Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Sistem Rujukan Kegawatdaruratan Obstetri di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi tahun 2020 Khumairoh, Ade Indah; Rukmaini, Rukmaini; Rifiana, Andi Julia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.456 KB) | DOI: 10.60010/jikd.v3i1.45

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) setiap hari sebanyak 810 ibu di dunia meninggal akibat penyakit atau komplikasi terkait kehamilan dan persalinan. (WHO, 2019) Di masa persalinan bidan memiliki peranan yang sangat penting. Diketahui dari data distribusi proporsi penolong persalinan pada perempuan umur 10-54 tahun, sebanyak 93,1% ditolong tenaga kesehatan dan 6,7% non tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang berperan diantaranya sebanyak 28,9% dokter kandungan, 1,2% dokter umum, 0,3% perawat, dan 62,7% bidan. Berdasarkan hasil data RISKESDAS tahun 2018 tersebut dapat disimpulkan bahwa bidan menjadi tenaga kesehatan yang berperan penting dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. (Kemenkes RI, 2018) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan pelaksanaan sistem rujukan pada kasus kegawatdaruratan obstetri di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah non- eksperimen menggunakan metode kualitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu seluruh jumlah populasi yaitu 83 bidan yang melakukan rujukan ke PONEK Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi periode Januari-Maret 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel pengetahuan analisis statistik uji chi-square menunjukan nilai p-value = 0,000 (P<0,05), untuk variabel pelatihan p-value = 0,004 (P<0,05), dan untuk variabel ketersediaan sarana dan obat-obatan nilai p-value = 0,002 (P<0,05) sehingga H0 di tolak, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, pelatihan, dan ketersediaan sarana dan obat- obatan dengan ketepatan sistem rujukan kegawatdaruratan obstetri. Nilai Odds Ratio (OR) variabel pengetahuan diketahui 104,167 (CI 95% = 19,594-553,775), variabel pelatihan nilai Odds Ratio (95%) tidak ternilai dan variabel ketersediaan sarana dan obat nilai Odds Ratio (OR) diketahui 4,762 (CI 95% = 1,723-13,161) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan ketersediaan sarana dan obat memiliki peluang tidak tepat dalam pelaksanaan sistem rujukan kegawatdaruratan obstetri.
Hubungan Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Personal Sosial dan Aspek Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan Prihatini, Sinta; Argarini, Diah; Rukmaini, Rukmaini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.14227

Abstract

ABSTRACT During preschool age is a form of child development process that must experience significant personal social changes, by always developing their ability to socialize and also talk with teachers and peers. In socializing and communicating with clear language in children is one of the abilities that need to be mastered, because preschool children interact with other people. Preschool children who use their gadgets in their daily lives frequently and for a long time can affect the development of personal social and language aspects that are not appropriate. The purpose of this study is to identify the relationship of gadget use to the development of personal social and language aspects in preschool children (4-6 years) at Al-Hikmah Kindergarten, South Jakarta. This study employs a cross-sectional, descriptive-analytic methodology. With a sample size of 48 responders, the sampling method was complete sampling. Denver II and a questionnaire on device use made up the study tool. The association between device usage and the development of social and linguistic skills in preschoolers (ages 4-6) at Tk Al-Hikmah in South Jakarta was examined using the Chi-Square test. The results of the Chi-Square test research obtained a p value of 0.000 <0.05 which indicates that the personal social development and language aspects of preschool children (4-6 years) have a significant relationship with the use of gadgets. The use of technology and preschoolers' (4-6 year olds') personal, social, and language development are related, according to Al-Hikmah Kindergarten research, South Jakarta. Keyword: Gadget Use, Social Personal Development, Language Aspects, Preschoolers  ABSTRAK Pada masa usia prasekolah merupakan suatu bentuk proses perkembangan anak yang pasti mengalami perubahan personal sosial secara signifikan, dengan selalu megembangkan kemampuannya dalam bersosialisai dan juga bercakap dengan guru maupun teman sebaya. Dalam bersosialisasi dan bekomunikasi dengan bahasa yang jelas pada anak merupakan salah satu kemampuan yang perlu di kuasai, karena anak-anak terlibat dalam interaksi sosial. Anak-anak yang belum menikah dan yang menggunakan teknologi secara rutin mungkin akan terkena dampak negatif dalam hal perkembangan bahasa dan sosial mereka. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya hubungan penggunaan gadget terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan.  Metode Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan hasil sampel 48 responden. Instrumen penelitian terdiri dari kuisioner penggunaan gadget dan Denver II. Data analisis menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget  terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah  (4-6 tahun) di Tk Al-Hikmah jakarta selatan. Hasil penelitian uji Chi-Square diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa perkembangan personal sosial  dan aspek bahasa anak usia prasekolah (4-6 tahun) memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan gadget. Ada Hubungan Penggunaan Gadget dengan Perkembangan personal Sosial dan Aspek bahasa anak usia Prasekolah (4-6 tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan.  Kata Kunci: Penggunaan Gadget, Perkembangan Personal Sosial, Aspek Bahasa, Anak Prasekolah
Feeding For Two: The Impact Of Dietary Patterns On Blood Sugar Control In Late Pregnancy Umiah, Umiah; Rukmaini, Rukmaini; Widowati, Retno
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i6.20256

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus gestasional (DMG) terkait dengan morbiditas maternal dan neonatal. Pola makan berperan penting dalam pengendalian glukosa selama kehamilan.Tujuan: Menganalisis pengaruh pola makan energi, makronutrien, dan asupan cairan terhadap kadar gula darah puasa pada ibu hamil trimester tiga di Rumah Sakit AnNisa, Tangerang.Metode: Penelitian potong lintang dilakukan pada 100 ibu hamil trimester tiga. Pola makan dinilai menggunakan recall 24 jam dan aplikasi Nutrinote. Kadar gula darah puasa diukur melalui metode laboratorium standar. Uji chisquare, korelasi Spearman, dan regresi logistik sederhana digunakan untuk menganalisis asosiasi dan mengontrol faktor perancu. Signifikansi ditetapkan pada α = 0,05.Hasil: Indeks massa tubuh sebelum hamil berhubungan signifikan dengan kadar gula darah puasa (p = 0,014). Asupan energi (r = 0,351, p < 0,001), protein (r = 0,292, p = 0,002), dan karbohidrat (r = 0,358, p < 0,001) berkorelasi positif dengan kadar gula darah puasa, sedangkan lemak (r = 0,173, p = 0,085) dan cairan (r = 0,029, p = 0,773) tidak. Regresi logistik menunjukkan bahwa asupan energi (OR = 1,02; 95% CI 1,01–1,03; p = 0,001), protein (OR = 1,03; 95% CI 1,02–1,05; p < 0,001), dan karbohidrat (OR = 1,01; 95% CI 1,00–1,02; p = 0,001) secara signifikan meningkatkan peluang kadar gula darah puasa tinggi.Kesimpulan: Manajemen pola makan yang tepat—terutama energi, protein, dan karbohidrat—penting untuk mencegah peningkatan kadar gula darah puasa pada ibu hamil. Edukasi gizi seimbang direkomendasikan untuk mencegah DMG.Saran: Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi gizi seimbang dan perencanaan pola makan yang disesuaikan agar risiko DMG dapat diminimalkan. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Gestasional, Gula Darah Puasa, Ibu Hamil, Pola Makan ABSTRACT Background: Gestational diabetes mellitus (GDM) is associated with adverse maternal and neonatal outcomes. Dietary patterns play a crucial role in glycemic control during pregnancy.Objective: To analyze the effect of dietary patterns—energy, macronutrients, and fluid intake—on fasting blood glucose levels among thirdtrimester pregnant women at AnNisa Hospital, Tangerang.Methods: A crosssectional study was conducted with 100 pregnant women in their third trimester. Dietary intake was assessed using a 24hour recall and the Nutrinote application. Fasting blood glucose was measured via standard laboratory enzymatic methods. Chisquare tests, Spearman correlation, and simple logistic regression were used to examine associations and adjust for confounders. Significance was set at α = 0.05.Results: Prepregnancy BMI was significantly associated with fasting blood glucose (p = 0.014). Energy intake (r = 0.351, p < 0.001), protein (r = 0.292, p = 0.002), and carbohydrate intake (r = 0.358, p < 0.001) correlated positively with fasting blood glucose, whereas fat (r = 0.173, p = 0.085) and water intake (r = 0.029, p = 0.773) did not. Logistic regression showed that higher energy (OR = 1.02; 95% CI 1.01–1.03; p = 0.001), protein (OR = 1.03; 95% CI 1.02–1.05; p < 0.001), and carbohydrate intake (OR = 1.01; 95% CI 1.00–1.02; p = 0.001) significantly increased the odds of elevated fasting blood glucose.Conclusion: Proper management of dietary energy, protein, and carbohydrate intake is essential to prevent elevated fasting blood glucose in pregnant women. Balanced nutrition education is recommended to prevent GDM.Recommendation: Healthcare providers should implement tailored nutrition education programs focusing on balanced macronutrient distribution and energy control to reduce the risk of GDM. Keywords: Dietary Patterns; Fasting Blood Glucose; Pregnant Women; Gestational Diabetes Mellitus
Factors Related to Acute Respiratory Infection Among Toddlers Novelia, Shinta; Rukmaini, Rukmaini; Kartika, Maudy Lila; Shrestha, Amrita; Durimalang, Sanches Evi
International Health Sciences Journal Vol. 1 No. 1 (2023): IHSJ Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Rajaki of Tulip Medika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61777/ihsj.v1i1.32

Abstract

Background: Acute Respiratory Infection (ARI) is the main cause of child morbidity and mortality in the world. ISPA disease is the first most common disease experienced by the group of toddlers at the Menteng District Health Center at the MTBS poly. Objective: to determine the factors associated with the incidence of ARI in toddlers at the Menteng District Health Center, Central Jakarta in 2017. Methodology: This type of research is an analytic survey with a cross-sectional design. The population in this study were all mothers of toddlers who visited the MTBS polyclinic at the Menteng District Health Center with a total sample of 83 respondents who were taken by accidental sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire, observation of KMS (Health Card) and medical records. Univariate and bivariate data analysis using the chi square statistical test with a confidence level of 95% (α = 0.05). Results: The study showed that there was a relationship between nutritional status (p=0.030) and mother's knowledge (p-value 0.021) with the incidence of ARI in toddlers. Meanwhile, the variables of immunization status (p=0.120), exclusive breastfeeding (p=1) and mother's education (p=0.401) did not have a significant relationship with the incidence of ARI in toddlers. Conclusion: There is a significant relationship between the nutritional status of under-nourished toddlers and the low knowledge of toddler mothers and the incidence of ARI in toddlers at the Menteng District Health Center, Central Jakarta in 2017. It is recommended that medical staff on duty at the Menteng District Health Center be able to provide counseling to the public regarding the importance of paying attention to the nutritional status of toddlers, as well as providing education about ARI to the public, especially all mothers of children under five.
Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III di BPM Ny “T” Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Rianti, Ririn; Choirunissa, Risza; Rukmaini, Rukmaini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i2.236

Abstract

 Dalam kehamilan, anemia bisa berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Ibu hamil yang menderita anemia memiliki kemungkinan akan mengalami perdarahan post partum. Berdasarkan hasil data di BPM “T” tahun 2020 terdapat Ibu  hamil trimester III yang mengalami anemia yaitu sebanyak 30 orang (27,6%). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh pemberian madu terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di BPM “T” kecamatan purwadadi kabupaten subang. Metodologi penelitian ini menggunakkan quasi eksperiment group pretest-posttest desaign dengan membagi satu kelompok. Populasi sebanyak 92 orang ibu hamil dan Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang ibu hamil yang mengalami anemia. Teknik pemilihian sampel dengan menggunakkan total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari dokumentasi dan lembar inform concent. Data dianalisis menngunakkan Dependen t test untuk mengetahui ada pengaruh atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ada pengaruh pemberian madu terhadap kadar hemoglobin dengan hasil signifikasi pada pretest mendapatkan hasil p-value (Sig) 0,009 dan posttest didapatkan hasil p-value (Sig) 0,550 (p< 0.05). Simpulan dan saran yang dapat diberikan yaitu bahwa pemberian madu efektif dalam meningkatkan kadar Hb ibu hamil, maka diharapkan setelah penelitian ini berakhir pihak BPM akan mensosialisasikan terhadap para ibu hamil khususnya yang menderita anemia untuk rutin mengkonsumsi madu untuk meningkatkan kadar ibu hamil.Kata Kunci : Pemberian Madu dan Kadar HB Ibu Hamil Trimester III.
Pengaruh Penyuluhan tentang Baby Spa pada Bayi Usia 3-6 Bulan terhadap Pengetahuan Ibu Samudra, Selfi Berliana; Rukmaini, Rukmaini; Novelia, Shinta
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v13i1.617

Abstract

Currently, there are many baby spa facilities appearing, but there are still many parents who don't know about baby spas and their benefits. Parents pay more attention to good nutrition for their babies, but baby spa has many benefits for babies, especially to improve their blood circulation, muscles, nerves and movement development. The aim of the research was to determine the effect of education about baby spas on mothers' knowledge about the importance of baby spas at Pinguin Mom and Baby Care Cirebon in 2022. The research used an experimental design with a one group pre test post test design. The population used in this study were all mothers with babies aged 3-12 months who visited Pinguin Mom and Baby Care Cirebon in the period March to June 2022, namely 34 people. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test show a p value of 0.001 ≤ 0.05, meaning that there is a difference in mothers' knowledge before and after being given counseling about the importance of baby spas at Pinguin Mom and Baby Care Cirebon in 2022. There is an influence of counseling about baby spas on knowledge mothers about baby spa at Pinguin Mom and Baby Care Cirebon in 2022. Suggestions are expected to further increase knowledge and skills about the importance of baby spa by attending counseling, health education or consulting with health workers, so that they can carry out baby spa independently and correctly to improve their status. the health of the baby and reducing maternal and infant mortality rates
Effectiveness of Javanese Turmeric (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) to Improve Eating Behavior Among Anorexia Children in Bogor Rukmaini, Rukmaini; Siauta, Jenny Anna; Adegi, Luthfiyah
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 22 No 1 (2024): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol22.Iss1.1449

Abstract

Anorexia or lack of desire to eat and loss of appetite is a common issue among children. Some herbs were successfully tested to increase eating behavior, including Javanese turmeric or temulawak. This study aimed to examine the effectiveness of Javanese turmeric on eating behavior scores among children with anorexia. The study was done in Bogor Regency in January 2024. There were 30 children aged 4 to 6 years included in this study who were selected by the non-probability sampling method. Among them, 15 children were categorized into intervention or case group, and the rest as control group. The intervention is giving Javanese turmeric pudding. Before and after giving the intervention, the parents were asked to answer the children's eating behavior questionnaire (CEBQ). The finding by using paired and independent t-tests in this study revealed that Javanese turmeric is significantly effective in improving eating behavior (p-value <0.05) comparing pre and post-tests. This study can encourage the policymakers to do more education and promote of effectiveness of Javanese turmeric for health at the village and school levels. Future studies can improve the food variety made from Javanese turmeric to be more interesting for children.
Hubungan Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Personal Sosial dan Aspek Bahasa pada Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan Prihatini, Sinta; Argarini, Diah; Rukmaini, Rukmaini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14197

Abstract

ABSTRACT During preschool age is a form of child development process that must experience significant personal social changes, by always developing their ability to socialize and also talk with teachers and peers. In socializing and communicating with clear language in children is one of the abilities that need to be mastered, because preschool children interact with other people. Preschool children who use their gadgets in their daily lives frequently and for a long time can affect the development of personal social and language aspects that are not appropriate. The purpose of this study is to identify the relationship of gadget use to the development of personal social and language aspects in preschool children (4-6 years) at Al-Hikmah Kindergarten, South Jakarta. This research method is descriptive analytic with a cross sectional approach. The sampling technique used total sampling with a sample size of 48 respondents. The research instrument consisted of a gadget use questionnaire and Denver II. Data were analyzed using the Chi-Square test to determine the relationship of gadget use to the development of personal social and language aspects in preschool children (4-6 years) at Tk Al-Hikmah, South Jakarta. The results of the Chi-Square test research obtained a p value of 0.000 <0.05 which indicates that the personal social development and language aspects of preschool children (4-6 years) have a significant relationship with the use of gadgets. Keyword: Gadget Use, Social Personal Development, Language Aspects, Preschoolers  ABSTRAK Pada masa usia prasekolah merupakan suatu bentuk proses perkembangan anak yang pasti mengalami perubahan personal sosial secara signifikan, dengan selalu megembangkan kemampuannya dalam bersosialisai dan juga bercakap dengan guru maupun teman sebaya. Dalam bersosialisasi dan bekomunikasi dengan bahasa yang jelas pada anak merupakan salah satu kemampuan yang perlu di kuasai, karena anak usia prasekolah berinteraksi dengan orang lain. Anak usia prasekolah yang menggunakan gadget nya dalam kehidupan sehari-harinya dalam frekuensi yang sering dan lama dapat mempengaruhi perkembangan personal sosial dan aspek bahasa yang tidak sesuai. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya hubungan penggunaan gadget  terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah  (4-6 Tahun) di TK Al-Hikmah Jakarta Selatan. Metode Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan hasil sampel 48 responden. Instrumen penelitian terdiri dari kuisioner penggunaan gadget dan Denver II. Data analisis menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget  terhadap perkembangan personal sosial dan aspek bahasa pada anak usia prasekolah  (4-6 tahun) di Tk Al-Hikmah jakarta selatan. Hasil penelitian uji Chi-Square diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa perkembangan personal sosial  dan aspek bahasa anak usia prasekolah (4-6 tahun) memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan gadget. Kata Kunci: Penggunaan Gadget, Perkembangan Personal Sosial, Aspek Bahasa, Anak Prasekolah
Pengaruh Pemberian Jahe Merah (Zingiber Var Rubrum Rhizoma) dan Daun Pepaya Pandan (Pandanus Amaryllifolius) Terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas DTP Jatinangor Kabupaten Sumedang Tahun 2023: The Effect of Red Ginger (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) and Pandan Leaf (Pandanus Amaryllifolius) of Nausea Vomiting in the First Trimester of Pregnant Women at Puskesmas DTP Jatinangor Regency in 2023 Sukmawati, Linda; Rukmaini, Rukmaini; Carolin, Bunga Tiara
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.5554

Abstract

Berdasarkan data WHO tahun 2019 didapatkan jumlah kejadian mual dan muntah mencapai 12,5% dari seluruh kehamilan di dunia. Mual dan muntah ringan terjadi antara minggu ke-5 dan minggu ke-12 dialami oleh 50% sampai 80% wanita hamil. Mual muntah ini biasanya lebih sering terjadi pada pagi hari dan dapat mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe merah (zingiber officinale var rubrum rhizoma) dan daun pandan (pandanus amaryllifolius) terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas DTP Jatinangor Kabupaten Sumedang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan quasi-experiment dengan rancangan pre and post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 ibu hamil trimester I yang terdiri dari 20 sampel kelompok intervensi dan 20 sampel kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE). Data dianalisis menggunakan uji Independent T Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata mual muntah pada kelompok intervensi sebelum 8,80 sedangkan pada saat post-test didapatkan rata-rata skor sebesar 5,15. Frekuensi mual muntah pada kelompok kontrol rata-rata skor saat pre-test sebesar 8,30 dan rata-rata skor pada saat post-test sebesar 7,40. Berdasarkan hasil uji Independent T Test didapatkan hasil p value 0,000<0,05. Terdapat pengaruh pemberian jahe merah (zingiber officinale var rubrum rhizoma) dan daun pandan (pandanus amaryllifolius) terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas DTP Jatinangor Kabupaten Sumedang tahun 2023.
EDUKASI KONSUMSI JAMBU KRISTAL UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Widowati, Retno; Rukmaini, Rukmaini; Mutiariami Dahlan, Febry; Suryani, Yani; Putri Aryanto, Gani; Farihatul Maziyyah, Fitri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4642-4650

Abstract

Anemia adalah kondisi di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah normal. Anemia pada ibu hamil dapat menimbulkan dampak kesehatan serius bagi ibu dan janin. Untuk mengatasi masalah ini, ibu hamil perlu meningkatkan kadar hemoglobin untuk mengurangi risiko anemia. Salah satu metode untuk meningkatkan kadar Hb adalah dengan mengonsumsi Tablet Fe serta buah atau sayur yang kaya akan vitamin C, seperti konsumsi jambu kristal secara teratur. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam jambu kristal membantu penyerapan zat besi yang diperlukan untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemeriksaan kadar Hb dan memberikan edukasi kepada ibu hamil serta kader posyandu mengenai manfaat jambu kristal untuk meningkatkan kadar Hb. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024 di Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Bogor Jawa Barat dengan melibatkan kader Posyandu Nangka. Hasil pengukuran Hb ibu hamil menunjukkan bahwa 83% ibu mengalami anemia dengan kadar Hb 11 gr/dL. Edukasi mengenai anemia meliputi pengertian anemia, akibat anemia, pencegahan anemia, manfaat jambu kristal mengatasi anemia. Para ibu hamil dan kader diberikan leaflet mengenai anemia, serta dilakukan tanya jawab mengenak materi edukasi.  Acara ini diakhiri dengan pemberian buah jambu kristal dan jus jambu kristal kepada ibu hamil.  Hasil edukasi menunjukkan bahwa ibu hamil dan kader posyandu lebih memahami cara menjaga kesehatan selama kehamilan dan mempertahankan kadar Hb yang normal. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi ibu hamil untuk menjaga dan meningkatkan kadar Hb selama kehamilan serta memotivasi kader posyandu senantiasa mengingatkan ibu hamil untuk konsumsi Tablet Fe dan buah jambu kristal.