Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH VARIASI SUDUT KATUP PENDINGIN PADA PROSES GRINDING DAN PENAMBAHAN PASTA POLISH TERHADAP KUALITAS BENDA UJI GALIH SETIAWAN, FEBRI; HAFIZH AINUR RASYID, AKHMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i1.26742

Abstract

PENGARUH KECEPATAN PUTAR MESIN GRINDING DAN POLISH TERHADAP KUALITAS BENDA UJI PRADIPTO, BIMO; HAFIZH AINUR RASYID, AKHMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i1.26761

Abstract

Effect of Post-Welding Heat Treatment on ASTM A36 Steel on Tensile Strength Bachrun, M. Thabrani; Hafizh Ainur Rasyid, Akhmad
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 7 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v7n2.p36-41

Abstract

Riding comfort is greatly influenced by the strength and stability of the motorcycle, one of which is the Engine Arm component that connects the frame and the engine.One important factor is the swingarm, which is designed to withstand loads and torsional stiffness.This study aims to examine the effect of air, sand, and furnace cooling media on the SMAW welding of ASTM A36 steel on tensile strength and microstructure after Post Weld Heat Treatment at a temperature of 780°C with a holding time of 60 minutes.The research uses experimental methods with tensile testing to measure tensile strength and strain, as well as microstructural analysis to observe phase changes in the weld metal and Heat Affected Zone (HAZ).The tensile test results show that the air cooling medium produced the highest tensile strength (268.8 MPa) and an average elongation of 8.95%, while the sand medium produced the lowest tensile strength (265.77 MPa) with an elongation of 8.25%.Microstructural analysis revealed that in specimens with sand cooling media, the ferrite phase is dominant, providing toughness, whereas in air cooling media, there is a ferrite phase but with a slight presence of martensite phase structure, resulting in a structure that is soft yet somewhat hard.The research results show that faster cooling media increase tensile strength and alter the microstructure of ASTM A36 steel.
Effect of Angle of Attack on Drag and Lift Coefficients on Naca Airfoil for Wind Turbine Application Adiwibowo, Priyo Heru; Purwanto, Aris; Rasyid, Akhmad Hafizh Ainur; Saepuddin, Ahmad
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 14, No 2 (2025): August 2025
Publisher : Graduate School of Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/aijst.14.2.47327

Abstract

The development of renewable energy is expected not only to reduce dependence on fossil fuels but also to support the transition toward cleaner and more sustainable energy systems in the future. The combustion of fossil fuels significantly contributes to greenhouse gas emissions, thereby accelerating global climate change. Recognizing these limitations and negative environmental impacts, researchers and energy experts have begun to explore and develop various alternative energy sources that are more environmentally friendly and sustainable. Among them, wind energy is one of the most promising and widely available clean energy resources. The efficiency of wind turbines can be enhanced by optimizing the aerodynamic characteristics of their blades. This study examines the aerodynamic properties of three distinct NACA airfoil profiles: NACA 0012, NACA 2412, and NACA 3412. These profiles differ in camber magnitude and distribution, yet they share a maximum thickness of 12% of the chord length. Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations were conducted using ANSYS Fluent with angles of attack ranging from -20 to 20. The results reveal that the NACA 2412 airfoil demonstrates the best aerodynamic performance at an angle of attack of 5, achieving the highest lift-to-drag ratio (L/D).
ANALISIS PENGARUH SUHU RENDAMAN NaOH DAN WAKTU PENGERINGAN TERHADAP KEKUATAN IMPACT KOMPOSIT BERBAHAN DAUN NANAS DENGAN METODE PEMBUATAN VACUUM INFUSSION Helga Reyhan Malik; Akhmad Hafizh Ainur Rasyid
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jinggo.v2i1.2023.8-14

Abstract

Shell Eco-marathon merupakan kegiatan terbuka untuk semua mahasiswa. Dalam kompetisi ini membangun kerjasama dalam tim serta mengeksplorasi solusi transportasi dan tantangan energi masa kini untuk masa depan. Perkembangan di bidang otomotif mulai mengalami pergerakan dari penggunaan bahan berpenguat para tim mahasiswa yang sudah berpengalaman kembali berinovasi untuk meningkatkan efisiensi energi serta pengolahan alternatif material di skala wilayah Amerika, Asia, dan Eropa. Dua kategori rancangan kendaraan yang dipertandingkan yaitu Prototype dan Urban Concept. Garnesa (Garuda Unesa) ikut serta mengikuti perlombaan pada kelas Urban Concept. Bodi yang digunakan garnesa dalam lomba Shell Eco marathon menggunakan komposit jenis sintetis. Dalam hal ini perlu adanya peningkatan inovasi pada pengolahan bidang bio material, salah satunya adalah penggantian bodi kendaraan yang sebelumnya terbuat dari serat sintetis menjadi serat alami. Pada pengolahan serat alami memiliki syarat-syarat agar dapat diolah menjadi produk komposit diantaranya yaitu mimiliki kekuatan yang cukup, memiliki interface matrik yang baik serta memiliki fleksibilitas yang tinggi. Serat daun nanas berpotensi dapat digunakan sebagai bahan komposit. Serat daun nanas terdiri atas selulosa dan non selulosa yang diperoleh melalui penghilangan lapisan luar daun secara mekanik. Lapisan luar daun berupa pelepah yang terdiri atas sel kambium, zat pewarna yaitu klorofil, xantofill dan karoten yang merupakan komponen kompleks dari jenis tanin, serta lignin yang terdapat di bagian tengah daun. Berdasarkan permasalahan diatas, maka perlu dilakukan peningkatan serat daun nanas pada proses perlakuan alkali larutan NaOH dengan variasi suhu peredaman dan waktu pengeringan menggunakan suhu yang terkontrol. Hasil pengujian penyerapan matrik teredapat pengingkatan sebesar 14,97% sebelum perlakuan 5,56858%menjadi 6,40214% dengan perlakuan suhu perendaman larutan NaOH 100°C dengan waktu pengeringan 4 jam. Terdapat peningkatan kekuatan mekanik impact sebesar 14,20% dari kekuatan Impact sebelum perlakuan 0,09942 j/mm2 menjadi 0,11354 j/mm2 dengan perlakuan suhu perendaman larutan NaOH 60°C dengan waktu pengeringan 3,5 jam.
Workshop Desain Produk Menggunakan Software CAD untuk Siswa SMA/SMK di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Malaysia Priyo Heru Adiwibowo; Ahmad Saepuddin; Akhmad Hafizh Ainur Rasyid; Muhammad Effendy; Muhaji; I Made Arsana; A Grummy Wailanduw; Indra Herlamba Siregar; Ika Nurjannah; Bellina Yunitasari; Aris Purwanto; Agung Prijo Budijono; Anovan Fadhil Muhammad
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2937

Abstract

Workshop Desain Produk menggunakan software CAD merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan digital dan kreativitas siswa SMA/SMK melalui pembelajaran desain berbantuan komputer menggunakan perangkat lunak open source FreeCAD. Workshop dilaksanakan selama satu hari dengan materi pengenalan CAD dan FreeCAD, navigasi antarmuka, alur kerja desain produk, serta praktik pembuatan model tiga dimensi sederhana. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran angket kepada 30 peserta untuk mengukur pemahaman materi, kemudahan penggunaan aplikasi, kualitas fasilitator, dan manfaat kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif, dengan lebih dari 85% peserta menyatakan terbantu dan memperoleh keterampilan baru. Selain itu, dokumentasi kegiatan dan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara UNESA dan SIKK memperkuat kerja sama kelembagaan. Secara keseluruhan, workshop ini efektif meningkatkan kompetensi digital dan motivasi siswa serta berpotensi dikembangkan sebagai program pelatihan berkelanjutan
INOVASI MESIN PEMBELAH BAMBU KARYA MAHASISWA SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM ANYAMAN DI DESA SEKETI, SIDOARJO Aris Purwanto; Handini Novita Sari; Akhmad Hafizh Ainur Rasyid; Aris Ansori; Iskandar Iskandar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.57435

Abstract

UMKM anyaman bambu di Desa Seketi, Sidoarjo, menghadapi kendala utama pada tahap pembelahan bambu yang masih dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas dan kualitas hasil yang tidak seragam. Kondisi ini menjadi hambatan dalam meningkatkan kapasitas produksi serta memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan mesin pembelah bambu sederhana yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan mesin, pelatihan penggunaan, serta evaluasi kinerja sebelum dan sesudah implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin mampu menurunkan waktu pembelahan dari ±10 menit menjadi ±3 menit per batang serta meningkatkan kapasitas produksi dari ±20 batang menjadi ±60 batang per hari. Selain itu, kualitas hasil pembelahan menjadi lebih seragam dan kebutuhan tenaga kerja lebih efisien. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berbasis mesin sederhana memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM anyaman bambu secara berkelanjutan