Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Pembelajaran Quizziz terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas III SD Lisnawati, Putri Dwi; Almujab, Saiful; Nurfaidah, Siti Sholiha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media pembelajarans Quizizz terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas III SDN 066 Halimun. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik Kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PBL berbantuan media Quizizz dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran di kelas eksperimen berlangsung lancar dan sesuai dengan tahapan sintaks, serta mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif peserta didik. Sebaliknya, pembelajaran konvensional cenderung berpusat pada guru dan kurang mendorong partisipasi aktif peserta didik. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan diberikan. Hasil uji gain ternormalisasi menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 0,65 yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 0,47 yang juga termasuk dalam kategori sedang, namun dengan selisih peningkatan yang lebih tinggi pada kelas eksperimen. Selain itu, hasil uji effect size sebesar 0,912 berada dalam kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa model PBL berbantuan media Quizizz memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan media Quizizz terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik sekolah dasar.
Pengaruh model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Assemblr Edu untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik Sekolah Dasar Rejeki, Widi Tri Ayu; Ibrahim, Yusuf; Nurfaidah, Siti Sholiha
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v11i2.6551

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik di SDN Juntigirang 01. Diterapkannya model pembelajaran problem based learning berbantuan aplikasi assemblr edu dengan peserta didik yang menggunakan model konvesional terhadap hasil belajar IPAS, perbedaan rata – rata hasil belajar IPAS peserta didik setelah menggunakan problem based learning berbantuan aplikasi assemblr edu, peningkatan hasil belajar pembelajaran problem based learning berbantuan aplikasi assemblr edu, dan pengaruh pembelajaran model problem based learning berbantuan aplikasi assemblr edu untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group dengan menggunakan model problem based learning berbantuan aplikasi assemblr edu dan model konvesional yang berjalan sesuai dengan lembar observasi. Terdapat peningkatan hasil belajar IPAS yang menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan peserta didik yang menggunakan model konvesional, dengan hasil N- Gain eksperimen 71 % kategori sedang, dan kontrol sebesar 49% kategori sedang. Pengaruh pada penggunaan model problem based learning berbantuan aplikasi assemblr edu dengan nilai 0,661 dalam uji effect size dengan kategori sedang. Penelitian menyimpulkan bahwa model Promblem Based Learning efektif meningkatkan hasil belajar IPAS, khususnya pada materi organ pernapasan pada manusia ddengan memfasilitasi peserta didik untuk bekerja secara kolaboratif dalam memecahkan masalah yang kontekstual.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Sekolah Dasar R. Auriel Salsabila Oktora; Yusuf Ibrahim; Siti Sholiha Nurfaidah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8071

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik di SDN 01 Junti Girang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses diterapkannya model pembelajaran Problem based learning berbantuan media audiovisual dengan peserta didik yang menggunakan model konvesional terhadap hasil belajar Ipas, perbedaan rata - rata hasil belajar ipas peserta didik setelah menggunakan model Problem based learning berbantuan media audiovisual dengan peserta didik yang menggunakan model konvensional, dan pengaruh pembelajaran model Problem based learning berbantuan media audiovisual terhadap hasil belajar Ipas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group design. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dan model pembelajaran Konvensional yang berjalan sesuai lembar observasi . Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar IPAS yang menggunakan model Problem Based Learning dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Terdapat pengaruh pada penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dengan nilai 1,521 dalam uji effect size dengan kategori tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments Berbantuan Kahoot terhadap Pemahaman Konsep IPAS pada Murid Sekolah Dasar (Penelitian Kuasi Eksperimen Kelas IV di SDN 239 Cigondewah, Kota Bandung) Millawati Nurhasanah; Darda Abdullah Sjam; Siti Sholihah Nurfaidah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2713

Abstract

This research was motivated by the low level of elementary school students' understanding of Integrated Science and Social Studies (IPAS) concepts, which was caused by teacher-centered learning that limited students' active participation in the learning process. This study aimed to describe the learning process, identify the differences in students' conceptual understanding of IPAS between the experimental and control classes, and determine the magnitude of the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Kahoot media on fourth-grade elementary school students' conceptual understanding of IPAS. This study employed a quasi-experimental method using a Nonequivalent Control Group Design. The population consisted of all fourth-grade students of SDN 239 Cigondewah, Bandung, in the 2025/2026 academic year. The sample comprised Class IV-B as the experimental class, which was taught using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Kahoot, and Class IV-A as the control class, which received conventional instruction. Data were collected through pretests, posttests, and observation sheets of teachers' and students' learning activities. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, the Mann–Whitney U test, and effect size analysis. The results showed that the learning process in the experimental class was implemented very well, with teacher and student activity percentages both reaching 90%. The Mann–Whitney U test produced an Asymp. Sig. (2-tailed) value of < 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference in students' conceptual understanding of IPAS between the experimental and control classes. Furthermore, the effect size analysis yielded a Cohen's d value of 2.538, which falls into the very large effect category. Therefore, it can be concluded that the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Kahoot has a very large effect on improving fourth-grade elementary school students' conceptual understanding of IPAS.