Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EKSPRESI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP MUHAMMADIYAH GATAK Putri, Eka Cahyaning; Suwandi, Sarwiji; Mulyono, Slamet
Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2019): LOGAT: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan 1) bentuk kesantunan dan ketidaksantunan berbahasa dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Gatak, 2) penanda kesantunan berbahasa yang ada pada bentuk tindak tutur dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Gatak, 3) penanda ketidaksantunan berbahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Gatak, dan (4) penyebab pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam tindak tutur selama pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Gatak.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan yang terjadi selama pembelajaran bahasa Indonesia berlangsung di SMP Muhammadiyah Gatak, Sukoharjo. Teknik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi teori.Hasil penelitian ini adalah 1) Ditemukan 296 bentuk tuturan santun yang mematuhi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatisan, 2) Ditemukan 48 bentuk tuturan tidak santun yang melanggar maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, dan maksim kesederhanaan, 3) Ditemukan penanda kesantunan berupa meminta dan memohon kepada mitra tutur tanpa paksaan dan tidak menyinggung; mempersilakan mitra tutur tanpa paksaan dan tidak menyinggung; serta memberikan tanggapan positif terhadap mitra tutur, 4) Ditemukan penanda ketidaksantunan berupa mengkritik dengan diksi dan intonasi negatif serta tidak bisa mengendalikan emosi; berpendapat dengan menyinggung mitra tutur; dan memotong pembicaraan mitra tutur.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS MELALUI PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING PADA KELAS VI SDN 2 KUALA PEMBUANG I Mulyono, Slamet
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume, 11 Nomor 01, Juni, T
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpips.v11i1.1113

Abstract

Dalam kehidupan ini, kita senantiasa berhadapan dengan berbagai masalah dan pilihan sehingga dituntut untuk mampu berpikir secara kritis dan kreatif dalam menyelesaikan suatu masalah. Itulah sebabnya mengapa siswa perlu dibiasakan untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. IPS sebagai salah satu mata pelajaran yang dipelajari di sekolah sangat penting dalam rangka pembentukan manusia yang kreatif, kritis dan inovatif, serta menghargai nilai-nilai perjuangan bangsa yang sasarannya lebih ditekankan pada pembentukan pemahaman, kesadaran dan wawasan para siswa sebagai bekal kehidupan di masa mendatang. Melalui penerapan Metode Problem Solving dalam pembelajaran IPS, siswa diharapkan dapat terlibat secara langsung dalam mencari dan menemukan masalah serta memiliki kemampuan yang optimal dalam  memecahkan masalah-masalah yang ada.
KEKERABATAN BAHASA JAWA DAN BAHASA MADURA DALAM KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Tantri, Afitta; Saddhono, Kundharu; Mulyono, Slamet
DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Vol 3 No 2 (2024): DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/jdpbsi.v3i2.1847

Abstract

Indonesia is a country that has a variety of regional languages. Language itself is an important thing in human life. Javanese and Madurese are two different languages that are closely related. This research will discuss the relationship between Javanese and Madurese languages. The research method to determine the level of relationship between the two languages is to use a qualitative descriptive method with lexicostatistical data analysis techniques. This analysis focuses on Javanese and Madurese vocabulary which are related. With 200 pairs of Swadesh vocabulary words studied from Javanese and Madurese. From the research carried out, the results showed that the kinship relationship between Javanese and Madurese is 25%, where according to the table of kinship levels the two languages are still categorized as cognate. Keywords: Javanese, Madurese, comparative historical linguistics
Pengembangan Media Pembelajaran Pull Out Photo Box Sebagai Upaya Peningkatan Pemerolehan dan Pembelajaran Bahasa Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Pada Sekolah Inklusi Tingkat Dasar Wisnu Wardana, Muhammad Aditya; Febriana, Noerzada; Krida Karina, Yiyin; Mulyono, Slamet; Sasmito, Edy
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2022): Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v9i1.27330

Abstract

Abstrack: The process of language acquisition and learning for people with disabilities in inclusive schools needs to be done as an effort to ensure the education of students who study in inclusive classes. At this time Indonesia also has a law on disability equality in various public facilities and places, namely Law Number 8 of 2016. One of the inclusive schools in Indonesia is SDN 3 Kepanjenlor Blitar City. The purpose of developing pull out photo box learning media is one of the efforts to improve language acquisition and learning for children with special needs (ABK) at elementary level inclusive schools. The development of pull out photo box learning media is carried out in 4 stages, namely (1) the define stage; (2) the design stage; (3) the development stage; (4) and the testing stage. This research was conducted by taking samples from educators and students at SDN 3 Kepanjenlor, Blitar City, East Java Province by asking questions to one of the language teaching teachers through the zoom meeting media and students through google form to find out understanding and satisfaction in using pull out photo box learning media in language learning. The results obtained in the study obtained a satisfactory conclusion in using pull out photo box learning media in primary level inclusive classes, namely students are able to understand language learning materials and are interested and active in participating in learning by using this learning media.
GAYA BAHASA, IMAJI, DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SERTA RELEVANSI SEBAGAI MATERI AJAR DI SMA Chairin Ananda, Ifa; Saddhono, Kundharu; Mulyono, Slamet
JURNAL KOULUTUS Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pengumpulan data berupa dokumen lirik lagu setelah itu dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis gaya Bahasa pada lirik lagu album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya karya Nadin Amizah; (2) analisis imaji pada lirik lagu album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya karya Nadin Amizah; (3) analisis nilai Pendidikan karakter pada lirik lagu album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya karya Nadin Amizah; dan (4) pemanfaatan gaya Bahasa, imaji dan nilai Pendidikan karakter pada lirik lagu album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya karya Nadin Amizah sebagai materi ajar teks puisi kelas X SMA. Berdasarkan penelitian yang dilakukan lirik lagu album “Untuk Dunia Cinta dan Kotornya” karya Nadin Amizah dapat ditemukan 16 macam gaya bahasa. Gaya bahasa tersebut yaitu Aliterasi (8,8%), Asonansi (20,2%), Anaphora (3,7%), Epizeukis (3,7%), Metonimia (0%), Paralelisme (11,3%), Asindeton (1,2%), Polisindeton (3,7%), Alegori (3,7%), Simile (1,2%), Metafora (2,5%), Personifikasi (10,1%), Hiperbola (7,5%), Litotes (10,1%), Inuendo (6,3%), Sarkasme (5,0%). Rincian gaya bahasa yang digunakan paling banyak digunakan pada lirik lagu tersebut adalah gaya bahasa asonansi. Kemudian 7 macam imaji. Imaji tersebut Imaji penglihatan (18,5%), imaji pendengaran (11,1%), imaji penciuman (7,4%), imaji pencecapan (3,7%), imaji gerak (27,7%), imaji intelektual (9,2%), dan imaji perabaan (22,2%). Rincian imaji yang paling banyak digunakan pada lirik lagu tersebut adalah imaji gerak. Selanjutnya 5 komponen nilai pendidikan karakter sebagai berikut Nilai Religius (24%), Nilai Nasionalis (20%), Nilai Mandiri (28%), Nilai Gotong Royong (4%), Nilai Integritas (24%). Rincian nilai pendidikan karakter pada lirik lagu tersebut yang paling banyak digunakan adalah nilai mandiri. Serta analisis gaya bahasa, imaji dan nilai pendidikan karakter pada lirik lagu tersebut dapat direlevansikan sebagai materi ajar bahasa Indonesia di SMA.
Diction in Poetry Anthologies Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau M Aan Mansyur's Work and Its Use as Poetry Teaching Material in High School Kusnasari, Zanida Zulfana; Rakhmawati, Ani; Mulyono, Slamet
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education ( Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v10i3.7039

Abstract

Learning poetry at the high school level in Indonesia is generally expected to provide a deeper understanding of literature and enrich students' language skills, but in reality, there is a lack of understanding of the building blocks and values of poetry, as well as limited teaching materials that are effective in facilitating understanding and appreciation of works. poetry. This analysis will be carried out with the aim of finding the use of diction in the poetry anthology Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau by M. Aan Mansyur and analyzing its use as poetry teaching material in high school. This research uses a qualitative approach. The type of research used in this research is content analysis. By using content analysis, researchers can dig deeper into the use of diction in the poetry anthology Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau by M. Aan Mansyur and its use as poetry teaching material in high school. Based on the research results, it was found that the dominant diction used in this anthology was connotation with a total of 107 words or a percentage of 69.5%. The results showed that the diction
Water quality analysis on the growth of seaweed (Kappaphycus alvarezii) off-bottom method, Ketapang District, South Lampung Mulyono, Slamet; Susanto, Gregorius Nugroho; Riantini, Maya; Setyawan, Agus; Abidin, Zainal
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.akuatikisle.9.2.67-71

Abstract

Seaweed Kaphapicus alvarezii is very popular in cultivation because it has high economic value and has quite large development potential in Ruguk Village, Ketapang District, South Lampung Regency. Water quality is a factor that influences the growth of seaweed, including the Kaphapicus alvarezii type, both physical and chemical water quality. This research aims to determine the condition of water quality in the seaweed cultivation area of Ruguk Village, Ketapang District, South Lampung Regency, meets the optimal living conditions for cultivating Kaphapicus alvarezii seaweed. This research is a type of descriptive research with a survey method carried out by taking water samples at seaweed cultivation locations and measuring the increase in seaweed growth every week for 4 weeks. The parameters observed in this research were the physical and chemical parameters of the water quality of the seaweed rearing media at the research location which consisted of temperature, brightness, current, pH, salinity, dissolved oxygen (DO), and phosphate and relative growth of the seaweed. Based on the results of observations during the research, it can be concluded that the water quality conditions, both physical and chemical water quality in the seaweed cultivation area in Ruguk Village, Ketapang District, South Lampung Regency, are in accordance with the standard quality requirements for the growth of Kaphapicus alvarezii seaweed, namely temperature 29.1-30.2⁰C, brightness 0,8-1.5 m, current strength 0.20-0.37m/sec, depth 0.8–1.5 m, pH 7.5-8.17, salinity 26-30 ppt, DO of 4.6-7.2 ppm, nitrate 0.2-0.92 mg/L and phosphate of 0.258-0.711 mg /L
Barriers to technology integration in Indonesian language learning in Solo Raya: A TPACK framework-based analysis Hidayah, Laila Fitri Nur; Sumarwati, Sumarwati; Anindyarini, Atikah; Mulyono, Slamet; Suryanto, Edy
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 12 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v12i1.42727

Abstract

Technology integration in Indonesian language learning is a crucial requirement in the transformation of 21st-century education, but its implementation at the classroom level still faces various obstacles. This study aims to analyze the obstacles to technology integration in Indonesian language learning in the Solo Raya region using the Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) framework. This study used an evaluative research design with the CIPP (Context, Input, Process, Product) model and applied a mixed-method approach with a dominant qualitative approach. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with Indonesian language teachers and MGMP coordinators, questionnaire distribution, and analysis of digital learning documentation. The research subjects included Indonesian language teachers and junior high school students in the Surakarta, Karanganyar, Boyolali, and Wonogiri regions. Data were analyzed descriptively qualitatively using the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldaña, with triangulation applied to maintain the validity of the findings. The results showed that obstacles to technology integration stem not only from teachers' limited technological knowledge, but also from the weak integration between technological knowledge, pedagogy, and Indonesian language learning content. Technology tends to be used instrumentally and has not been pedagogically integrated. Contextual factors such as limited infrastructure and students' digital literacy contribute to these barriers. This study concludes that effective technology integration in Indonesian language learning requires holistic and contextual strengthening of TPACK, not simply improving digital device proficiency.
NOVEL SULUH RINDU: KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Labiba, Samara Inas; Rakhmawati, Ani; Mulyono, Slamet
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.91816

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan fenomena kepribadian dalam novel Suluh Rindu yang diungkapkan melalui perilaku tokoh yang diceritakan. Menarik untuk dapat mengkaji karya sastra dari perspektif pendekatan psikologi sastra dan teori analisis kepribadian. Hal tersebut sesuai dengan temuan Sigmund Freud 1923 (sebagaimana dikutip Alwisol, 2018, hlm. 15) bahwa, “Kepribadian manusia terbagi menjadi tiga sistem yang dinamakan id, ego, dan superego.” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: 1) Kepribadian tokoh utama dalam novel Suluh Rindu yang terdiri dari kepribadian id, kepribadian ego, dan kepribadian superego; 2) Nilai pendidikan karakter dalam novel Suluh Rindu terdiri dari religiusitas, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas; dan 3) Pemanfaatan novel Suluh Rindu sebagai bahan ajar Apresiasi Sastra di SMA Kelas XII sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) Elemen Membaca dan Memirsa Fase F Kurikulum Merdeka Belajar yang terdiri dari gambaran psikis dan resensi novel sesuai dengan isi atau materi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan novel. Teknik pengambilan sampel data adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah analisis dokumen berupa buku dan wawancara dengan informan. Teknik uji validitas data adalah triangulasi teori dan sumber data.
TEXT AND CONTEXT OF NEWSPAPER OPINION RUBRIC AND ITS UTILIZATION AS TEACHING MATERIALS IN SENIOR HIGH SCHOOL Kusumaningrum, Yulia; Tuan, Nguyen Thanh; Zulianto, Sugit; Mulyono, Slamet
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10, No 2 (2022): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v10i2.58794

Abstract

This study aims to describe and explain: (1) aspects of the textual discourse of the opinion rubric in the Solopos newspaper, (2) the contextual aspects of the opinion rubric in the Solopos newspaper, and (3) the relevance of the textual and contextual aspects of the opinion rubric in the newspaper. Solopos news with teaching materials in high school. This study uses a qualitative descriptive research design with a content analysis approach. The data in this study are in the form of words, phrases, and sentences. The data sources used in this study are documents, namely the opinion rubric of the Solopos newspaper January-February 2021 edition, and the informants are Indonesian language teachers in class XII SMA, opinion writers, and opinion editors for the Solopos newspaper. Data collection techniques used, namely document analysis and interviews. Test the validity of the data using theoretical triangulation and data source triangulation. The data analysis technique used is the agih method. The results of this study indicate that: (1) textual aspects that support the integrity and cohesion of opinion discourse consist of grammatical cohesion and lexical cohesion; (2) contextual aspects of opinion discourse can be understood using the principle of personal interpretation, the principle of locational interpretation, and the principle of temporal interpretation; and (4) the opinion rubric for the January-February 2021 edition of the Solopos newspaper can be used as an alternative material for teaching editorial texts for class XII SMA.