Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Strategi Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa di SD Negeri 124391 Pematangsiantar Mangasi Malatua; Sarah Cicilia Panjaitan; Yeheskiel Pinindo Sinaga; Ucok Gunlicen Simbolon; Maruli Hutapea
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan partisipasi siswa di SD Negeri 124391 Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan strategi pembelajaran aktif melalui kegiatan apersepsi, tanya jawab, diskusi kelompok, penggunaan media pembelajaran, serta pemberian umpan balik kepada siswa. Penerapan strategi tersebut mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar. Siswa menunjukkan partisipasi yang baik terutama pada kegiatan diskusi kelompok dan tanya jawab. Namun, partisipasi siswa masih belum merata karena masih terdapat beberapa siswa yang pasif dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Kendala tersebut dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan belajar dan karakteristik siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran aktif yang lebih variatif dan inklusif agar seluruh siswa dapat berpartisipasi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi pembelajaran aktif memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa di SD Negeri 124391 Pematangsiantar.
Analisis Pendidikan Sebagai Suatu Sistem: Analisis Komponen, Dinamika, Dan Tujuan Dalam Perspektif Kontemporer Jon Roi Tua Purba; Asister Fernando Siagian; Natalina Purba; Binur Panjaitan; Mangasi Malatua
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2171

Abstract

Education is a multidimensional process that cannot be understood in parts but must be viewed as a holistic, interconnected system. A systems approach to education is becoming increasingly relevant in the contemporary context characterized by globalization, the development of digital technology, and the demands of 21st-century competencies. This article aims to analyze education as a system by examining the main components of education, the dynamics of interactions between components, and educational objectives from a contemporary perspective. The research method used is library research, analyzing various sources of literature, including books, scientific journal articles, and national and international education policy documents. The results of the study indicate that the education system consists of input, process, output, and outcome components that influence each other and cannot be separated. The dynamics of the education system require adaptive, collaborative management, and a focus on quality and relevance. Understanding education as a system is expected to serve as a conceptual foundation for the formulation of sustainable education policies and practices.
PELATIHAN MENULIS KALIMAT SEDERHANA BERPOLA S-P-O-K DALAM BAHASA INGGRIS DI KELAS V UPTD SD NEGERI 091254 BATU ONOM KABUPATEN SIMALUNGUN Tumpal Manahara Siahaan; Sunggul Pasaribu; Esther Sitorus; Injen Pardamean Butar-Butar; Mangasi Malatua; Donni Andreas Nainggolan; Irene Adryani Nababan; Herlina Hotmadinar Sianipar; Debbi Petra Meyana Sitorus
Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): P3JI - FEBRUARI
Publisher : PT. Migas Centre Sidjabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis anak-anak terkhususknya menulis dalam bahasa Inggris. Menulis adalah kemampuan yang cukup sulit dibandingkan berbicara, oleh karenanya diperlukan bimbingan dan pelatihan yang lebih untuk mendapatkan kemampuan menulis yang baik. Seorang penulis harus bisa menyampaikan pesan dan ide gagasannya dengan baik agar tujuan penulis menulis sampai dengan tepat kepada pembaca. Seperti yang telah disebutkan bahwa pelatihan ini khusus untuk menulis bahasa Inggris karena seperti yang kita ketahui bahwa bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang dirasa perlu untuk didalami pada generasi muda sejak dini. Sehingga pengabdian ini dilakukan pada siswa/i kelas V UPTD SD Negeri 091254 Batu Onom Kabupaten Simalungun. Perlakuan yang dilakukan adalah meliputi 3 sesi yaitu, (1) Pengajaran, (2) Demonstrasi, dan (3) Latihan. Adapun hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah dari total 15 murid terdapat 10 murid yang dapat menulis kalimat ber pola S-P-O-K secara mandiri dan lima murid lainnya dengan bimbingan tim pengabdi. Selain itu, kini para murid tersebut dapat menganalisa struktur pola kalimat yang mereka baca atau pun tulis sendiri.
Mengurai hambatan dalam pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif di Sekolah Dasar: Peran kompetensi pedagogis dan dukungan sekolah Mangasi Malatua; Asister Fernando Siagian; Natalina Purba; Jhon Roi Tua Purba; Rio Parsaoran Napitupulu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61247

Abstract

Physical education in primary schools is frequently treated as a supplementary subject, despite its distinctive contribution to children's movement literacy, fitness, and character formation. This article examines the barriers that impede effective physical education learning at the primary level, focusing on two interlinked factors: teachers' pedagogical competence and institutional support from schools. Drawing on a narrative review of national and international literature from the past decade, three layers of barriers are identified: structural barriers (limited facilities, equipment, and time allocation), pedagogical barriers (competence gaps among non-specialist teachers and limited mastery of movement-based instructional models), and managerial barriers (weak curriculum leadership and the absence of school policies favouring physical activity). Findings indicate that these three layers form a reinforcing cycle rather than operating in isolation. The article closes by proposing a three-pronged strengthening framework encompassing sustained professional development, school policy restructuring, and cross-sector advocacy as a foundation for future intervention research.