Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Klasifikasi Kualitas Air Budidaya Ikan Nila Menggunakan Support Vector Machine Aulia, Tazkiah; Arifin, Willdan Aprizal; Rudi, Mad
Jurnal Algoritma Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-2.2356

Abstract

Kualitas air merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan dan keberlanjutan budidaya ikan nila. Ketidaksesuaian parameter air, seperti suhu atau kandungan zat kimia, dapat menimbulkan stres fisiologis, menurunkan laju pertumbuhan, hingga menyebabkan kematian pada ikan. Kondisi ini menjadikan pemantauan kualitas air sebagai aspek yang sangat krusial dan mendesak dalam praktik budidaya. Penelitian ini bertujuan melakukan pemodelan klasifikasi kelayakan kualitas air menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) yang dikombinasikan dengan Radial Basis Function (RBF) kernel. Kernel RBF merupakan fungsi matematis yang memungkinkan SVM memetakan data yang tidak terpisah secara linear ke dalam ruang berdimensi lebih tinggi, sehingga pola klasifikasi menjadi lebih terlihat. Data numerik diperoleh dari delapan parameter kualitas air: suhu, pH, total dissolved solids (TDS), oksigen terlarut, nitrit, nitrat, fosfat, dan amonia. Selanjutnya, data diklasifikasikan ke dalam dua kategori: layak dan tidak layak, berdasarkan ambang batas biologis yang telah ditentukan. Model dibangun menggunakan pendekatan supervised learning dan dievaluasi melalui metrik akurasi dan confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model SVM dengan kernel RBF menghasilkan akurasi sebesar 82%, dengan nilai presisi dan recall mencapai 100% pada kategori “tidak layak”. Ini menunjukkan bahwa model mampu mengidentifikasi kondisi air yang berisiko dengan sangat baik, menjadikannya solusi potensial untuk pemantauan kualitas air budidaya. Model ini berkontribusi terhadap pengelolaan budidaya ikan yang efisien melalui otomatisasi pemantauan kualitas air dan pengambilan keputusan yang lebih akurat, sekaligus mendukung keberlanjutan dengan meminimalkan risiko lingkungan dan penggunaan sumber daya secara berlebihan.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PRODUKSI PAKAN ALAMI DAN BUATAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMK NEGERI 1 WARUNGGUNUNG Umi, Annisa Jauhari; Rudi, Mad; Sasongko, Agung Setyo
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 4, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v4i1.90823

Abstract

Warna merupakan indikator keindahan ikan cupang, semakin cerah warna pada ikan, semakinmenarik dan semakin mahal harganya. Namun pada saat memlihara warna ikan seringmenjadi kusam, kualitas warna menurun, membuat tidak menarik lagi. Ikan cupang dapatmemakan hewan hidup. Memberi pakan yang buruk dapat menyebabkan stres dan kematianbagi cupang. Oleh karena itu, pakan ikan merupakan salah satu hal yang menentukankeberhasilan budidaya ikan, dan pakan yang dapat dimakan ikan serta memiliki nilai giziyang baik adalah pakan alami. Penelitian ini menggunakan dilakukan di LaboratoriumBudidaya, UPI Kampus Serang. Rancangan percobaan yang dilakukan adalah RancanganAcak Kelompok dengan 4 perlakuan 3 kali pengulangan meliputi perlakuan 1 (Hanya pakanalami Artemia salina), Perlakuan 2 (Pemberian Spirulina platensis dengan berat 0,5 g padaArtemia salina), Perlakuan 3 (Pemberian Spirulina platensis dengan berat 1 g pada Artemia salina), dan Perlakuan 4 (Pemberian Spirulina platensis dengan berat 1,5 g pada Artemiasalina). Hal ini menunjukkan bahwa Penambahan Spirulina platensis pada pakan alamiArtemia salina yang diberikan pada ikan cupang mampu meningkatkan perubahan warna ikancupang namun tidak memberikan dampak terhadap kelangsungan hidupnya. PemberianSpirulina platensis dengan berat 1,5 g pada Artemia salina memberikan pengaruh terbaikdengan rata-rata pertumbuhan panjang dan bobot sebesar 0,78 cm dan 0,56 gram yangmemiliki tingkat kelangsungan hidup 83%. Penelitian ini masih menggunakan pakan alamiArtemia salina yang diberi Spirulina platensis dengan hasil kurang sesuai terhadap hipotesisawal, sehingga peniliti menyarankan penelitian lanjutan. Seperti menggunakan pakan yangdigunakan adalah pakan buatan yang diberi spirulina sehingga dapat memberikan dampakpada kelangsungan hidup.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BEKICOT (Achatina fulica) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN Khairunnisah, Siti; Rudi, Mad; Prasetiyo, Himawan
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 4, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v4i1.90825

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan ikan yang hidup di air tawar dan memiliki nilai ekonomistinggi. Kendala dari budidaya ikan gabus adalah kebutuhan pakan pada ikan gabus yangberpotein tinggi dengan harga yang relatif tinggi dan tidak tersedianya sumber protein penggantipakan komersial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepungbekicot pada pakan terhadap pertumbuhan ikan gabus (Channa striata) dengan formulasiberbeda. Metode penelitian yaitu pendekatan kuantitatif dengan design eksperimentalmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari empat perlakuan yaitu Kontrol(100% Pakan Komersial), P1 (20% Tepung bekicot + 80% Pakan komersial), P2 (30% Tepungbekicot + 70% Pakan komersial), P3 (40% Tepung bekicot + 60% Pakan komersial) dengan tigakali pengulangan. Data analisis menggunakan one way ANOVA menunjukkan bahwa perlakuanpengaruh nyata (P0,05). Hasil terbaik pada penelitian ini terdapat pada perlakuan 2 (P2) dengan30% penambahan tepung bekicot dengan panjang mutlak sebesar 0,83 cm. Nilai bobot mutlaksebesar 1,85 gr, nilai pertumbuhan bobot spesifik (SGR) sebesar 0,81% dan nilai FeedConversion Ratio (FCR) menunjukkan hasil terendah pada P2 yaitu sebesar 2,14. Nilaikelangsungan hidup tertinggi terjadi pada dua perlakuan yaitu P2 dan P3 sebesar 90%.Penambahan tepung bekicot menjadi salah satu solusi alternatif sebagai pengganti bahan bakupakan dengan protein tinggi dan dapat berpengaruh pada pertumbuhan ikan gabus.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK PAPAIN PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) Adam, Muhammad Rizqy; Rudi, Mad; Prasetiyo, Himawan
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 3, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v3i1.90821

Abstract

This study aimed to determine the effect of papain powder supplementation in feed on the growth and survival of Nile tilapia (Oreochromis niloticus). The experiment was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: control (0%), 1.75% papain, 2.00% papain, and 2.25% papain, each with three replications. Parameters observed included weight gain, absolute length growth, survival rate, feed conversion ratio, and water quality. The results showed that papain supplementation in feed had no significant effect on weight growth, length growth, or feed conversion according to ANOVA (P0.05). However, the survival rate in all treatments reached 100%, indicating that papain did not negatively affect the survival of Nile tilapia. Therefore, papain addition in low-protein feed did not enhance growth but maintained excellent survival of the fish.