Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Eko-Efisiensi Penggunaan Recycle Water pada Industri Pengolahan  Karet Alam (Studi Kasus: PT. MKC) Amalia, Laeli Rezki; Widada, Dharma; Sukmono, Yudi
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 4 (2025): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/tny1dk29

Abstract

The manufacturing industry in natural rubber processing uses large amounts of water resources with repeated washing processes. PT. MKC uses water resources from the river which are processed at the WTP as the main source of water for production, and uses some of the water resources in recycled water from wastewater processing to be reused in production. The selection of alternatives in improving the quality of recycled water, process of industrial wastewater treatment and the selection of domestic wastewater treatment, in the eco-efficiency analysis of the use of recycled water utilized efficiently. By using the AHP method, alternative A becomes the most advanced process of industrial wastewater treatment with a weight of 63.1%, using reverse osmosis that already exists at the WTP to process WWTP effluent water into clean water that meets the parameters of clean water for industry. Alternative PT. DUJ which offers domestic wastewater treatment technology with aeration, sedimentation, and ozonation processes is the best of domestic wastewater treatment with a weight of 53.7%. The feasibility of investment in both selected alternatives with a payment period of 2 years 5 months. Keywords: AHP, Domestic, Production, Treatment, Water
Service Quality Analysis with Pivotal-Core-Peripheral (PCP) Model (Case Study: Restu Ibu Hospital Balikpapan) Cahya, Hadifah Mutiara; Pawitra, Theresia Amelia; Widada, Dharma
IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management Vol 6, No 2: June 2025
Publisher : Program Pascasarjana Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijiem.v6i2.30449

Abstract

Restu Ibu Hospital in Balikpapan is a private healthcare provider offering various clinics, including a neurology clinic. This study aims to measure the quality of service at Restu Ibu Hospital from the perspective of BPJS patients at the neurology clinic using the Pivotal Core Peripheral (PCP) model. Additionally, the study provides suggestions for improving service quality where it falls short of patient expectations. The PCP model assesses service quality through three main attributes: Pivotal, Core, and Peripheral. The research findings indicate that the Pivotal attribute has the lowest score of 0.103, meaning that the service meets patient expectations. The Core attribute has a score of 0.349, also indicating that the service meets patient expectations. Meanwhile, the Peripheral attribute has the highest score of 0.503, suggesting that this aspect of service exceeds patient expectations. Overall, the average score for PCP attributes is 0.318, indicating that all attributes are within the range of patient expectations. Patient satisfaction scores for the neurology clinic and the hospital overall are 3.61 and 3.52, respectively, reflecting a general satisfaction with the services at Restu Ibu Hospital. However, there are still two areas under the Pivotal attribute that fall below patient expectations: waiting time at the pharmacy, with a score of -0.68, and waiting time at registration, with a score of -0.59. Suggested improvements include enhancing the queue management system by providing information on the remaining queue, educating patients on using the application for easier registration, increasing human resources, and improving facilities for patient comfort.
Quality Analysis of Digital Service Virtual Plasa Witel Samarinda Using e-Servqual Method Khotijah, Syafitri; Widada, Dharma; Amelia Pawitra, Theresia
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 9 No 3 (2022): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v9i3.3082

Abstract

Virtual Plasa is a new digital service from PT. Telkom, released in 2020, with the intention of providing communication services from Telkom concisely. This study aims to determine the quality of service at Virtual Plasa, identify and evaluate the causes of the gap, and recommend improvement. The results show that Virtual Plasa services have a significant level of service quality. Even if the average expectation is higher than the average perception, the difference is modest, and the overall service is good. The Wilcoxon test results show that only two of eighteen attributes have a significant negative value, which is the website has a positive image and follow up on the website as promised. The attribute "Follow up on the website as promised" appears in the IPA diagram's priority quadrant. This attribute's fulfillment gap is caused by information gap (-0.58). Recommendation for this issue involve scheduling management to monitor directly the transactions done, creating a record feature, and asking customers to fill out the feedback section after completing transactions in Virtual Plasa. On the IPA diagram, the attribute "website has a positive image" is found in the low priority quadrant. The recommendation include creating defined guidelines for the Virtual Plasa image.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Logistic Service Quality (Studi Kasus: CV. Kurir Kuriran Samarinda) Husain, Muhammad Ali; Widada, Dharma; Pawitra, Theresia Amelia
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.22171

Abstract

Kurir Kuriran Samarinda adalah perusahaan layanan jasa yang bergerak dibidang logistik yang berlokasi di Kalimantan Timur. Demi mencapai kelancaran dalam proses pengantaran barang, maka perlu adanya sistem yang dikelola dengan baik sehingga pelayanan yang dirasakan oleh pelanggan menjadi maksimal, oleh karenanya perlu dilakukan penelitian mengenai kualitas layanan yang ada di Kurir Kuriran Samarinda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan dan kepuasan pelanggan yang ada di Kurir Kuriran Samarinda, dan pengaruh dari kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan secara parsial dan simultan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Logistic Service Quality yaitu metode pengukuran kualitas layanan yang berfokus pada usaha logistik, dimensi tersebut terdiri dari Personal Contact Quality, Timeliness, Order Condition, Order Discrepancy Handling, dan Operational Information Sharing (Uvet, 2020). Uvet menyatakan bahwa kualitas layanan dari sebuah perusahaan logistik yang mengacu pada dimensi LSQ sangat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Oleh karenanya metode LSQ (Logistic Service Quality) dipilih untuk digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil dari penelitian diketahui bahwa ada pengaruh antara variabel Kualitas Pelayanan terhadap variabel Kepuasan Pelanggan Kurir Kuriran Samarinda dibuktikan dari hasil uji korelasi Spearman yang menunjukan bahwa keseluruhan dimensi kualitas layanan memiliki hubungan terhadap kepuasan pelanggan dan hasil uji regresi linier berganda yang menunjukan terdapat hubungan yang signifikan secara simultan dari dimensi Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan dan terdapat hubungan secara parsial dari dimensi TL terhadap Kepuasan Pelanggan. Kata Kunci: Kualitas Layanan, Kepuasan Pelanggan, Kurir Kuriran Samarinda, LSQ.
Analisis Hubungan Beban Kerja Mental Dan Fisik Terhadap Kelelahan Kerja Pada Perawat Anshory, Billy; Widada, Dharma; Fathimahhayati, Lina Dianati
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.22102

Abstract

RS. Aisyiyah Ibu & Anak adalah Rumah Sakit yang didirikan secara khusus untuk melayani Ibu melahirkan & anak yang menderita penyakit cukup parah, besarnya pasien yang dilayani terhadap jumlah perawat yang ada berada pada nilai perbandingan yang cukup jauh, maka diperlukan perhitungan terhadap kondisi perawat yang bekerja.Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan usulan perbaikan yang dapat diberikan untuk mengurangi beban kerja fisik, mental dan kelelahan pada pekerjaan harian perawat RS. Ibu & Anak Aisyiyah. Metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja mental; fisik dan kelelahan kerja secara berturut-turut adalah NASA-TLX; %CVL & kuesioner subjektif IFRC. Didapatkan hasil penelitian ialah menghimbau perawat menerapkan pola kerja ideal yang lebih sehat di mana aktivitas fisik & mental yang berimbang, melakukan refreshing terhadap beban mental yang tinggi, dan aktivitas fisik yang harus ada alternatifnya meskipun perawat bekerja di waktu yang tidak dituntut banyak bergerak. Kata kunci: NASA-TLX, %CVL, IFRC, kelelahan kerja, beban kerja mental, beban kerja fisik, perawat
The Ergonomic Risk Evaluation of Work Posture for Oil Palm Harvest Workers in Large Plantations in East Kalimantan using SNI 9011:2021 Pawitra, Theresia Amelia; Khairi, Rivki Al; Widada, Dharma
Journal of Integrated System Vol. 7 No. 2 (2024): Journal of Integrated System Vol. 7 No. 2 (December 2024)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v7i2.10152

Abstract

Indonesia, as the world's largest palm oil producer, relies on contributions from smallholder farms, state plantations, and private estates. Despite its scale, much of the harvesting process remains manual, posing risks of musculoskeletal disorders due to non-ergonomic work postures. This study evaluated work postures in two plantations: PT DSN (private) and PTP XIII (state-owned) in East Kalimantan, involving 96 workers: 47 harvesters, 12 transporters, and 37 loose fruit collectors. The findings revealed that 83% of harvesters experienced neck pain, 75% of transporters of fresh fruit bunches (FFB) reported knee pain, and 95% of loose fruit collectors faced neck pain. Ergonomic Risk Factor analysis showed FFB transportation as the most hazardous activity (score 74), followed by harvesting (62) and loose fruit collection (55). The key contributors to these risks included body posture and manual material handling, with body posture contributing 58% to scores in loose fruit collection and FFB unloading. Proposed ergonomic improvements include holistic safe care for harvesters, tractor scissor lifts for FFB transport, and modified nut pickers for loose fruit collection. While these interventions promise to increase efficiency, productivity, and safety, success hinges on addressing challenges such as initial costs, worker training, and equipment adaptation to field conditions.
Penerapan Metode Kansei pada Perancangan Mebel Fasilitas Belajar Utomo, Dutho Suh; Widada, Dharma; Guntara, Reezha Alva; Wahyudi, Khairunnisa; Siagian, Siagian; Gloria, Jevandra Vablo
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i1.1178

Abstract

Pekerjaan Mebel adalah membuat berbagai produk mebel, salah satunya fasilitas belajar. Produk fasilitas belajar perlu memiliki desain yang melibatkan pengguna sehingga lebih user friendly. Untuk dapat memfasilitasi faktor emosi konsumen maka dapat digunakan metode kansei. Penggunaan rancangan yang sesuai dengan konsumen ini diharapkan menjadikan produk yang dihasilkan mempunyai daya saing terhadap produk serupa dari luar. Tim pengabdian masyarakat sebelumnya telah melakukan penelitian perancangan produk fasilias belajar dengan metode Kansei. Dan kegiatan pelatihan dari tim ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para industri kecil mebel di Samarinda cara memproduksi mebel yang melibatkan persepsi konsumen dan mempunyai daya saing
Analisis Postur Kerja Pekerja Pemanen Sawit Menggunakan SNI 9011:2021 (Studi Kasus: PT Perkebunan XIII Kebun Tabara) Al Khairi, Muhammad Rivki; Pawitra, Theresia Amelia; Widada, Dharma
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.003

Abstract

PT. Perkebunan XIII Kebun Tabara mempunyai permasalahan yang dihadapi yaitu kenyamanan dan keselamatan pekerja. Diharapkan dari penelitian ini dapat membantu perusahaan menyelesaikan permasalahan kesehatan, kenyamanan dan keselamatan pekerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Penelitian ini melakukan analisis postur kerja terhadap pekerja pemanenan kelapa sawit dengan menggunakan SNI 9011;2021 untuk mengidentifikasi postur kerja dan risiko pekerja serta akibat dari postur kerja untuk mengetahui skor postur kerja serta usulan perbaikan. Berdasarkan data Survei gotrak yang diambil dari empat pekerjaan yaitu penurunan tandan buah segar dari pohon, pengangkutan tandan buah segar, pengutipan berondolan, memindahkan tandan buah segar, pekerja mengalami keluhan rata-rata pada leher, pinggul, lengan, dan betis yang mendapat skor 3 berdasarkan tingkat keparahan dan tingkat frekuensi keluhan pekerja. Berdasarkan hasil penelitian diketahui empat pekerjaan mempunyai durasi siklus dan aktivitas yang berbeda tiap pekerjaannya yang membuat potensi yang sakit yang dialami pekerja berbeda-beda tiap pekerjaan Hasil yang didapatkan dari pengukuran adalah terdapat 4 postur yang menjadi penyebab terjadinya keluhan yaitu leher memuntir, tangan tidak ditopang, beban berat, dan pengangkatan beban secara manual, untuk itu diperlukan mitigasi risiko K3 pada pekerja. Berdasarkan Survei ERF diketahui dari 4 pekerjaan yang dilakukan pekerja pekerjaan dengan potensi bahaya ergonomi adalah pengangkutan TBS, Hasil dari analisis potensi bahaya pada penurunan TBS didapatkan nilai risiko berbahaya, pada pengutipan berondolan didapatkan nilai risiko berbahaya, dan pada perpindahan TBS ke TPH didapatkan nilai risiko berbahaya. Selanjutnya dilakukan usulan perbaikan dengan pengedalian risiko yang dapat diterapkan untuk mengurangi potensi terjadinya bahaya berupa alat tracktor scissor lift. Alat ini berfungsi untuk memindahkan proses pengangkutan TBS yang sebelumnya diangkat ke truck menjadi ke tacktor. Dengan adanya tracktor ini pekerja tidak perlu mengangkut TBS langsung ke dalam truck dikarenakan scissor lift dari dump tractor ini dapat mengangkat dump ini lebih tinggi dari tinggi dump truck, hal ini dapat dilakukan dengan cara posisi truck dibuat lebih rendah dari posisi tracktor dengan memanfaatkan tinggi tanah pada TPH setempat, TBS dapat diangkut langsung ke dalam truck menggunakan tracktor scissor lift dan mengurangi postur yang tidak normal dan mencegah forceful extertions.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Proses Perbaikan Kapal dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC): (Studi Kasus : PT. Karya Pacific Tehnik Shipyard) Jaya, Riyan; Pawitra, Theresia Amelia; Widada, Dharma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.949

Abstract

PT. Karya Pacific Tehnik Shipyard adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbaikan dan perawatan kapal. Beberapa aktivitas perbaikan kapal memiliki potensi bahaya tinggi, terutama pada proses replating, sandblasting, dan painting. Diketahui bahwa kecelakaan kerja yang pernah atau berpotensi terjadi mencakup risiko terkena percikan api, sinar las, terhirup asap las, jatuh dari ketinggian, gangguan pernapasan akibat paparan debu abrasif dan iritasi kulit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian yang tepat dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), serta melakukan analisis akar masalah dengan diagram fishbone dan mengevaluasi kelayakan pengendalian menggunakan pendekatan Benefit-Cost Ratio. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pihak HSE serta supervisor. Hasil penelitian menunjukkan persentase risiko ekstrem sebesar 2,70%, risiko tinggi 27,03%, risiko sedang 59,46%, dan risiko rendah 10,81%. Pengendalian awal seperti penggunaan APD dan izin kerja panas sudah di terapkan, namun belum optimal. Oleh karena itu, direkomendasikan pengendalian tambahan berupa penambahan APAR, APAB dan Hydrant, pengendalian tanggap darurat kebakaran, edukasi, sosialisasi dan budaya keselamatan kerja, pengendalian operasional alat potong, pendampingan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja, serta evaluasi K3. Nilai BCR > 1 pada penambahan APAR, APAB dan Hydrant menunjukkan bahwa pengendalian tersebut layak diterapkan untuk menurunkan risiko dan meningkatkan keselamatan kerja.
Analisis Kualitas Pelayanan Hotel  Menggunakan Metode Service Quality (SERVQUAL) dan Importance Performance Analysis (IPA) Iskandar, Syarif; Tosungku, La Ode Ahmad Safar; Widada, Dharma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1026

Abstract

Persaingan industri perhotelan yang semakin ketat menuntut setiap perusahaan untuk memberikan pelayanan optimal demi meningkatkan kepuasan pelanggan. Hotel X sebagai salah satu penyedia jasa perhotelan perlu melakukan evaluasi kualitas layanan untuk memastikan kesesuaian antara harapan dan persepsi pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas layanan menggunakan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 100 responden tamu hotel. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung nilai gap antara persepsi dan harapan pada lima dimensi SERVQUAL, kemudian memetakan hasilnya ke dalam diagram kartesius IPA. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata gap keseluruhan sebesar -1,05, yang mengindikasikan bahwa kualitas layanan belum memenuhi harapan pelanggan, sehingga diperlukan perbaikan kualitas layanan. Atribut yang memiliki skor tertinggi yaitu staf melakukan pelayanan berjalan lancar tanpa kendala dengan skor -0,62. Atribut yang memiliki skor terendah yaitu atribut “pelayanan barang atau bagasi pelanggan” dengan skor -1,86. Berdasarkan diagram kartesius IPA, atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan antara lain Hotel X memiliki fasilitas yang bersih dan terawat (ruang tunggu, toilet, front office), kebersihan kamar tamu dan fasilitas modern yang terdapat di Hotel X, area lobi dan ruangan umum hotel terlihat nyaman dan menarik, dan pelayanan barang atau bagasi pelanggan. Berdasarkan prioritas tersebut diusulkan perbaikan kualitas layanan seperti melakukan audit atau pemeliharan rutin, peningkatan pengawasan fasilitas, penetapan SOP yang jelas dan memberikan pelatihan kepada staf.