Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Digitalisasi Dokumen Legal Periode 2009-2021 di Unit Specialist of Legal Document PT Kereta Api Indonesia (Persero) Khalilah, Khansa; Destrian, Ope; Sudarma, Sudarma
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136697

Abstract

Digitalisasi dokumen legal di Unit Specialist of Legal Document (USDL.1) PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, menjamin pelestarian dokumen bernilai permanen, serta mempercepat akses terhadap informasi hukum yang bersifat penting. Peningkatan volume dokumen dan tuntutan ketersediaan informasi yang cepat dan akurat mendorong penerapan pengelolaan arsip berbasis teknologi melalui Rail Document System (RDS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis digitalisasi dokumen legal periode 2009–2021 serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan integrasi dokumen lama ke dalam RDS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan pegawai yang terlibat dalam pengelolaan dokumen legal, serta telaah dokumentasi pendukung. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memahami secara mendalam praktik digitalisasi, karakteristik dokumen lama, serta dinamika penerapan sistem pengelolaan dokumen digital di lingkungan kerja yang alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi dokumen legal sejak tahun 2022 yang terintegrasi dengan RDS secara nyata meningkatkan aksesibilitas dokumen, efisiensi temu kembali arsip, serta keamanan informasi. Sedangkan, dokumen legal periode 2009–2021 umumnya masih berada pada tahap alih media dan belum terintegrasi ke dalam sistem terpusat. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis kualitas hasil pemindaian dokumen lama, tetapi juga oleh kesiapan sistem RDS yang masih dalam tahap pengembangan untuk mengakomodasi karakteristik dokumen legacy. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan pengelolaan antara dokumen legal baru dan dokumen historis, yang berimplikasi pada efektivitas pengelolaan arsip legal secara menyeluruh. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian kearsipan digital dengan menegaskan bahwa digitalisasi dokumen legal tidak dapat dipahami semata sebagai proses pemindaian, melainkan sebagai rangkaian pengelolaan arsip digital yang menuntut kualitas alih media, struktur metadata yang memadai, serta kesiapan sistem untuk integrasi jangka panjang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan perumusan strategi pengembangan digitalisasi arsip legal yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada keandalan arsip sebagai bukti hukum di lingkungan BUMN.
PEMANFAATAN ARSIP VITAL KERETA API UNTUK KEMUDAHAN TEMU KEMBALI ARSIP MELALUI ALIH MEDIA DI PT. KAI Rachmanda, Daffa; Destrian, Ope; Rohman, Asep Saeful
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 8, No 4 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i4.68428

Abstract

Artikel ini mengkaji pemanfaatan alih media arsip vital untuk kemudahan temu kembali arsip di Unit Asset Ownership Document & Files PT Kereta Api Indonesia (Persero). PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui unit Asset Ownership Document & Files (USDA) berupaya melakukan alih media arsip vital dari bentuk konvensional ke format digital dengan tujuan untuk menjaga informasi pada arsip tetap terjaga kelestariannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sarana prasarana, kendala, serta manfaat alih media arsip vital dalam menunjang kemudahan temu kembali arsip. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih media arsip vital berkontribusi pada peningkatan efisiensi, keamanan data, serta mempermudah akses informasi. Namun, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sarana prasarana penyimpanan, kerusakan fisik dokumen berusia tua, serta keterbatasan jumlah scanner berukuran besar. Oleh karena itu, diperlukan strategi berupa pengadaan sarana tambahan, preservasi arsip fisik, serta pengembangan sistem temu kembali berbasis digital yang terintegrasi. This article examines the utilization of vital archive media transfer for easy retrieval at the Asset Ownership Document & Files Unit of PT Kereta Api Indonesia (Persero). PT Kereta Api Indonesia (Persero), through its Asset Ownership Document & Files (USDA) unit, is attempting to transfer vital archive media from conventional to digital format with the aim of preserving the information in the archives. The purpose of this study is to analyze the infrastructure, constraints, and benefits of vital archive media transfer in supporting easy retrieval. The research method uses a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation techniques. The results show that vital archive media transfer contributes to increased efficiency, data security, and facilitates access to information. However, obstacles faced include limited storage infrastructure, physical damage to old documents, and a limited number of large scanners. Therefore, a strategy is needed in the form of procuring additional facilities, preserving physical archives, and developing an integrated digital-based retrieval system. 
PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL KEARSIPAN MELALUI BUDAYA DISIPLIN PEJABAT ARSIPARIS UNTUK TERTIB ARSIP DI LEMBAGA KEARSIPAN UNIVERSITAS PADJADJARAN Sudarma, Sudarma; Kasman, Andi; Destrian, Ope; Nuryanto, Yayan; Adnans, Abdhy Aulia
Responsive Vol 9, No 1 (2026): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v9i1.62407

Abstract

Budaya disiplin kerja pejabat Arsiparis pada Lembaga Kearsipan Universitas Padjadjaran belum menjadi perilaku keseharian dalam pengelolaan arsip negara yang jumlah volumenya terus bertambah sejalan dengan operasional TUPOKSI Tri Dharma Perguruan Tinggi UNPAD.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap dan peresepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Data dikumpulkan berupa dokumen tertulis, teks, dan gambar. Kesimpulan penelitian bahwa budaya disiplin kerja menjadi prasyarat mutlak dan penting dalam kesuksesan dan kemajuan peradaban suatu bangsa berbasis bidang kearsipan. Arsip Negara yang authentic, legal, dan terpercaya yang dikelola LKPTN merupakan pusat ingatan dan referensi akademik dan administrasi, identitas dan jatidiri bangsa, wujud  realisasinya dibarengi budaya disiplin dalam pengelolaan arsipnya. Untuk menghasilkan arsip negara yang berdayaguna dan berkualitas, diperlukan pengelolaan arsip negara berkesinambungan, dari tahap penciptaan sampai pada tahap layanan akses arsip, yang seluruh prosesnya dibarengi budaya disiplin kerja untuk produktivitas individu dan organisasi. Makna disiplin dalam pengelolaan arsip negara sesuai aturan/standar, gerak cepat dan tanggap penataan arsip dan pemanfaatannya. Kondisi ini berlaku untuk semua pihak, tidak hanya di lingkungan organisasi atau kelompok, tetapi juga hingga tingkat perorangan. Pembiasaan disiplin kerja menjadi tantangan strategis untuk pendewasaan diri dalam rangka mewujudkan peradaban bangsa yang berkarakter cerdas dan mandiri. This study explores the culture of discipline among Records Managers and Archivists (Arsiparis) at Padjadjaran University's Archives Institution, where the volume of archives continues to grow in line with the university's operational activities. Using a qualitative descriptive approach, this research aims to describe and analyze the phenomenon of discipline in archival management. The study reveals that a culture of discipline is essential for the success and progress of a nation, particularly in the field of archives. Authentic archives are crucial for administration, identity, and national identity, and their management requires a culture of discipline. To produce useful and quality archives, sustainable management is necessary, from creation to access services for authentic and trustworthy archives. The study highlights the importance of discipline in archival management, including adherence to rules and standards, swift and responsive management, and utilization. The findings suggest that cultivating discipline in archival management is crucial for individual and organizational productivity, and ultimately, for realizing a nation with intelligent and independent character.
ETOS KERJA DAN ETIKA PROFESIONAL PENGELOLAAN ARSIP: STUDI KASUS PT PUTRADURA BUANASENTOSA (INDOARSIP) Adnans, Abdhy Aulia; Sudarma, Sudarma; Destrian, Ope; Laily, Syalwa Nur
Responsive Vol 9, No 2 (2026): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v9i2.70407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan organisasi jasa kearsipan untuk menjaga keamanan, ketertelusuran, dan keandalan arsip di tengah transformasi pengelolaan dokumen fisik dan digital. Penelitian bertujuan menganalisis penerapan etos kerja dan etika profesional dalam menunjang budaya kerja organisasi pada PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip) Jakarta Selatan, DKI Jakarta, tahun 2026. Kerangka analisis menggunakan konsep budaya organisasi, etos kerja, dan etika profesional dalam pengelolaan arsip. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan unsur manajemen, koordinator operasional, dan staf pelaksana, serta studi dokumentasi terhadap profil organisasi, alur kerja, dan prosedur pengelolaan arsip. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja karyawan tercermin dalam kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, konsistensi mengikuti alur kerja, dan inisiatif menyelesaikan kendala teknis sesuai prosedur. Etika profesional tampak melalui perlindungan kerahasiaan informasi klien, pembatasan akses arsip berdasarkan kewenangan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, komunikasi kerja yang profesional, serta komitmen menjaga keaslian dan keutuhan arsip. Integrasi etos kerja dan etika profesional membentuk budaya kerja yang disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada mutu layanan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya keteraturan proses pengelolaan arsip, keandalan penelusuran dokumen, pengendalian risiko kebocoran informasi, dan penguatan kepercayaan klien. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas layanan kearsipan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan prosedur, tetapi juga oleh internalisasi nilai kerja dan etika profesional pada sumber daya manusia pengelola arsip. This study is motivated by the growing need for archival service organizations to maintain the security, traceability, and reliability of records amid the transformation of physical and digital document management. This study aims to analyze the implementation of work ethic and professional ethics in supporting organizational work culture at PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip), South Jakarta, DKI Jakarta, in 2026. The analytical framework draws on the concepts of organizational culture, work ethic, and professional ethics in archival management. This study employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews with management, operational coordinators, and staff members, as well as document analysis of organizational profiles, workflow, and archival management procedures. The data were analyzed through data reduction, data display, conclusion drawing, and verification using source and technique triangulation. The findings show that employees' work ethic is reflected in discipline, accuracy, responsibility, consistency in following workflows, and initiative in solving technical problems in accordance with established procedures. Professional ethics are manifested through the protection of client information confidentiality, access restriction based on authority, compliance with standard operating procedures, professional workplace communication, and commitment to maintaining the authenticity and integrity of records. The integration of work ethic and professional ethics shapes a disciplined, accountable, and service-quality-oriented work culture. Its impact is reflected in more orderly archival processes, reliable document retrieval, controlled risks of information leakage, and stronger client trust. This study confirms that the quality of archival services is determined not only by technology and procedures but also by the internalization of work values and professional ethics among archival management personnel.