Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : METAMORFOSA Journal of Biological Sciences

Daily Activity of Southern Cassowary (Casuarius casuarius Linnaeus, 1758) in Bali Zoo, Gianyar Alia Ambara Putri Purbaya; Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni; Fransiscus Xaverius Sudaryanto
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2022.v09.i02.p05

Abstract

Burung Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius Linnaeus, 1758) merupakan satwa endemik yang keberadaannya memiliki pengaruh besar dalam ekologi hutan di Papua. Sebagai frugivora, burung ini berperan untukmenyebarkan biji pohon buah-buahan yang merupakan 90% dari spesies pohon di hutan Papua. Namun populasi burung ini di habitat alaminya mengalami penurunan akibat konversi hutan seiring perkembangan penduduk, dan diperparah oleh perburuan oleh masyarakat setempat. Konservasi ex-situ dilakukan dengan tujuan untuk mengembangbiakkan satwa di luar habitat aslinya, sehingga penelitian aktivitas harian spesies burung Kasuari Gelambir Ganda perlu dilaksanakan. Penelitian dilakukan dari tanggal 10 Januari sampai 21 Februari 2022 terhadap lima individu burung Kasuari Gelambir Ganda di Bali Zoo. Metode yang digunakan yaitu focal animal sampling dengan instantaneous recording selama 30 menitdengan interval waktu satu menit. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel, kemudian dijabarkan secara deskriptif. Aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh burung Kasuari Gelambir Ganda di Bali Zoo adalah istirahat (35,69%), dilanjutkan dengan aktivitas bergerak (19,69%), mencari makan (18,58%), menelisik bulu (16,74%), waspada (6,69%), vokalisasi (1,19%), defekasi (0,48%), dan urinasi (0,14%). ini menunjukan bahwa burung Kasuari Gelambir Ganda dapat merefleksikan aktivitas hariannya secara alami selama berada di lembaga konservasi Bali Zoo yang mengindikasikan kesejahteraan satwa terpenuhi. Kata Kunci : Aktivitas Harian, Bali Zoo, Kasuari Gelambir Ganda, Konservasi
Pertumbuhan Dan Laju Pertumbuhan Karang Stylophora pistillata Dengan Jenis Substrat Berbeda Yang Ditanam Pada Tiga Kedalaman Di Pantai Serangan Kadek Andina Widiastuti; Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni; Ida Ayu Astarini
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i01.p06

Abstract

INTISARI Transplantasi karang adalah kegiatan membudidayakan/mengembangbiakan koloni karang dengan menggunakan metode fragmentasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kerusakan ekosistem terumbu karang sehingga keberadaan terumbu karang dan spesies yang hidup di sekitarnya tetap terjaga. Beberapa teknik telah banyak dilakukan dalam kegiatan transplantasi, namun pengetahuan terkini tentang teknik transplantasi yang tepat sangat dibutuhkan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis substrat yang digunakan terhadap pertumbuhan dan laju pertumbuhan karang Stylophora pistillata yang ditransplantasikan pada tiga kedalaman di Pantai Serangan, sehingga kegiatan transplantasi berjalan efektif dan efisien. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan, mulai bulan November 2021 sampai Maret 2022 melalui penelitian lapangan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor yaitu jenis substrat yang digunakan (semen dan pasir; batu bata) dan kedalaman yang berbeda (1 m, 3 m dan 5 m). Penelitian ini menggunakan 90 fragmen Stylophora pistillata. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan jenis substrat memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan laju pertumbuhan karang pada kedalaman 1 m. Namun pada dua kedalaman lainnya diketahui pengaruh jenis substrat yang berbeda tidak berbeda nyata. Pertumbuhan dan laju pertumbuhan karang paling baik terlihat pada karang yang menggunakan substrat semen dan pasir yang ditransplantasikan pada kedalaman 1 m dengan pertumbuhan 3,29 cm (tinggi) dan 3,93 cm (lebar), sedangkan nilai laju pertumbuhan tertinggi adalah 0,82 cm/bulan. (tinggi) dan 0,98 cm/bulan (lebar).
Enrichment provision for sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae) and bengal tiger (Panthera tigris tigris) in Bali Zoo, Gianyar Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni; Putu Laksmi Candra Dewi; Ni Luh Watiniasih
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p07

Abstract

Harimau Panthera tigris memiliki peran ekologis yang signifikan pada ekosistemnya, namun populasinya di alam mengalami penurunan yang sangat tajam akibat degradasi/hilangnya habitat, perburuan terhadap harimau dan hewan mangsanya, perdagangan satwa illegal, dan konflik manusia-harimau. Kesemua sub spesies harimau P. tigris dikategorikan sebagai spesies yang terancam punah (endangered) dalam daftar merah IUCN dan masuk dalam CITES Appendix 1. Salah satu upaya yang dilakukan untuk konservasi jenis hewan terancam punah adalah dengan mengkaitkan upaya konservasi eksitu dengan konservasi insitu. Pemberian enrichment dapat meningkatkan kompleksitas lingkungan penangkaran dan selanjutnya meningkatkan kesejahteraan hewan dengan merangsang terjadinya perilaku aktif dan mencegah timbulnya perilaku stereotip yang sering muncul pada jenis-jenis harimau yang dipelihara di dalam kandang di kebun binatang. Bali Zoo merupakan lembaga konservasi eksitu yang berperan didalam upaya konservasi harimau di luar habitat alaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis enrichment yang diberikan kepada harimau sumatra dan harimau benggala di Bali Zoo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Pebruari-Maret 2021 dengan menggunakan metode observasi secara langsung. Penelitian ini mencatat bahwa telah diberikan berbagai jenis enrichment yang meliputi food enrichment, sensory enrichment, physical enrichment, cognitive enrichment, dan social enrichment terhadap harimau sumatra dan harimau benggala di Bali Zoo. Hal ini telah dapat mengurangi kadar stress pada hewan tersebut. Lebih lanjut, meskipun penyediaan berbagai jenis enrichment telah dilakukan dengan baik di Bali Zoo, disarankan untuk membuat lebih banyak variasi sebagai antisipasi untuk menghindari timbulnya rasa bosan pada hewan.
Feeding Preferences Of Bawean Deer (Axis Kuhlii Temminck, 1836) In The Ex-Situ Conservation Area Bali Zoo Park, Gianyar, Bali Ni Kadek Thisya Adyastari Dewi; I Ketut Ginantra; Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p08

Abstract

Rusa Bawean (Axis kuhlii) merupakan spesies endemik Pulau Bawean yang berstatus kritis (critically endangered). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui preferensi dan kandungan nutrient pakan rusa Bawean di kawasan konservasi ex-situ Bali Zoo Park. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 6 Januari sampai dengan tanggal 20 Maret 2020. Metode cafetaria feeding digunakan untuk mengetahui preferensi pakan dan uji kandungan nutrien, meliputi protein kasar (%), energi (kcal/g), kalsium (%) dan fosfor (%). Preferensi makan ditentukan berdasarkan indeks seleksi Ivlev. Preferensi pakan dari indeks seleksi (IS) menunjukkan rumput lokal dan ubi jalar (Ipomoea batatas) termasuk kategori disukai, dedak gandum (Pollard) termasuk proporsional, rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan wortel (Daucus carota) kurang disukai. Kandungan nutrient rusa Bawean sudah memenuhi kebutuhannya, yaitu protein kasar 3,89% - 17,30%, energi 2,8585 kcal/g – 3,6253 kcal/g, kalsium 0,13% - 0,70% dan fosfor 0,10% - 0,84%.