Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Artefak

Kajian Bentuk dan Makna Busana Pengantin Wanita di Nagari Padang Magek Kabupaten Tanah Datar Ayu, Putri; Yuliarma, Yuliarma
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.14645

Abstract

Busana pengantin wanita di Nagari Padang Magek Kabupaten Tanah Datar merupakan busana wajib yang digunakan oleh pengantin saat upacara resepsi pernikahan. Busana ini memiliki bentuk yang unik dan makna filosofis yang erat kaitannya dengan nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan makna busana pengantin wanita di Nagari Padang Magek Kabupaten Tanah Datar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Bentuk baju atasan yaitu baju kurung basiba yang disebut baju lembayung berwarna hitam dengan tenunan benang emas, dipasangkan dengan kain bawahan beludru berwarna hitam dengan sulaman benang perak pada bagian bawahnya. Busana pelengkap yaitu selendang dari kain songket balapak dan kain lanjan yang dipakai di luar rok. Aksesoris yang digunakan berupa suntiang ambiang-ambiang khas Nagari Padang Magek, galang maniak panjang, galang gadang, anting, dukuah pinyaram dan dukuah cakiak. Baju dan sunting yang digunakan  menjadi ciri khas dari busana pengantin wanita Padang Magek. Setiap bagian busana ini mengandung makna yang melambangkan perpaduan dari padangan hidup suku bangsa Minangkabau yaitu adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.
Kajian Pakaian Pengantin Wanita Malam Basandiang Duo dalam Prosesi Adat Perkawinan di Nagari Air Bangis Melfiana, Melfiana; Yuliarma, Yuliarma
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.14620

Abstract

Malam basandiang duo merupakan salah satu rangkaian acara dalam prosesi adat perkawinan minangkabau di Nagari Air Bangis. Acara ini memiliki keunikan pada perlengkapan adat seperti pelaminan serta pakaian pengantin merupakan pakaian khusus yang berbeda untuk acara resepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pakaian pengantin wanita pada malam basandiang duo dalam prosesi adat perkawinan di Nagari Air Bangis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan adalah bentuk baju kebaya panjang dipasangkan dengan kain songket,salendang balapak,suntiang gadang dan tanpa alas kaki.  Aksesorisnya menggunakan dukuah cakiak dan dukuah pinyaram, golang lokok dan lamin koniang. Keunikan pakaian dapat dilihat dari aksesoris khusus yang terbuat dari kain beludru yaitu golang lokok dan lamin koniang yang berbeda dengan pakaian pengantin wanita pada umumnya di Minangkabau. Pakaian pengantin pada acara malam basandiang duo memiliki makna sebagai penghargaan terhadap kedua mempelai yang telah berhasil melewati proses menuju perkawinan yang benar di mata adat.