Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Location and Single-Phase Fault Data Monitoring System Using ESP8266 via Blynk and Telegram Duhi, Sahrul; Tansa, Salmawaty; Dako, Rahmat Deddy R.; Wahab Musa, Wahab Musa; Abdussamad, Syahrir; Tolago, Ade Irawaty
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i2.33474

Abstract

The increasing consumption of electrical energy highlights the need for an efficient power monitoring system. This research develops an Internet of Things (IoT)-based single-phase fault monitoring system capable of detecting power outages and overcurrents, and providing real-time location notifications. The system is designed using a PZEM-004T power sensor for data acquisition, an ESP8266 microcontroller as a processing unit, a Blynk platform for visualization, and a Telegram-integrated NEO6M GPS module for automatic notification. Test results show that the system successfully detects and accurately informs power outages (current 0 A) and overcurrents (exceeding 1 A), sending notifications complete with a Google Maps link to the fault location. This system provides an effective and responsive solution for power outage management, contributing to improved operational and maintenance efficiency link via Telegram. The device testing was successfully conducted using the NEO 6M GPS module to determine the fault location.Peningkatan konsumsi energi listrik menyoroti kebutuhan akan sistem monitoring daya yang efisien. Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem pemantauan gangguan satu fasa berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi kondisi listrik padam dan arus lebih, serta memberikan notifikasi lokasi real-time. Sistem dirancang menggunakan sensor daya PZEM-004T untuk akuisisi data, mikrokontroler ESP8266 sebagai unit pemroses, platform Blynk untuk visualisasi, dan modul GPS NEO6M terintegrasi Telegram untuk notifikasi otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi dan secara akurat menginformasikan kondisi listrik padam (arus 0 A) dan arus lebih (melebihi 1 A), mengirimkan notifikasi lengkap dengan link Google Maps lokasi gangguan. Sistem ini menyediakan solusi yang efektif dan responsif untuk manajemen gangguan listrik, berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan pemeliharaan
Effectiveness of Gradient Boosting Stacking Model in Predicting Electricity Costs: Residential Building Data Nadifa, Ulfatun; H, Haeriani; Abdussamad, Syahrir; Tolago, Ade Irawaty; Dako, Rahmat Deddy Rianto; Bonok, Zainudin; Asmara, Bambang Panji
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i2.33158

Abstract

Accurate electricity cost prediction is essential to support energy efficiency and resource management, particularly in residential and commercial buildings. This study aims to evaluate the effectiveness of the Gradient Boosting model in predicting monthly electricity costs. The model is built using the Stacking Ensemble method, a technique that combines multiple Gradient Boosting algorithms in a layered manner to improve prediction accuracy. To enhance the model’s performance, automatic selection of the best parameter values (Hyperparameter Optimization) is conducted using Optuna. The initial phase involves developing a tree-based preprocessing pipeline to address data variability and complexity. The model is evaluated using the K-Fold Cross Validation method, which divides the data into several subsets for more representative testing. The performance is assessed using the Root Mean Squared Logarithmic Error (RMSLE) metric to measure prediction accuracy. The evaluation results show that the model achieves an RMSLE score of 0.22, with an average prediction time of 0.00029 seconds. These findings suggest that although Gradient Boosting models are typically used on high-dimensional datasets, this approach remains effective for low-dimensional data. The combination of ensemble techniques and hyperparameter optimization yields accurate and efficient predictions. Therefore, this approach can be applied in real-world scenarios, such as urban energy management.Prediksi biaya listrik yang akurat penting untuk mendukung efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya, terutama pada bangunan residensial maupun komersial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Gradient Boosting dalam memprediksi biaya listrik bulanan. Model dibangun dengan menggunakan metode Stacking Ensemble, yaitu teknik penggabungan beberapa algoritma Gradient Boosting secara bertingkat untuk meningkatkan akurasi prediksi. untuk meningkatkan kinerja model, digunakan pemilihan nilai parameter terbaik secara otomatis (Optimasi Hyperparameter) dengan bantuan Optuna. Tahapan awal dimulai dengan membangun pipeline preprocessing berbasis Tree Model untuk menangani variasi dan kompleksitas data. Model dievaluasi dengan menggunakan metode K-Fold Cross Validation, yaitu pembagian data menjadi beberapa bagian untuk pengujian yang lebih representatif, dan hasilnya diukur menggunakan metrik Root Mean Squared Logarithmic Error (RMSLE) untuk menilai ketepatan prediksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mencapai nilai RMSLE sebesar 0.22. Selain itu, waktu prediksi rata-rata adalah 0.00029 detik. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun model Gradient Boosting umumnya digunakan pada dataset berdimensi besar, pendekatan ini tetap efektif pada data berdimensi kecil. Kombinasi teknik ensemble dan Optimasi Hyperparameter mampu menghasilkan prediksi yang akurat dan efisien. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat diterapkan dalam skenario nyata, seperti manajemen energi di kawasan perkotaan. 
Efektivitas Optimasi Hyperparameter Dalam Prediksi Pembakaran Kalori : Data Aktivitas Fisik Nadifa, Ulfatun; Dako, Rahmat Deddy Rianto; Tolago, Ade Irawaty; Dongka, Rahmad Hidayat
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 2 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i2.22636191

Abstract

- Prediksi pembakaran kalori berdasarkan data aktivitas fisik merupakan topik penting di bidang kesehatan dan olahraga. Fokus utama adalah kemampuan untuk mempersonalisasi program kebugaran dan memantau kondisi metabolisme secara lebih akurat. Namun, tantangan utama dalam pengembangan model prediksi terletak pada akurasi dan konsistensinya, mengingat keragaman jenis dan kompleksitas data. Penelitian ini mengembangkan pendekatan membangun model prediksi yang efektif dengan Optimasi Hyperparameter otomatis menggunakan Optuna. Langkah pertama adalah membuat Pipeline Preprocessing berbasis Tree Model untuk menangani data secara lebih baik. Selanjutnya, digunakan metode Stacking Ensemble dengan tiga model dasar berbasis Gradient Boosting: CatBoost, LightGBM, dan XGBoost. Model divalidasi dengan teknik K-Fold Cross Validation dan metrik Root Mean Squared Logarithmic Error (RMSLE). Hasilnya menunjukkan nilai RMSLE sebesar 0.00599 dan waktu prediksi 0.0091 detik. Selain itu, untuk menguji konsistensi model, diterapkan dua teknik Encoding fitur kategorikal, yaitu LabelEncoder dengan Standard Scaler dan OrdinalEncoder tanpa Standard Scaler. Perbedaan skala nilai yang dihasilkan dari Teknik ini menjadi alasan utama untuk melihat pengarunhya terhadap waktu dan konsistensi prediksi. Ditemukan model tetap menunjukkan konsistensi yang baik dilihat dari RMSLE dan waktu prediksi tidak jauh berbeda, ini mengindikasikan bahwa kombinasi Pipeline yang tepat, Model Ensemble, dan Optimasi Hyperparameter dapat menghasilkan sistem prediksi yang akurat dan stabil.
PENGELOLAAN POTENSI DESA DENGAN PEMANFAATAN TIK DAN TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK PENINGKATAN UMKM DAN BUMDES DESA BOTUTONUO KECAMATAN KABILA BONE KAB BONE BOLANGO Bonok, Zainudin; Hidayat, iksan; mohamad, Yasin; abdusammad, Syahrir; tolago, Ade irawaty; Yasser , Muhammad; Yusuf, Taufiq Ismail
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.077 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i1.15

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bagi tenaga pendidik didalam salah satu upaya untuk melaksanakan salah satu tugas sebagai pelaksanaan pada salah satu tridarma perguruan tinggi)-salah satunya Pengabdian ini adalah suatu upaya Universitas Negeri Gorontalo agar supaya terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.Berdasarkan hal ini, kami mengajukan usulan kegiatan Pengabdian di Kantor Desa Botutonuo kec Kabila Bone Kab Bone Bolango dengan Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan Pengelolaan Potensi Desa dengan Pemanfaatan TIK dan Transformasi Digital untuk peningkatan UMKM dan BUMDes Desa Botutonuo kecamatan kabila bone kabupaten Bone Bolango ,Target luaran yang diharapkan dari kegitan ini adalah 1) Masyarakat yang ada usaha dan UMKM dan juga Aparat Desa mampu dan memiliki pengetahuan tentang Pemanfaatan TIK skala Desa dengan adanya : Komputer, Internet, Telepon seluler sehingga arus informasi semakin lancar 2) Mayarakat yang berwirausaha dan UMKM dan BUMDes dan Aparat desa memiliki pengetahuan tentang perlunya analisis bisnis dan kelayakan usaha agar UMKM dan BUMDes lebih baik,lebih luas sebarannya, lebih mandiri dan berdaya saing Studi kelayakan bisnis pada prinsipnya bisa digunakan antara lain: a). Untuk merintis usaha baru, misalnya untuk membuka toko, membangun pabrik, mendirikan perusahaan jasa, membuka usaha dagang dan lain sebagainya. b). Untuk mengembangkan usaha yang sudah ada, misalnya untuk menambah kapasitas pabrik, memperluas skala usaha, untuk mengganti peralatan/mesin, untuk menambah mesin baru dan lain sebagainya. c). Untuk memilih jenis usaha atau investasi/proyek yang paling menguntungkan, misalnya pilihan usaha dagang, pilihan usaha barang atau jasa, pabrikasi atau perakitan, dan sebagainya. Adapun pihak yang memerlukan dan berkepentingan dengan studi kelayakan usaha diantaranya: (1) Pihak wirausaha (pemilik perusahaan) (2) Pihak Investor dan Penyandang Dana, (3) Pihak masyarakat dan Pemerintah Studi kelayakan usaha dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: (a) Tahap Penemuan ide atau Perumusan Gagasan, (b) Tahap Memformulasikan Tujuan dan (c) Tahap Analisis
Prakondisi Desa Digital di Desa Tamboo Kecamatan Bone Pantai Kabupaten Bone Bolango Yusuf, Taufiq Ismail; Salim, Sardi; Irawaty, Ade; Dako, Amiruddin; Dako, Rahmat; Dali, Sri Wahyuni; Hidayat, Ikhsan
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v8i1.8209

Abstract

Rural development has undergone significant changes since the digitization of Information and Communication Technology (ICT). Hybrid media technology has proven to make it easier for innovative villages to build networks and empower their communities to narrow the ICT gap, one of which is through community service. This community service is an effort of Gorontalo State University so that the Tridarma of Higher Education is implemented to contribute science and technology to the community. This Community Service was carried out in Tamboo Village, Bone Pantai District, Bone Bolango Regency. The purpose of this Community Service was to provide counseling on how to condition the beginning of a village so that it becomes a digital village. The expected output targets from this activity are: 1) The officials and community in Tamboo Village have knowledge of the importance of the village internet and how to manage infrastructure related to the village internet. 2) Village officials or village internet managers can have the ability to use internet facilities, which can then be developed to create village websites for digitization: village profile data, population data, village resource and potential data and other activities that can be digitized for work effectiveness and efficiency.
Relay OCR dan GFR ANALISIS KINERJA OVER CURRENT RELAY (OCR) & GROUND FAULT RELAY (GFR) PADA PENYULANG 20KV GB5 ULTG GORONTALO MENGGUNAKAN ALAT UJI CMC 356 Amali, Kamil; Damogalad, Muhamad Rifai; Yusuf, Taufik Ismail; Harun, Ervan Hasan; Tolango, Ade Irawaty
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Of Renewable Energy Engineering (April)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v2i1.31

Abstract

This research was conducted to test the reliability of the performance of the OCR-GFR relay whether it complies with the settings or not during field testing and to find out a comparative analysis of the performance of theoretical calculations with the results of field testing using the CMC 356 test equipment. This research uses a descriptive method. This research aims to determine whether the performance of the OCR–GFR relay that is being used is still good performance or suitable for use. And the tests carried out are pick up and drop off tests and characteristic tests. The results of the OCR pick-up and drop-off relay test were 1.2 A and the drop-off was 1.134 A. Meanwhile, for the GFR relay the pickup relay was 0.20 A and the drop-off was 185.0 mA. The results of the pickup and drop-off tests can conclude that the relay works according to its settings. Meanwhile, for field testing, the OCR relay characteristics at 1.5 times the setting current are 3.627 s and the theoretical calculation results are 3.697 s. For the GFR relay, the field test results obtained were 1.5 times the setting current, namely 1.981 s, and the theoretical calculation results were 1.977 s. This means that the test results are close to the calculated values. This shows that the Micom P142 OCR/GFR Relay tested is still in good performance.
Analisis Konsumsi Energi Listrik Menggunakan Metode Internsitas Konsumsi Energi Amali, Lanto Mohamad Kamil; Mohamad, Yasin; Tolago, Ade Irawaty; Elysiantobuo, Nova; Dako, Amirudin Yunus
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 6, No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v6i1.22567

Abstract

Kegiatan akademis yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dapat memberikan dampak pada konsumsi energi listrik di kampus Universitas Negeri Gorontalo khususnya pada Fakultas Teknik. Kenyataannya banyak ruangan yang menyalakan lampu siang hari, penggunaan AC serta peralatan listrik lainnya tanpa adanya kegiatan dalam ruangan tersebut. Berdasarkan data dari bagian rumah tangga Universitas Negeri Gorontalo penggunaan energi listrik pada Fakultas Teknik rata-rata setiap bulan sebesar 655.140 VA dari daya terpasang sebesar 2.180.000 VA dan ini berdampak pada pembayaran rekening listrik rata-rata setiap bulannya sebesar Rp. 148.667.264,75. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi energi listrik pada sistem pencahayaan, tata udara serta peralatan listrik lainnya yang digunakan pada bangunan gedung Fakultas Teknik. Metode yang digunakan adalah audit energi serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) bangunan gedung Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo untuk lantai menggunakan AC sebesar 14,33 kWh/m^2/bulan dikriteriakan cukup efisien dan untuk lantai tidak   menggunakan  AC sebesar 5,2 kWh/m²/bulan dikriteriakan efisien.Academic activities carried out by universities, especially the Faculty of Engineering, can have an impact on the use of electrical energy consumption on the Gorontalo State University campus. In fact, many rooms turn on daytime lights, use AC and other electrical equipment without any activity in the room. Based on data from the household section of Gorontalo State University, the average monthly use of electrical energy at the Faculty of Engineering is 655,140 VA from an installed power of 2,180,000 VA and this has an impact on the average monthly electricity bill payment of Rp. 148,667,264.75. This research aims to analyze electrical energy consumption in lighting systems, air conditioning and other electrical equipment used in the Faculty of Engineering buildings. The methods used are energy audits and field observations. The results of the research show that the Energy Consumption Intensity (IKE) of the building of the Faculty of Engineering, Gorontalo State University for floors using AC is 14.33 kWh/m^2/month which is classified as quite efficient and for floors not using AC it is rated as 5.2 kWh/m²/month. efficient.
Estimation of Electrical Power Needs at PT PLN UP3 Luwuk Using The Linear Regression Method Budianto, Budianto; Mohamad, Yasin; Wiranto, Ifan; Matoka, Arifin; Tolago, Ade Irawaty; Amali, Lanto Mohamad Kamil
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i1.26560

Abstract

Banggai Regency is one of the areas in Central Sulawesi experiencing rapid economic growth. This condition has led to an increased demand for electricity in the region. Therefore, accurate predictions of electricity demand are needed for proper planning in providing electricity in the future. This research aims to predict the electricity demand in Banggai Regency for the next three years (2024-2026). The research employs the Simple Linear Regression method using historical data on electricity consumption in Banggai Regency. The prediction results indicate that the electricity demand in Banggai Regency will continue to increase. The increase in customers is noted with a percentage increase in social (13,956%), households (12,222%), businesses (8,289%), industries (40,752%), and government (8,014%). The increase in connected power is recorded with a percentage increase in social (30,502%), households (18,315%), businesses (16,037%), industries (40,373%), and government (6,704%). This information is crucial for stakeholders to plan adequate and sustainable electricity infrastructure and policies in Banggai Regency in the future.Kabupaten Banggai merupakan salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat. Hal ini menyebabkan peningkatan kebutuhan energi listrik di daerah tersebut. Untuk itu, diperlukan prediksi kebutuhan energi listrik yang akurat agar dapat dilakukan perencanaan yang tepat dalam penyediaan energi listrik di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebutuhan energi listrik di Kabupaten Banggai dalam kurun waktu tiga tahun ke depan (2024-2026). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linier sederhana dengan menggunakan data historis konsumsi energi listrik di Kabupaten Banggai. Hasil prediksi menunjukkan bahwa kebutuhan energi listrik di Kabupaten Banggai akan terus meningkat di masa depan Kenaikan pelanggan didapatkan kenaikan dengan persentase sebesar: sosial (13,956%); rumah tangga (12,222%); bisnis (8,289%); industri (40,752%); dan pemerintah (8,014%). Peningkatan daya tersambung tercatat dengan peningkatan persentase sebesar: sosial (30,502%); rumah tangga (18,315%); bisnis (16,037%); industri (40,373%); dan pemerintah (6,704%). Informasi ini penting bagi pemangku kepentingan terkait untuk merencanakan infrastruktur dan kebijakan kelistrikan yang memadai dan berkelanjutan di Kabupaten Banggai di masa depan.
Pemanfaatan GIS untuk Perencanaan dan Optimasi PLTS Rooftop di Gedung Teknik UNG Hidayat, Ikhsan; Salim, Sardi; Irawaty Tolago, Ade; Bonok, Zainuddin
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 4 No. 1 (2025): SNTE III
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46962/snte.25.093

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan Geographic Information System (GIS) untuk perencanaan dan optimasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) rooftop di Gedung Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Kampus 4. Dengan pendekatan integratif berbasis GIS dan simulasi teknis mendalam melalui perangkat lunak HelioScope, penelitian ini berhasil mendesain sistem dengan kapasitas terpasang sebesar 368,79 kWp yang menggunakan 647 modul surya tipe Canadian Solar 570W. Berdasarkan simulasi, sistem ini diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 486,5 MWh per tahun. Analisis teknis mengidentifikasi konfigurasi sistem optimal menggunakan 99 unit inverter Huawei 3kW serta faktor-faktor kehilangan energi. Hasil simulasi menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan nilai solar access rata-rata mencapai 99,2% yang mengindikasikan hampir tidak adanya dampak bayangan pada seluruh array. Penerapan GIS dalam pemetaan spasial lokasi memberikan kontribusi signifikan dalam menentukan potensi atap, tata letak panel yang terbagi dalam 7 segmen field (C2, C3, C4, C5, C6, Civil Lab, Industry Lab), dan efisiensi sistem secara keseluruhan. Selain itu, kajian ekonomi yang didasarkan pada data kapasitas dan produksi energi aktual ini menunjukkan prospek implementasi yang layak dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi model percontohan yang akurat dan siap implementasi bagi pengembangan PLTS rooftop di UNG serta institusi pendidikan lainnya di kawasan Indonesia Timur, mendukung pencapaian target kampus hijau dan net zero emission.