Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Algoritma Fp-Growth Untuk Menentukan Tata Letak Buku Perpustakaan Berdasarkan Pola Pinjaman Adil, Ahmat
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 10 No 1 (2024): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/stn.v10i1.1120

Abstract

Perpustakaan merupakan suatu satuan kerja suatu instansi atau lembaga tertentu yang mengelola bahan perpustakaan, baik berupa buku maupun non buku yang disusun secara sistematis menurut aturan-aturan tertentu sehingga dapat dijadikan sumber informasi. Tujuan penelitian ini adalah sebagai bentuk pelayanan untuk memudahkan anggota atau pengunjung perpustakaan yang melakukan peminjaman buku. Dengan menerapkan algoritma FP-Growth, peminjam dapat menghemat waktu dalam melakukan pencarian letak buku yang akan dipinjam, karena letak buku sudah tersusun dengan algoritma, yang pada akhirnya pelayanan perpustakaan menjadi sangat efektif. Fp-Growth merupakan algoritma yang dapat digunakan untuk menentukan kumpulan data yang sering muncul (frequent itemset) dalam suatu kumpulan data. Tahapan Fp-Growth adalah : a) Tahap pembangkitan basis pola bersyarat; b). Tahap pembangkitan bersyarat Fp-Tree; c). Tahap pencarian frequent itemset. Berdasarkan pengujian lift ratio didapatkan kesimpulan bahwa besar kecilnya nilai lift ratio menunjukan kuatnya hubungan dalam aturan asosiasi tersebut. Dimana jika nilai lift ratio ≥ 1 berarti pola yang dihasilkan semakin kuat hubungannya antar item-nya atau dikatakan berkolerasi positif. Dengan demikian pelayanan peminjaman kepada anggota semakin efisien
Design Game Aksara Sasak Berbasis Mobile dan Gamifikasi untuk Pelestarian dan Pembelajaran Tajuddin, Muhammad; Anas, Andi Sofyan; Adil, Ahmat; Ardi, R Fanny Printi; Abidin, Zainal
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol. 14 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi 14
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksara Sasak Baluq Olas (delapan belas) adalah warisan budaya bernilai tinggi yang terkait erat dengan bahasa Sasak di pulau Lombok, Indonesia. Meskipun merupakan bagian integral dari identitas lokal, aksara ini menghadapi risiko pelestarian yang signifikan. Penelitian ini memperkenalkan sebuah aplikasi pembelajaran berbasis Android yang menggunakan prinsip gamifikasi dan metode M. Suyanto dalam pengembangannya untuk meningkatkan pemahaman dan pelestarian aksara Sasak Baluq Olas (delapan belas). Proses pengembangan aplikasi ini melalui tiga tahap: praproduksi, di mana analisis kebutuhan dan desain konten dilakukan; produksi, yang mencakup pembuatan modul interaktif tentang aksara carakan, pasangan, sandangan, aksara swara, aksara murdho, dan wilangan; serta pascaproduksi, yang melibatkan editing dan rendering berdasarkan umpan balik pengguna. Aplikasi ini menawarkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk berlatih menulis dan menguji pemahaman melalui kuis. Keunikan dari aplikasi ini terletak pada penerapan gamifikasi untuk menarik minat generasi Z, dengan pengujian yang melibatkan berbagai peserta untuk mengukur efektivitasnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gamifikasi secara signifikan meningkatkan pemahaman pengguna tentang aksara Sasak, mendorong mereka untuk berpikir kritis dan lebih terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyumbangkan perspektif baru pada literatur gamifikasi dalam konteks pelestarian budaya dan pembelajaran aksara tradisional.
Implementasi Perangkat Lunak Deteksi Penyakit Retinopati Hipertensi Di Polimata Rumah sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat Triwijoyo, Bambang Krismono; Adil, Ahmat; Zulfikri, Muhammad; Widyawati, Lilik; Titik Ceriyani Miswaty; Elyakim Nova Supriyedi Patty
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IPTEKS Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rajawali Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertensive retinopathy is a type of eye disease where microvascular changes occur in the retina experienced by high blood pressure sufferers. The arterial and venous ratio (AVR) in the retina of the eye is an indicator used to determine the presence of high blood pressure, which is measured by the ratio of the width of the retinal arteries and veins. Traditionally, ophthalmologists use fundus images or retinal images of the eye to diagnose hypertensive retinopathy's physical symptoms and determine the phase of evolution. Still, traditional methods have limitations because, in the case of borderline stages, the early symptoms of hypertensive retinopathy will be difficult to identify manually, so they are often ignored. Referring to these problems, early diagnosis is needed for accurate prevention and treatment of hypertensive retinopathy. Based on the abovementioned issues, this service activity aims to implement a hypertensive retinopathy disease detection model using a local dataset from a regional general hospital in West Nusa Tenggara (NTB). It will compare the model detection results with those of three eye disease experts. Classification model testing results using the Messidor training and NTB Regional Hospital datasets. In models using the Messidor training dataset, the highest accuracy is a comparison with the results of the most senior expert's observations. The results of the classification model are only a tool to assist ophthalmologists in diagnosing hypertensive retinopathy, while the final decision remains with the expert or ophthalmologist.
Pendampingan Dan Pelatihan Desain Grafis SMK Islam Terpadu Darul Mujahidin Lombok Tengah Adil, Ahmat; Tajuddin, Muhammad; Pribadi, Agus; Triwijoyo, Bambang Krismono; Anas, Andi Sofyan; Santoso, Heroe
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendampingan dan pelatihan desain grafis ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMK Islam Terpadu Darul Mujahidin Lombok Tengah dalam bidang desain grafis, khususnya pada pembuatan produk percetakan seperti brosur, kartu nama, pamflet, dan kemasan produk. Pelatihan dilaksanakan sebagai bentuk penguatan kompetensi keahlian dan kesiapan siswa menghadapi dunia industri kreatif yang semakin berkembang pesat. Peserta mendapatkan manfaat dari pelatihan ini yaitu memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang desain grafis, khususnya dalam pembuatan produk percetakan seperti brosur, pamflet, kartu nama, dan siswa dapat menyalurkan ide dan kreativitasnya secara visual, serta belajar menyusun desain yang komunikatif dan menarik. Metode pelatihan meliputi pemberian materi dasar desain grafis, pengenalan software desain seperti Canva dan CorelDRAW, serta praktik langsung pembuatan desain cetak. Kegiatan dilakukan secara bertahap, mulai dari teori dasar desain (elemen & prinsip), tipografi, warna, hingga proses produksi desain siap cetak. Selain itu, diberikan pula sesi konsultasi dan evaluasi karya untuk mengasah kreativitas dan kerapian teknis. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis dalam membuat desain grafis yang sesuai standar industri percetakan. Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi bekal awal bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan desainnya secara mandiri dan profesional, serta membuka peluang usaha mandiri di bidang percetakan.
Strategi Pelestarian Aksara Sasak melalui Mobile Game Edukatif Berbasis ADDIE Anas, Andi Sofyan; Tajuddin, Muhammad; Adil, Ahmat; Hammad, Rifqi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7354

Abstract

The Sasak script is an essential part of the cultural identity of the Sasak people in Lombok. However, interest among the younger generation in learning this script has been declining due to the dominance of the Indonesian language and globalization. Therefore, innovation in learning methods is necessary to ensure that the Sasak script remains preserved and appealing to students. One potential approach is gamification through educational mobile games. This study aims to develop a mobile game as a learning medium for the Sasak script using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. In the analysis phase, user needs and challenges in learning the Sasak script are identified. The design phase involves creating engaging gamification elements and an intuitive user interface. The development phase focuses on implementing technology to develop the mobile game. The game is then tested during the implementation phase, followed by the evaluation phase, which assesses its effectiveness in increasing students’ interest and understanding of the Sasak script, as well as evaluating the game’s content and interface. The results show that an ADDIE-based mobile game can enhance students’ motivation to learn the Sasak script. The use of gamification effectively creates a more interactive and enjoyable learning experience. Thus, this study contributes to the preservation of the Sasak script while providing an innovative solution for regional language education through digital technology.
Pendampingan Dan Pelatihan Digital Marketing UMKM Desa Batu Asak - Lombok Tengah adil, ahmat; Tajuddin, Muhammad; Anas, Andi Sofyan; Muhid, Abdul; Pribadi, Agus; Dharma, I Made Yadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4765

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia karena dapat menyerap banyak tenaga kerja. UMKM di Desa Batu Asak terdiri dari beragam usaha, seperti makanan tradisional, kerajinan tangan dan lain-lain, yang pelakunya adalah sekumpulan ibu rumah tangga. Terdapat banyak permasalahan dalam mengembangkan usaha mereka, terutama menyangkut pemasaran produk yang hanya dijual dilingkungan sekitar atau menerima pesanan saat ada kegiatan pernikahan dan keagamaan. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan pelaku usaha terhadap pemasaran produk termasuk kurang memahami pemanfaatan teknologi dalam memasarkan produk. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mitra dibidang digital marketing. Hasil akhir yang diharapkan dari kegiatan ini adalah, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang strategi digital marketing seperti SEO, SEM, pemasaran media sosial, dan email marketing, dan menggunakan alat-alat digital marketing seperti Google Analytics, Google Ads, dan platform media sosial.
Implementasi Perangkat Lunak Deteksi Penyakit Retinopati Hipertensi Di Polimata Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat Triwijoyo, Bambang Krismono; Adil, Ahmat; Zulfikri, Muhammad; Widyawati, Lilik; Miswaty, Titik Ceriyani; Patty, Elyakim Nova Supriyedi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS Vol. 2 No. 1: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, Desember 2024
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jppmi.v2i1.71

Abstract

Hypertensive retinopathy is a type of eye disease where microvascular changes occur in the retina experienced by high blood pressure sufferers. The arterial and venous ratio (AVR) in the retina of the eye is an indicator used to determine the presence of high blood pressure, which is measured by the ratio of the width of the retinal arteries and veins. Traditionally, ophthalmologists use fundus images or retinal images of the eye to diagnose hypertensive retinopathy's physical symptoms and determine the phase of evolution. Still, traditional methods have limitations because, in the case of borderline stages, the early symptoms of hypertensive retinopathy will be difficult to identify manually, so they are often ignored. Referring to these problems, early diagnosis is needed for accurate prevention and treatment of hypertensive retinopathy. Based on the abovementioned issues, this service activity aims to implement a hypertensive retinopathy disease detection model using a local dataset from a regional general hospital in West Nusa Tenggara (NTB). It will compare the model detection results with those of three eye disease experts. Classification model testing results using the Messidor training and NTB Regional Hospital datasets. In models using the Messidor training dataset, the highest accuracy is a comparison with the results of the most senior expert's observations. The results of the classification model are only a tool to assist ophthalmologists in diagnosing hypertensive retinopathy, while the final decision remains with the expert or ophthalmologist.
Transformasi Lontar Babad Lombok Menuju Digitalisasi Berbasis Natural Gradient Flexible (NGF) Anwar, Muhammad Tajuddin; Hidayat, Syahroni; Adil, Ahmat
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2: April 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021824088

Abstract

Suku Sasak, yang tinggal di pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, memiliki tradisi penulisan di daun lontar (Borassus Flabellifer) kering, salah satunya adalah naskah Lontar Babad Lombok. Naskah Lontar Babad Lombok seiring berlalunya waktu, menjadi rapuh dan mudah patah sehingga memerlukan perawatan. Keadaan ini mendorongnya perlu dilakukan digitalisasi naskah lontar babad lombok sebagai bentuk pelestarian sehingga para generasi Milenial, khususnya di Lombok, dapat menikmati lontar babad lombok. Digitalisasi citra tersebut tantangan utama adalah tepi kabur teks dan perbedaan minimum antara teks dan bagian non-tekssebagai akibat dari proses perawatan. Oleh karena itu, dibutuhkan proses peningkatan kualitas citra hasil digitalisasi agar tulisan dapat lebih jelas terbaca. Salah satu metode yang terbukti mampu untuk memisahkan teks dari latar belakang yang sangat berkorelasi adalah Natural Gradient Flexibel (NGF) berbasiskan Independent Component Analysis (ICA), NGF-ICA. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peningkatan kualitas citra digitalisasi sebelum diumpankan pada database dan sistem informasi yang telah dibangun. Kualitas citra yang telah ditingkatkan diukur menggunakan metode MSE dan PSNR untuk tingkat kemiripannya, dan metode Entropi dan SSIM untuk informasi dan perspektif visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma NGF-ICA dapat memberikan citra keluaran dengan kualitas yang tinggi dengan nilai rata-rata MSE, PSNR, SSIM dan peningkatan Entropi sebesar 708, 19.95 db, 0.87 dan 0.45, secara berturut-turut. AbstractSasak tribe, who lives on Lombok Island, West Nusa Tenggara, has been writing manuscripts on dry palm leaves (Borassus Flabellifer) as a tradition, one of the manuscripts is Lontar Babad Lombok. As time pass by, the manuscript becomes brittle and breaks easily, therefore maintenances are required. this situation force the need to digitalize the manuscript as an act of preservation, hence the millennial generation, especially on Lombok Island, can enjoy the manuscript. the main challenge is the blurry edge of the text and the slight difference between the text and non-text part caused by the treatment process. Hence, it is needed to enhance the quality of the digitalize image to make the manuscript can be more clearly read. One of the proven methods that able to separate text from highly correlated backgrounds is Natural Gradient Flexibel (NGF) based on Independent Component Analysis (ICA), NGF-ICA. The aim of this study is to improve the quality of the digitized images before they fed into the database and information system that has been built. The enhanced image quality was measured, MSE and PSNR methods were used to measure the similarity level, and the Entropy and SSIM method were used to measure the information and visual perspective. The results show that the application of the NGF-ICA algorithm can generate high-quality output images with average values of MSE, PSNR, SSIM, and increasing Entropy by 708, 19.95 dB, 0.87, and 0.45, respectively.
Pelatihan Pembuatan Laporan Harian Program Pendidikan Kecakapan Kerja 2022 LCC Praya Berbasis Online Pribadi, Agus; Adil, Ahmat; Santi, Indyah Hartami; Rismayati, Ria
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10474094

Abstract

LP3I Course Center Praya menjadi salah satu lembaga pelaksana Program Pendidikan Kecakapan Kerja tahun 2022, sesuai surat keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Bidang Pengembangan Pendidikan Kecakapan Kerja Direktorat Kursus dan Pelatihan nomor 2180/D3/KU.07.00/ 2022. Bidang keahlian yang diselenggarakan oleh LP3I Course Center Praya adalah Teknik Pendingin atau Perbaikan alat Pendingin Udara. LP3I Course Center Praya memiliki masalah dengan keterbatasan sumber daya personalia, berkenaan dengan kapasitas dan kesiapan. Personalia administrator pelatihan LP3I Course Center Praya belum siap dan belum familiar dengan program aplikasi berkonten realtime yang harus digunakan secepatnya serta belum terbiasa dalam pennyiapan konten data doumentasi pelaksanaan secaa digital. Permasalahan lainnya adalah berlebihnya jumla bahasan materi pelatihan, tempat pelatihan yang ada di dua lokasi, yaitu di kantor LP3I Course Center Praya dan di workshop milik pihak Iduka, CV Raja Teknik yang bereada di kota Mataram. Solusi yang diberikan pada mitra kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, LP3I Course Center Praya, adalah memberikan bantuan teknis opersional, pembekalan kepada personal administrator pelatihan terhadap pembuatan konten data dan pengoperasian program aplikasi, dan memberikan pendampingan. Metode pelaksanaan yang disusun Tim Pengabdian pada Masyarakat adalah tahap identifikasi, perencanaan, pembekalan, pendampingan dan evaluasi. Bantuan teknis membuat pengoperasian program aplikasi secara multi-task dan bantuan penyusunan perencanaan alokasi waktu dan distribusi bahasan materi pelatihan merupakan salah satu target hasil yand dapat dicapai. Hasil capaian tersebut dapat membantu pihak LP3I Course Center Praya dalam mengelola pelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja beserta tanggung jawab pelaporan pelaksanaan secara online. Pembekalan penyiapan dokumentasi data digital dan pendampingan pengoperasian program aplikasi Bantuan Pemerintah Pendidikan Kecakapan Kerja mampu menyelesaikan permasalahan pihak LP3I Course Center Praya. Personal administrator pelatihan LP3I Course Center Praya telah mampu mengoperasikan dan menggunakan program aplikasi tersebut secara baik.
Penerapan Algoritma Fp-Growth Untuk Menentukan Tata Letak Buku Perpustakaan Berdasarkan Pola Pinjaman Adil, Ahmat
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 10 No 1 (2024): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/stn.v10i1.1120

Abstract

Perpustakaan merupakan suatu satuan kerja suatu instansi atau lembaga tertentu yang mengelola bahan perpustakaan, baik berupa buku maupun non buku yang disusun secara sistematis menurut aturan-aturan tertentu sehingga dapat dijadikan sumber informasi. Tujuan penelitian ini adalah sebagai bentuk pelayanan untuk memudahkan anggota atau pengunjung perpustakaan yang melakukan peminjaman buku. Dengan menerapkan algoritma FP-Growth, peminjam dapat menghemat waktu dalam melakukan pencarian letak buku yang akan dipinjam, karena letak buku sudah tersusun dengan algoritma, yang pada akhirnya pelayanan perpustakaan menjadi sangat efektif. Fp-Growth merupakan algoritma yang dapat digunakan untuk menentukan kumpulan data yang sering muncul (frequent itemset) dalam suatu kumpulan data. Tahapan Fp-Growth adalah : a) Tahap pembangkitan basis pola bersyarat; b). Tahap pembangkitan bersyarat Fp-Tree; c). Tahap pencarian frequent itemset. Berdasarkan pengujian lift ratio didapatkan kesimpulan bahwa besar kecilnya nilai lift ratio menunjukan kuatnya hubungan dalam aturan asosiasi tersebut. Dimana jika nilai lift ratio ≥ 1 berarti pola yang dihasilkan semakin kuat hubungannya antar item-nya atau dikatakan berkolerasi positif. Dengan demikian pelayanan peminjaman kepada anggota semakin efisien