Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN RIDWAN KAMIL OTW JAKARTA (Penerapan Model Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki pada Berita Kompas.com) Wirdiyansyah, Mohammad Afin; Lubis, Fardiah Oktariani; Arindawati, Weni Adityasning
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5550

Abstract

Pada tanggal 22, Februari tahun 2024 ramai dibicarakan oleh warganet (warga internet) mengenai sebuah foto baliho yang menampilkan sosok Ridwan Kamil menggunakan ransel dengan ilustrasi bubble chat bertuliskan “OTW Jakarta nih”. Berbagai media juga turut merilis berita dengan tema serupa. Dalam penelitian ini penulis mengambil berita yang dirilis oleh Kompas.com yang mana merupakat peringkat tertinggi sebagai media online yang paling banyak diakses oleh masyarakat Indonesia. penelitian ini merupakan library research, data dikumpulkan dengan mengutip, menyadur, dan menganalisis temuan dengan menggunakan analisis framing (framing analysis) dengan literatur representatif dan mempunyai relevansi dengan masalah yang dibahas, kemudian mengulas dan menyimpulkannya. Setelah mengadakan pembahasan analisis framing tentang Ridwan Kamil OTW Jakarta dengan menggunakan metode Zhongdang Pan dan Gerald. M. Kosicki. Penulis menemukan, dari sisi perangkat framing (sintaksis, skrip, tematik dan retoris), menunjukkan bahwa Kompas.com mengemas berita “Ridwan Kamil OTW Jakarta “sebagai berita politik. Sedari berita pertama hingga berita yang berisikan klarifikasi Ridwan Kamil mengenai maksud dari baliho tersebut .klarifikasi tersebut menyatakan bahhwa baliho tersebut bukan untuk kepentingan politik Ridwan Kamil. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa framing yang dilakuakn oleh media tidaklah tepat dengan yang sebenarnya terjadi dilapangan. Media terkesan memaksakan tafsiran mereka akan peristiwa tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya unttuk teliti dan selektif dalam memilih berita atau informasi, klarena media sebagai perantara informasi bisa saja mengubah fkta dengan apa yang mereka tuliskan kedalam beirita Kata kunci: Framing, media, berita
Identitas Diri Fandom Seventeen Carat Rahmatsari, Yelsi Ratu; Abidin, Zainal; Lubis, Fardiah Oktariani
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5024

Abstract

Saat ini banyak sekali Fandom kpop yang sangat berkembang di Indonesia, hal ini disebabkan karena Korean Wave sangat berkembang di Indonesia sehingga banyak sekali Group Kpop yang saat ini di gemari oleh masyarakat Indonesia, salah satu Group kpop yang saat ini sedang di gemari adalah Seventeen . Seventeen memiliki Fandom yaitu Carat. Di Indonesia Carat sangat berkembang salah satunya ada di Karawang. Carat di Karawang cukup aktif dalam kegiatannya mendukung Seventeen . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui identitas diri dari Carat Fandom Seventeen . peneliti menggunakan pendekatan fenomenologi dengan teori fenomenologi Alfred Schutz dengan mengetahui dari segi dalam Order To Motive dan Since order to Motive serta dengan makna subjektif dan makna objektif selain itu peneliti juga meneliti pengalaman komunikasi dari Carat Fandom Seventeen . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Carat memiliki masa emosional dengan Seventeen . jika terjadi emosi tersebut dalam bentuk karena dari member Seventeen itu sendiri, karena konser yang mereka tonton, dan karena musik mereka yang sesuai dengan kehidupan mereka. Selain itu motif mereka dalam menyukai Seventeen juga berbeda-beda sesuai dengan pengalaman komunikasi mereka.
KRISIS EKSISTENSIAL DI ERA MODERN: ANALISIS KONTEKS SOSIAL PADA LIRIK LAGU “WHAT WAS I MADE FOR?” KARYA BILLIE EILISH Khaerunisa, Khaerunisa; Mayasari, Mayasari; Lubis, Fardiah Oktariani
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5667

Abstract

Lagu “What Was I Made For?” menceritakan tentang perjalanan emosional seseorang yang mengalami kebingungan identitas, kehilangan arah, dan pencarian makna hidup akibat tekanan sosial yang terus-menerus. Billie Eilish mencoba mencerminkan keadaan yang kerap kali terjadi dalam masyarakat berupa tekanan eksternal yang mendorong terciptanya perasaan keterasingan hingga mengarah ke krisis eksistensial. Wacana krisis eksistensial dalam lagu tersebut tergambarkan melalui penggunaan kata-kata yang mengandung kiasan, serta tema yang disajikan membuat peneliti ingin menganalisis lirik lagu “What Was I Made For?” dan bagaimana kaitannya dengan fenomena sosial saat ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya wacana krisis eksistensial pada lirik lagu “What Was I Made For?” karya Billie Eilish. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskripstif, dengan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk meliputi dimensi konteks sosial untuk mengetahui adanya wacana krisis eksistensial yang terkandung dalam lagu tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi teks, dan studi kepustakaan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lagu What Was I Made For? karya Billie Eilish merepresentasikan krisis identitas dan kegelisahan eksistensial yang relevan di tengah dinamika sosial masa kini. Dilihat dari dimensi konteks sosial, lagu ini menyoroti wacana mengenai tuntutan masyarakat yang tinggi, ketidakpastian ekonomi, dan perubahan sosial yang cepat, yang menyebabkan krisis eksistensial semakin relevan di kalangan generasi muda saat ini.
Analisis Resepsi Konten Trailer Film Jawana di Akun Media Sosial Tiktok @melindz.zz Putri, Vicha Nanda; Lubis, Fardiah Oktariani; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1292-1299

Abstract

Penelitian ini berfokus pada fenomena penggunaan platform media sosial, khususnya TikTok, untuk menyebarkan berbagai konten film, seperti konten trailer film Jawan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengkaji dan memahami proses encoding-decoding pada konten trailer film Jawan yang diunggah oleh akun @melindz.zz serta untuk menganalisis pemaknaan yang dihasilkan oleh khalayak terhadap unggahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan, yaitu pendekatan kualitatif berdasarkan analisis resepsi dan teori encoding-decoding Stuart Hall. Data primer diperoleh melalui virtual interviews dengan 10 informan penelitian yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten trailer Jawan di akun TikTok @melindz.zz merupakan adaptasi dari trailer resmi film Jawan yang diunggah oleh kanal YouTube Red Chillies Entertainment. Dari analisis terhadap pemaknaan 10 informan, diketahui bahwa 4 informan termasuk kategori dominant hegemonic position, 2 informan kategori negotiated position, dan 4 informan lainnya berada pada kategori oppositional position. Temuan ini menggambarkan bahwa khalayak memiliki sifat heterogen dan memiliki berbagai cara dalam menafsirkan pesan pada konten-konten di media sosial berdasarkan latar belakang sosial, pengalaman, pendidikan dan pengetahuan, serta referensi populer pada setiap individu.
Pengaruh Penggunaan Akun Instagram @pocketnihongo.id terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi followers Seputar Bahasa Jepang Kharisma, Cut Clara Sinta; Lubis, Fardiah Oktariani; Lubis, Flori Mardiani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7997

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan akun Instagram @pocketnihongo.id terhadap pemenuhan kebutuhan informasi followers seputar bahasa Jepang. Teori yang digunakan adalah teori uses and gratification dan model pencarian kepuasan dan aktivitas audiens milik Windahl dan Levy yang membahas faktor keterlibatan dan selektifitas dalam usaha memenuhi kebutuhan informasi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan metode survei eksplanatori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media melalui keterlibatan tidak berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi, sedangkan penggunaan media melalui selektifitas berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi.
Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Video “Mbah Nun Kesambet” Niarahmah, Dwi; Mayasari, Mayasari; Lubis, Fardiah Oktariani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8405

Abstract

Penelitian ini menganalisis video “Mbah Nun Kesambet” yang diunggah oleh kanal YouTube CakNun.com menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Analisis model Norman Fairclough memiliki tiga dimensi analisis yaitu dimensi mikro, meso, dan makro. Hasil penelitian pada dimensi mikro menemukan adanya penggunaan diksi yang merepresentasikan tokoh dan peristiwa. Pada dimensi meso, pihak yang terlibat dalam produksi wacana adalah Progress, video disebarkan melalui Youtube oleh kanal CakNun.com, sedangkan pengkonsumsian terhadap video tersebut menghasilakn respon yang cukup ramai dan beragam. Adapun pada dimensi Makro ditemukan adanya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi terbitnya wacana.
Tayangan Anime One Piece pada Platform Digital dan Perilaku Gaya Hidup Anggota Komunitas Anime Lovers Karawang (ALKA) Falah, Aqil Zain; Lubis, Fardiah Oktariani; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah dan bagaimana terpaan tersebut mempengaruhi gaya hidup mereka dengan pengukuran intensitas, isi pesan, dan daya tarik dari tayangan anime one piece pada platform digital. Melalui perspektif teori Uses & Effect, penelitian ini berusaha memahami mekanisme bagaimana konten media memengaruhi audiens, dan bagaimana perilaku yang dihasilkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif dan uji normalitas, analisis regresi sederhana, uji parsial (t), dan uji koefisien determinasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari intensitas, isi pesan, dan daya tarik terhadap perilaku gaya hidup anggota komunitas Anime Lovers Karawang (ALKA).
Pengaruh Terpaan Hashtag #OOTD Pada Media Sosial TikTok Terhadap Perilaku Impulse Buying (Survei pada Pengikut Akun X @callistaverss) Rasya, Muhammad Irfan Hady; Lubis, Fardiah Oktariani; Oxcygentri, Oky
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11183581

Abstract

This research aims to examine and measure the impact of #OOTD on impulse buying behavior among followers of the X account @callistaverss. This research uses a questionnaire to answer statements. The population in this study were followers of the X account @callistaverss. The sample in this study was 99 respondents. The sampling technique in this research uses a non-probability sampling technique using a purposive sampling method, with the following criteria: 1) Active followers on the X account @callistaverss, 2) Using the TikTok social media account, 3) Have you ever seen content with the hashtag #OOTD on TikTok social media. The data collection technique in this research uses a questionnaire in the form of a Google Form. The analysis techniques in this research use validity tests, reliability tests, normality tests, coefficient of determination tests, simple linear regression tests, and hypothesis tests. The results of the research show that there is a significant influence between #OOTD exposure on Tiktok social media on impulse buying behavior among followers of the X account @callistaverss.
Adaptasi Budaya dan Akomodasi Komunikasi Peserta Inbound Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 1 Universitas Muhammadiyah Makassar Ningtias, Mista Aura; Lubis, Fardiah Oktariani; Susanto, Tri
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol. 4 No. 3 (2024): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting (In Press)
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/dawatuna.v4i3.1114

Abstract

The Merdeka Student Exchange Program is a component of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative that requires participants to engage in learning and interaction with students from various universities, representing diverse ethnicities, religions, races, and cultures. In the context of intercultural communication, cultural adaptation becomes a necessity for participants in the Merdeka Student Exchange Program. During the cultural adaptation process, inbound students from the Merdeka Student Exchange Program at Muhammadiyah University Makassar often experience culture shock, posing a challenge during the cultural adaptation process. To overcome culture shock, solutions can be found through the implementation of adaptation strategies, one of which is communication accommodation. The research method employed is a qualitative approach using descriptive methods. Data collection techniques involve interviews, observations, and document collection. In terms of data analysis, the study applies the theory proposed by Miles and Huberman, involving stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure data validity, the research utilizes triangulation methods, both in terms of data sources and methodological approaches.
REPRESENTASI AGUS BUNTUNG DALAM MEDIA: ANALISIS FRAMING DAN PERSEPSI PUBLIK Hafidz, M. Zalfa Al Nur; Lubis, Fardiah Oktariani; Ramdhani, Muhammad
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 2 (2025): Edisi 13
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i2.6154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing media terhadap figur Agus Buntung dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang penyandang disabilitas. Fokus utama penelitian terletak pada bagaimana dua media online arus utama, yaitu Detik.com dan Kompas.com, membingkai peristiwa tersebut sehingga membentuk representasi tertentu dan memengaruhi persepsi publik. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan framing model Robert N. Entman, yang meliputi empat elemen utama: pendefinisian masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, serta rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media tidak hanya menyoroti aspek individual dari kasus tersebut, tetapi juga mengaitkannya dengan persoalan sosial yang lebih luas, seperti kerentanan penyandang disabilitas, bias struktural, serta minimnya mekanisme perlindungan yang efektif. Framing yang muncul memperlihatkan bahwa isu pelecehan seksual sering kali dipengaruhi oleh stigma sosial dan ketimpangan relasi kuasa yang dialami kelompok rentan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memahami dinamika komunikasi massa, khususnya bagaimana konstruksi media dapat membentuk opini publik, memperkuat atau melemahkan stigma, serta mendorong diskusi mengenai pentingnya perlindungan bagi penyandang disabilitas dalam kasus kekerasan seksual.   Kata Kunci: Framing, Media, Agus Buntung, Pelecehan Seksual, Disabilitas, Representasi Publik, Analisis Kualitatif.