Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Determinants of Eco-Fashion Purchase Intention and Willigness to Pay Tribudhi, Debbie Aryani; Rhein, Verrel
Law and Economics Vol. 19 No. 3 (2025): October: Law and Economics
Publisher : Institute for Law and Economics Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/laweco.v19i3.224

Abstract

This study explores the factors that influence consumers' willingness to pay for eco-fashion, including Environmental Concerns, Social Influence, Altruism, Purchase Intention of Eco-Fashion (PIEF), Electronic Word-of-Mouth (eWOM), and Willingness to Pay (WTP) in Indonesia. The study focuses on the Indonesian fashion industry. The research aims to provide valuable insights for marketing managers on developing effective strategies to enhance the perceived value of eco-fashion, increase consumer awareness, and grasp consumer preferences. This research adds valuable insights to the academic understanding of the fashion industry in Indonesia by enhancing academic knowledge and practical appliaction
Perkembangan kabupaten kuningan dan kontribusinya terhadap produk domestik regional bruto Soekapdjo, Soeharjoto; Tribudhi, Debbie Aryani; Absoro, Heru
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 25 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.12256

Abstract

Era reformasi membawa perubahan besar pada bidang politik, sosial dan ekonomi di Indonesia. Hal ini, berdampak pada perubahan kebijakan Pemerintah dari sentralisis menjadi desentralisasi untuk mempercepat pembangunan daerah. Namun, keberhasilannya bergantung pada kesiapan dan kemampuan daerah. Kabupaten dan Kota memberikan kontribusi terhadap pencapaian pembangunan di Provinsi. Kuningan merupakan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki kemampuan besar dalam mengembangkan potensi daerahnya. Penelitian ini, bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kabupaten Kuningan dan kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan timeseries yang berasal dari Badan Pusat Statistik pada 2017-2021. Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif yang menggunakan model analisis Triangulasi. Adapun hasilnya, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kuningan rata-rata lebih besar dari pada Provinsi Jawa Barat, tetapi pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia, laju pertumbuhan penduduk, dan pendapatan per kapita rata-ratanya lebih kecil dari pada Provinsi Jawa Barat. Rata-rata pertumbuhan kontribusi Kabupaten Kuningan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Jawa Barat sebesar 4,87 persen. Pertumbuhan kontribusi dari masing-masing sektornya terdapat 1 sektor berkontribusi lebih dari 10 persen, 7 sektor berkontribusi 5-10 persen, 8 sektor berkontribusi 0-5 persen, dan 1 sektor pertumbuhannya negatif. Dalam upaya meningkatkan Produk Dosetik Regional Bruto Kabupaten Kuningan, dapat dilakukan dengan mengembangkan sektor pariwisata, karena sektor ini berkorelasi positif terhadap perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Untuk merealisasikannya, perlu mendapat dukungan dari pemerintah serta lembaga keuangan bank dan non bank.
PENERAPAN PEMASARAN DIGITAL PADA USAHA MIKRO DAN KECIL DI SEKOLAH KEWIRAUSAHAAN CORDOVA BINA AMANAH Soekapdjo, Soeharjoto; Aryani Tribudhi, Debbie; Delfina Harahap, Cicely; Hariyanti, Dini; Tajib, Erny
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.104 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v5i3.881

Abstract

Usaha mikro dan kecil di Indonesia terbukti dapat bertahan pada masa krisis ekonomi hingga datangnya pandemi Covid-19. Keadaan ini, membawa perubahan besar pada perilaku konsumsi masyarakat yang mengakibatkan menurunya pendapatan. Kegiatan ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan guna meningkatkan pendapatan Usaha mikro dan kecil pada era new normal di Sekolah Kewirausahaan Cordova Bina Amanah. Untuk itu, peserta pengabdian kepada masyarakat diberikan materi struktur pasar, media pemasaran dan biaya media pemasaran, dengan menggunakan metode pendidikan dan pelatihan. Aktivitas ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan dari materinya menjadi rata-rata sebesar 79,67 persen. Namun, kegiatan ini sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan, waktunya ditambah dengan materi yang beragam terkait dengan teknologi digital, serta penyampaiannya dengan online dan offline. Disamping itu, peserta sebagai pelaku usaha perlu menerapkan promosi dengan teknologi digital, membangun personal branding, inovasi dan diversifikasi produk, serta usahanya terdaftar pada Dinas Koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah.
BUILDING A CREATIVE AND EFFECTIVE BUSINESS TEAM AT BINA AMANAH CORDOVA ENTREPRENEURSHIP SCHOOL Soekapdjo, Soeharjoto; Rustam, Rinaldi; Leila Yusran, Husna; Aryani Tribudhi, Debbie; Ratnawati, Nirdukita
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v6i4.1323

Abstract

A solid team supports the successful development of Micro, Small, and Medium Enterprises. For this reason, Community Service is carried out with the aim that business actors can form creative and efficient teams. This activity was carried out in the Diploma Program of the Bina Amanah Cordova School of Entrepreneurship with students as participants. The method used is counseling and training, which is carried out using a two-way system, namely through the provision of material followed by discussion. The activity went smoothly and was successful because it was to the agenda that had been set. This Community Service increases the knowledge and skills of partners in forming creative and efficient teams. After participating in the activity, partners can create several strategy models and perform simulations to form a solid team. Partners and various related parties contribute by providing input so that this activity can be carried out continuously by increasing the duration of the time, but the material provided is by the case that is currently trending and adapted to the needs of its partners.
POTENSI WIRAUSAHA SUKSES MAHASISWA GEN Z DI POLITEKNIK NILAI, MALAYSIA Soekapdjo, Soeharjoto; Ratnawati, Nirdukita; Rizqullah, Rizqullah; Hubur, AA; Saputro, Wahyu Angko; Tribudhi, Debbie Aryani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24158

Abstract

Globalisasi di era digital, membuat dunia menjadi tanpa batas, dengan kehidupan yang serba praktis dan informasi semakin transparan. Hal ini, memotivasi masyarakat untuk bermigrasi, guna memperoleh kehidupan yang lebih baik. Namun, bagi lulusan sarjana dan advokasi, dengan kompetensi yang dimilikinya, dapat memenangkan persaingan di pasar tenaga kerja. Generasi Z yang tumbuh dan berkembang di era ini, berpeluang besar untuk menjadi wirausaha sukses. Pilihan sebagai wirausaha, sangat diharapkan negara, karena berkontribusi besar dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan penerimaan negara. Indonesia dan Malaysia sebagai negara yang serumpun, memiliki karakteristik serupa dengan lokasi yang berdekatan. Mahasiswa di Malaysia, banyak yang ingin menjadi wirausaha yang bermitra dengan Indonesia. Mahasiswanya, merasa perlu mendapatkan informasi dan pengetahuan dari perguruan tinggi di Indonesia. Untuk itu, pihak Universitas Trisakti dari Indonesia melakukan kerjasama Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Politeknik Nilai dari Malaysia. Adapun tujuannya, untuk memberikan informasi dan pengetahuan, guna memotivasi mahasiswa dari Malaysia sebagai pelaku wirausaha yang bermitra dengan Indonesia. Kegiatannya dilaksanakan secara hybrid, menggunakan metode penyuluhan, dengan tema Readiness and Agility to Create Opportunities for Gen Z to Become Young Entrepreneurs in Digital Age. Kegiatan ini, berhasil dengan baik, karena dapat meningkatnya pengetahuan dan wawasan tentang Generasi Z dari 65 persen menjadi 90 persen, literasi keuangan syariah dari 60 persen menjadi 85 persen, dan pengelolaan usaha yang terintegrasi dari 55 persen menjadi 80 persen. Pelaksanaan berikutnya, sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan dengan materi yang kekinian dan beragam, serta perlu dibentuknya komunitas usaha muda Malaysia Indonesia.
PERAN INVESTASI DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN PRINSIP ISLAM GUNA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Soeharjoto, Soeharjoto; Tribudhi, Debbie Aryani; Absoro, Heru; Mardani, Yhani; Indanarto, Aries
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41721

Abstract

Pada saat ini, negara yang memiliki sumber daya manusia yang handal memiliki kemampuan untuk bersaing di pasar global. Hal ini, mengakibatkan semakin banyak negara yang berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Namun. dalam mengembangkan kemampuan sumber daya manusianya di perlukan modal dan strategi. Dalam melaksanakan pengembangan sumber daya manusianya, perlu disesuaikan dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasilnya dalam merealisasikan pembangunan pemerintah perlu ditunjang dengan dana investasi terutama penanaman modal asing dan mengembangkan sumber daya manusia dengan melakukan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan (triple helix model). Dalam mengembangkan pendidikan diterapkan prinsip Islam sehingga akan diperoleh sumber daya manusia yang kafa’ah, amanah, serta himmatul amal. Sumber daya manusia yang berkualitas dapat meningkatkan inovasi sehingga negara menghasilkan barang dan jasa yang dapat bersaing di pasar global. Peringkat Global Innovation Index Indonesia terus mengalami peningkatan selama 2019-2024, kecuali pada 2021. Hal ini, berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sehingga memiliki rata-rata sebesar 3,4 persen pada 2019-2024, dengan nilai tertinggi pada 2022 sebesar 5,3 persen dan terendah pada 2020 sebesar -2,1 akibat dampak dari pandemi COVID-19.