Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

DISPARITAS PEMBANGUNAN ANTAR WILAYAH DI INDONESIA: MODEL DATA PANEL Santoso, Edy; Anggraini, Silvia
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5468

Abstract

Disparitas pembangunan di Indonesia masih cukup tinggi hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan karakteristik demografis, geografis, dan sosial ekonomi di setiap pulau dan provinsi. Perbedaan tersebut juga disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang terpusat di wilayah industri seperti Pulau Jawa menciptakan kesenjangan dengan daerah lain yang tertinggal. Konsentrasi tenaga kerja di sektor-sektor tertentu dan migrasi tenaga kerja ke wilayah maju memperburuk disparitas pembangunan. Selain itu, perbedaan emisi karbon akibat adanya industri mencerminkan disparitas dalam kualitas lingkungan dan kesempatan ekonomi dari daerah maju dan tertinggal. Dengan adanya disparitas ini mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, dan emisi karbon terhadap disparitas pembangunan di 34 provinsi di Indonesia dari tahun 2017-2022. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data sekunder dengan menggunakan analisis data panel. Model regresi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan, tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan emisi karbon berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap disparitas pembangunan di 34 provinsi Indonesia.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Transaksi Kerjasama Program Afiliasi Pada Platform E-Commerce Shopee Azizah, Azizah; Sirri, Rima Alifa; Anggraini, Silvia
Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum (JISYAKU) Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum
Publisher : Sharia Faculty of State Islamic Institute (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/gsnfy224

Abstract

Marketing that was previously carried out traditionally has undergone changes with online marketing or through digital technology. In dealing with this shift, the marketing strategy has shifted from offline to online. One of the popular digital marketing strategies is affiliate marketing. In Indonesia, many affiliate practices are carried out by online marketplaces, for example Shopee. However, in the face of developments and variations in modern transactions, Islamic values ​​must be maintained so that they are applied. Therefore, it is necessary to examine affiliate marketing practices from the perspective of Islamic law. In this study the authors conducted legal research in the form of normative juridical research. The data analysis method was carried out qualitatively. This study aims to identify whether affiliate practices in the Shopee e-commerce platform are in accordance with the principles of Islamic economic law, such as samsarah and wakalah bil ujrah contracts. By conducting an Islamic legal review of affiliated transactions at Shopee, this study seeks to assess the legitimacy and suitability of affiliated cooperation practices with Islamic sharia values ​​and provisions. The results of this study indicate that the practice of affiliate marketing collaboration carried out by Shopee with affiliated participants can be permitted by complying with several conditions in the principles of Islamic law. The practice of paying commissions by Shopee to affiliated participants in Islam is in line with the samsarah and wakalah bil ujrah contracts