Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MATERI, KISI-KISI DAN SOAL OLIMPIADE SAINS SD BAGI GURU-GURU SAINS SD KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG Artawan, Putu; Tika, I Nyoman; Sarini, Putri; Suswandi, Iwan; Yasmini, Luh Putu Budi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan potensi Sumber Daya Manusia di Desa perlu dilakukan dimulai dari aspek pendidikan. Misalnya saja salah satu bidang pendidikan yaitu Olimpiade Sains. Banyak siswa yang berpotensi di Desa hanya saja belum diberikan sosialisasi dan pembinaan yang intensif dan berkelanjutan terkait program pembinaan calon peserta olimpiade khususnya bidang Sains. Begitupula terhadap guru-guru bidang studi Sains yang juga memiliki kompetensi dan semangat yang tinggi untuk berperan serta dalam ajang kompetisi tersebut. Berdasarkan situasi di lapangan, maka sangatlah diperlukan langkah dan solusi konkrit untuk memfasilitasi fenomena yang terjadi di masyarakat melalui suatu kegiatan ”Pendampingan Penyusunan Materi, Kisi-Kisi Dan Soal Olimpiade Sains SD Bagi Guru-Guru IPA SD Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng”. Program pengabdian ini dilaksanakan melalui pelatihan/pembinaan yang difokuskan pada upaya pembekalan terhadap guru-guru IPA Sekolah Dasar terkait materi, kisi-kisi dan soal olimpiade khususnya bidang Sains. Tujuan utama dari program pengabdian ini: 1) Memberikan pelatihan/pembinaan terhadap guru-guru SD bidang IPA Kecamatan Seririt utamanya terkait materi dan kedalamannya, kisi-kisi dan soal-soal olmpiade khususnya bidang Sains. 2) Memberikan sosialisasi/wawasan keilmuan dan kesempatan kepada Masyarakat Desa (guru dan siswa Sekolah Dasar) untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Sains. 3) Menggali potensi yang ada di Desa khususnya bidang pendidikan dalam hal ini adalah bidang Sains. Program pengabdian ini diikuti 50 orang guru dari 46 Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Seririt. Produk yang dihasilkan dari program pengabdian ini adalah berupa Materi, Kisi-Kisi dan Soal Olimpiade Sains SD.
Development of Interactive Web Learning Media Based on Problem-Based Learning on the Topic of Work Energy and Simple Machines for Junior High School Students Triana, Komang Regina; Erlina, Nia; Sarini, Putri
Jurnal Pijar MIPA Vol. 21 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v21i2.11709

Abstract

The rapid development of digital technology in education requires innovative learning media to support students’ problem-solving skills in science learning. This study aims to develop an interactive web learning media based on problem-based learning on the topic of work, energy, and simple machines for junior high school students. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, focusing solely on the development stage. The data were collected using validation questionnaires (content, media, and language) and practicality questionnaires for teachers and students. The validation data were analyzed using the Gregory validity coefficient, while the practicality data were analyzed using descriptive statistical analysis. The validity test was conducted by two experts in content, media, and language relevant to their respective fields. The practicality test involved three science teachers and twelve students of SMP Negeri 1 Seririt. The results showed that the KVG for content validity was 0.95, while the media and language validity reached 1.00, both categorized as very high validity. The teacher's practicality score was 100, and the student's practicality score was 44.66, both categorized as very practical. These findings indicate that the developed interactive web-based learning media is valid and practical, and has the potential to support the development of students’ problem-solving skills in learning the concepts of work, energy, and simple machines.
Pengembangan E-Module IPA Berbantuan Virtual Laboratory Pada Materi Sistem Pernapasan Untuk Siswa SMP/MTs Tarigan, Suci Monalisa; Priyanka, Luh Mitha; Sarini, Putri
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2562

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan bahan ajar digital yang interaktif dan mampu meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem pernapasan manusia di tingkat SMP/MTs. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengembangan e-module IPA berbantuan virtual laboratory yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keterbacaan e-module yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate, namun pelaksanaannya dibatasi sampai tahap develop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module yang dikembangkan memperoleh skor validitas sebesar 1,00 dengan kategori sangat valid pada aspek bahasa, media, dan materi. Selain itu, tingkat kepraktisan mencapai skor 4,81 dengan kategori sangat praktis, serta tingkat keterbacaan sebesar 4,61 dengan kategori sangat terbaca. Dengan demikian, e-module IPA berbantuan virtual laboratory pada materi sistem pernapasan dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran.
Komparasi Problem Based Learning dan Discovery Learning Berpendekatan Deep Learning Terhadap Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA: Systematic Literature Review Ni Wayan Putri Febrianti Arintama; I Nyoman Suardana; Putri Sarini
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 7, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v7i2.1042

Abstract

This study aims to analyze and compare the effectiveness of Problem Based Learning and Discovery Learning models integrated with a Deep Learning approach in improving junior high school students’ critical thinking skills in science learning. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) by collecting relevant scientific articles from Google Scholar. The procedure included formulating research questions, literature searching, determining inclusion and exclusion criteria, article selection, data extraction, and analysis. A total of 13 articles published between 2021 and 2026 were analyzed. Data were examined using a descriptive qualitative approach through comparison and synthesis of findings across studies. The results indicate that both PBL and Discovery Learning positively affect students’ critical thinking skills. PBL is more effective in enhancing problem-solving and collaborative discussion, while Discovery Learning better facilitates concept exploration and independent learning. The integration of the Deep Learning approach further strengthens conceptual understanding and supports the development of critical thinking skills.
KAJIAN ETNOSAINS PROSES PEMBUATAN BABI GULING KHAS BALI SEBAGAI PENDUKUNG MATERI PEMBELAJARAN IPA DI SMP Ni Kadek Puspa Rahayu; Putri Sarini; Kompyang Selamet
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.12005

Abstract

ABSTRACT The low level of students’ scientific literacy and the limited integration of local wisdom into science learning remain significant challenges in creating contextual and meaningful learning experiences. Science instruction in schools is still predominantly textbook-oriented, making it difficult for students to connect scientific concepts with phenomena encountered in their daily lives. This study aimed to describe the process of making traditional Balinese roasted pig (babi guling), identify the ethnoscientific elements embedded in the process, and analyze its relevance to junior high school science learning materials. The research employed an ethnoscience approach using a qualitative method conducted in Bengkel Village, Kediri District, Tabanan Regency, Bali. The research subjects consisted of roasted pig artisans and junior high school science teachers. Data were collected through observations, interviews, documentation, and literature studies and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings revealed that the process of making babi guling includes material selection, slaughtering, cleaning, seasoning preparation, roasting, and serving stages. Each stage contains scientific concepts related to physical and chemical changes, heat and heat transfer, the human locomotor system, simple machines, living organism classification, environmental pollution, and substances and mixtures. These findings indicate that the traditional process of making Balinese babi guling has strong potential as a contextual ethnoscience-based learning resource for science education. Therefore, integrating local wisdom into science learning can support the improvement of scientific literacy, learning motivation, and students’ understanding of both scientific concepts and local culture. ABSTRAK Rendahnya literasi sains peserta didik dan minimnya integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA menjadi tantangan dalam mewujudkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Pembelajaran IPA di sekolah masih cenderung berorientasi pada buku teks sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep ilmiah dengan fenomena yang terdapat di lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan babi guling khas Bali, mengidentifikasi unsur etnosains yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis keterkaitannya dengan materi pembelajaran IPA tingkat SMP. Penelitian menggunakan pendekatan etnosains dengan metode kualitatif yang dilaksanakan di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Subjek penelitian terdiri atas pengrajin babi guling dan guru IPA SMP. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan babi guling meliputi tahap pemilihan bahan, penyembelihan, pembersihan, pembuatan bumbu, pembakaran, hingga penyajian. Setiap tahapan mengandung konsep-konsep IPA yang berkaitan dengan perubahan fisika dan kimia, kalor dan perpindahannya, sistem gerak manusia, pesawat sederhana, klasifikasi makhluk hidup, pencemaran lingkungan, serta zat dan campuran. Temuan ini menunjukkan bahwa proses pembuatan babi guling khas Bali memiliki potensi sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains yang kontekstual. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA dapat mendukung peningkatan literasi sains, motivasi belajar, serta pemahaman peserta didik terhadap konsep sains dan budaya lokal.