Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERBAIKAN TANAH LUNAK UNTUK KONSTRUKSI JALAN PADA PROYEK JALAN LINGKAR UTARA BREBES TEGAL Agus Bambang Siswanto; Usman Wijaya; Enny Widawati
Journal of Civil Engineering and Technology Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): April: Journal of Civil Engineering and Technology Sciences
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jcets.v2i1.1018

Abstract

Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal merupakan jalan arteri primer yang terletak di koridor Pantai Utara Jawa (Pantura) Jawa Tengah yang melintasi Kabupaten Brebes (12,385 km) dan Kota Tegal (4,715 km), jalan ini dibangun dengan tujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas yang terjadi di Pusat Kota Brebes dan Kota Tegal. Pada tahun 2010, pembangunan Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal mulai dilaksanakan. Namun pada tahun 2013 kegiatan pembangunan untuk sementara berhenti karena adanya beberapa permasalahan, salah satunya adalah kondisi tanah pada sebagian lokasi pembangunan berupa rawa-rawa dan tambak sehingga daya dukung tanah rendah yang mempengaruhi konsstruksi jalan diatasnya. Kondisi ini dimulai dari STA. 8+800 sampai dengan STA.17+377 dari arah Brebes ke arah Tegal. Oleh karena itu, pada desember 2019 proyek dilanjutkan kembali dengan perubahan design adanya perbaikan tanah dasar agar dapat menahan beban konstruksi jalan dan lalu lintas yang melintas. Perbaikan tanah yang dilakukan dengan menggunakan geotekstil, PVD dan PHD dalam proses pekerjaan timbunan tanah pilihan sehingga mampu meningkatkan nilai CBR pada subgrade menjadi lebih baik (CBR lebih tinggi). Selain itu dalam pekerjaan konstruksi jembatan perlu menggunakan pile slab untuk mencegah kegagalan timbunan yang tinggi.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH PAMSIMAS “SENDANG LUMINTU” DESA SENDANGKULON KECAMATAN KANGKUNG KABUPATEN KENDAL MENGGUNAKAN EPANET 2.0 Septia Dewi, Erika; Nugroho, Budiono Joko
Journal of Civil Engineering and Technology Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): April: Journal of Civil Engineering and Technology Sciences
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/fe2tge74

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Seiring dengan pertambahan dan perkembangan penduduk kebutuhan akan air bersih juga semakin meningkat, untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap sistem jaringan perpipaan eksisting. Penelitian ini dilakukan dengan bantuan Pamsimas Sendang Lumintu Desa Sendangkulon Kecamatan Kangkung yang bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting sistem jaringan perpipaan Pamsimas Sendang Lumintu untuk tahun 2024 , mengetahui berapa besar kebutuhan air yang dibutuhkan untuk memenuhi pertumbuhan penduduk sampai dengan tahun 2039,  dan menganilisi kondisi eksisting sistem jaringan perpipaan Pamsimas Sendang Lumintu untuk tahun 2039. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data sekunder lalu menganalisis data tersebut dengan program EPANET 2.0 sehingga didapatkan hasil simulasi. Hasil simulasi menunjukan bahwa pada tahun 2024 besar debit kebutuhan rata-rata yaitu sebesar 16,27 liter/detik, kebutuhan harian maksimum 17,90 liter/detik dan kebutuhan jam puncak 24,40 liter/detik. Sedangkan untuk tahun 2039 besar debit kebutuhan rata-rata yaitu sebesar 20,92 liter/detik, kebutuhan harian maksimum 23,01 liter/detik dan kebutuhan jam puncak 31,38 liter/detik. Kondisi hidrolis eksisting sistem jaringan Pamsimas Sendang Lumintu Kecamatan Sendangkulon masih ada yang tidak sesuai kriteria. Kriteria yang dianalisa adalah sisa tekan dan kecepatan air. Pada jam puncak terdapat beberapa titik yang menghasilkan sisa tekan kurang dan kecepatan dibawah kriteria
Analisis Penerapan K3 Masa Pandemi Covid 19 Pada Proyek Dermaga Samudera Semarang Siswanto, Agus Bambang; Salim, M Afif; Ramawati, Dinda
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.647

Abstract

Abstrak Masa pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi berbagai sektor kehidupan salah satunya adalah sektor konstruksi. Proyek konstruksi dermaga yang harus tetap berjalan mengharuskan adanya penambahan protokol kesehatan pada penerapan K3 untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta tindakan pengawasan dan pengendalian penerapan K3/prokes  di area proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan K3/prokes serta tindakan pengawasan dan pengendalian penerapan K3/prokes terhadap proyek. Dari hasil pengolahan data kuisioner, penerapan K3/prokes telah diterapkan termasuk tindakan pengawasan dan pengendalian terhadap penerapan K3/prokes, sanksi terhadap pelanggaran prokes di area proyek. Penelitian ini juga mengemukakan bahwa penerapan K3/prokes serta tindakan pengawasan dan pengendalian penerapan K3/prokes memiliki hubungan antar variabel sesuai yang terinterpretasi melalui persamaan Y=59.013+0.743X1+0.244X2 serta secara simultan memberikan pengaruh sebesar 16.90% terhadap pelaksanaan proyek. Kata kunci: Proyek, konstruksi dermaga, K3, protokol kesehatan, pandemi covid 19   Abstract The Covid-19 pandemic has greatly affected the conditions of various sectors of life, one of which is the construction sector. The jetty construction project that must continue to run requires the addition of health protocols in the application of HSE to prevent the spread of Covid-19 as well as monitoring and controlling the implementation of HSE/health protocols in the project area. This study aims to determine how the effect of the application of HSE/health protocols as well as the actions of monitoring and controlling the implementation of HSE/health protocols on the project. From the results of the questionnaire data processing, the implementation of HSE/health protocols has been implemented including supervisory and control measures on the implementation of HSE/health protocols, sanctions for violations of health care programs in the project area. This study also suggests that the implementation of HSE/health protocols as well as actions to supervise and control the application of HSE/health protocols have a relationship between variables according to which is interpreted through the equation Y=59.013+0.743X1+0.244X2 and simultaneously has an effect of 16.90% on project implementation. Keywords: Project, jetty construction, HSE, health protocol, Pandemic of covid-19 
Analisis Perbandingan Pekerjaan Erection Girder Beam dengan Metode Launcher dan Crawler Crane Proyek Kawasan Industri Terpadu Batang Siswanto, Agus Bambang; Afif Salim , Mukhamad; Purwantini; Nurwidiyanti, Agista
Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v15i2.217

Abstract

Pemilihan metode kerja Erection girder yang tepat dan efektif akan mendukung pekerjaan di proyek. Proyrk percepatan menuntut kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Kondisi proyek dan  cuaca berakibat pekerjaan erection girder tidak dapat dikerjakan secara frontal dan jika tidak diberikan solusi yang tepat maka akan berakibat tidak tercapainya target waktu pekerjaan. Penelitian kuantitatif dengan studi kasus memerlukan data berbentuk kuantitatif (angka), pembahasan dilakukan dengan membandingkan biaya, waktu, resiko dan kelebihan kekurangan dari masing masing metode kerja. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini, adalah: Pemakaian Metode Kerja Beam Launcher biaya sebesar Rp. 1.115.049.012,00, sedangkan  Crawler Crane  biaya sebesar Rp. 218,670,575.90. Sementara dilihat dari segi waktu, pemakaian metode Crawler Crane dapat dilaksanakan selama 11 hari, sedangkan  Launcher dapat dilaksanakan selama 38 hari. Meski demikian metode Beam Launcher dipilih untuk proyek jembatan Kedawung ini, disebabkan jembatan tersebut melintas di atas jalan TOL Semarang – Batang yang berakibat fatal apabila dilakukan penutupan total.
Analisis Metode Nilai Hasil (Earned Value) Terhadap Waktu dan Biaya Pada Proyek Pembangunan Fly Over Purwosari Surakarta Sidiq, RM; Siswanto, Agus Bambang; Suseno, Dhony Priyo; Mindiastiwi, Tigo
Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v15i2.701

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, perencanaan dan pengendalian merupakan fungsi yang paling pokok dalam mewujudkan keberhasilan proyek. Monitoring mutlak diperlukan dalam kontrak. Konsep nilai hasil adalah salah satu cara untuk mengetahui perkembangan proyek dengan membentuk tiga indikator, yaitu BCWS, BCWP, dan ACWP. Metode konsep nilai hasil adalah suatu metode yang digunakan untuk menghitung besarnya biaya menurut anggaran sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan atau dilaksanakan (Budgeted Cost Of Work Performed). Prosedur penelitian dimulai dengan melakukan, pengambilan data, melakukan wawancara langsung pada proyek, dan merangkum hasil pengumpulan data-data yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung perkiraan biaya (Cost) dan waktu (Time) yang diperoleh serta menghitung perkiraan besarnya biaya dan waktu yang diperlukan untuk penyelesaian pengerjaan proyek. Dari hasil perhitungan berdasarkan analisis metode nilai hasil minggu ke-32 pada proyek pembangunan fly over Purwosari Surakarta, nilai schedule variance (SV) sebesar Rp (– 2.732.903.392,47). Hasil ini menunjukan bahwa pelaksanaan terlambat - 2,872% dari jadwal rencana. Schedule Performance Index (SPI) 0,956, nilai ini menunjukan bahwa nilai SPI < 1, artinya penyelenggaraan proyek lebih lambat dari perencanaan. Cost Performance Indeks (CPI) = 1, dalam arti pengeluaran biaya yang dikeluarkan sama dengan biaya dari anggaran yang direncanakan. Diperkirakan waktu penyelesaian proyek ini (ECD) = 50,828 minggu, berarti cenderung mengalami penambahan waktu selama 0,8 minggu = 6 hari kerja, dimana penyelesaian pada perencanaan hanya memakan waktu selama 50 minggu.
Analisis Pelaksanaan Pembangunan TPA Kabupaten Banyumas Akibat Kelongsoran dan Perubahan Desain Perencanaan Agus Bambang Siswanto; Mukhamad Afif Salim; Hari Setijo Pudjihardjo; Novike Dian Utami
Journal of Research and Technology Vol. 7 No. 2 (2021): JRT Volume 7 No 2 Des 2021
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v7i2.458

Abstract

Project is something with constrains can affect the time or duration of the work, slope slides and building redesigns that have an impact on delays in project implementation. Delays that occur can result in the presence of less work and work items that cause work to experience delays and increase the total cost of implementing the project or it can be said that the project suffers a loss. In this case, good time and coast management needs, can be solved properly. This challenge of a project is main to achieve the goals project within the constraints which generally the scope, schedule and budget of the project. Many methods used in scheduling, for expected scheduling planning. This research to get a logical schedule by rescheduling in accordance that it is hoped no more delays. Analytic research need of data such as schedules and budgeting directly the required data to the relevant parts, evaluating the schedule, followed by a new schedules with Microsoft Excel, and finally perform cost calculations with a balanced budget system. The result of this research the rescheduling is 440 days with the total RAB after rescheduling is Rp. 41,286,988,000,-, equal to the total cost before rescheduling, because of the work added and less and carried out a balanced budget.
Perbandingan Daya Dukung Pondasi Bored Pile Menggunakan Perhitungan Manual, Software Allpile dan Test PDA (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Fave Hotel Banyumanik Kota Semarang) Sinta Oktavioni, Sabrina; Mindiastiwi, Tigo; Siswanto, Agus Bambang
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/ase0dh38

Abstract

Perhitungan daya dukung pondasi yang akurat menjadi aspek penting dalam memastikan stabilitas dan keamanan struktur bangunan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai daya dukung ultimit (Qu) dari pondasi bored pile dengan menggunakan empat pendekatan berbeda, yaitu perhitungan manual menggunakan metode Schmertmann & Nottingham, Mayerhoff (1976), software Allpile, serta hasil uji lapangan dengan PDA (Pile Driving Analyzer). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Fave Hotel yang terletak di Banyumanik, Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Schmertmann & Nottingham dengan nilai Qu tertinggi sebesar 282,25 ton. Sedangkan nilai terendah berasal dari hasil uji PDA 159,61 ton. Metode Mayerhoff (1976), memberikan nilai sebesar 170,30 ton, sementara Allpile menghasilkan nilai 160,79 ton. Selisih nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan asumsi yang digunakan oleh masing-masing metode. Secara umum, hasil PDA dianggap paling merepresentasikan kondisi aktual di lapangan karena merupakan hasil uji dinamis langsung pada tiang. Oleh karena itu, pendekatan manual dan software Allpile dapat dijadikan sebagai estimasi awal dalam tahap desain, namun tetap perlu divalidasi melalui pengujian lapangan untuk memperoleh hasil yang lebih realistis dan dapat diandalkan.