Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Monitoring Absensi Siswa SMK Negeri 5 Gorontalo Menggunakan Teknologi RFID dan Notifikasi Whatsapp Ke Orang Tua Salmawaty Tansa; Rahmat Deddy Rianto Dako; Syahrir Abdussamad; Iksan Hidayat; Ulfatun Nadifa; Ade Irawaty Tolago; Jumiati Ilham; Ervan Hasan Harun; Rahmad Hidayat Dongka; Bambang Panji Asmara
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Novemeber 2025 - April 2026
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v3i2.55

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem absensi siswa berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang terintegrasi dengan notifikasi WhatsApp secara otomatis kepada orang tua. Program ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Gorontalo sebagai upaya modernisasi sistem administrasi sekolah dan peningkatan keterlibatan orang tua dalam memantau kehadiran siswa. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, perancangan alat dan sistem, instalasi, pelatihan penggunaan, serta uji coba lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem RFID mampu mencatat kehadiran siswa secara cepat, akurat, dan real-time. Notifikasi WhatsApp berhasil dikirim otomatis setiap kali siswa melakukan absensi, sehingga orang tua dapat langsung mengetahui kehadiran anak di sekolah. Guru dan staf tata usaha menyatakan sistem ini sangat membantu dalam proses rekap data absensi serta mengurangi penggunaan kertas. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan solusi teknologi tepat guna yang efisien, ramah lingkungan, dan aplikatif, serta berpotensi untuk direplikasi di sekolah lain sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital di dunia pendidikan. This community service program aims to implement a student attendance monitoring system based on Radio Frequency Identification (RFID) integrated with automatic WhatsApp notifications to parents. The activity was conducted at SMK Negeri 5 Gorontalo as part of efforts to modernize school administration systems and enhance parental involvement in monitoring student attendance. The implementation method included needs assessment, system and device design, installation, user training, and field testing. The results showed that the RFID system successfully recorded student attendance quickly, accurately, and in real time. WhatsApp notifications  were  automatically  sent  each  time  a  student  checked  in,  allowing parents to instantly receive attendance updates. Teachers and administrative staff reported that the system significantly simplified the attendance recap process and reduced paper usage. Overall, this program provided an efficient, environmentally friendly, and applicable technological solution, supporting digital transformation in schools. The developed system has strong potential to be replicated in other educational institutions as an example of appropriate technology application in vocational education.
Analisis Kelayakan Sistem Instalasi Listrik Rumah Tinggal di Kabupaten Luwu Rahmad Hidayat Dongka; Ade Irawaty Tolago; Wildan Wildan; Aristi Ayuningsi Ode Asri; Nur Alam Fajar
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i2.359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan instalasi listrik rumah tinggal di Desa Lempoacci, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu berdasarkan standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat kesesuaian instalasi listrik rumah tinggal terhadap standar yang berlaku. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria rumah memiliki instalasi listrik aktif berdaya 450 VA hingga 900 VA dan telah digunakan lebih dari 15 tahun. Dari total 150 rumah, diperoleh 38 rumah yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi instalasi listrik rumah tinggal di Desa Lempoacci secara umum masih tergolong baik, dengan tingkat kesesuaian terhadap standar PUIL 2011 sebesar 65,79%, sedangkan ketidaksesuaian sebesar 34,21%. Ketidaksesuaian yang ditemukan umumnya terdapat pada sistem pembumian (grounding) yang belum memenuhi standar. Kondisi instalasi listrik yang tidak sesuai standar berpotensi membahayakan keselamatan penghuni akibat kejut listrik serta meningkatkan risiko kebakaran akibat hubung singkat. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan instalasi listrik yang sesuai standar guna menciptakan keamanan dan keselamatan dalam penggunaan energi listrik di rumah tinggal.
Perancangan Aplikasi Layanan Desa Cerdas Berbasis AI Terintegrasi WhatsApp untuk Klasifikasi Laporan Warga di Desa Hutadaa Abdul Gani Fadhlulrahman S. H. lihawa; Hendy Prasetyo; Syahrir Abdussamad; Rahmad Hidayat Dongka; Wildan Wildan; Ade Irawaty Tolago; Yasin Mohamad; Ulfatun Nadifa; Rahmatia Alam
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/kdytt710

Abstract

The community reporting system in Hutadaa Village, West Limboto District, remains dependent on manual mechanisms, leading to delayed responses, unstructured documentation, and difficulty for village officials in prioritizing issues. This community service activity aims to design a prototype of an AI-based smart village service application integrated with the WhatsApp platform, enabling automated classification of community reports and assessment of urgency levels. The design was carried out through four stages: field interview-based needs identification, system architecture design, workflow simulation, and limited testing with village officials. The system was designed by integrating WhatsApp Business API, an AI-based image processing module, and a report management interface for village officials. Simulations demonstrated that the system can classify reports into categories (infrastructure, sanitation, social, emergency) and assign urgency levels (low, medium, high) based on analysis of photo and text content, achieving a category classification accuracy of 82.5% and urgency assessment accuracy of 77.5% under good image quality conditions. Interface testing by village officials yielded positive responses regarding ease of use and feature relevance. The designed system has the potential to improve the efficiency of public services at the village level. Full implementation and long-term impact evaluation are required in subsequent service activities. Sistem pelaporan masyarakat di Desa Hutadaa, Kecamatan Limboto Barat, masih bergantung pada mekanisme manual yang menyebabkan keterlambatan penanganan, dokumen laporan yang tidak terstruktur, dan kesulitan bagi aparat desa dalam menetapkan prioritas penanganan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang prototipe aplikasi layanan desa cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dengan platform WhatsApp, yang memungkinkan klasifikasi otomatis laporan warga beserta penilaian tingkat urgensinya. Perancangan dilaksanakan melalui empat tahap: identifikasi kebutuhan berbasis wawancara lapangan, desain arsitektur sistem, simulasi alur kerja, dan uji coba terbatas bersama perangkat desa. Sistem dirancang dengan mengintegrasikan WhatsApp Business API, modul pemrosesan gambar berbasis AI, dan antarmuka manajemen laporan untuk aparat desa. Simulasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan laporan ke dalam kategori (infrastruktur, kebersihan, sosial, darurat) dan menetapkan tingkat urgensi (rendah, sedang, tinggi) berdasarkan analisis konten foto dan teks, dengan akurasi klasifikasi kategori sebesar 82,5% dan akurasi penilaian urgensi sebesar 77,5% pada kondisi gambar berkualitas baik. Pengujian antarmuka oleh perangkat desa menghasilkan respons positif terhadap kemudahan penggunaan dan relevansi fitur. Sistem yang dirancang berpotensi meningkatkan efisiensi layanan publik di tingkat desa. Diperlukan implementasi penuh dan evaluasi dampak jangka panjang pada tahap pengabdian berikutnya.  
PENGELOLAAN POTENSI DESA DENGAN PEMANFAATAN TIK DAN TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK PENINGKATAN UMKM DAN BUMDES DESA BOTUTONUO KECAMATAN KABILA BONE KAB BONE BOLANGO Zainudin Bonok; iksan Hidayat; Yasin mohamad; Syahrir abdusammad; Ade irawaty tolago; Muhammad Yasser; Taufiq Ismail Yusuf
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.077 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i1.15

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bagi tenaga pendidik didalam salah satu upaya untuk melaksanakan salah satu tugas sebagai pelaksanaan pada salah satu tridarma perguruan tinggi)-salah satunya Pengabdian ini adalah suatu upaya Universitas Negeri Gorontalo agar supaya terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.Berdasarkan hal ini, kami mengajukan usulan kegiatan Pengabdian di Kantor Desa Botutonuo kec Kabila Bone Kab Bone Bolango dengan Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan Pengelolaan Potensi Desa dengan Pemanfaatan TIK dan Transformasi Digital untuk peningkatan UMKM dan BUMDes Desa Botutonuo kecamatan kabila bone kabupaten Bone Bolango ,Target luaran yang diharapkan dari kegitan ini adalah 1) Masyarakat yang ada usaha dan UMKM dan juga Aparat Desa mampu dan memiliki pengetahuan tentang Pemanfaatan TIK skala Desa dengan adanya : Komputer, Internet, Telepon seluler sehingga arus informasi semakin lancar 2) Mayarakat yang berwirausaha dan UMKM dan BUMDes dan Aparat desa memiliki pengetahuan tentang perlunya analisis bisnis dan kelayakan usaha agar UMKM dan BUMDes lebih baik,lebih luas sebarannya, lebih mandiri dan berdaya saing Studi kelayakan bisnis pada prinsipnya bisa digunakan antara lain: a). Untuk merintis usaha baru, misalnya untuk membuka toko, membangun pabrik, mendirikan perusahaan jasa, membuka usaha dagang dan lain sebagainya. b). Untuk mengembangkan usaha yang sudah ada, misalnya untuk menambah kapasitas pabrik, memperluas skala usaha, untuk mengganti peralatan/mesin, untuk menambah mesin baru dan lain sebagainya. c). Untuk memilih jenis usaha atau investasi/proyek yang paling menguntungkan, misalnya pilihan usaha dagang, pilihan usaha barang atau jasa, pabrikasi atau perakitan, dan sebagainya. Adapun pihak yang memerlukan dan berkepentingan dengan studi kelayakan usaha diantaranya: (1) Pihak wirausaha (pemilik perusahaan) (2) Pihak Investor dan Penyandang Dana, (3) Pihak masyarakat dan Pemerintah Studi kelayakan usaha dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: (a) Tahap Penemuan ide atau Perumusan Gagasan, (b) Tahap Memformulasikan Tujuan dan (c) Tahap Analisis
Digitalisasi Arsip Persuratan Desa melalui Integrasi Google Drive pada Aplikasi Persuratan Desa Ulfatun Nadifa; Afifah Farhanah Akadji; Andi Sitti Dwi Auliyani; Abdul Gani Fadhlulrahman S. H. Lihawa; Ikhsan Hidayat; Rahmad Hidayat Dongka; Ade Irawaty Tolago; Salmawaty Tansa; Bambang Panji Asmara; Rahmat Deddy Rianto Dako; Zainudin Bonok
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/wed3bq75

Abstract

Digitalisasi arsip persuratan menjadi salah satu kebutuhan penting dalam meningkatkan efisiensi administrasi desa. Di Kelurahan Heludulaa Selatan, pengelolaan arsip surat masih dilakukan secara lokal sehingga berisiko mengalami kehilangan data, duplikasi dokumen, dan keterbatasan akses ketika diperlukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan integrasi Google Drive pada aplikasi persuratan desa sebagai media arsip digital untuk mendukung pengelolaan dokumen yang lebih aman, terstruktur, dan mudah diakses. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan dan kondisi pengelolaan arsip, pengembangan fitur integrasi Google Drive pada aplikasi persuratan desa, pelatihan penggunaan sistem kepada perangkat desa, serta pendampingan dan evaluasi implementasi. Integrasi sistem memungkinkan setiap surat yang dihasilkan secara otomatis disimpan dalam format digital ke Google Drive dengan pengelompokan berdasarkan jenis surat dan periode penyimpanan sehingga memudahkan proses pencarian, pencadangan, dan pengelolaan arsip. Hasil implementasi menunjukkan bahwa fitur arsip digital berhasil diterapkan pada aplikasi persuratan desa dan memperoleh respons positif dari perangkat kelurahan karena mampu mempercepat proses pengarsipan, mengurangi risiko kehilangan dokumen, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi. Kegiatan ini memberikan solusi praktis bagi digitalisasi administrasi desa melalui pemanfaatan layanan penyimpanan berbasis cloud yang mudah diimplementasikan, berbiaya rendah, dan berkelanjutan. Pengembangan selanjutnya dapat diarahkan pada integrasi dengan sistem informasi desa lainnya serta penambahan mekanisme keamanan dan pengelolaan hak akses arsip digital.
Utilization of Coconut Shell Charcoal for Grounding Resistance Reduction Using Plate Electrodes Yusran Moha; Taufiq Ismail Yusuf; Ade Irawaty Tolago
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 8, No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v8i1.29165

Abstract

The grounding system is an essential component of electrical protection systems, requiring low resistance values to ensure the safety of equipment and personnel. The grounding resistance is influenced by several factors, including soil type, soil moisture, temperature, as well as the structure and characteristics of the soil at the installation site. One method that can be applied to reduce grounding resistance is the use of additional materials such as coconut shell charcoal. This study aims to analyze the effect of adding coconut shell charcoal on grounding resistance using square plate electrodes. The testing was conducted over a period of 15 days with variations in electrode size, namely 40 cm and 60 cm, installed at a depth of 80 cm. The results indicate that the addition of coconut shell charcoal significantly reduces grounding resistance. The resistance value decreased from 43.4 Ω to 10 Ω when using a 40 cm electrode and from 21.5 Ω to 7.6 Ω when using a 60 cm electrode on the 15th day. The percentage reduction in resistance reached 77%. Furthermore, the use of larger electrodes resulted in lower resistance values. These results demonstrate that coconut shell charcoal is effective in improving the performance of grounding systems.
Comparative Analysis and Optimization of GIS-Based Rooftop Solar Power Plants Ikhsan Hidayat; Sardi Salim; Ade Irawaty Tolago; Yasin Mohamad; Zainudin Bonok
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 8, No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v8i1.34333

Abstract

The increasing demand for electricity and the global commitment to carbon reduction have encouraged higher education institutions to integrate renewable energy into campus infrastructures. However, most previous rooftop PV studies at Universitas Negeri Gorontalo (UNG) have been limited to single-building assessments or have not fully integrated spatial analysis with technical simulation. This study addresses this research gap by conducting a comparative analysis and system optimization of a rooftop photovoltaic (PV) installation at the Faculty of Engineering building using a combined Geographic Information System (GIS) approach and detailed technical simulation through HelioScope. The optimized design yields a total capacity of 368.79 kWp comprising 647 Canadian Solar 570W modules. Simulation results indicate an annual energy output of 486.5 MWh with a Performance Ratio (PR) of 95.8%, where PR represents the ratio of actual system performance to ideal irradiance conditions, and a solar access value of 99.2%. The economic assessment shows a payback period of 11.04 years under an export tariff of IDR 1,440/kWh. Furthermore, a comparative evaluation with two previous studies demonstrates significant improvements in both technical and economic aspects due to the integrated GIS and high-resolution simulation approach. The findings provide a valuable reference for advancing renewable energy implementation in educational institutions, particularly in designing efficient and sustainable rooftop PV systems.