Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : flourishing journal

Membangun Kompetensi Kewirausahaan melalui Pelatihan Entrepreneurial Mindset Dan Persuasive Communication Skill Pada Pembina Penyuluh Lapangan Koperasi Rahmi, Yaumul; Sulistiyorini, Diyah; Zahra, Gebi Angelina
Flourishing Journal Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i52025p249-258

Abstract

Partisipasi anggota koperasi dalam program kewirausahaan sering kali terhambat oleh kurangnya kemampuan fasilitator lapangan dalam memotivasi dan memengaruhi anggota untuk mengembangkan kemampuan mereka dan mencari peluang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas pelatihan berbasis entrepreneurial mindset dan komunikasi persuasif bagi Pembina Penyuluh Lapangan (PPL) di Koperasi Wanita Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah participatory action research dengan tiga tahap utama: analisis kebutuhan, perancangan dan pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan refleksi. Analisis kebutuhan dilakukan menggunakan model Organization–Task–Person (OTP) dan menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi pada aspek pengetahuan branding, pemahaman target pasar, dan keterampilan komunikasi persuasif. Berdasarkan temuan tersebut, disusun modul pelatihan dalam empat sesi yang meliputi pemahaman strategi pendekatan, penyusunan pesan persuasif, serta praktik komunikasi langsung melalui simulasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kesadaran peran, keterampilan menyusun strategi komunikasi yang kontekstual, serta kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan anggota koperasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pelatihan serupa ke dalam program pembinaan koperasi secara berkelanjutan serta perlunya sistem pendampingan untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku pascapelatihan.
Membentuk Kompetensi Kewirausahaan melalui Pelatihan Entreprenurial Skill dan Self-efficacy pada Perempuan Penyandang Disabilitas Sulistiyorini, Diyah; Zahra, Gebi Angelina; Setyoningtias, Khasdyah Dwi Dewi
Flourishing Journal Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i72025p352-359

Abstract

Women with disabilities face various barriers in developing economic independence, including limited entrepreneurial skills and low self-efficacy. This study aims to develop and evaluate an experiential learning-based training program to improve both aspects among members of the Indonesian Association of Women with Disabilities. Employing a participatory action research approach, the study was conducted in three phases: needs assessment using the Organization–Task–Person (OTP) model, participatory design and implementation of the training, and evaluation through thematic coding analysis. The results show significant improvements in participants' confidence, business planning awareness, and communication skills. Three major themes emerged: increased self-confidence, more structured entrepreneurial awareness, and improved product communication abilities. The experiential learning-based training not only enhanced participants’ knowledge but also positively influenced their attitudes and behaviors. The study concludes that contextually designed training that integrates self-efficacy and entrepreneurial skills can serve as an effective empowerment strategy for women with disabilities and is recommended for replication in similar community contexts. AbstrakPerempuan penyandang disabilitas menghadapi berbagai hambatan dalam mengembangkan kemandirian ekonomi, termasuk keterbatasan dalam entrepreneurial skill dan rendahnya self-efficacy. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi pelatihan berbasis experiential learning untuk meningkatkan dua aspek tersebut pada anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Dengan pendekatan participatory action research, kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan: analisis kebutuhan dengan model Organization–Task–Person (OTP), desain dan implementasi pelatihan secara partisipatif, serta evaluasi berbasis teknik koding tematik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rasa percaya diri, pemahaman perencanaan usaha, serta keterampilan komunikasi produk peserta. Tiga tema utama yang muncul adalah pertumbuhan keberanian, kesadaran wirausaha yang lebih sistematis, dan keterampilan komunikasi yang aplikatif. Pelatihan berbasis pengalaman terbukti tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mengubah sikap dan perilaku peserta secara positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan kontekstual yang mengintegrasikan self-efficacy dan entrepreneurial skill dapat menjadi strategi pemberdayaan efektif bagi perempuan penyandang disabilitas dan direkomendasikan untuk direplikasi dalam konteks komunitas serupa.