Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

COMPARISON OF THE PARADIGM INTEGRATION OF SCIENCE AT STATE ISLAMIC UNIVERSITIES Nugraha, Mukhlas; Rafii, Muhammad
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 1 No. 1 (2021): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/fnb6ba92

Abstract

Abstract The discourse of knowledge integration found its momentum when there was a change in higher education from IAIN to UIN. Various conceptual proposals began to be debated academically, armed with a universal spirit and expanding the contribution of Islamic universities to science, universities that have held university status finally began to discuss the formulation of the integration of religion and science broadly. However, although the integration of knowledge is the starting point for academic anxiety within UIN, the interpretation and articulation are different. UIN Yogyakarta with the integration-interconnection paradigm, UIN Jakarta has the concept of reintegration of knowledge, UIN Malang with the integration of its knowledge, and UIN Jambi articulates it as the transtegration of knowledge. The diversity of this paradigm is claimed to have its own distinction. This article attempts to compare the concept of integration of knowledge applied at UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, UIN Malang, and UIN Jambi. Sources of data are obtained from various relevant literatures, discussions, seminars, and journals to examine fundamentally the concepts of each offered paradigm. The researcher analyzes the basic concepts of the scientific paradigm applied in a number of Islamic universities in order to answer the differences and can be compared with other concepts of integration of knowledge.
MEMBANGUN KAMPUNG RAMAH KEBERAGAMAN: PENDEKATAN MODAL SOSIAL DI KELURAHAN KENALI BESAR, KECAMATAN ALAM BARAJO, KOTA JAMBI Jamrizal, Jamrizal; Hatta, Juparno; Rafii, Muhammad; Rahman, Muhaimin Abdul
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2474

Abstract

Kasus intolerensi terus menjadi persoalan yang menghantui di Republik Pertiwi ini, selalu ada cerita diskriminasi pada kelompok minoritas di setiap tahunnya. Di saat bersamaan, pemerintah serta masyarakat sipil terus berupaya membangun keharmonisan dalam situasi keberagaman yang memiliki potensi perpecahan. Kemudian, situasi damai menjadi keniscayaan. Proyeksi “kampung ramah keberagaman” menjadi pilihan alternatif sebagai tindakan menjaga keharmonisan di tengah plurality. Membangun keharmonisan harus dimulai dan difollow up  dari masyarakat itu sendiri. Pemberdayaan dalam bentuk kegiatan “kampung ramah keberagamaan” bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana setiap individu, terlepas dari latar belakang agama atau keyakinannya, dapat hidup berdampingan dengan damai. Pemberdayaan ini dilakukan di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi yang struktur sosial-keagamaan beragam. Upaya ini melibatkan identifikasi potensi sosial dan budaya masyarakat setempat sebagai modal dasar dalam membangun rasa saling percaya, empati, toleransi, dan sebagainya untuk menciptakan kampung ramah keberagaman. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya toleransi, mengurangi potensi konflik, serta memperkuat kohesi sosial.   Hal demikian karena terlihat dari peningkatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya hidup dalam suasana yang damai dan toleran. Muncul inisiatif lokal yang berangkat dari warga sendiri untuk menjaga kerukunan, seperti pembentukan kelompok relawan toleransi, penyusunan kesepakatan bersama antar tokoh agama, serta penguatan forum komunikasi antar warga. Bahwa pendekatan partisipatif dalam program pengabdian benar-benar mendorong masyarakat untuk menjadi pelaku utama dalam merawat keberagaman. Masyarakat mulai menunjukkan sikap yang lebih terbuka, saling menghargai, dan mampu menyikapi perbedaan secara dewasa. Dengan demikian, “kampung ramah keberagamaan” dapat menjadi model yang relevan dan aplikatif untuk memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.
MENGEKSPRESIKAN PEMIMPIN-PEMIMPIN YANG MENYESATKAN DALAM AL-QUR’AN: STUDI KRITIS TAFSIRQ.COM Dwi Nurhayati, Riska; Baharuddin, Baharuddin; Rafii, Muhammad
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/wbbqae08

Abstract

Kepemimpinan merupakan tema penting dalam Al-Qur’an, memberikan panduan berharga bagi pemimpin dalam masyarakat. Artikel ini menelaah konsep “pemimpin yang menyesatkan” sebagaimana dijelaskan dalam TafsirQ.com, yang mengaitkannya dengan 17 ayat Al-Qur’an. jumlah yang sangat banyak, dan menunjukkan urgensi tema tersebut untuk dibaca dan dikaji kembali. Kajian ini merupakan studi pustaka, dengan memanfaatkan analisis diskursus dalam membaca, mendeteksi, dan menganalisis berbagai data yang relevan. Data diperoleh melalui pembacaan langsung terhadap teks Al-Qur’an, terjemahan, tafsir, dan diskusi yang tersedia di dalam paltform TafsirQ.com. Analisis dilakukan dengan membaca setiap tema, serta mempertimbangkan asbabun nuzul. Kajian ini mengungkap dua ciri utama pemimpin yang menyesatkan dalam Al-Qur’an. Pertama, mereka yang menyeru kepada kemusyrikan dengan menjadikan makhluk sebagai Tuhan, sehingga menyimpangkan akidah umat. Kedua, pemimpin yang membawa umat kepada kehancuran melalui kesesatan dan penyalahgunaan kekuasaan, merugikan masyarakat baik secara moral maupun sosial. TafsirQ.com mengangkat tema ini sebagai bentuk edukasi, menyampaikan informasi Qur’ani kepada umat Islam dalam konteks teologis dan sosiologis. Kesimpulannya Al-Qur’an hanya membenarkan pemimpin yang mementingkan akidah serta kesejahteraan sosial. Pemimpin yang ideal adalah yang memadukan tanggung jawab spiritual dengan komitmen untuk meningkatkan kehidupan masyarakat secara adil dan sejahtera. Hal ini menegaskan pentingnya memahami nilai-nilai kepemimpinan Islam untuk menciptakan kehidupan yang selaras dengan ajaran Al-Qur’an.
Sistem Informasi Pelayanan Pelanggan Baru Menggunakan PHP dan MySQL (Studi Kasus : PDAM Barabai) Rafii, Muhammad; Sofyar, Sofyar; Risdayati, Sunni
Nusantara Journal of Science and Technology Vol 1 No 1 (2024): Terbit pada Bulan Mei Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/nujst.v1i1.11

Abstract

The development of information technology, particularly information systems, is increasingly optimized by users to facilitate the operations of a company. PDAM Tirta Dharma, as a state-owned company engaged in public services, specifically in the provision of drinking water, recognizes the need to utilize an information system to streamline its operations in order to enhance the quality of service to the community. The implementation of a new water connection system is one of the strategies employed by PDAM Tirta Dharma to simplify the process for both individual consumers and installations or companies. As an institution, PDAM Tirta Dharma requires a computerized system to process data and handle new customer services. The ease of registration for potential customers is a crucial aspect that needs attention. Therefore, the development of a new customer information system is essential for PDAM Tirta Dharma. This system is constructed using the PHP programming language and MySQL, which are popular programming languages. It is supported by the Bootstrap framework based on HTML5 and CSS. The existing manual system faced various challenges and issues. This research is expected to assist in streamlining the new customer registration process.
Reproduksi Otoritas Keagamaan di Pesantren Daaru Attauhid Muaro Kumpeh: Pendidikan Berbasis Tauhid dan Respon Masyarakat Mesalina, Juliana; Zahara, Anzu Elvia; Kusnadi, Edy; Rafii, Muhammad
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 7(2), December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v7i2.8194

Abstract

This article stems from anxiety about religious authority which is unstable and difficult to control in the religious sector specifically in Indonesia. This article will explore how the Daaru Attauhid Islamic boarding school reproduces religious authority through monotheism-based education. This research uses a phenomenological approach in answering these questions in order to obtain in-depth meaning. This article finds that special education is given to students who want to graduate from Islamic boarding schools, especially the books of Siyarus Salikin, Fathur Rabbani, and al-Hikam. Apart from limited discussions, students are ordered to attend recitations which are open to the public, namely attended by the majority of the public. The public's response to the recitation, both general and specific, was considered positive, namely education in depth and limited to certain students. The conclusion of this article is that the reproduction of religious authority at the Daaru Attauhid Islamic Boarding School has the potential to become a legacy for the students that will spread to the public. This authority can at least be obtained through a deep understanding of the science of monotheism.
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS ON ONLINE NEWS TEXT OF PUBLIC FIGURES DURING COVID-19 PANDEMIC IN INDONESIA Rafii, Muhammad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25744

Abstract

This study set out to describe the format of news articles regarding prominent celebrities that hosted big crowds of their fans during the COVID-19 pandemic on detiknews.com and anteraceh.com. Using a qualitative research method was the approach taken in this study. Detik and Anteroaceh, which were both online, were used to gather the data. The news article's headline read: “Jejak Kasus Picu Kerumunan Selebgram Herlin Kenza hingga Jadi Tersangka”, “Kerumunan saat selebgram ini tiba di Lhokseumawe langgar PPKM, Satgas Covid ; kami tidak tau”, and “Selebgram Herlin Kenza divonis bersalah kasus kerumunan, Jaksa : Tak bayar denda, penjara 2 bulan” This study looked at the events that made Herlin Kenza a well-known public figure and led to large gatherings of people during the Corona virus outbreak. The three-dimensional structures text in CDA established by Teun A. van Dijk method, which comprises of micro structure, macro structure, and super structure, was used in the current study.. The results demonstrated that the first and second news of the public figure "Herlin Kenza" contain thematic and topical aspects in a micro structure that demonstrates the public appeals made. Superstructure is a term used to describe the way the scheme is used to structure the news. The primary actor, Herlin Kenza, is indisputable, but there will be a sizable number of people present in the crowds. The macro structure, on the other hand, comprises of semantics with background, detail, and intent elements that describe the events and context of the story of Herlin Kenza, who drew a large crowd during the COVID-19 pandemic.
MODERASI BERAGAMA DAN UNIVERSALISME ISLAM: Kebijakan FKPT Jambi Berbasis Pemikiran Nurcholish Madjid Kusnadi, Edy; Rafii, Muhammad; Hatta, Juparno; Mesalina T, Juliana
TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 23 No. 2 (2024): Kajian Ilmu Ushuluddin dan Studi Agama
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/tjd.v23i2.581

Abstract

Jambi, is not free from the threat of terrorism in managing diversity. It is recorded that cases related to the issue of radicalism have been found in the Jambi region. The Jambi Terrorism Prevention Coordination Forum (FKPT) has taken integral-participatory action in preventing the development of radicalism and terrorism in Jambi. The actions and policies of the Jambi FKPT seek to build tolerant and inclusive diversity in deradicalization and prevention of radicalism and terrorism. The purpose of this article focuses on the Jambi FKPT policy in narrating diverse moderation and analyzing these programs and policies from the perspective of Nurcholish Madjid. This article uses qualitative methods and literature studies. By conducting interviews with the Jambi FKPT subjects, and reading policies and programs. Furthermore, it is analyzed using a content approach, analysis, and discourse analysis. Moderation education is mainstreamed in carrying out deradicalism and preventing radicalism in Jambi. The discourse of moderation is in line with the universalist view of Islam from Nurcholish Madjid, in building the character of religious people with a tolerant and inclusive attitude. The concept is in Islamic universalism, while the practice is in religious moderation. In an effort to deal with terrorism, FKPT Jambi adopted Cak Nur's thinking as a basis for managing diversity in Jambi. The resolution in deradicalization in Jambi was developed by FKPT by building a stronger social foundation in maintaining harmony amidst the plurality of society. Its policy encourages religion not only as a ritual dimension, directing the development of basic understanding of religion into public ethics and spiritual vision as a resolution in managing diversity in Jambi.
Inovasi Pangan Fungsional Puding Nutraceutical Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dan Buah Ciplukan (Physalis angulata) Sebagai Pencegahan Stunting Sari, Dewi Nirmala; Kurniawan, Ahmad Aldi; Rafii, Muhammad; Aulia, Zhafira Nur; Utami, Dwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7275

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya literasi gizi keluarga dan kurangnya pemanfaatan bahan pangan lokal bergizi. Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal, yaitu daun kelor (Moringa oleifera L.) dan buah ciplukan (Physalis angulata), sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kanoman, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, dengan melibatkan 40 peserta dari kelompok ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui tahapan edukasi dan demonstrasi. Edukasi dilakukan dengan penyuluhan tentang stunting dan gizi pangan lokal, sedangkan demonstrasi berupa praktik pembuatan puding nutraceutical kombinasi daun kelor dan buah ciplukan. Data diperoleh melalui kuesioner pre-test dan post-test serta dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 30% menjadi 65% setelah kegiatan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi, keterampilan mengolah pangan lokal, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting melalui pemanfaatan sumber daya lokal bergizi.