Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA KERIPIK PISANG BLESSING (STUDI KASUS PADA USAHA KERIPIK BLESSING BANANA CHIPS DI DESA SIMPANG KANAN KECAMATAN SUMBERJO KABUPATEN TANGGAMUS) Sari, Widia Arum; Saty, Fadila Marga; Desfaryani, Rini; Fitri, Annisa
Jurnal Agrisep Vol 24, No 2 (2023): Volume 24 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v24i2.34607

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki kandungan karbohidrat, nutrisi, mineral, dan kandungan serat yang sangat tinggi. Pisang dapat meningkatkan nilai tambah yaitu keripik pisang. Permasalahan umum bagi industri pengolahan keripik pisang Blessing ini adalah penurunan produski, kenaikan harga input, dan penurunan harga jual. Oleh karena itu maka dilakukan penelitian menghitung biaya dan penerimaan, menganalisis kelayakan finansial pada usaha, menganalisis sensitivitas pada usaha keripik pisang Blessing di Gunung Batu Kecamatan Sumberjo Kabupaten Tanggamus. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode di lakukan dengan cara Purposive pada respondennya. Penelitian kuantitatif dilakukan untuk menganalisis kelayakan finansial yaitu NPV, IRR, Net B/C, dan Payback Period (PP) dan BEP. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh usaha keripik pisang blessing memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.781.313.333 dan Keuntungan sebesar Rp 574.232.500, analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha keripik pisang blessing ini layak untuk dijalankan, sensitivitas terhadap parameter kenaikan biaya variabel sebesar 5% usaha keripik pisang blessing masih layak untuk dijalankan dan hasil analisis sesitivitas terhadap penurunan penjualan sebesar 12% usaha keripik pisang masih dikatakan layak.
Analisis Pengendalian Mutu Tapioka Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) (Studi Kasus PT XYZ) Kemala, Lina; Fitriani, Fitriani; Saty, Fadila Marga
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21149

Abstract

PT XYZ, located in Central Lampung Regency, is a company engaged in tapioca production. However, there are still instances of nonconforming products, particularly in RF (Reject Retained Mesh). The causes of RF include the decrease in starch content in raw materials, human error due to less careful workers, and environmental factors. This study aims to analyze the quality control of tapioca products at PT XYZ using the Statistical Quality Control (SQC) method. This method is applied to determine the extent to which product quality is controlled and to identify the factors causing product nonconformities. The analytical tools used include check sheets, histograms, control charts, Pareto diagrams, and fishbone diagrams. The data analyzed were obtained from observations, interviews, as well as production and defect data during February 2024. The results showed that the production process has not yet been fully within control limits, and the highest number of nonconformities occurred in the RF category. The main factors contributing to nonconformities include human, machine, method, raw materials, and environment. This study suggests that the company should improve operator training, machine maintenance, SOP supervision, raw material selection, and proper production scheduling. The implementation of effective quality control is expected to reduce the number of nonconforming products and improve overall product quality.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SUNGAI BADAK KECAMATAN MESUJI KABUPATEN MESUJI Asih, Langgeng Tri; Saty, Fadila Marga; Noer, Irmayani
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 20, No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v20i2.48431

Abstract

Rice is a staple food source for the Indonesian population. Rice commodity is an agricultural commodity that has a high enough risk and poses a threat to the welfare of rice farmers. The Badak river village is one of the villages that has superior agricultural commodities in Mesuji Regency in the form of rice plants. This research aims to identify the sources of risk faced by farmers in Sungai Badak Village, Mesuji District, Mesuji Regency and analyze the magnitude of the risk impact. The results of the analysis showed that the main sources of risk during planting season 1 were Plant Pest Organisms (OPT) and plant diseases, while the main risk sources in planting season 2 were weather / climate factors. Meanwhile, using the Z-Score shows a risk probability of 30 percent in planting season 1 and 26 percent in planting season 2, while the analysis using the VaR method, the resulting risk impact in planting season 1 is IDR 3,646,801 per hectare, while the risk impact on planting season 2 amounting to IDR 4,030,634, - per hectare.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Branding Produk Hilir Kakao di Suka Agung Bulok Tanggamus Lampung Berliana, Dayang; Analianasari, Analianasari; Saty, Fadila Marga; Maulini, Rima; Sutarni, Sutarni; Fitriani, Fitriani; Ningtyas, Kurnia Rimadhanti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110532

Abstract

Pekon Suka Agung merupakan salah satu pekon di Kecamatan Bulok yang memiliki luas lahan kering tertinggi untuk budi daya kakao. Kelompok tani di Pekon ini telah membudi dayakan kakao sejak tahun 1998 serta memperoleh hibah bantuan Dana Aspirasi berupa Fasilitas Pengelolaan Biji Kakao November 2020. Pembentukan kelompok tani Sido rukun 5 sejak tahun 2016 dengan jumlah anggota kelompok tani berjumlah 24 orang aktif serta luas garapan 37 ha. Sarana prasarana pengolahan produk cokelat yang dimiliki kelompok tani Sido rukun 5 tergolong cukup memadai. Sarpras tersebut berasal dari Bantuan Dana Aspirasi untuk memproduksi bubuk cokelat dan coco butter. Merek produk cokelat yang dihasilkan bernama Kihako. Namun,  kemasan dan label produk belum variatif, inovatif dan menarik.  Promosi maupun penjualan produk bubuk cokelat masih terbatas lokal. Penerapan digital marketing belum dilakukan secara optimal oleh anggota kelompok. Oleh karenanya perlunya penguatan branding produk melalui pengenalan platform pemasaran digital dan pendampingan promosi kepada anggota kelompok. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan menjadikan produk kelompok mampu bersaing secara kompetitif di tingkat regional hingga nasional. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tentang pembuatan desain kemasan dan label produk bubuk cokelat yang variatif, inovatif dan menarik dan meningkatkan pengetahuan kelompok tentang pembuatan materi promosi dan penerapan digital marketing. Metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Kelompok Sido Rukun 5 adalah dengan cara pendekatan partisipatif aktif. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa sebanyak 90% peserta PKM setuju adanya peningkatan pengetahuan petani tentang pentingnya kemasan, desain, dan label produk serta 90% juga peserta PKM siap menerapkan  digital marketing dalam meningkatkan daya saing produk anggota poktan.  Kemasan yang dimiliki anggota kelompok setelah adanya kegiatan PKM menjadi lebih variatif dan desainnya lebih menarik. Sebanyak 90% anggota kelompok tani juga siap menerapkan promosi digital pada akun-akun media sosial yang dimiliki.