Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan “Ayo Bantu Teman” untuk Meningkatkan Kemampuan Dukungan Sosial Anggota TRAPZA Zakariyya, Farhan
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.261 KB) | DOI: 10.37278/jipsi.v3i01.407

Abstract

Pelatihan “ayo bantu teman” bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kemampuan dukungan sosial pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian one group pretes-postest. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 17 siswa anggota Trapza yang mengikuti pelatihan hingga selesai. Alat ukur yang digunakan adalah skala dukungan sosial House dan Khan yang disusun oleh Selistiowati (2010) dengan realibiltas 0,95. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan “ayo bantu teman” meningkatkan dukungan sosial t = -4.437 dan p <0,001
Through My Lens: Photovoice-Based Videos as Depression Anti-Stigma among Generation Z Students Rachmania, Firdhaniaty; Budiman, Rizva Rahmadien Salama; Budiman, Maharajni; Khairunnisa, Larasati; Gunanagara, Rival Muhammad Pangersa; Zakariyya, Farhan
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/psikologika.vol29.iss2.art2

Abstract

Depression is a mental issue closely related to the surrounding society, especially among Generation Z. The stigma associated with depression has led to several negative consequences, hindering life-long well-being. Developing an anti-stigma intervention regarding depression should be a collective concern. Therefore, this study aimed to investigate the effectiveness of photovoice-based videos as an anti-stigma intervention for depression. It included 29 Bandung-based Generation Z university students, using a pre experimental design with one group pretest-posttest method. In this study, data were analyzed using normality tests, categorizations, and paired sample t-tests. The t-test results showed that the screening of photovoice-based videos caused a significant difference between pretest and posttest scores, confirming the rejection of H0 and the acceptance of Ha. Therefore, photovoice-based videos proved effective in reducing depression stigma among Generation Z university students in Bandung.
Penyusunan Instrumen Status Kesehatan Mental Pelajar Chotidjah, Sitti; Ihsan, Helli; Zakariyya, Farhan; Damaianti, Lira Fessia; Mukminin, Ghinaya Ummul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur kesehatan mental pada siswa sekolah menengah pertama dan atas. Saat ini, siswa banyak mengalami gejala-gejala gangguan psikologis yang bila tidak terselesaikan maka akan dapat membuat mereka mengalami masalah kesehatan mental. Hanya saja, alat untuk mengukur gejala-gejala tersebut belum ada yang khusus bagi usia remaja. Oleh karena itu, peneliti berminat untuk membuat alat ukur yang dapat mendeteksi permasalahan dan gangguan kejiwaan yang ada pada siswa. Pengembangan alat ukur diawali dengan survei eksploratif kepada siswa dengan pertanyaan terbuka. Hasil survey lalu dijadikan dasar bagi pengembangan item-item alat ukur kesehatan mental bagi remaja. Setelah melalui uji statistik, skala alat ukur kesehatan mental yang awalnya berjumlah 59 item dihasilkan sebanyak 19 item yang valid, terdiri dari delapan faktor yaitu harga diri, evaluasi diri, kebiasaan tidur, motivasi belajar, orientasi karir, mengatasi kesulitan belajar, konformitas, hidup sehat. Reliabilitas yang dicapai oleh setiap faktor adalah antara 0,35 sampai 0,65. Model ini diuji dengan analisis faktor konfirmatori dengan hasil model yang fit. Item-item pada alat ukur ini perlu dianalisis lebih teliti serta perlu dilakukan pengembangan item baru lagi agar item menjadi lebih banyak dan memiliki properti psikometri yang baik serta mendapat model yang fit tanpa banyak modifikasi indeks.
EFEKTIVITAS ART THERAPY DALAM MANAJEMEN STRES AKADEMIK MAHASISWA TAHAP EMERGING ADULTHOOD Linnas, Nur Huda; Tazkia, Aslama; Ahaddiah, Tsani; Pratama, Muharrofil Rachim; Zakariyya, Farhan; Lestari, Selfiyani
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v6i1.2315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan art therapy dalam manajemen stres akademik pada mahasiswa tahap emerging adulthood. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa usia 18-21 tahun yang telah dipilih sebagai sampel dengan jumlah 15 partisipan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mempersiapkan kuesioner pretest dan posttest dalam bentuk google form mengenai persepsi stres akademik yang terdiri dari 18 aitem yang dibuat dalam 4 pilihan untuk mengukur tinggi rendahnya stres akademik mahasiswa. Kami memanfaatkan desain model explanatory sequential design yang merupakan mixed method dengan mengkombinasikan penelitian kuantitatif serta kualitatif secara bertahap untuk memperoleh data yang lebih komprehensif. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat stres akademik sebelum dan sesudah sesi art therapy yaitu dari 47.93 menjadi 41.27. Hasil pretest dan posttest dengan uji paired sample T-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan art therapy berupa menggambar dan mewarnai mampu secara efektif menurunkan tingkat stres akademik pada mahasiswa tahap emerging adulthood. Hasil penelitian kualitatif yang diambil pada sesi sharing session mengimplikasikan perasaan peserta selama melakukan art therapy, yaitu perasaan lega dan rileks yang dapat mereduksi stres.
Pengaruh kepercayaan diri terhadap konformitas pada mahasiswa rantau Provinsi Riau Anjelita, Yulia; Nurendah, Gemala; Zakariyya, Farhan
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i7.902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kepercayaan diri dengan konformitas mahasiswa rantau Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 445 orang mahasiswa rantau. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala kepercayaan diri yang mengacu pada teori Lauster (1990) yang telah diadaptasi oleh Ardari (2016) dengan jumlah aitem 77; α = 0,796 dan skala konformitas yang mengacu pada teori Sears (1991) yang telah diadaptasi oleh Umayah (2017) dengan jumlah aitem 25; α = 0,785. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi dengan uji spearman rho dan menggunakan bantuan software SPSS versi 24.0 for windows. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat korelasi negatif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan konformitas pada mahasiswa. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri maka semakin rendah konformitas, sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri maka semakin tinggi konformitas.
Penyusunan Instrumen Status Kesehatan Mental Pelajar Chotidjah, Sitti; Ihsan, Helli; Zakariyya, Farhan; Damaianti, Lira Fessia; Mukminin, Ghinaya Ummul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur kesehatan mental pada siswa sekolah menengah pertama dan atas. Saat ini, siswa banyak mengalami gejala-gejala gangguan psikologis yang bila tidak terselesaikan maka akan dapat membuat mereka mengalami masalah kesehatan mental. Hanya saja, alat untuk mengukur gejala-gejala tersebut belum ada yang khusus bagi usia remaja. Oleh karena itu, peneliti berminat untuk membuat alat ukur yang dapat mendeteksi permasalahan dan gangguan kejiwaan yang ada pada siswa. Pengembangan alat ukur diawali dengan survei eksploratif kepada siswa dengan pertanyaan terbuka. Hasil survey lalu dijadikan dasar bagi pengembangan item-item alat ukur kesehatan mental bagi remaja. Setelah melalui uji statistik, skala alat ukur kesehatan mental yang awalnya berjumlah 59 item dihasilkan sebanyak 19 item yang valid, terdiri dari delapan faktor yaitu harga diri, evaluasi diri, kebiasaan tidur, motivasi belajar, orientasi karir, mengatasi kesulitan belajar, konformitas, hidup sehat. Reliabilitas yang dicapai oleh setiap faktor adalah antara 0,35 sampai 0,65. Model ini diuji dengan analisis faktor konfirmatori dengan hasil model yang fit. Item-item pada alat ukur ini perlu dianalisis lebih teliti serta perlu dilakukan pengembangan item baru lagi agar item menjadi lebih banyak dan memiliki properti psikometri yang baik serta mendapat model yang fit tanpa banyak modifikasi indeks.
Efektivitas Pelatihan Positive Self-Talk dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa Baru Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia Agestianti, Ruth; Khalila Mustafid, Atha; Bulan Andari, Nafisya; Afifah Azzahra, Faza Tsalitsa; Ayu Regitha Pramesti, Ni Kadek; Zakariyya, Farhan; Lestari, Selfiyani
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v7i1.2588

Abstract

The demands and responsibilities in a new learning environment, namely college, can cause a crisis of confidence for students, especially new students. Positive self-talk is one alternative in increasing the confidence of new students. The purpose of this study was to determine the effectiveness of positive self-talk training in increasing the self-confidence of new psychology students at Universitas Pendidikan Indonesia. This study used a quantitative quasi-experimental method with a one group pretest-posttest design. The sample selection was determined using purposive sampling technique. Meanwhile, the subjects in this study amounted to 9 first semester students majoring in psychology at the University of Education Indonesia. Data analysis was carried out with the Wilcoxon test. The results showed a significance value of p = .042 (> 0.05), which means that positive self-talk is effective in increasing the confidence of new psychology students at Universitas Pendidikan Indonesia Keywords: Training; Positive Self Talk; College Students