meningkatkan pembelian spontan konsumen.
Pengaruh Argument Quality dan Influencer Authenticity Beauty influencer terhadap Keputusan Pembelian Produk ESQA di Kalangan Generasi Z Kota Medan Aulia Rahma Dini; Nia Ramadhanti; Laura Putri Sipahutar; Cut Naifah Azura; Onan Marakali Siregar; Maulidina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.2773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Argument Quality dan Influencer Authenticity terhadap Keputusan Pembelian produk ESQA pada Generasi Z di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Argument Quality dan Influencer Authenticity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas informasi yang disampaikan oleh beauty influencer serta tingkat autentisitas influencer memiliki peran penting dalam mendorong keputusan pembelian produk ESQA pada Generasi Z di Kota Medan.