Akmal, Dzul
Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Cimahi

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN SIKAP DENGAN PERILAKU MEROKOK DI DALAM RUMAH DI PERUMAHAN BUMI CITEUREUP KOTA CIMAHI Akmal, Dzul
JURNAL KESEHATAN KARTIKA Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Kesehatan Kartika
Publisher : Faculty of Health Science and Technology, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkkes.v15i3.59

Abstract

Merokok sembarangan terutama merokok di dalam rumah tangga sesungguhnya tidak hanya mengenai perokok (aktif) saja tetapi juga orang-orang di sekitar perokok, yaitu orang yang tidak merokok tetapi harus menghirup asap rokok atau orang yang berada di sekitar perokok atau untuk selanjutnya dikatakan dengan perokok pasif. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan sikap dengan perilaku merokok didalam rumah. Metode penelitian ini adalah penelitian yang bersifat analitik dengan metode pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 83 kepala keluarga (KK). Teknik pengambilan sampel yaitu Proportional Random Sampling dan jumlah sampel adalah 46 sampel. Hasil Penelitian ini yaitu Tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku merokok didalam rumah dengan nilai (p value = 0,341). Hal ini dikarenakan responden cenderung memiliki sikap positif dan memiliki perilaku positif juga. Diharapkan Dinas Kesehatan bekerja sama dengan kader kesehatan meningkatkan edukasi kepada perokok didalam rumah sehingga salah satu indokator perilaku PHBS yaitu merokok didalam rumah bisa dikurangi.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN COVID 19 DI KABUPATEN CIANJUR Ambar Dani syuhada; Akmal, Dzul; Mardiana, Hasna; Dewita, Trisna
JURNAL KESEHATAN KARTIKA Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Kartika
Publisher : Faculty of Health Science and Technology, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkkes.v16i2.179

Abstract

ABSTRACT Background: COVID-19 is transmitted through human-to-human transmission through droplets, direct contact and has an incubation period of 2-14 days. The lack of effective preventive measures to flatten the curve of COVID-19 cases can be seen from the lack of discipline of the community towards the protocol set by the government. The implementation of preventive measures is mostly caused by behavioral problems that are often determined by knowledge and attitudes, especially to prevent transmission to the school cluster. The method used in this study is cross-sectional a web-based and data collection using the online platform Google Form. The population in this study were adolescents grade VIII SMP Negeri 1 Cugenang, Cianjur Regency. Sampling was done by using a stratified random sampling technique which obtained 34 respondents. Correlation test using Square-Test. The measuring instrument used was a questionnaire to measure knowledge, attitudes, gender, place of residence, and COVID-19 prevention behavior. The results of this study indicate that the factors associated with COVID-19 prevention behavior are the factors of knowledge (p = 0.002), attitude (p = 0.022), and place of residence (p = 0.007). This study suggests providing education as a long-term strategy to increase knowledge and reduce negative attitudes towards COVID-19, especially among adolescents. Use of social media and electronic media as a means of health education
HUBUNGAN RIWAYAT KELUARGA DAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI AKMAL, DZUL; RAHMAWATI, RAHMAWATI; SETIANTO, RONY; DEWI, BELINDA ARBITYA; ANRI, ANRI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan hipertensi ini menjadi tantangan kesehatan hampir diseluruh dunia. Penyakit hipertensi menjadi salah satu penyakit yang terus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan riwayat hipertensi dan merokok dengan kejadian hipertensi Metode: Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah masyarakat usia produktif yaitu antara 15-60 tahun. Sampel diambil secara accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan kejadian hipertensi (p=0,042). Ada hubungan yang signifikan antara merokok dengan kejadian hipertensi (p=0,003). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah adanya orang yang memiliki riwayat hipertensi berpeluang 2,9 kali lebih besar menderita hipertensi. Orang yang merokok berpeluang 4,8 kali lebih besar menderita hipertensi. Sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi untuk lebih memperhatikan gaya hidup agar dapat terhindar dari penyakit hipertensi.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN POSYANDU BERBASIS DIGITAL UNTUK MENDUKUNG KABUPATEN BANDUNG BARAT MENUJU ZERO NEW STUNTING Rahmiyati, Ayu Laili; Susilowati; Akmal, Dzul; Marlina, Dini
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 21,6%. Kabupaten Bandung Barat menempati urutan ketiga tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Posyandu memiliki peran penting dalam mendeteksi dan menangani stunting. Namun, pencatatan manual di Posyandu Gelatik RW 12 menghambat kecepatan dan akuratan pelaporan data. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah sosialisasi pencatatan dan pelaporan data stunting berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan Google Form, serta pendampingan dalam implementasi sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan kader menggunakan teknologi digital, dengan 85% kader mampu melakukan pencatatan secara digital. Waktu pengolahan data yang semula memakan waktu hingga tiga hari berkurang menjadi satu hari dengan akurasi lebih tinggi. Pembahasan menunjukkan bahwa sistem ini mempercepat akses dan analisis data, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta mempermudah proses pengambilan keputusan. Kesimpulannya, penerapan sistem ini efektif dalam meningkatkan efisiensi posyandu. Saran untuk pengembangan selanjutnya adalah memperluas implementasi ke posyandu lain dan memperkuat infrastruktur teknologi.
The Effect of Self-Management On Therapy Compliance To Improve The Quality of Life of Type 2 Diabetes Mellitus Patients At The UPTD Diabetes Center In Ternate City, Indonesia Aja, Nursia; Sawedi, Ismawanti; Ariana, Diah; Akmal, Dzul
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i4.486

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by high blood glucose levels as a result of insufficient insulin secretion, impaired insulin activity, or both. The purpose of this study was to determine and analyze the effect of self-management on the level of therapy adherence, as well as its impact on improving the quality of life of Type 2 Diabetes Mellitus sufferers. The design in this study is descriptive, the effect of Self-Management on therapy adherence to improve the quality of life of Type 2 Diabetes Mellitus sufferers with a cross-sectional research method was carried out at the same time without a follow-up period. The population in the study at the UPTD Diabetes Center Ternate City in 2024 who suffered from DM was 92 people. The sampling technique used in this study was total sampling, namely all DM sufferers who were treated and registered at the UPTD Diabetes Center in 2024 as many as 92 people. The results of the study showed that there was a significant relationship between the level of knowledge (p = < 0.000), the level of self-management ability (p = <0.000) with Type 2 Diabetes Mellitus sufferers. While the variables of therapy compliance (p = > 1.000) and improving the quality of life were not significantly related, namely (p = > 0.311) with Type 2 Diabetes Mellitus sufferers. Nurses can improve patient knowledge by providing education that focuses on improving self-management and providing therapy compliance and improving the quality of life of Type 2 Diabetes Mellitus sufferers.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Logistik (SIML) Berbasis Digital di UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Bandung Barat Rahmiyati, Ayu Laili; Akmal, Dzul; Susilowati, Susilowati; Dewi, Febriyana Mustika; Malik, Rahadian; Utama, Agastya Pandu Satriya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/zhgef917

Abstract

Manajemen logistik di Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan Masyarakat Bandung Barat masih dilakukan secara manual, menyebabkan keterlambatan, kesalahan pencatatan, dan ketidaktepatan data yang berdampak pada efektivitas pelayanan. Untuk mengatasi hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusulkan penerapan sistem manajemen logistik berbasis digital yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi pengelolaan bahan laboratorium. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisis kebutuhan, merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem informasi logistik digital yang sesuai dengan kebutuhan mitra. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi dan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan sistem informasi logistik berbasis digital berhasil dikembangkan dan diimplementasikan dengan baik, mencakup modul perencanaan, pengadaan, penerimaan, dan distribusi. Sistem ini meningkatkan kecepatan pencatatan hingga 50 persen serta menurunkan kesalahan administrasi sebesar 35 persen. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa digitalisasi sistem logistik meningkatkan efisiensi kerja, akurasi data, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan logistik laboratorium