Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Gambaran Indikasi Ibu Bersalin Dengan Tindakan Seksio Sesarea Di UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida Tahun 2024 Dwipayanti, Ni Made Rahayu; Wirata, I Nyoman; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Ariyani, Ni Wayan; Senjaya, Asep Arifin
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Special Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i1.279

Abstract

Bali memiliki tingkat persalinan SC tertinggi kedua secara nasional yaitu 30,2% dan tingginya angka persalinan SC di RS Gema Santi Nusa Penida menarik untuk diteliti. Risiko komplikasi pada persalinan dengan seksio sesarea lima kali lebih besar dibandingkan persalinan normal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran indikasi persalinan seksio sesarea di RSUD. Gema Santi Nusa Penida tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian didapat dari data sekunder berupa rekam medis di SIMRS dan kohort ibu bersalin di ruang kebidanan (VK) dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 602 data ibu bersalin dengan tindakan SC, didapatkan gambaran karakteristik kejadian persalinan SC terbanyak diusia reproduktif 20-35 tahun yaitu 86 %, dengan tingkat pendidikan tertinggi SMA sebanyak 76,2 %, pada paritas tertinggi multigrande 59,8 %, dan pekerjaan Ibu tertinggi yaitu Ibu Rumah Tangga sebanyak 58,1 %. Sedangkan Indikasi dilakukan tindakan SC adalah 72,3 % merupakan indikasi mutlak pada
Penyuluhan Pemeliharaan dan Makanan yang Bergizi untuk Kesehatan Gigi pada Ibu-Ibu PKK Lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian Denpasar Wirata, I Nyoman; Tedjasulaksana, Regina; Senjaya, Asep Arifin; Suarniti, Ni Wayan; Astiti, Ni Komang Erny; Mahayati, Ni Made Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2876

Abstract

Status kesehatan gigi anak dapat mempengaruhi status gizi anak. Sehingga kesehatan gigi dengan asupan gizi saling terkait erat . Organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia adalah PKK, Peran ibu PKK sangat penting, PKK sendiri terkenal akan “10 program pokok”-nya, diantaranya adalah salah satu tugas pokok PKK adalah perencanaan sehat. Untuk mewujudkan perencanaan sehat bisa dilakukan melalui Penyuluhan kesehatan. Tujuan kegiatan pengabmas adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu PKK tentang cara memelihara kesehatan gigi dan makanan bergizi untuk kesehatan gigi.Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2022, bertempat di Bale Banjar lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian Denpasar. Pelaksanaan Pengabmas berjalan lancar sesuai yang direncanakan, terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK, Sebelum penyuluhan sebagian besar pengetahuan responden memiliki pengetahun kurang (70,31%), dan sebagian kecil yang memiliki pengetahuan kurang (7,81%). Sesudah penyuluhan sebagain besar responden memiliki pengetahuan (79,69%), dan sebagian kecil responden memiliki pengetahuan kurang (6,25%). Hal ini menunjukan kegaitan pengabmas dengan metode penyuluhan sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan Ibu PKK lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian Denpasar.
Hubungan Karakteristik Pasien dengan Tingkat Kepuasan Pasien pada Praktik Mandiri Terapis Gigi dan Mulut di Desa Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan Ratmini, Ni Ketut; Artawa, I Made Budi; Nuratni, Ni Ketut; Wirata, I Nyoman
Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal) Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkg.v12i2.4247

Abstract

Health services are a form of effort carried out individually or in groups, which aims to maintain and improve health, one important indicator in assessing the quality of health services is the level of patient satisfaction with the services provided by health facilities. Patient satisfaction is a very important aspect in assessing the quality of health services, by comparing reality and expectations. The purpose of this study was to determine the relationship between patient characteristics and the level of patient satisfaction with dental and oral health services in independent dental and oral therapist practices in Pedungan Village. This research method is a quantitative study with a survey method. The number of respondents in this study was 30 people. The results showed that there was a significant relationship between the level of education and the level of patient satisfaction with dental health services provided by Dental and Oral Therapy and there was no relationship between the age and gender of the patient and the level of patient satisfaction with dental health services provided by Dental and Oral Therapy in an independent clinic in Pedungan Village, South Denpasar District. Based on this study, it can be concluded that there is a significant relationship between the level of education and the level of satisfaction with dental health services.
Perbedaan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Keterampilan Menyikat Gigi Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan dengan Media Video Animasi Arini, Ni Wayan; Wirata, I Nyoman; Supariani, Ni Nyoman Dewi; Sari, Ayu Made Putri Kartika
Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal) Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkg.v12i2.4195

Abstract

The results of the Basic Health Research data (2018) in the 10-14 year age group showed that 97.58% brushed their teeth every day but 3.68% brushed their teeth at the correct time. This study aims to determine the differences in knowledge of dental and oral health maintenance and tooth brushing skills of fourth grade students of Muhammadiyah 2 Denpasar Elementary School before and after being given counseling using animated video media. This study is an analytical study using the Wilcoxon test. The number of respondents was 50 students. The results showed an increase in students' knowledge and skills. Before counseling, the largest percentage of knowledge was 28 students (56%) with sufficient criteria, after being given counseling, the largest percentage was 40 students (80%) with good criteria. The average knowledge before being given counseling was 71.80 with sufficient criteria and after being given counseling it became 83.20 with good criteria. The highest percentage of skills was 37 students (74%) with the criteria need guidance. After being given counseling, there were 34 students (68%) with very good criteria. The average skill before counseling was 50.875 criteria need guidance and after counseling was given 85.625 criteria very good. The results of the Wilcoxon test on students' knowledge and skills with a significance value of Sig (2 tailed) of 0.000 is smaller than 0.05. It can be concluded that there is a difference in knowledge of dental health maintenance and tooth brushing skills before and after counseling with animated videos. 
Implementasi Game “Sibasso Menyikat Gigi” sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Menyikat Gigi Wirata, I Nyoman; Arifin Senjaya, Asep; Tedja Sulaksana, Regina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu promosi kesehatan yang penting adalah promosi kesehatan gigi untuk anak. Hal ini karena anak – anak rentan terhadap penyakit karies gigi. Fasilitas UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah) dan tenaga kesehatan gigi terhenti selama pandemi Covid – 19 dan mengakibatkan rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan anak terhadap kesehatan gigi, seperti dalam hal menyikat gigi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan kesehatan gigi dengan menggunakan media edukasi game Android “Sibasso Menyikat Gigi” dan mengevaluasi tingkat pengetahuan serta keterampilan menyikat gigi siswa. Pengabdian ini dilakukan pada bulan Maret – Oktober 2023 di SD N 1 Padangsambian. Peserta pengabdian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 orang. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan pengukuran pre-test dan post-test pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi. Pengukuran dilakukan dengan memberikan kriteria Baik, Cukup dan Kurang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menyikat gigi. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 50% dan 16% pada kategori kurang. Distribusi post-test menunjukkan peningkatan 86% pada kategori baik, dan kategori kurang 0%. Keterampilan siswa dalam menyikat gigi sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang (50%) dan tidak ada yang memiliki kemampuan menyikat gigi dalam kategori baik. Setelah intervensi, 92% berada pada kategori baik, dan 0% kategori kurang. Kesimpulan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan dan pengetahuan dan keterampilan siswa SDN 1 Padangsambian tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar menggunakan media edukasi game “Sibasso Menyikat Gigi”
Effect Peppermint Aromatherapy Inhalation Reducing Nausea And Vomiting In First Trimester Of Pregnancy Elsa Yuliani, Putu; Suindri, Ni Nyoman; Wirata, I Nyoman
Jurnal Riset Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v12i2.9913

Abstract

The Nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester was physiologically due to an increase in the Human Chorionic Gonadotrophin (HCG) hormone which affects the digestive system, causing complaints of nausea and vomiting. One of them was handling nausea and vomiting by administering peppermint aromatherapy inhalation. Peppermint had a sharp menthol aroma, a distinctive cold refreshing smell, and the smell of menthol which had properties against contractions by inhibiting muscle contact caused by serotonin hormone so that it could successfully overcome nausea and vomiting in pregnant women. This study aims to determine the differences in nausea and vomiting before and after administration of peppermint aromatherapy inhalation dose, 0,1-0,2 ml for 1-10 minutes to pregnant women in their first This type of research was quasi-experimental, one-group pre-and post-test design. The number of samples was 48 respondents intervention and treatments, with the sampling method "purposive sampling" type of non-probability sampling. The data collection tool was a Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) questionnaire. Data analysis techniques used univariate and bivariate analysis. The results of data analysis used the Wilcoxon test and obtained a p-value of 0. 000 < p 0. 05. This means that there were differences in nausea and vomiting before and after giving peppermint aromatherapy inhalation to pregnant women in their first trimester. It is expected that pregnant women use peppermint aromatherapy inhalation to treat nausea and vomiting because it does not have a toxic effect on the health of the mother and fetus. 
Behavioral Changes In Contraceptive Use Among Women Of Reproductive Age With Unmet Needs Following Family Planning Counseling Ulandari, Ida Ayu Desy; Wirata, I Nyoman; Suindri, Ni Nyoman
Jurnal Riset Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v13i2.11580

Abstract

The low participation of women of childbearing age in participating in family planning services has led to an increase in the incidence of unmet need in Indonesia. This research aims to determine the differences in knowledge, attitudes, and decision-making in women of childbearing age who have unmet needs before and after being given family planning counseling in the working area of the UPTD Puskesmas Tabanan III. This research uses a pre-experimental research design. The sample for this research is women of childbearing age (WUS) with unmet needs in the UPTD Puskesmas Tabanan III sample of 40 people. The data was then analyzed univariately and bivariately using the Wilcoxon test. The results show that there are differences in knowledge, attitudes, and decision-making in women of childbearing age who have unmet needs before and after being given family planning counseling. It is hoped that health workers will maintain and improve the quality of providing family planning services to the community.