Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pandu Husada

Tuberkulosis Paru pada Human Immunodeficiency Virus (HIV) Hapsah, Hapsah
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i1.18594

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi opurtunistik dan penyebab utama kematian pada pasien HIV/AIDS di negara berkembang, sekitar 25%-65% pasien HIV/AIDS menderita TB di organ mana pun. Namun, ada kesulitan dalam mencapai tujuan mengurangi beban tuberkulosis karena beberapa tantangan, seperti kesulitan dalam mendiagnosis tuberkulosis pada pasien terinfeksi HIV karena gambaran klinis yang tidak biasa, sputum BTA negatif pada tuberculosis paru, dan foto toraks yang atipikal. Peningkatan infeksi TB pada pasien HIV dipengaruhi rendahnya system imunitas pada pasien HIV
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Mahasiswa Kedokteran Angkatan 2024 Terhadap Upaya Pencegahan Tuberkulosis Paru Di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Maharani, Alila; Hapsah, Hapsah
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i3.28866

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis paru (TB paru) masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kedua jumlah kasus TB dunia. Mahasiswa kedokteran sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik dalam upaya pencegahan TB paru, namun penerapannya dapat bervariasi terutama pada tahap awal pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan perilaku mahasiswa kedokteran angkatan 2024 terhadap upaya pencegahan TB paru di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 156 mahasiswa melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (94,2%), perilaku baik (65,4%), dan upaya pencegahan TB paru yang baik (59,6%). Namun, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan upaya pencegahan TB paru (p = 0,814; r = 0,019) maupun antara perilaku dengan upaya pencegahan TB paru (p = 0,466; r = 0,059). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan perilaku mahasiswa kedokteran angkatan 2024 tidak berhubungan signifikan dengan upaya pencegahan TB paru, sehingga kemungkinan terdapat faktor lain yang memengaruhi tindakan pencegahan TB paru.