Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MENUJU PALEMBANG SMART CITY MELALUI MODEL PERENCANAAN KAWASAN SCIENCE TECHNO PARK DAN PUSAT UNGGULAN IPTEK Agustian, Endy; Haidir, Hala
Journal Of Plano Studies Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jops.v1i2.5074

Abstract

Perwujudan smart city di Kota Palembang dapat dilakukan dengan merencanakan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK di Kota Palembang. Pengembangan kawasan tersebut mengarah pada perwujudan konsep smart economy, smart society, dan smart government. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan model perencanaan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK sebagai langkah untuk menuju smart city, disertai dengan rencana program pada masing-masing model pengembangan yang ada. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dalam mendukung pengumpulan data, analisis data, sampai dengan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumen penunjang, lalu dianalisis dengan cara penjodohan pola dan pembuatan eksplanasi. Hasil kajian merumuskan bahwa model pengembangan science techno park dan pusat unggulan IPTEK, meliputi: (1) model I yaitu model perencanaan pembangunan yang menekankan pada beberapa tahapan dari perencanaan pembangunan, (2) model II yaitu kolaborasi stakeholder dengan melibatkan elemen operasional dan the triple helix model of innovation, (3) model III yaitu pengembangan inkubator bisnis / ICT yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.
Kualitas Tidur dan Hubungannya dengan Kelelahan Kerja (Fatigue) pada Pengemudi Dump Truk di Pertambangan Anggara, Arie; Haidir, Hala
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): VOLUME 15 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i3.1331

Abstract

Kelelahan kerja atau fatigue merupakan kondisi tidur sesaat (microsleep) atau hilangnya kecepatan bereaksi dalam menampilkan keselamatan dan Kesehatan pada pekerja. Peningkatan kesalahan yang fatal yang disebabkan oleh kelelahan kerja akan memberi peluang besar bagi terjadinya kecelakaan pada pengemudi dump truk di pertambangan. Tujuan penelitian ini untuk menelaah penelitian sebelumnya mengenai keterkaitan kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada pengemudi dump truk di Pertambangan. Artikel ini ditulis dengan metode kajian literatur (literature review) dan pendekatan PRISMA. Pencarian literature dengan database elektronik: Google Scholar dari tahun 2019-2024. Pemilihan artikel yang di review merupakan studi penting terkait kejadian kelelahan kerja pada pengemudi dump truk di pertambangan. Kata kunci yang digunakan adalah kualitas tidur, kelelahan kerja, pengemudi dump truk, dan pertambangan. Pengemudi dengan kualitas tidur yang buruk cenderung untuk mengalami kelelahan kerja di Pertambangan. Tingkat kelelahan kerja pada pengemudi dump truk mengalami peningkatan pada waktu sesaat sebelum jam istirahat (12 siang). Pekerja sering mengalami sulit tidur lebih kurang 30 menit, secara kuantitas tidur kurang dari 7 jam.
Optimalisasi Pengembangan Desa Berbasis Potensi Lokasi untuk Mendorong Kemandirian dan Keberlanjutan Pembangunan Wilayah Di Desa Tanah Abang Selatan Dara Kospa, Herda Sabriyah; Hamim, Sumi Amariena; Haidir, Hala; Agustian, Endy; Ardiwinata, Yogie; Mutaqin, Zenal
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6051

Abstract

Pembangunan desa yang berkelanjutan memerlukan dukungan data spasial dan demografis yang akurat sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan. Desa Tanah Abang Selatan menghadapi kendala serius karena belum memiliki peta administratif yang sahih dan profil desa yang terintegrasi secara komprehensif. Kondisi tersebut berimplikasi pada lemahnya perencanaan berbasis data, keterbatasan akses terhadap program pembangunan lintas sektor, serta meningkatnya risiko konflik batas wilayah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan peta administratif serta profil desa sebagai instrumen utama dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan pembangunan wilayah. Tahapan pelaksanaan PkM meliputi persiapan dan sosialisasi, survei penetapan batas administratif, pengumpulan data untuk profil desa, Focus Group Discussion (FGD) dan validasi partisipatif, integrasi data hasil survei, serta validasi lapangan dan penyerahan produk akhir. Pendekatan partisipatif diterapkan pada setiap tahap dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat sebagai mitra aktif. Kegiatan ini menghasilkan 2 (dua) luaran utama: peta administratif desa dengan batas wilayah yang terverifikasi serta dokumen profil desa yang mencakup data kependudukan, potensi ekonomi, aspek sosial budaya, sarana prasarana, dan kondisi lingkungan. Luaran tersebut memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam merumuskan perencanaan berbasis bukti dan meningkatkan legitimasi tata kelola ruang. Dengan demikian, PkM ini berhasil menutup kesenjangan data spasial dan sosial desa, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta memberikan pijakan kuat bagi pengembangan potensi lokal. Ke depan, diperlukan penguatan sistem informasi digital desa agar pemutakhiran data dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan berkesinambungan. 
Penilaian Tipologi Pasar Sehat di Kota Palembang Nastiar, Pikri Rajabi; Haidir, Hala; Agustian, Endy; Gumano, Hendry Natanael
Journal Of Plano Studies Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jops.v2i2.6154

Abstract

Pasar memiliki peran penting dalam kehidupan perkotaan, tidak hanya sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang menunjang kesejahteraan masyarakat. Namun, kondisi pasar yang tidak sehat dapat menjadi sumber penyebaran penyakit menular seperti Flu Burung dan Covid-19. Oleh karena itu, diperlukan penilaian dan penentuan tipologi pasar untuk mengetahui tingkat kesehatan pasar serta arah pengembangannya secara terencana. Penelitian ini berlandaskan pada kebijakan pemerintah melalui Permenkes Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pasar Sehat yang menjadi dasar dalam penilaian terhadap kondisi pasar. Tujuan penelitian ini adalah melakukan penilaian tipologi pasar sehat di Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat pasar di Kota Palembang yang memenuhi kriteria pasar sehat dengan ambang batas ≥70%. Pasar 10 Ulu memiliki skor tertinggi sebesar 58,36 %, diikuti oleh Pasar Alang-Alang Lebar 56,86%, Pasar Kamboja 53,81%, Pasar KM5 52,16%, Pasar 16 Ilir 42,62%, Pasar Cinde 36,94%, dan Pasar Kertapati 27,11%.