Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Proceeding International Conference on Malay Identity

Dari Penjara ke Penjara: Perjuangan Bapak Pendiri Bangsa dalam Menjaga Nasionalisme Selfi Mahat Putri
Proceeding International Conference on Malay Identity Vol. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The founding figures of the Republic, namely Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, Agus Salim and many other important figures. Are elite people who fight for their nation. They not only struggled through the criticisms they gave to the colonialists, but they also felt that they were living in prison for the harsh criticisms they made against the colonial government. This they do in order to raise the spirit of their spirit of nationalism. Keyword: Prisons, Figure, Nasionalism
Code-switching and Code-mixing in the Conversation between President Joko Widodo and Nadiem Makarim on the State Secretariat Youtube Channel Rahman, Aditya; Putri, Selfi Mahat; Putri, Diantri Seprina; Henanggil, Mita Domi Fella; Sari, Hanifah Yulia
Proceeding International Conference on Malay Identity Vol. 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Code-switching and code-mixing are common phenomena in multilingual societies, such as Indonesian society. This study aims to describe the code-switching and code-mixing in the conversation between President Joko Widodo and Nadiem Makarim on the State Secretariat Youtube Channel. The study employed a qualitative research method with observation and note-taking techniques to collect data. The data was analyzed using qualitative data analysis, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that there were code-switching and code-mixing in the conversation between President Joko Widodo and Nadiem Makarim. The code-switching in the conversation involved switching from Indonesian to Arabic, Sanskrit, and Javanese. Meanwhile, code-mixing involved the insertion of English and Arabic words into Indonesian sentences.
Padang dan Gempa: Respon Masyarakat Terhadap Gempa 2004-2009 Ramadani, Ana Fitri; Putri, Selfi Mahat; Zulqaiyyim, Zulqaiyyim
Proceeding International Conference on Malay Identity The 2nd International Seminar on Language, Literature, Education, Arts and Culture
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Kota Padang awalnya tidak mengalami rasa ketakutan dalam menghadapi bencana gempa yang sudah sering dirasakan warga Kota Padang. Namun, setelah terjadinya gempa dan tsunami yang menerjang Aceh pada tahun 2004 lalu, berdampak kepada perubahan psikologis dan pola fikir masyarakat terhadap gempa dan evakuasi diri. Jika dahulu masyarakat menganggap gempa hanya sebuah hal yang biasa, namun setelah peristiwa Aceh masyarakat Kota Padang menganggap hal tersebut sebagai sebuah momok dalam kehidupan mereka. Reaksi tersebut ternyata bukan saja pengaruh dari banyaknya korban jiwa yang jatuh pada peristiwa gempa dan tsunami Aceh, namun lebih kepada peran media dalam menyiarkan sebuah berita. Sehingga potonga-potongan bencana yang disiarkan menjadi sebuah momok yang kemudian menghantui masyarakat Kota Padang.