Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI HADITS NABAWI: PENDEKATAN HOLISTIK DAN MULTIDISIPLIN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nuratika, Nuratika; Alma’arif, Alma’arif
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1437

Abstract

Children’s character education is a fundamental aspect of Islamic Religious Education (PAI), especially in the context of increasingly complex globalization challenges, the rapid negative impact of digital technology development, and the growing moral crisis. The Prophetic Hadith, as the second primary source of Islamic teachings after the Qur’an, plays a strategic role in the process of shaping children’s personalities and character comprehensively. The purpose of this study is to analyze the Prophetic Hadith in the formation of children’s character, using a holistic and multidisciplinary approach in PAI learning. This study employs a qualitative approach through library research. Primary data were obtained from authoritative Hadith collections, while secondary data were drawn from relevant books and national and international scholarly journals. The findings indicate that the Prophetic Hadith contains universal principles for shaping children’s character that transcend time and can be effectively internalized through integrative and holistic PAI learning. Furthermore, a multidisciplinary approach in learning reinforces the relevance of Hadith values in the context of students’ development. This article is expected to provide both theoretical and practical contributions to the development of Islamic Religious Education oriented toward the formation of children’s character.
Analisis Deiksis dalam Novel Hari Terakhir Karya J. Wahab Putri, Diana Jil Karisa; Ningsih, Asih Ria; Nuratika, Nuratika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36581

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan deiksis dalam novel sebagai bagian dari kajian pragmatik pada karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk deiksis yang digunakan serta perannya dalam membangun makna tuturan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan tokoh dalam novel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Teknik baca dan catat, kemudian data dianalisis berdasarkan klasifikasi deiksis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 25 data deiksis, yang terdiri atas 11 data deiksis persona, 6 data deiksis tempat, dan 8 data deiksis waktu. Temuan tersebut menunjukkan bahwa deiksis persona merupakan jenis deiksis yang paling dominan, yang berperan penting dalam membangun konteks peristiwa dan alur cerita dalam novel secara pragmatik.
Pengabdian Kepada Masyarakat: Edukasi Anti-Bullying Melalui Media Komik dan Refleksi Diri Santri di RQ Badruttamam Bone Nuratika, Nuratika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i3.4763

Abstract

Bullying behavior remains a potential issue within boarding-based educational environments, including Islamic boarding schools, thus requiring systematic preventive educational efforts. This community service program aimed to improve students’ understanding of the forms, impacts, and prevention of bullying through an interactive educational activity conducted at Rumah Qur’an Badruttamam. The implementation method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation, carried out through material presentation, participatory discussions, educational comic media, and written reflection. The activity involved 68 students. The results showed that participants were able to identify various forms of bullying, with verbal bullying being the most frequently recognized, such as mocking, negative nicknames, and body-related insults. Students’ reflections indicated emotional impacts including sadness, fear, and low self-confidence due to experiencing or witnessing bullying. All participants expressed a commitment not to engage in bullying, as evidenced by written declarations. These findings indicate that visual, reflective, and participatory educational approaches are effective in improving awareness and understanding of bullying behavior. The program contributed to increased social literacy, character strengthening, and collective awareness to create a safe and harmonious boarding school environment. Therefore, anti-bullying education programs are recommended to be implemented continuously as a preventive strategy in student character development. Keywords: Bullying, Character Education, Students, Prevention, Boarding School
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Deeplearning Pada Kurikulum Merdeka Bagi Guru-Guru SD Negeri 020 Rambah Samo Arianti, Rita; Nuratika, Nuratika; Fitri, Anisa; Fijri Astuti, Tia; Ratih, Ratih; Purba, Sinky Arisky
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.1740

Abstract

Latar belakang kegiatan pengabdian ini karena kurangnya kompetensi guru-guru di SD Negeri 020 Rambah Samo dalam menyusun modul ajar deeplearning kurikulum merdeka dengan baik. Guru belum bisa membuat modul ajar secara mandiri tetapi masih memodifikasi modul ajar yang ada di PMM (Platform Merdeka Mengajar). Guru masih belum mampu memahami cara mendesain rubrik asesmen awal pembelajaran, dan melakukan asesmen akhir pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh guru-guru SD Negeri 020 Rambah Samo dengan melakukan pendampingan penyusunan modul ajar berbasis deeplearning. Tahapan dalam metode pelaksanaan kegiatan adalah tahapan persiapan, pelaksanaan kegiatan, pengawasan/observasi, evaluasi di akhir kegiatan, dan keberlanjutan program PKM. Hasil pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman guru-guru SD Negeri 020 Rambah Samo dalam menulis modul ajar deeplearning yang terlihat dari kompetensi guru sebelum diberikan pendampingan menyusun modul ajar yaitu 29.19 % dan setelah diberikan pendampingan meningkat menjadi 90,83 %. Kesimpulan pengabdian ini adalah dengan adanya pendampingan penyusunan modul ajar deeplearning dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar deeplearning secara mandiri dan mendesain asesmen akhir pembelajaran.
BENTUK DAN MAKNA MANTRA PENGOBATAN DI KABUPATEN ROKAN HULU Ningsih, Asih Ria; Nuratika, Nuratika; Prasiwiningrum, Elyandri; Rosinda, Rosinda; Ridho, Ridho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan makna mantra pengobatan tradisional yang berkembang di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Pengobatan tradisional di wilayah ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan, khususnya dalam bentuk mantra, dan ritual penyembuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan para praktisi pengobatan (dukun/ tabib, dan tokoh adat), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk mantra pengobatan tradisional di Rokan Hulu berjumlah 20 data mantra, yakni Mantra Pengobatan Kataguran, Mantra sakit Gigi, Mantra Sakit Perut, Mantra penyakit Kulit, Mantra sakik Tulang, Mantra Penyakit hati, dll. Makna yang terkandung dalam praktik pengobatan ini mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual, meminta perlindungan, memohon penyembuhan, menanggalkan/ membuang penyakit dalam tubuh, energi positif, harapan kesembuhan, penggambaran kondisi fisik racun, meminta, penegasan kekuatan Penawar berasal dari tokoh tertentu, kekuatan penyembuhan bersumber dari kalimat tauhid. Dapat disimpulkan bahwa pengobatan tradisional tidak hanya dipahami sebagai usaha penyembuhan fisik, tetapi juga sebagai proses pemulihan keseimbangan batin dan sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian pengobatan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Rokan Hulu.