Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

THE EFFECT OF DIFFERENT CONCENTRATIONS OF ADDING TALIPUK FLOUR (Nymphae pubescens WILLD) ON THE PHYSICAL AND CHEMICAL PROPERTIES OF RICE VERMICELLI PRODUCTS Azkiyyah, Siti Raihana; Yulinda, Ratna; Putri, Rizky Febriyani; Istyadji, Maya
INTERNATIONAL JOURNAL ON ADVANCED TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND INFORMATION SYSTEM Vol. 2 No. 3 (2023): AUGUST
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/ijateis.v2i3.885

Abstract

The high usage of rice in food products has led to a scarcity of national rice supply, which underpins this research. Talipuk is a seed from the water lily species Nymphae pubescens WILLD, abundantly available in the swamps of South Kalimantan. The addition of talipuk flour in vermicelli production is expected to reduce the reliance on rice flour. This study aims to investigate the influence of talipuk flour addition on the physical and chemical properties of vermicelli. The research adopts an experimental approach with a quantitative method, utilizing a completely randomized design by combining varying levels of rice flour and talipuk flour. Data analysis employs one-way ANOVA to determine significant differences among treatments. The results indicate that different treatments significantly affect the physical properties of vermicelli, including water absorption, integrity, and durability. Treatment variations influence chemical properties such as crude protein content and crude fiber but do not affect moisture content, ash content, and carbohydrate content.
Pengolahan Pakan Ikan Berbahan Dasar Alternatif di Komunitas Budidaya Ikan Dalam Ember Istyadji, Maya; Irhasyuarna, Yudha; Khairunnisa, Yasmine
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/eybs0s88

Abstract

The price of fish feed which is increasing and continues to increase from time to time is an obstacle for fish farmers in partners village so it is necessary to provide alternatives for fish farmers to be able to utilize the natural wealth of the environment in fish feed production. This community service activity aims to provide knowledge and training for students and the community in Sungai Besar, Banjarbaru, regarding fish farming in buckets, especially in terms of making fish feed by using alternative base materials for the survival of fish in buckets. Participant responses were obtained from a response questionnaire distributed to participants consisting of eight statements in the form of a Likert scale 1 – 4. From the implementation results, it was found that 95.83% of participants stated that the material presented during the training added to participants' insights about making alternative-based fish feeds. In addition, participants stated that the training was quite interactive. However, in terms of the use of tools and materials, administrative processes, and the media in the delivery of socialization materials still need to be improved so that this training activity gets more optimal results.
Perceptions of school science teachers who implement TMF on the independent curriculum implementation Karlina, Ni Wayan; Sauqina, Sauqina; Putri, Rizky Febriyani; Istyadji, Maya
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v3i1.56

Abstract

This research serves as initial information about the aspects that determine the teacher's teaching process regarding perceptions of implementing the Teaching Mastery Framework (TMF) in supporting the independent learning curriculum in the middle school A scientific environment, and be a reference in adjusting teacher competency improvement programs implemented by school principals in the future. The research aims to determine the perceptions of science teachers at middle school A in improving the quality of teachers' teaching practices as evaluation material for teachers in implementing TMF and the role of TMF in supporting the independent learning curriculum. This research uses a qualitative approach. This type of research is a case study. Case study research may focus on programs, events, or actions involving individuals rather than the group. Additionally, when case studies study groups, they may be more interested in explaining their activities than in identifying the typical patterns of behavior they exhibit. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The sampling technique uses purposive sampling. Data analysis techniques use source triangulation and engineering triangulation. The research results show that teachers' perceptions of implementation improve teaching practices with TMF, namely freedom in teaching, so the methods and models used to deliver material to students more varied. The TMF aspect role of middle school A increase teacher competence and provide convenience for teachers in independent curriculum implementing, in line with the TMF that the school has in the classroom and administratively to improve the quality of teacher teaching.   Keyword: teaching mastery framework; middle school; perception; teachers; natural science   Abstrak. Penelitian ini menjadi informasi awal mengenai aspek-aspek yang menentukan proses mengajar guru terkait persepsi terhadap implementasi Teaching Mastery Framework (TMF) dalam mendukung pembelajaran Kurikulum Merdeka di lingkungan saintifik SMP A, dan menjadi acuan dalam menyesuaikan program peningkatan kompetensi guru yang dilaksanakan oleh kepala sekolah di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru IPA di SMP A dalam meningkatkan kualitas praktik mengajar guru sebagai bahan evaluasi bagi guru dalam mengimplementasikan TMF dan peran TMF dalam mendukung pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian studi kasus dapat berfokus pada program, peristiwa, atau tindakan yang melibatkan individu daripada kelompok itu sendiri. Selain itu, ketika studi kasus mempelajari kelompok, mereka mungkin lebih tertarik untuk menjelaskan kegiatan mereka daripada mengidentifikasi pola umum perilaku yang mereka tunjukkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi meningkatkan praktik mengajar dengan TMF, yaitu adanya kebebasan dalam mengajar, sehingga metode dan model dalam menyampaikan materi kepada siswa lebih variatif. Peran aspek TMF SMP A meningkatkan kompetensi guru dan memberikan kemudahan bagi guru dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka, yang juga sejalan dengan TMF yang dimiliki sekolah di dalam kelas dan secara administratif dalam rangka meningkatkan kualitas mengajar guru.
INOVASI BUKU AJAR MIKROBIOLOGI STEM-PjBL BERWAWASAN LAHAN BASAH Aini, Meliyana; Annur, Syubhan; Irhasyuarna, Yudha; Istyadji, Maya; Sadiqin, Ikhwan Khairu; Salupi, Wida
Journal of Banua Science Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v6i1.341

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk bahan ajar mikrobiologi berbasis lahan basah. Bahan berorientasi lahan basah yang masih minim di lingkungan mahasiswa dan kurang menarik menjadi latar belakang pembuatan buku ajar ini. Buku ajar mikrobiologi berbasis STEM-PjBL, karena pendekatan STEM memberikan kesan pembelajaran yang menarik dan model PjBL yang melibatkan mahasiswa secara langsung dan aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar mikrobiologi berbasis STEM-PjBL berorientasi lahan basah yang cocok digunakan sebagai buku ajar dalam proses pembelajaran. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisa, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method (kualitatif dan kuantitatif) dengan 4 validator yang terdiri dari 2 ahli materi dan 2 ahli media. Analisis data diperoleh dari rata-rata skor hasil validator. Hasil penilaian uji kelayakan ahli materi diperoleh sebesar 88% dengan kategori sangat valid. Hasil skor uji kelayakan ahli media diperoleh sebesar 97,5% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dan uji kelayakan dapat disimpulkan bahwa buku ajar mikrobiologi berbasis STEM-PjBL berperspektif lahan basah sangat praktis 4,20 dari skor 5,00 dan sangat efektif 87,60 dari skor 100,00 digunakan sebagai buku ajar perkuliahan. Keunggulan buku yaitu tipografi isi yang berfokus pada peningkatan praktik profesional tentang pemecahan masalah dan peningkatan kegiatan praktik langsung dalam konteks lahan basah.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VII Barzi, Ahmad; Istyadji, Maya; Sari, Mella Mutika
Journal of Banua Science Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v6i1.352

Abstract

Motivasi belajar siswa menjadi faktor penting untuk mencapai tujuan pembelajaran karena pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi model problem based learning (PBL) berbantuan wordwall terhadap motivasi belajar siswa. Metode atau desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental tipe non-equivalent control grup design dengan sampel 47 siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMP Negeri 33 Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang berupa soal pre-test dan post-test dan lembar angket motivasi belajar siswa. Pengujian hipotesis melalui uji independent sample t-test dan uji paired sample t-test. Hasil pengujian independent sample t-tes menunjukkan tingkat signifikansi 0,041 atau kurang dari 0,05 (0,041 < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang diajar dengan model PBL berbantuan wordwall dengan kelas yang hanya diajar menggunakan model PBL. Hasil pengujian paired sample t-test juga menunjukkan tingkat signifikansi kurang dari 0,05 yaitu 0,000 (0,000 < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh implementasi model PBL berbantuan wordwall terhadap motivasi belajar siswa. Dengan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan wordwall mampu meningkatan motivasi belajar siswa.
PENGARUH LAMA PROSES INKUBASI TANAH PADA PEMBERIAN SOLID DAN ABU JANJANG TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN TOMAT Andaninor, Ahmad; Istyadji, Maya; Irhasyuarna, Yudha
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama proses inkubasi tanah pada pemberian solid dan abu janjang kelapa sawit terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman tomat. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga taraf perlakuan dan dua kali ulangan selama 13 minggu. Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan setiap perlakuan terdiri atas 3 biji tanaman, sehingga pengulangannya menggunakan 27 biji tanaman tomat. jumlah tomat yang digunakan total sebanyak 81 biji tomat. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian porsi inkubasi tanah solid dan abu janjang yang berbeda-beda yaitu solid : tanpa solid, 0,5 kg, 1 kg dan abu janjang : tanpa abu janjang, 0,25 kg, dan 0,5 kg. perubahan yang diamati meliputi beberapa parameter yaitu tinggi tanaman, jumlah buah, dan total bobot buah pertanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anova, jika data menunjukan adanya pengaruh nyata maka analisis dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama proses inkubasi tanah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah buah dan total bobot buah pertanaman (P
PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN PADA BAHAN BAKU (IKAN GABUS DAN TEPUNG) TERHADAP DAYA IKAT AIR DAN UJI ORGANOLEPTIK SOSIS IKAN GABUS (Channa striata) Aisyah, Nor; Istyadji, Maya; Sya’ban, Muhammad Fuad
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6982

Abstract

Sosis ikan gabus merupakan produk makanan yang memiliki tekstur kenyal dan memerlukan bahan pengikat (binder) untuk meningkatkan daya ikat terhadap air (DIA) dan uji organoleptik. Gelatin sebagai bahan pengikat yang termasuk dalam kategori thermally set gels, yaitu gelasi yang dipengaruhi suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi gelatin terhadap nilai daya ikat air (DIA), tekstur dan hasil uji organoleptik dari sosis ikan gabus yang telah diolah. Penelitian ini bersifat eksperiman dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) sebanyak 5 perlakuan yang berbeda dalam pemberian konsentrasi gelatin pada adonan sosis ikan gabus, yaitu 0%; 2,5%; 5%; 7,5% dan 10%. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS dengan uji One-Way ANOVA untuk menganalisis hasil daya ikat air (DIA) dan uji Kruskal-Wallis untuk uji organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat pengaruh nyata dari penambahan formulasi gelatin terhadap sifat organoleptik sosis ikan gabus, seperti kenampakan, rasa, tekstur dan kesukaan, dengan nilai signifikansi (< 0,05). Namun penambahan gelatin pada sosis ikan gabus tidak berpengaruh nyata terhadap hasil daya ikat air (DIA) (0,080 > 0,05), daya ikat air setelah proses penyimpanan (0,813 > 0,05) dan sifat organoleptik bau (0,085 > 0,05).
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Articulate Storyline Pada Subtopik Pengklasifikasian Makhluk Hidup Kelas VII SMP Munandar, Nitasya Malva; Sari, Mella Mutika; Istyadji, Maya
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol3.Iss2.1037

Abstract

Eksekusi pembelajaran IPA di SMP pada kenyataannya masih kekurangan pembaharuan dan jenis dalam penggunaan strategi pembelajaran yang interaktif berbasis teknologi. Hal ini menjadi hambatan dalam penyampaian tujuan pembelajaran topik IPA yang abstrak dan luas, salah satunya topik pengklasifikasian makhluk hidup. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melaksanakan penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif Articulate Storyline. Penelitian yang sudah dilaksanakan ini ingin menguraikan validitas media pembelajaran interaktif Articulate Storyline. Metode penelitian yang dipakai ialah Research and Development. Model pengembangan yang dipakai ialah ADDIE, namun hanya sampai pada tahap Develop. Angket lembar validasi media pembelajaran menjadi alat untuk pengumpulan data. Uji validitas Aiken’s V dipakai dalam teknik menganalisis data penelitian. 3 orang ahli telah dilibatkan di penelitian ini. Hasil validasi para ahli telah didapatkan yaitu 0,90 (sangat valid). Menurut hasil validasi dapat ditarik simpulan bahwasanya media pembelajaran interaktif memakai Articulate Storyline pada Subtopik Pengklasifikasian Makhluk Hidup Kelas VII SMP dinyatakan sangat pantas dan siap diaplikasikan.
Analysis of Implementation of the Merdeka Curriculum in Science Learning at SMP Negeri 4 Hulu Sungai Tengah Nikmah, Saidatun; Istyadji, Maya; Sari, Mella Mutika; Fahmi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3807

Abstract

Research has been conducted on science learning using the Merdeka Curriculum. This study aims to analyze the implementation, student responses, supporting factors and inhibiting factors of the Merdeka Curriculum in science learning at SMP Negeri 4 Hulu Sunga Tengah. The type of research used in this study is a qualitative research with descriptive qualitative methods. The instruments used in this study were interview guides, observation sheets and documentation records. The research results show that the implementation of the Merdeka Curriculum in science learning at SMP Negeri 4 Hulu Sungai Tengah is still in the adaptation stage by teachers and students. Student responses were positive towards science learning with the Merdeka Curriculum. Supporting factors for implementing the Merdeka Curriculum are teachers who are competent in using technology, teacher self-motivation, independence in training and learning communities, more contextual learning concepts, and the application of PMM. Meanwhile, the inhibiting factors are that teachers still lack understanding in implementing the Merdeka Curriculum, especially P5, busy teaching schedules, additional teacher duties, and conceptual errors in implementing the Merdeka Curriculum.
Implementation of Interactive Learning Media on the Blood Circulatory System Towards Science Literacy Febryanie, Nina; Hafizah, Ellyna; Istyadji, Maya
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025): in Progress
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.9790

Abstract

Scientific literacy is an important indicator in the implementation of science education, which must be integrated systematically at all levels of education. This study aims to investigate the differences in scientific literacy skills between classes taught using interactive learning media and those taught using conventional learning media, with a focus on the sub-topic of the circulatory system. Additionally, it aims to assess the changes in scientific literacy skills before and after the use of interactive learning media on the sub-topic of the circulatory system. The type of research employed was quasi-experimental, utilising a non-equivalent control group design with data collection techniques that included pretests and posttests of scientific literacy. These tests were used to evaluate the hypothesis through independent sample t-tests and paired sample t-tests. The study's results showed differences in scientific literacy abilities between classes taught using interactive learning media and those taught using conventional learning media in the sub-material of the circulatory system. The results of this study also indicated a difference in scientific literacy skills before and after the use of interactive learning media in the sub-material of the circulatory system. This study demonstrates that the use of interactive learning media that present content related to scientific phenomena can enhance students' scientific literacy skills. This research highlights the importance of utilising interactive learning media for teachers in enhancing students' scientific literacy.