Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Android “Lectora Inspire” Satibi, Ahmad; Rudi, Mad; Aprinaldo, Andre; Ikmaludin, Ahmad Beryliumsyah
DARMADIKSANI Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i1.2074

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas memberikan tugas tambahan bagi guru dalam menentukan media pembelajaran yang cocok dan tidak monoton kepada siswa. Inovasi dalam media pembelajaran merupakan solusi untuk mengatasi tantangan belajar. Lectora Inspire merupakan software pengembangan belajar elektronik (e-learning) yang relatif mudah diaplikasikan atau diterapkan untuk para pendidik. Metode pengabdian dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, dan simulasi. Pendidik mengetahui pentingnya kebaharuan media pembelajaran untuk pentingnya terlaksana pembelajaran yang efektif, efisien, dan tererstuktur. Pembuatan media pembelajaran Lectora Inspire yang diujikan memiliki aspek usability dan functionality. Kebaharuan media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran dan meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga terciptanya pembelajaran yang efektif dan terstruktur. ABSTRACT The limited face-to-face learning activities pose an additional task for teachers in determining suitable and non-monotonous learning media for students. Innovative approaches in learning media serve as a solution to overcome learning challenges. Lectora Inspire, an electronic learning software (e-learning), offers a relatively easy application for educators. The engagement methods include lectures, discussions, and simulations. Educators understand the importance of incorporating innovative learning media to ensure effective, efficient, and structured learning. The created Lectora Inspire learning media underwent testing in terms of usability and functionality. The introduction of innovative learning media aims to enhance students' motivation and improve their academic achievements, thereby establishing an effective and structured learning environment.
The Effect of Kepok Banana (Musa balbisiana) Peel Extract on the Survival of Sangkuriang Catfish (Clarias gariepinus) Infected with Aeromonas hydrophila Maolana, Ilham; Rudi, Mad; Tarigan, Daniel Julianto
SiRad: Pelita Wawasan February (Vol. 1 No. 1, 2025)
Publisher : Yayasan Nurul Musthafa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64728/sirad.v1i1.art2

Abstract

Bacterial infections caused by Aeromonas hydrophila are one of the main factors contributing to the failure of Sangkuriang catfish (Clarias gariepinus) aquaculture. The use of antibiotics for treatment has been prohibited due to concerns about residue accumulation and bacterial resistance, making alternative treatments necessary. One potential alternative is the utilization of kepok banana (Musa balbisiana) peel extract. This study aims to analyze the effect of administering kepok banana peel extract at different doses on the survival rate of Sangkuriang catfish infected with A. hydrophila. This research employed an experimental method using a completely randomized design (CRD) consisting of five treatments and three replications. The treatments included P0 (negative control), P1 (positive control), P2 (500 mg/L), P3 (1000 mg/L), and P4 (1500 mg/L). The catfish, measuring 7–9 cm in size, were maintained at a density of 10 fish per 10 liters, and infection was induced with A. hydrophila at a concentration of 10⁸ CFU/mL. Data analysis was conducted using ANOVA followed by Duncan’s multiple range test at a 95% confidence level (p<0.05). The results showed that the administration of kepok banana peel extract significantly affected the survival rate of Sangkuriang catfish. The highest survival rate was observed in treatment P2 (500 mg/L) with a mean value of 1.00±0.00c, which was significantly different from other treatments. Therefore, the optimal dose for enhancing the survival of A. hydrophila-infected Sangkuriang catfish is 500 mg/L.[Penyakit infeksi bakteri Aeromonas hydrophila merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kegagalan dalam budidaya ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Penggunaan antibiotik sebagai penanganan telah dilarang karena efek residu dan resistensi, sehingga diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman, salah satunya melalui pemanfaatan ekstrak kulit pisang kepok (Musa balbisiana). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kulit pisang kepok dengan dosis yang berbeda terhadap kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang yang terinfeksi bakteri A. hydrophila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 (kontrol negatif), P1 (kontrol positif), P2 (500 mg/L), P3 (1000 mg/L), dan P4 (1500 mg/L). Ikan lele dengan ukuran 7–9 cm dipelihara dalam kepadatan 10 ekor/10 L, dan infeksi dilakukan dengan A. hydrophila pada kepadatan 10⁸ CFU/mL. Analisis data menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit pisang kepok berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Perlakuan P2 (500 mg/L) menghasilkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi (1.00±0.00c), yang berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, dosis 500 mg/L merupakan dosis optimal dalam meningkatkan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang yang terinfeksi A. hydrophila.]