Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Tingkat Keberhasilan Program Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) dalam Upaya Peningkatan Angka Kelahiran di Kabupaten Kuantan Singingi Nurpika, Harmesi; Anwar, Pajri; Jiyanto, Jiyanto; Alatas, Andi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 1 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2022.023.01.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat keberhasilan program sapi induk wajib bunting (UPSUS SIWAB) di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dan wawancara langsung kepada inseminator dan peternak. Data primer di peroleh dari responden tentang pemahaman reproduksi dan data sekunder di peroleh dari recording inseminator tahun 2018-2019 di Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi. Variabel penelitian yang diukur yaitu Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR), Calving Rate (CvR), Pengetahuan Aceptor dan peternak tentang pemahaman reproduksi dalam mendukung program UPSUS SIWAB. Data disampaikan secara deskriptif dengan menampilkan persentase variabel yang diukur. Untuk membaca nilai tingkat keberhasilan pelaksanaan program UPSUS SIWAB, maka di bandingkan dengan skor keberhasilan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angka S/C Tahun 2018 sebesar 1,15 servis dan di tahun 2019 sebesar 1,12 servis dengan tingkat keberhasilan optimal. Persentase CR tahun 2018 sebesar 86,29% dan di tahun 2019 sebesar 89,05% dengan tingkat keberhasilan optimal. Persentase CvR tahun 2018 sebesar 50,14% dan tahun 2019 sebesar 70,22% dengan tingkat keberhasilan optimal. Sedangkan peternak sudah paham reproduksi ternak sebesar 84,75% dan petugas insemator sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa program UPSUS SIWAB di Kuantan Singingi sudah terlaksana dengan optimal berdasarkan data angka recording inseminator. Keberhasilan program UPSUS SIWAB di dukung secara mendasar dari tingkat pemahaman peternak tentang reproduksi, deteksi birahi, keterampilan inseminator, ketepatan waktu IB, performan sapi betina, kesehatan ternak dan kualitas semen beku yang di gunakan.
Penerapan Modifikasi Pembelajaran dan Media Bantu terhadap Hasil Belajar Chest Pass Bola Basket pada Siswa Jiyanto, Jiyanto
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2221

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah mendeskripsi proses pembelajaran pasing dada bola basket melalui pendekatan bermain dengan modifikasi alat bantu belajar (2) mendeskripsi peningkatan pembelajaran pasing dada bola basket melalui pendekatan bermain dengan modifikasi alat bantu belajar  (3) mendeskripsi perubahan perilaku setelah pasing dada bola basket melalui pendekatan bermain dengan modifikasi alat bantu belajar. Penelitian tindakan kelas dilaksankan dua siklus, yaitu siklus 1 dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Diskripsi data terlihat bahwa hasil  belajar siswa sudah cukup baik dengan memperoleh angka rata-rata hasil evaluasi pada siklus kedua 82,08 dan ketuntasan hasil belajar secara klasikal 97%, ini berarti secara klasik  proses belajar mengajar telah tuntas karena telah melebihi indikator ketuntasan hasil belajar dari 75%. Melalui pendekatan bermain dengan modifikasi alat bantu belajar dapat mengoptimalkan kemampuan pasing dada bola basket pada siswa kelas XII.AP2 SMK Negeri 1 Karanganyar semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. Dari hasil analisis  yang diperoleh terdapat peningkatan kemampuan  pasing dada (chest pass) bola basket, dari kondisi awal, siklus I hingga siklus II. Kemampuan chest pass  psikomotor dari  kondisi awal 44%, siklus I 47%, siklus II 100%, afektiv kondisi awal 44%, siklus 1 47%, siklus II 83% dan koqnitif kondisi awal 61%, siklus 1 78%, siklus II 86%. Sedangkan hasil ketuntasan belajar siswa pada kondisi awal (39%), siklus I (81%) dan siklus II (100%), sehingga peningkatan dari kondisi awal hingga siklus II sebesar (61,00%).
PENGANEKARAGAMAN PANGAN MELALUI PEMBUATAN BEBERAPA PRODUK OLAHAN HASIL TERNAK Lia Anggrayni, Yoshi; Mahrani, Mahrani; Infitria, Infitria; Jiyanto, Jiyanto; Gusparia, Gusparia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2260-2265

Abstract

Perkembangan sektor peternakan akan memberikan dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat baik kalangan bawah, menengah dan atas, apabila peternakan ditangani secara komprehensif mulai dari pengadaan sarana produksi (bibit ternak, obat-obatan, pakan), penanganan teknik budidayanya, penanganan pascapanen dan penanganan aspek pemasaran serta kelembagaan. Penanganan pascapanen dan penanganan aspek pemasaran serta kelembagaan, merupakan tiga kegiatan hilir yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam penanganannya melainkan harus secara terpadu untuk menghasilkan ouput yang berkualitas. Keterampilan masyarakat dalam pengolahan hasil peternakan masih rendah. Beberapa inovasi dalam mengolahan hasil ternak tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus daya disimpannya. Pengolahan berbagai produk hasil ternak merupakan bentuk penganekaragaman pangan untuk meningkatkan konsumsi protein hewani dan selera konsumen. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan keterampilan murid dalam membuat berbagai produk olahan hasil ternak, dan meningkatkan wawasan murid dalam membuat berbagai produk olahan hasil ternak. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 1 Logas Tanah Darat, Kecamatan Logas Tanah Darat. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan judul kegiatan “Penganekaragaman Pangan Melalui Pembuatan Beberapa Produk Olahan Hasil Ternak”. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mendapat respon yang positif dan antusias dari guru dan murid. Kegiatan dimulai dari kegiatan penyampaian materi kepada murid dengan metode ceramah dan diskusi. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan bakso ayam. Pada saat pelatihan pembuatan bakso ayam, murid berpartisipasi dalam membuat bakso ayam sambil diskusi. Pada akhir kegiatan, murid telah mampu menghasilkan produk olahan hasil ternak berupa bakso ayam.
Effect of Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) Supplementation in Broiler Diets on Meat Fat, Cholesterol, and Malondialdehyde Content Anwar, Pajri; Indrawanis, Elfi; Jiyanto, Jiyanto; Santi, Melia Afnida
Jurnal Agripet Vol 24, No 2 (2024): Volume 24, No. 2, October 2024
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v24i2.30383

Abstract

This study aimed to evaluate the impact of supplementing broiler diets with andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) on the fat, cholesterol, and malondialdehyde (MDA) content in broiler meat. The experiment utilized 200 day-old chicks (DOC) of the CP 707 strain, which were fed experimental diets starting at 15 days of age. The average initial body weight was 4651.50 g per bird, and the birds were reared until 35 days of age. The research design followed a Completely Randomized Design (CRD) with five dietary treatments and four replications per treatment, each containing 10 broilers. The dietary treatments included a basal diet (R1= 0% andaliman) and diets supplemented with 0.25% (R2), 0.5% (R3), 0.75% (R4), and 1% (R5) andaliman. The variables measured were meat fat content, cholesterol content, and MDA levels. The results indicated that andaliman supplementation had no significant effect (P0.05) on the fat, cholesterol, or MDA content of broiler meat. The observed ranges were 140.61161.61 mg/100 g for fat content, 140.61161.61 mg/100 g for cholesterol content, and 8.118.56 g/g for MDA levels. In conclusion, the addition of andaliman to broiler diets did not significantly influence the fat, cholesterol, or MDA content in the meat.
EVALUASI KUALITAS NUTRISI HIJAUAN PAKAN DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH Infitria, Infitria; Jiyanto, Jiyanto; Anggrayni, Yoshi Lia; Mahrani, Mahrani
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi hijauan pakan berupa kandungan Protein Kasar, Serat Kasar, Lemak Kasar, Air, Abu, fkasi serat berupa selulosa, hemiselulosa, lignin, ADF, NDF. Penelitian terdiri atas 4 tahap yaitu survey, pengambilan sampel hijauan, pengolahan sampel hijauan dan analisa kandungan nutrisi hijauan pakan. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas 5 Desa yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah. Penelitian diawali dengan survey (observasi lapang dan penentuan lokasi) kemudian pengambilan sampel hijauan pada 5 Desa yaitu desa Jake, Beringin, Pintu Gobang, Kari, Sungai Jering. Masing-masing Desa diambil 5 lokasi, setiap lokasi diambil 5 titik. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel hijauan, dan analisa kandungan nutrien hijauan di Laboratorium. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel hijauan terdiri dari kuadran 0,5 x 0,5 m2, gunting rumput, sabit, kantong plastik ukuran 10 dan ukuran 2 kg, karung, tali plastik, dan alat tulis. Parameter yang diamati Kualitas nutrisi berupa Kandungan bahan kering, abu, Protein Kasar, Serat Kasar, Lemak Kasar, fkasi serat berupa selulosa, hemiselulosa, lignin, ADF, NDF. Data yang diperoleh dianalisis ANOVA, jika terdapat pengaruh nyata terhadap peubah yang diamati, maka dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Rante Test (DMRT). Kesimpulan dari penelitian adalah kandunan nutrisi hijauan yang tumbuh di Kecamatan Kuantan Tengah termasuk baik dengan protein kasar 8.67 % Bk sampai 12.56 % Bk. Fraksi serat masih sesuai standar nutrisi rumput lapangan, namun masih perlu penambahan konsentrat.
LEGUM Indigofera Zollingeriana SEBAGAI GREEN CONCENTRATE UNTUK PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI DESA PULAU PADANG, KECAMATAN SINGINGI: PKM 2023 Infitria, Infitria; Anwar, Pajri; Jiyanto, Jiyanto; A, Yoshi Lia; Mahrani, Mahrani; Siska, Imelda
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3138

Abstract

Salah satu permasalahan peternakan sapi adalah rendahnya ketersediaan nutrisi pakan ternak. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait legum Indigofera zollingeriana sebagai green concentrat untuk penggemukan sapi potong. Teknik pemberian green concentrate kepada ternak sapi dan kerbau dalam bentuk segar, dan campuran tepung Indigofera z pada pakan. Manfaat dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu masyarakat mengetahui legum Indigoera z sebagai green concentrate berkualitas dengan kandungan protein kasar yang tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan nutrient ternak. Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Islam Kuantan Singingi bertempat di Pulau Padang, Kecamatan Singingi. Metode pelaksaan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan yaitu dalam bentuk sosialisasi penyuluhan penjelasan penggunaan Indigofera sebagai green concentrate pakan berkualitas untuk penggemukan sapi potong. Hasil dari pengabdian dapat dilihat bahwa semangat dan antusias masyarakat yang hadir dalam mengikuti kegiatan serta keinginannya untuk menanam legum Indigofera dan menjadikan sebagai pakan berkualitas. Program studi peternakan telah melakukan transfer ilmu, teknologi, sasialisasi, pelatihan dan pembinaan yang di butuhkan oleh masyarakat peternak Pulau Padang. Untuk selanjutnya pakan hijauan ternak Indigofera z perlu di budidayakan di pulau padang, sehingga peternak bisa memberikan pakan green concentrate secara berkelanjutan untuk penggemukan sapi potong yang dipelihara peternak di Pulau Padang. Jika proses budidaya pakan Indigofera ini berhasil dilakukan masyarakat dan peternak maka kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan ternak tercukupi sehingga di dapatkan bobot badan yang diharpakan sehingga akan meningkatkan nilai ekonomi peternak.
Implementasi Pendidikan Multikultural di Madrasah Inklusi Madrasah Aliyah Negeri Maguwoharjo Yogyakarta Jiyanto, Jiyanto; Efendi, Amirul Eko
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v10i1.1366

Abstract

Penerapan Pakan Fermentasi Berbasis Limbah Pertanian Lokal terhadap Pertambahan Bobot Badan Kambing Sapera dan Saanen di Tranpol Ujung Batu: Application of Fermented Feed Based on Local Agricultural Waste on Body Weight Gain of Sapera and Saanen Goats at Tranpol Ujung Batu Saputra, Danang; Yusuf, Dwiky Andryawan; Jiyanto, Jiyanto; Khozin, M.; Auz’i, Ahmad Jovi
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 29 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v29i1.54460

Abstract

Background: Feed availability and quality remain major constraints in smallholder goat farming systems, particularly during the dry season. Agricultural wastes such as cassava peels, corn stalks, cassava leaves, and tofu waste are abundant but underutilized as feed resources. Fermentation technology offers an alternative approach to improve feed quality and palatability. Purpose: This study aimed to evaluate the application of fermented feed based on local agricultural waste on body weight gain of Sapera and Saanen goats at Tranpol Ujung Batu. Methods: The study was conducted for 60 days with a 14-day adaptation period using 70 Sapera and Saanen goats aged 5 months with an average initial body weight of 15 kg/head. Goats were maintained in colony housing systems. Fermented feed consisted of cassava peels and tubers (25%), cassava leaves and stems (20%), corn stalks and cobs (20%), rice bran (15%), tofu waste (15%), molasses (3%), and EM4 (2%). Fermentation was carried out anaerobically for 14 days. Parameters observed included initial body weight, final body weight, total weight gain, and average daily gain (ADG). Data were analyzed descriptively. Results: Fermented feed increased body weight from 15 kg to 20 kg during the maintenance period. Total weight gain reached 5 kg/head with an ADG value of 83.33 g/head/day. Fermented feed also improved feed intake and palatability. Conclusion: Fermented feed based on local agricultural waste has the potential to improve growth performance of Sapera and Saanen goats and may serve as an economical and sustainable feed alternative for smallholder farmers.