Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan Koran Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai Jual Tinggi Pada Masyarakat Igo BD, Abdullah; Rizal; Yamin, La Ode Muh.; Ilham, Muh.; Ahiri, Jafar; Fahril, Rahmat; Maharani, Intan; Syaiful, Muhammad; Juliawan, Enry
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi November 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i1.163

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan koran bekas sebagai bahan baku untuk kerajinan, dengan harapan dapat meningkatkan nilai ekonomi dan memberikan peluang usaha yang berkelanjutan. Pelatihan pemanfaatan koran bekas dalam pembuatan kerajinan pada masyarakat Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari merupakan kegiatan pemanfaatan koran bekas menjadi kerajinan bernilai jual tinggi. Koran bekas dapat diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Program kreativitas masyarakat ini menggunakan metode praktek dan metode ceramah, pelatihan ini dilaksanakan bersama dengan mahasiswa dan ibu-ibu kelurahan anggoeya, hasil yang diperoleh dari pelatihan ini berupa kerajinan tangan dari koran berupa tas, vas bunga, dan tempat tisu, hasil survey yang didapatkan dari kegiatan pelatihan ini 88,9% masyarakat sangat puas, dan 11,11 merasa puas dengan kegiatan PKM ini. Kesimpulan kegiatan ini yakni peserta telah mengetahui konsep kewirausahaan, dan peserta telah mampu memanfaatkan koran bekas menjadi kerajinan tangan berupa tas, tempat tisu, vas bunga dan berbagai macam kerajinan tangan lainnya
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN TES DALAM MENGATASI KETIMPANGAN SKOR TES AKUNTANSI DITINJAU DARI KECEMASAN SISWA Ahiri, Jafar
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.517 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i3.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan tes dalam mengatasi ketimpangan skor tes Akuntansi ditinjau dari kecemasan siswa. Penelitian dilaksanakan pada tahun ajaran 2003/2004 dengan sampel siswa-siswi kelas satu semester satu SMUN 18 dan SMUN 15 di Jakarta Utara, Jumlah sampel 200 siswa dipilih secara acak sederhana. Dalam penelitian ini digunakan rancangan eksperimen faktorial 2x3 dengan melibatkan satu variabel terikat yaitu ketimpangan skor tes Mata Pelajaran Akuntansi, serta dua variabel bebas yaitu bimbingan tes sebagai variabel perlakuan dan kecemasan tes sebagai variabel kontrol. Temuan dalam penelitian adalah: (1) ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memperoleh bimbingan kiat dalam menjawab tes lebih tinggi dari siswa yang memperoleh bimbingan stabilisasi kecemasan tes; (2) ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memiliki kecemasan tes tinggi paling tinggi di antara siswa yang memiliki kecemasan tes rendah dan sedang; (3) pada pemberian bimbingan kiat dalam menjawab tes, ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memiliki kecemasan tes tinggi paling tinggi di antara siswa yang memiliki kecemasan tes rendah dan sedang; (4) pada pemberian bimbingan stabilisasi kecemasan tes, ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memiliki kecemasan tes tinggi paling tinggi di antara siswa yang memiliki kecemasan tes sedang dan rendah; (5) pada kecemasan tes tinggi, ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memperoleh bimbingan kiat dalam menjawab tes lebih tinggi dari siswa yang memperoleh bimbingan stabilisasi kecemasan tes; (6) pada kecemasan tes sedang, ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memperoleh bimbingan kiat dalam menjawab tes lebih rendah dari siswa yang memperoleh bimbingan stabilisasi kecemasan tes; (7) pada kecemasan tes rendah, ketimpangan skor tes Akuntansi siswa yang memperoleh bimbingan kiat dalam menjawab tes lebih tinggi dari siswa yang memperoleh bimbingan stabilisasi kecemasan tes; (8) terdapat pengaruh interaksi antara bimbingan tes dengan kecemasan tes terhadap ketimpangan skor tes Akuntansi siswa.