Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Dasar Coding Menggunakan Scratch sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Siswa SMA Negeri 1 Bangkalan Maharani, Aprilia; Khofifah, Retno Dwi; Umam, Rizka Alfinatul; Rayhan, Bilal; Affan, Andrian; Prameswari, Agil
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2298

Abstract

Technological developments require students to master 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and digital literacy. Scratch, a visual programming medium, offers an easy way to introduce basic coding concepts to beginners, making it relevant for use in digital empowerment-based community service programs. This activity aims to improve the basic understanding of programming and computational thinking skills of 10th-grade students at SMA Negeri 1 Bangkalan through a series of participatory activities. The implementation process includes material delivery, group work, digital project development practices, an educational quiz tournament, and a reflection session using a cooperative approach based on the Teams Games Tournament (TGT) model. The success of the activity was evaluated through observations of participant activity, assessment of the resulting Scratch work, quiz scores, and a questionnaire that reflected students' level of understanding and interest. A total of 37 students participated in this activity offline in the school's computer laboratory. The evaluation results showed that all participants were actively involved, the majority understood the basic concepts of Scratch, and 90% of groups successfully produced animations or simple games that worked well. In addition, 86% of students were able to explain the programming logic used, and 88% expressed interest in participating in follow-up activities. These findings indicate that the Scratch-based mentoring program has a positive impact on increasing students' creativity, collaboration, and learning motivation, and has the potential to be developed as a sustainable digital literacy strengthening activity.ABSTRAKPerkembangan teknologi menuntut siswa menguasai keterampilan abad ke-21, termasuk berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Scratch sebagai media pemrograman visual menawarkan cara yang mudah untuk memperkenalkan konsep dasar coding kepada pemula, sehingga relevan digunakan dalam program pengabdian berbasis pemberdayaan digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dasar pemrograman dan kemampuan berpikir komputasional siswa kelas X SMA Negeri 1 Bangkalan melalui serangkaian aktivitas yang disusun secara partisipatif. Proses pelaksanaan mencakup penyampaian materi, kerja kelompok, praktik pengembangan proyek digital, turnamen kuis edukatif, serta sesi refleksi dengan pendekatan kooperatif berbasis model Teams Games Tournament (TGT). Keberhasilan kegiatan dievaluasi melalui observasi keaktifan peserta, penilaian karya Scratch yang dihasilkan, perolehan skor kuis, serta angket yang menggambarkan tingkat pemahaman dan ketertarikan siswa. Sebanyak 37 siswa mengikuti kegiatan ini secara luring di laboratorium komputer sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta terlibat secara aktif, mayoritas memahami konsep dasar Scratch, dan 90% kelompok berhasil menghasilkan animasi atau gim sederhana yang berjalan baik. Selain itu, 86% siswa mampu menjelaskan logika pemrograman yang digunakan, dan 88% menyatakan ketertarikan untuk mengikuti kegiatan lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa program pendampingan berbasis Scratch memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kolaborasi, dan motivasi belajar siswa, serta memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kegiatan penguatan literasi digital secara berkelanjutan.
Literature Review: The Influence of the Inquiry Learning Model on Increasing Scientific Attitudes in Science Learning Maharani, Aprilia; Suhendra, Dedy; Hadisaputra, Saprizal
Current Educational Review Vol. 1 No. 4 (2025): December
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/cer.v1i4.413

Abstract

This study is a literature review that aims to explore the influence of the Inquiry Learning model on improving scientific attitudes in science learning. The scientific attitudes in question include curiosity, objectivity, openness to evidence, and perseverance in the process of seeking the truth. Using the analytical descriptive method, data were collected from 1,000 Google Scholar indexed documents between 2020 and 2025, then analyzed using software such as Publish or Perish, Dimension.ai, and VOSviewer. The results of the study show that the inquiry learning model, both guided, laboratory-based, and integrated with concrete media and digital technology, significantly contributes to improving students' scientific attitudes. Bibliometric visualization shows that this topic is a major trend in scientific publications, with a dominant distribution in journal articles. This study also found that the integration of social, cultural, and spiritual aspects in the inquiry approach has a positive impact on the formation of students' scientific character. However, there is still room for further exploration on themes such as mobile learning and inquiry frameworks that have not been widely studied. Thus, inquiry learning is not only relevant in building students' scientific foundations, but also becomes a strategic approach that is adaptive to the needs of 21st century learning. The implications of this study point to the importance of implementing inquiry learning models widely at various levels of education
Analisis Biaya Relevan Dalam Pengambilan Keputusan (Memproduksi Sendiri Atau Membeli Dari Luar) Pada Old Bakery: Analisis Biaya Relevan Dalam Pengambilan Keputusan (Memproduksi Sendiri Atau Membeli Dari Luar) Pada Old Bakery Maharani, Aprilia; Anggie Restu Agustin
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/1mk1a327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya relevan dalam pengambilan keputusan memproduksi sendiri atau membeli dari luar (make or buy decision) pada Old Bakery. Persaingan usaha di sektor bakery yang semakin ketat serta adanya penurunan kapasitas produksi menuntut manajemen untuk mengambil keputusan yang efisien dan berbasis informasi biaya yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus yang diterapkan pada Old Bakery. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi biaya produksi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan membandingkan biaya relevan dan biaya tidak relevan pada alternatif keputusan memproduksi sendiri dan membeli dari luar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya gas dan listrik merupakan biaya relevan utama yang secara signifikan memengaruhi total biaya produksi, sedangkan biaya tetap tidak menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan jangka pendek. Dalam kondisi kapasitas produksi yang menurun, alternatif membeli produk setengah jadi dari luar (buy) menghasilkan total biaya relevan yang lebih rendah dibandingkan alternatif memproduksi sendiri (make), sehingga dinilai lebih efisien dan memiliki risiko kerugian yang lebih kecil. Dengan demikian, penerapan analisis biaya relevan dapat membantu manajemen Old Bakery dalam mengambil keputusan produksi dan penjualan yang lebih rasional, efisien, serta mendukung keberlanjutan usaha.