Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA LANSIA DI UPT. PUSKESMAS COLOMADU 1 Ni'mah Hidayatul Laili; Vivi Nurul Laily
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2020): Vol. 8. No. 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v8i1.177

Abstract

Latar Belakang: Gizi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk pemeliharaan kesehatan. Anemia disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh sehingga kebutuhan zat besi untuk eritropoesis tidak cukup.Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada lansia.Metode: Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua lansia usia di atas 60 yang periksa di UPT. Puskesmas Colomadu 1. Metode pengambilan sampel adalah menggunakan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi. Metode pengumpulan data berupa data sekunder rekam medis pasien pada bulan September-November tahun 2019. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square.Hasil: Pasien dominan adalah laki-laki sejumlah 71 pasien (69,6%) dibandingkan dengan perempuan 31 pasien (30,4%). Rerata usia sampel yaitu 69,3 tahun. Status gizi lansia diketahui bahwa sebagian besar termasuk dalam kategori gemuk (82,4%), sementara hanya 17,6% pasien yang mempunyai status gizi dalam kategori normal. Status anemia pada pasien lanjut usia yang menderita anemia (Hb 8 g/dl-9,9 g/dl) sejumlah 75 pasien atau 73,5%, sedangkan yang tidak anemia (Hb 10 g/dl-batas normal) sejumlah 27 pasien yaitu 26,5%. Hasil analisis chi square dengan nilai p= 0,004. Nilai signifikansi <0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada lansia di wilayah kerja UPT. Puskesmas Colomadu 1.Kata Kunci: status gizi, anemia, lansia.
GAMBARAN KASUS INCOMPATIBLE MAYOR PADA PERMINTAAN DARAH PACKED RED CELL (PRC) DI UNIT DONOR DARAH (UDD) PMI KOTA SURAKARTA PADA BULAN JANUARI – MARET TAHUN 2020 Lia Fatmasari; Ni’mah Hidayatul Laili
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 1 (2021): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i1.455

Abstract

KADAR HAEMOGLOBIN BERDASARKAN STATUS GIZI CALON PENDONOR Danik Riawati; Syarifah; Ni’mah Hidayatul Laili
Jurnal Infokes Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v9i2.828

Abstract

Status anemia ditentukan berdasarkan jumlah kadar haemoglobin, karena kadar haemoglobin yang rendah merupakan salah satu data penunjang untuk menentukan seseorang terkena anemia. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis faktor kadar haemoglobin dengan status gizi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua calon pendonor di Prodi DIII Teknologi Bank Darah Surakarta pada bulan September tahun 2019 sebanyak 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer. Teknik analisis data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar responden berumur >20 Tahun sebanyak 21 responden (63,6%), sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 26 responden (78,8%) dan status gizi responden sebagian normal sebanyak 21 responden (70%) dengan kadar haemoglobin termasuk kategori tidak anemia sebanyak 13 responden (43,33%). Kesimpulan penelitian ini adalah kadar haemoglobin pada calon pendonor di Prodi DIII Akademi Teknologi Bank darah sebagian besar tidak mengalami anemia dan memiliki status gizi yang normal.
Pengaruh Fasilitas Donor Darah Terhadap Minat Donor di UDD PMI Kota Surakarta Bulan Maret Tahun 2021 Vivi Nurul Laily; Ni'mah Hidayatul Laili
Indonesian Journal on Medical Science Vol 9 No 2 (2022): IJMS 2022
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.995 KB) | DOI: 10.55181/ijms.v9i2.372

Abstract

Preservation of voluntary blood donors is very important to maintain the availability of blood stock in the blood donation unit with various efforts made to produce safe blood. To determine the effect of blood donation facilities on donor interest in the BDU of the Indonesian Red Cross Surakarta City in March 2021. This research is a causal associative study with a cross sectional study design. Population is all in building blood donors at the BDU of Indonesian Red Cross Surakarta city. The sample of this study was 100 respondents with the sampling technique using simple random sampling. The data collection method uses primary data. The data collection tool used a closed questionnaire which was held in March 2021. Simple linear regression analysis is presented in the form of a percentage using the help of IBM SPSS version 26. The significance value is 0.00 <0.05, so it is significant. Analysis of the data using simple linear regression analysis calculation results are 52.1%, meaning that there is an effect of variable X on variable Y and the remaining 47.9% is influenced by other factors. The simple regression coefficient value is 0.411, meaning that the value shows a positive number, so that the direction of the relationship between variables is unidirectional. It can be concluded that there is an influence of blood donor facilities on donor interest in BDU of Indonesian Red Cross Surakarta City.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT HEPATITIS AKUT MISTERIUS DI POLITEKNIK AKBARA SURAKARTA Nimah Hidayatul Laili; Dian Dini Islami; Rasmi Rasmi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1460

Abstract

ABSTRAKHepatitis akut misterius merupakan sebuah penyakit misterius yang terjadi karena adanya serangan dari virus dengan dominasi serangan utama pada organ hati. Penyebab infeksi hepatitis sangat berhubungan kuat dengan permasalahan sanitasi yang kurang baik serta kebiasaan hidup bersih seperti mencuci tangan sebelum makan. Penelitian ini bertujuan untuk manganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa Teknologi Bank Darah terhadap pencegahan penyakit hepatitis akut misterius di Politeknik Akbara Surakarta. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional (potong lintang). Sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir program studi Teknologi Bank Darah di Politeknik Akbara Surakarta yang berjumlah 57 mahasiswa. Analisis data dan penyajian hasil penelitian dilakukan secara deskriptif melalui tabel dengan dilengkapi dengan analisis deskriptif. Tingkat pengetahuan mahasiswa Teknologi Bank Darah terhadap pencegahan penyakit hepatitis akut misterius di Politeknik Akbara Surakarta diketahui bahwa mayoritas mahasiswa mempunyai pengetahuan umum yang baik tentang hepatitis misterius akut yaitu 64,9% (37 mahasiswa). Adapun untuk pengetahuan tentang pencegahan terhadap hepatitis akut misterius diketahui bahwa sebagian besar mahasiswa mempunyai pengetahuan pencegahan hepatitis yang termasuk dalam kategori cukup (43,9%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Teknologi Bank Darah Politeknik Akbara termasuk kategori baik secara umum, dan termasuk dalam kategori cukup untuk pencegahan. 
Gambaran Hasil Pemeriksaan IMLTD Reaktif Metode CHLIA pada Kasus Reaktif HBsAg dan HCV di UDD PMI Kota Surakarta Tahun 2021 Nur Alifah Dina Safitri; Ni'mah Hidayatul Laili
Indonesian Journal on Medical Science Vol 10 No 1 (2023): IJMS 2023
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/ijms.v10i1.417

Abstract

Hepatitis B is a liver disease caused by the Hepatitis B virus which can cause acute liver inflammation. Hepatitis C is one of the viruses that can cause infection in liver cells that can be transmitted through the blood. To describe the results of the CHLIA ??reactive IMLTD examination in reactive HBsAg and HCV cases at UDD PMI Surakarta in 2021. HBsAg reactive in 2021 with the CHLIA ??167 method, based on the time period of March, April, August 20 (12.0%), based on the age range of 25 – 44 years 78 (46.7%), based on male sex 131 ( 78.4%), based on blood type O 67 (40.1%). Reactive HCV in 2021 CHLIA ??method 30 , based on time period March 6 (20.0%), based on age range 25 – 44 years 15 (50.0%), based on male sex 27 (90.0%), based on blood group blood group B 14 (46.7%).
The effect of Gandarusa Leaf extract (Justicia gendarussa Burm F.) Administration on Estradiol Hormone Level and the Amount of Antral Ovarium Follicle on Female Mice Laili, Ni'mah Hidayatul; Nasihun, Taufiqurrachman; Sumarawati, Titiek
Sains Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2262.524 KB) | DOI: 10.30659/sainsmed.v9i2.2099

Abstract

Background: Physiologically, woman experiencing aging characterized by menopause. Gandar usa leaf contains isof lavon, a phytoesterogen expected to be used as esterogen replacement therapy.Objective: the aim of this research is to investigate the administrative ef fect of gandar usa leaf extract on the increase of estradiol hor mone level and the number of antral ovarium follicle of female mice.Methods: This is experimental study with posttest only control group research design. Samples are 24 balb-c female mice, aged 16-17 months, weighed 19-35 grams, divided into 4 groups. Control group (Ctrl-G) were given 0.48 ml aquadest; group JB10-G, JB20-G, and JB30-G, each were given gandar usa leaf extract with concentration 10%, 20%, dan 30% in volume 0.48 ml orally twice a day. Af ter treatment, dissection were conducted to make ovarium histology preparation with Hematoxylin Ehrlich-Eosin staining, obser vation were conducted using microscope.Results: Post hoc analysis indicated that the estradiol level and the number of antral ovarium follicle on administration of gandar usa leaf extract with concentration 10%, 20%, dan 30% are signif icantly higher, p < 0.05. The increase of estradiol level with extract concentration of 10% are signif icantly negatively cor related with the number of antral ovarium follicles p<0.05. negatively cor related with the number of antral ovarium follicles p<0.05.Conclusion: The administration of gandar usa leaf extract increase the estradiol hor mone level and the number of antral ovarium follicle in female mice.
Peningkatan Motivasi Donor Darah pada Pendonor Sukarela di Wilayah Mojosongo Jebres Surakarta Laili , Ni’mah Hidayatul; Roosarjani, Christina; Saraswati, Kunti Dewi; Prasetyaswati, Betty; Handayani, Ristina Hesti
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Donor darah merupakan aktivitas penting untuk keperluan transfusi, namun sering kali stok darah rendah akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Selain menolong sesama, donor darah memberikan manfaat kesehatan seperti mengurangi risiko kanker, memperbaiki kesehatan psikologis, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Kegiatan sosialisasi ini diadakan pada 2 Mei 2024 di Mojosongo, Jebres, Surakarta, untuk meningkatkan motivasi masyarakat menjadi pendonor sukarela yang berkelanjutan. Dalam acara ini, informasi mengenai manfaat dan motivasi donor darah disampaikan, menghasilkan 80 kantong darah. Beberapa calon pendonor tidak lolos seleksi karena kadar hemoglobin rendah, menunjukkan perlunya sosialisasi lebih lanjut mengenai pentingnya donor darah secara rutin.
Pengaruh Media Sosial PMI terhadap Pengetahuan Tentang Donor Apheresis Pada Mahasiswa Jihad, Faisal; Roosarjani, Christina; Laili, Ni’mah Hidayatul
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Jul-Agu
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v1i3.92

Abstract

Pengetahuan tentang donor apheresis di kalangan mahasiswa masih relatif rendah, di mana sebagian besar hanya mengetahui tentang donor darah WB (Whole Blood) atau darah lengkap, sedangkan untuk donor apheresis sendiri masih belum banyak yang mengetahui. Namun, saat ini banyak Palang Merah Indonesia yang telah melaksanakan kegiatan donor apheresis dan menyebarkan informasi tersebut melalui media sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial PMI terhadap pengetahuan tentang donor apheresis pada mahasiswa tingkat III di Politeknik Akbara. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif, di mana populasi penelitian melibatkan seluruh mahasiswa tingkat III di Politeknik Akbara sebanyak 57 mahasiswa yang dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan Microsoft Excel 2019 serta SPSS Statistics 26. Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung (64,403) lebih besar daripada F tabel (2,002) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R-Square sebesar 53,9% menunjukkan bahwa variabel bebas memiliki kontribusi pengaruh sebesar 53,9% terhadap variabel terikat. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi melalui media sosial. Kesimpulannya, media sosial PMI dapat memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan tentang donor apheresis pada mahasiswa.
Korelasi Sikap Duduk dan Durasi Duduk dengan Masalah Muskuloskeletal Pada Mahasiswa TBD Angkatan 7 Lerita, Salsabila Widitya; Roosarjani, Christina; Laili , Ni’mah Hidayatul
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.269

Abstract

Berbagai faktor berperan ketika mahasiswa mengalami keluhan muskuloskeletal selama praktikum. Salah satu faktor tersebut adalah posisi duduk yang tidak ergonomis, di mana praktikum melibatkan banyak waktu duduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah keluhan muskuloskeletal pada mahasiswa TBD angkatan 7 berkaitan dengan postur duduk dan durasi duduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 44 responden, dengan teknik total sampling sebagai metode pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan uji statistik yang digunakan adalah Product Moment (Pearson). Proses pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS dan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara postur duduk dan keluhan muskuloskeletal, dengan nilai koefisien korelasi 0,429 dan tingkat signifikansi (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan (Sig. (2-tailed) = 0,002 < 0,05) dan nilai koefisien korelasi (0,460) antara durasi duduk dan masalah muskuloskeletal. Hasil ini menunjukkan arah hubungan antara ketiga variabel. Masalah muskuloskeletal memiliki korelasi dengan postur duduk dan durasi waktu duduk. Pada mahasiswa TBD angkatan 7, keluhan muskuloskeletal meningkat seiring dengan lamanya waktu duduk dan postur yang diadopsi selama aktivitas tersebut.