Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Google Maps Api Berbasis Android untuk Lokasi Fasilitas Umum di Kabupaten Sumbawa Kiki Rizki; Ahmat Adil
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v17i2.87

Abstract

Google Maps API adalah suatu library yang berbentuk javascript yang berguna untuk memodifikasi peta yang ada di Google Maps sesuai kebutuhan Informasi mengenai lokasi fasilias umum seperti bengkel tambal ban, toko sparepart, dan ATM sangat diperlukan untuk pengguna smartphone Android. Informasi lokasi yang telah di definisikan tersebut dapat dilihat pada aplikasi Google Maps Android, namun data lokasi yang terkait masih terbatas. Adanya teknologi API dan pemetaan Google yaitu Google Maps dapat digunakan untuk mengembangkan suatu aplikasi pemetaan lokasi bengkel tambal ban, toko sparepart, dan ATM. Untuk itu diperlukan perancangan system berbasis android untuk mendapatkan system pencarian berdasarkan lokasi. Hasil dari aplikasi yang dikembangkan adalah dapat memberikan informasi jarak, waktu, dan rute menuju lokasi bengkel tambal ban, toko sparepart, dan ATM. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem pemetaan lokasi bengkel tambal ban, toko sparepart, dan ATM ini layak dan dapat dipergunakan di smartphone Android karena data yang terkandung pada aplikasi tersebut lebih fokus memiliki data lokasi bengkel tambal ban, toko sparepart, dan ATM.
Perancangan Spasial Pengembangan Potensi Produk Kerajinan berbasis Pemukiman di Taman Nasional Komodo Ahmat Adil
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v18i1.353

Abstract

Kawasan TNK Sebagai daerah tujuan wisata dan menjadi pintu gerbang wisatawan yang akan berkunjung ke NTT, membutuhkan peemberdayaan potensi masyarakat dalam menghadapi kunjungan wisatawan. Beberapa produk kerajinan yang saat ini diproduksi oleh penduduk di sekitar TNK telah memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat di wilayah ini. Seperti pembuatan patung ukir Komodo, desain dan produksi kaos bergambar Komodo, telah dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung. Menurut data statistik Kecamatan komodo tahun 2015 ada 4 desa yang terdapat di kawasan TNK yaitu desa Komodo dengan jumlah 1842 jiwa, Pasir panjang sebanyak 1604, Pasir Putih sebanyak 1874 jiwa, dan desa Papagarang sebanyak 1576 jiwa. Jadi pada tahun 2015 total penduduk yang mendiami kawasan TNK sebesar 6896 jiwa. Dari total penduduk tersebut masih sebagain besar penduduk di kawasan ini bekerja sebagai nelayan dengan penghasilan yang minim. Penelitian ini menggunakan metode analisis analisis kuantitatif, dengan memahami gejala terjadinya perubahan spasial disetiap analisa yang dibuat. Dengan menggunkan metode analisis kuantitatif maka prosedur dilakukan secara sistematis dan terukur dan didukung oleh data-data berupa angka. Pemetaan pemukiman dengan potensi produk kerajinan yang dimiliki setiap masyarakat yang ada di masing-masing wilayah adalah salah satu solusi yang membuat zonasi baru, dengan mengelompokkan masyarakat berdasarkan potensi.
Implementasi Rest Api Web Service dalam Membangun Aplikasi Multiplatform untuk Usaha Jasa Romi Choirudin; Ahmat Adil
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v18i2.407

Abstract

The development of tourism activities on the island of Lombok has caused many types of professions to be occupied or utilized by the community, especially those who are services. With the technological advancements, people need various kinds of facilities in carrying out their businesses and activities. One of them is in looking for artisan services including price or service fees, material prices and so on. Multiplatform applications (more than one platform) can make it easy for users to choose the platform to be used. With web service architecture as a computational entity that can be accessed through the internet and intranet networks and certain protocol standards in the platform and interface of an independent programming language. In conducting research, the system development method used by the author is the waterfall method. Waterfall method is a systematic and sequential method of software development that starts at the level and progress of the system up to the analysis, design, code (implementation), test (testing), and maintenance. The application that was built has been tested to several builders. As well as from the results of testing the artisan respondents have a very agreeable answer of 51.4%, because 51.4% is the highest result in the response to the response of the answer, it can be concluded that the application has met the needs of the mason
Implementasi Google Maps API Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Alam di Kabupatem Lombok Utara Khaerul Yasin; Ahmat Adil
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 19 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v19i1.519

Abstract

Basically, Indonesia is traversed by three active tectonic plates namely the Indo-Australian Plate in the south, and the Eurasian Plate in the north and the Pacific Plate in the east. The plates collide with each other because the Indo-Australian Plate movement drops below the Eurasian plate. As a result of this accumulation, it caused earthquakes, volcanoes, and faults or faults in parts of Indonesia. In the Geographic Information System evacuation routes will be used by Google maps Api to implement the spatial map making of evacuation routes. Google Map Api is an application interface that can be accessed via javascript so that Google Map can be displayed on the web page that we are building. The result or output to be achieved is the creation of a geographic information system mapping natural disaster evacuation route in the North Lombok district that can be run on a Web platform. Based on the trials conducted it can be concluded that this application can help the community to find the location of evacuation routes and gathering points in accordance with the districts and villages where they live.
Optimization of The use of Wireless Lan Devices to Minimize Operational Costs Achmad Rian Tarmizi; Ahmat Adil; Lilik Widyawati
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v19i2.665

Abstract

WLAN technology has been widely developed for the needs of internet access in people's lives. Several generations of WLAN technology include IEEE 802.11b, IEEE 802.11a, IEEE 802.11g and IEEE 802.11n. At the STAHN Rectorate Building, Gde Pudja Mataram, WLAN technology in its application requires financial consideration because excessive use of Internet Service Provider services results in a waste of operational costs. The application of WLAN is still not optimal, because there are not too many users, but the operational costs of implementing the local wireless network are very large, due to less optimal application of network infrastructure. The recommended WLAN technology is IEEE 802.11n, while the technology is the latest technology that has better quality than the previous generation technology. The research methodology uses the Network Development Life Cycle (NDLC). Of the 6 stages available, only 3 stages are used, namely Analysis, Design and Simulation of Prototyping. The results obtained from this study are models that design a WLAN that suits your needs, and complements the entire Building area. Optimization has succeeded in reducing the need for ISP and client services while still being able to enjoy services as needed and cost optimization can be reduced by around 28%.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Jaringan Irigasi dan Embung di Lombok Tengah Ahmat Adil; Bambang Krismono Triwijoyo
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v20i2.1112

Abstract

Irigasi sebagai alternatif pengairan lahan tadah hujan pada musim kemarau, digunakan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Pemetaan Jaringan irigasi dan embung pada Kabupaten Lombok Tengah menggunakan sistem data spasial dan non-spasial, yang selama ini masih menggunakan pemetaan secara konvensional. Data Spasial dapat menunjuk posisi geografis dengan setiap karakteristik memiliki satu lokasi yang harus ditentukan dengan cara yang unik. Pemetaan dengan model data spasial, dirancang dengan tahapan seperti analisa kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program dan pengujian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis spasial, merupakan kumpulan – kumpulan dari teknik yang dapat digunakan untuk melakukan pengolahan data SIG. Hasil dari analisis data spasial sangat bergantung dari lokasi atau tempat di mana objek sedang dianalisis. Manipulasi data, akan menampilkan jendela manipulasi data non-spasial jaringan irigasi, embung, dan kecamatan. Pada jendela manipulasi data, pengguna dapat melakukan penambahan, perubahan dan penghapusan terhadap data tabular yang ada, dan memiliki fasilitas pencarian sesuai dengan data yang sedang diakses.
Convolutional Neural Network With Batch Normalization for Classification of Emotional Expressions Based on Facial Images Bambang Krismono Triwijoyo; Ahmat Adil; Anthony Anggrawan
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i1.1526

Abstract

Emotion recognition through facial images is one of the most challenging topics in human psychological interactions with machines. Along with advances in robotics, computer graphics, and computer vision, research on facial expression recognition is an important part of intelligent systems technology for interactive human interfaces where each person may have different emotional expressions, making it difficult to classify facial expressions and requires training data. large, so the deep learning approach is an alternative solution., The purpose of this study is to propose a different Convolutional Neural Network (CNN) model architecture with batch normalization consisting of three layers of multiple convolution layers with a simpler architectural model for the recognition of emotional expressions based on human facial images in the FER2013 dataset from Kaggle. The experimental results show that the training accuracy level reaches 98%, but there is still overfitting where the validation accuracy level is still 62%. The proposed model has better performance than the model without using batch normalization.
Sosialisasi Pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) Berbasis Game Kepada Gen Z Tajuddin, Muhammad; Adil, Ahmat; Anas, Andi Sofyan; Printi Ardi, R. Fany
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7410

Abstract

Aksara Sasak merupakan bagian dari identitas budaya Sasak. Namun, minat generasi muda dalam mempelajarinya semakin menurun akibat dominasi bahasa Indonesia dan globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran agar tetap lestari dan menarik bagi siswa. Inisiatif pelestarian dan pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) semakin relevan di era digital, mengingat penggunaan aksara tradisional ini terus menurun di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z. Kegiatan sosialisasi dirancang melalui pengembangan game edukatif yang didukung fitur Artificial Intelligence (AI) agar proses belajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Metode gamifikasi dipilih untuk mempermudah pemahaman bentuk serta penggunaan aksara Baluk Olas, sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam pelestarian budaya Sasak. AI berperan dalam personalisasi konten, deteksi tulisan tangan, serta umpan balik belajar secara otomatis, sehingga efektivitas dan ketertarikan pengguna dapat terukur secara real time. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan inovatif, guna mempertahankan eksistensi aksara Sasak dalam dinamika budaya global. sosialisasi Baluk Olas berbasis game bukan hanya strategi pelestarian, tetapi juga inovasi pendidikan yang menyatukan nilai budaya, teknologi, dan karakter generasi masa depan Lombok. Di samping itu sosialisasi ini membuka peluang pengembangan media pembelajaran kreatif berbasis teknologi lainnya untuk revitalisasi warisan budaya lokal.
PENENTUAN KEKUATAN SINYAL WIFI UNTUK LAYANAN AKSES INTERNET BAGI KONSUMEN KAFE DI MATARAM Pribadi, Agus; Suriyati, Suriyati; Triwijoyo, Bambang Krismono; Adil, Ahmat
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.1056

Abstract

Initial survey results showed that 86% of respondents stated that cafes are places to access the internet, interact, and fulfill social media needs. Internet access services in cafes require a smooth connection and coverage limited to cafe customers, with no interference from other illegal connections. The challenge is that cafe managers and owners require only devices provided by the cafe. This study aims to offer a solution by adjusting the WiFi signal strength of wireless access points. The research and design method used for WiFi signal strength management included initial identification, signal analysis, planning, and testing. The study resulted in a WiFi signal strength setting of 67%, which met the needs and limited signal coverage. RSSI values of -45 dBm to -69 dBm were sufficient to provide internet access only to cafe customers. Outside the permitted area, the WiFi signal was not received, and therefore, internet access was not possible.Hasil survey awal menunjukan bahwa 86% responden menyatakan bahwa kafe adalah tempat untuk mengakses internet, berinteraksi dan memenuhi kebutuhan bersosial media. Layanan akses internet di kafe yang dibutuhkan adalah kelancaran sambungan dan akses, jangkauan sinyal terbatas hanya untuk pelanggan kafe dan tidak ada gangguan dari penyambung tidak diijinkan. Problematika pemenuhannya adalah pihak pengelola dan pemilik kafe mengharuskan hanya menggunakan perangkat yang sudah disediakan oleh pihak kafe. Penelitian ini bertujuan menawarkan solusi penyelesaian dengan melakukan pengaturan kekuatan sinyal WiFi perangkat wireless access point. Metode yang digunakan untuk riset dan perancangan pengaturan kekuatan sinyal WiFi dengan tahapan identifikasi awal, analisa sinyal, perencanaan pengaturan dan pengujian. Hasil penelitian menghasilkan pengaturan kekuatan pancar sinyal WiFi sebesar 67% yang memenuhi kebutuhan dan membatasi jangkauan sinyal. Nilai RSSI -45 dBm sampai dengan -69 dBm cukup memberikan layanan akses internet hanya untuk konsumen kafe. Di luar area yang diijinkan terbukti tidak mendapatkan sinyal WiFi sehingga tidak mendapatkan akses layanan internet