Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Destination Branding Indramayu Untuk Meningkatkan Daya Saing dan Kepercayaan Publik Purnamasari, Oktaviana; Munawaroh , Azizatul; Hariyati, Farida; Saputri, Sabrina Zulfanova
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i1.3681

Abstract

Indramayu, situated on the northern coast of Java, is a region rich in natural resources, as well as significant tourism and local cultural potential. Indramayu's distinctive batik, often referred to as Batik Paoman, along with culinary delights such as pindang gombyang, nasi lengko, mango dodol, and kue koci, are highly appealing tourist attractions that warrant greater promotion. Unfortunately, much of this potential remains underdeveloped, thus failing to significantly boost the local economy. Consequently, from 2020 to 2023, Indramayu became one of Indonesia's largest senders of migrant workers. This can be attributed to the insufficient empowerment of local communities to establish businesses, leading them to seek employment abroad. To elevate Indramayu's tourism and local cultural potential, a destination branding campaign is essential. Through destination branding, Indramayu's tourism potential can be effectively communicated and leveraged as a unique strength to differentiate it from other regions, thereby attracting both local and international tourists. This initiative has the potential to enhance Indramayu's competitiveness and public trust. This community service program aims to educate local press journalists, who serve as the vanguard of online mass media reporting, about destination branding. Journalists received dedicated sessions covering the intricacies of destination branding and best practices for Indramayu, which they subsequently reported on in online media. There was also a practical "door stop" session where journalists practiced eliciting insights related to the destination branding material presented. Sixteen journalists participated in this community service program. As a result, the journalists actively engaged with questions and developed a more comprehensive understanding of Indramayu's destination branding, enabling them to produce positive news reports about Indramayu. Keywords: Competitivenes, destination branding, Indramayu, journalist, public
Presentasi Diri Dian Widayanti sebagai Content Creator Info Halal pada Platform TikTok Perspektif Dramaturgi Goffman Rahmadani, Putri; Hariyati, Farida; Rahman, Nurlina
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.1022-1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi presentasi diri yang dilakukan oleh Dian Widayanti sebagai content creator info halal di platform TikTok, menggunakan teori presentasi diri dari Erving Goffman tahun 1959. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan metode analisis isi terhadap konten yang diunggah oleh akun @dianwidayanti_. Data diperoleh melalui observasi konten TikTok, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dian Widayanti mampu membangun citra sebagai edukator halal melalui pengelolaan panggung depan yang mencakup gaya berpakaian, bahasa komunikasi, serta penyajian konten edukatif tentang makanan dan produk halal. Di sisi lain, pada panggung belakang, ia menjaga privasi keluarga dan menyiapkan konten secara sistematis dengan tim. Strategi ini menunjukkan adanya kesadaran untuk menyampaikan pesan secara optimal tanpa mengorbankan identitas pribadi. Kesimpulannya, presentasi diri yang dilakukan oleh Dian bukan hanya membentuk citra digital, tetapi juga berperan dalam edukasi publik tentang pentingnya gaya hidup halal di era digital
Komunikasi Resiliensi Ibu Tunggal dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Hakikoh, Heka Rizky; Hariyati, Farida; Corliana, Tellys
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2552

Abstract

Being a single mother is a challenging reality that demands extraordinary resilience in facing various psychological, social, and economic pressures while adapting to new life circumstances. It is not easy for single mothers to remain strong in the face of life's challenges, as they must confront numerous pressures and difficult situations that require them to adapt. This condition makes resilience a highly necessary quality, yet one that is not easily attained by single mothers. Based on these issues, this study aims to understand how the three participants build their resilience after their divorces. Using a qualitative phenomenological approach, the researcher collected data through direct interviews, observations, and supporting documents. The findings reveal similar patterns among the three participants, showing that they successfully developed a more positive outlook on life, particularly through their work activities. Employment became an important means for them to rebuild their lives after divorce. Abstrak Menjadi ibu tunggal merupakan realitas yang menantang, menuntut ketahanan luar biasa dalam menghadapi beragam tekanan psikologis, sosial, dan ekonomi sambil beradaptasi dengan situasi hidup yang baru. Tidak mudah bagi ibu tunggal untuk tetap tangguh menghadapi tantangan hidup, mengingat mereka harus berhadapan dengan berbagai tekanan dan situasi sulit yang mengharuskan mereka beradaptasi. Kondisi ini menjadikan resiliensi sebagai kualitas yang sangat dibutuhkan namun tidak mudah dicapai oleh para ibu tunggal. Berdasarkan permasalahan, penelitian ini bertujuan memahami bagaimana kelima partisipan membangun ketahanan diri setelah perceraian mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara langsung, pengamatan, dan dokumen pendukung. Temuan penelitian mengungkapkan pola yang serupa di antara kelima partisipan, di mana mereka berhasil mengembangkan pandangan hidup yang lebih positif terutama melalui aktivitas pekerjaan. Proses bekerja menjadi sarana penting bagi mereka dalam membangun kembali kehidupan pasca perceraian.
Komunikasi Resiliensi Ibu Tunggal dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Hakikoh, Heka Rizky; Hariyati, Farida; Corliana, Tellys
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2552

Abstract

Being a single mother is a challenging reality that demands extraordinary resilience in facing various psychological, social, and economic pressures while adapting to new life circumstances. It is not easy for single mothers to remain strong in the face of life's challenges, as they must confront numerous pressures and difficult situations that require them to adapt. This condition makes resilience a highly necessary quality, yet one that is not easily attained by single mothers. Based on these issues, this study aims to understand how the three participants build their resilience after their divorces. Using a qualitative phenomenological approach, the researcher collected data through direct interviews, observations, and supporting documents. The findings reveal similar patterns among the three participants, showing that they successfully developed a more positive outlook on life, particularly through their work activities. Employment became an important means for them to rebuild their lives after divorce. Abstrak Menjadi ibu tunggal merupakan realitas yang menantang, menuntut ketahanan luar biasa dalam menghadapi beragam tekanan psikologis, sosial, dan ekonomi sambil beradaptasi dengan situasi hidup yang baru. Tidak mudah bagi ibu tunggal untuk tetap tangguh menghadapi tantangan hidup, mengingat mereka harus berhadapan dengan berbagai tekanan dan situasi sulit yang mengharuskan mereka beradaptasi. Kondisi ini menjadikan resiliensi sebagai kualitas yang sangat dibutuhkan namun tidak mudah dicapai oleh para ibu tunggal. Berdasarkan permasalahan, penelitian ini bertujuan memahami bagaimana kelima partisipan membangun ketahanan diri setelah perceraian mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara langsung, pengamatan, dan dokumen pendukung. Temuan penelitian mengungkapkan pola yang serupa di antara kelima partisipan, di mana mereka berhasil mengembangkan pandangan hidup yang lebih positif terutama melalui aktivitas pekerjaan. Proses bekerja menjadi sarana penting bagi mereka dalam membangun kembali kehidupan pasca perceraian.
Dynamics of Multiple Identity and Self-Presentation of Generation Z Students in Jakarta on Social Media Hanan, Muhamad Afham; Hariyati, Farida; Agustini, Vilya Dwi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9560

Abstract

The purpose of this research is to examine how Jakartan Generation Z students utilize cross-platform social media and the dynamics of numerous identities and self-presentation techniques. Data was gathered through in-depth interviews with eight informants and social media account content analysis using a qualitative approach and case study methodology. Through the use of several accounts, content curating techniques, and the division of responsibilities between front and back stages, the results demonstrate that students actively control their digital identities. This occurrence demonstrates the applicability of Goffman's theory of dramaturgy in elucidating the performance of digital identities in relation to the audience and social milieu. There is a notable contrast between online and offline representations, as seen by the unique finding of one informant who portrayed himself as outgoing on social media but remained introverted in real life. According to the study's findings, Generation Z students' digital identities are strategic, dynamic, and reflective, with the goal of upholding both their public persona and their right to free speech. Opportunities for additional research to examine psychological and professional aspects in a wider context are presented by the study's limitations regarding the quantity and range of informants.
Gambaran Perjuangan Anak sebagai Pencari Nafkah (Analisis Isi pada Film the Breadwinner Karya Deborah Elis) Lestari, Eka; Khohar, Abdul; Hariyati, Farida
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran anak-anak sebagai pencari nafkah pada film animasi The Breadwinner Karya Deborah Ellis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Menggunakan metode analisis isi dengan menggunakan analisis konten konvensional. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis secara menyeluruh dan mengindentifikasi dialog serta simbol yang merujuk pada adegan terkait gambaran seorang anak dalam film The Breadwinner secara langsung selama 4 hari. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 6 scene yang menggambarkan anak sebagai pencari nafkah melalui tokoh Parvana, Shauzia dan Soraya dalam film the breadwinner yaitu kasih sayang dan berbakti pada orangtua, tekad yang kuat, kerja keras, rajin menabung, dan gemar bercerita. Film the Breadwinner mengangkat isu ideologi patriarki, diskriminasi, dan kekerasan terhadap perempuan serta kemiskinan di Afghanistan. Parvana yang berusaha menyesuaikan diri dari diskriminasi dan aturan yang menjerat aktivitas sosial perempuan dengan merubah penampilan seperti laki-laki untuk membeli makanan dan bekerja untuk melindungi keluarganya dari kelaparan. Secara tidak langsung film the breadwinner menyampaikan pesan sosial bahwa dalam masalah apapun, para perempuan harus bisa mempertahankan keadilan dan kebebasan dalam bertindak serta berjuang bagi dirinya sendiri. The breadwinner sendiri adalah sebuah istilah untuk seorang yang menjadi tulang punggung keluarga (pencari nafkah). Breadwinner merujuk pada perjuangan seorang anak kecil bernama Parvana dalam melindungi keluarganya dari kelaparan menggantikan ayahnya yang menjadi satu-satunya pencari nafkah. Demikian film the breadwinner memiliki fungsi komunikasi sebagai untuk menginformasi, untuk mempengaruhi dan sebagai hiburan
Utilization of Instagram Social Media at GMF AeroAsia TBK Tarigan, Rini Suryani; Khohar, Abdul; Hariyati, Farida
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 4 No. 3 (2024): March, 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v4i3.8466

Abstract

This research examines the use of Instagram social media at the GMF AeroAsia company to find out that the use of Instagram social media is an important strategy for companies in building brand image, increasing customer engagement, expanding market reach, and attracting the attention of Generation Z. by exploring Instagram social media by the GMF AeroAsia company , one of the industry leaders in aircraft maintenance utilization in Asia. Key findings include diverse content strategies, including the use of high-quality photos and videos to showcase the company's services, products and operational activities. Not only that, the use of social media on Instagram has made this company increasingly known to many people. Previously, the GMF AeroAsia company had not used Instagram social media as an adaptation to today, making the GMF AeroAsia company name fade, but slowly the GMF AeroAsia company name is fading. The GMF AeroAsia company is starting to rise by adapting to social media and utilizing Instagram social media. Then GMF AeroAsia's Instagram social media actively interacts with its followers through various interactions, such as answering customer questions, providing the latest information about aircraft maintenance services, and holding contests or special events to increase user engagement. The research method used is a qualitative method with a case study approach. The data collection techniques that the author uses in this research are interviews with company social media managers, observation and documentation. However, there are challenges in maintaining consistent content and increasing user engagement on an ongoing basis
Pola Komunikasi Organisasi dalam Mengelola Program COMMA Studi pada Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PP Muhammadiyah Widiarti, Novia; Khohar, Abdul; Hariyati, Farida
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.55284

Abstract

Pola komunikasi organisasi merupakan hubungan antara dua orang atau lebih dalam proses mengirim dan menerima pesan secara tepat, agar maksud dari pesan tersebut dapat dipahami dengan baik. Kenyataannya, di MPKS, terdapat perbedaan kualitas sumber daya manusia, seperti kurangnya responsivitas dan alur komunikasi yang kurang efektif. Oleh karena itu, pola komunikasi organisasi sangat dibutuhkan untuk mengoordinasikan manajemen agar tercipta proses komunikasi yang baiksehingga tujuan MPKS dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi yang digunakan serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses komunikasi di MPKS. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif. Subjek penelitian mencakup Ketua MPKS, Staff MPKS, dan Tim kitabisa.com, yang dipilih melalui teknik purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan di MPKS meliputi pola roda, dan pola bintang.
Pemanfaatan Sosial Blogging untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Digital Rahmawati, Yulia; Hariyati, Farida
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.7663

Abstract

Background: Literasi digital telah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki oleh setiap orang. Namun, pemahaman terhadap literasi digital belum diketahui oleh semua orang, termasuk di antaranya para kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Jakarta Selatan. Mereka masih belum bisa mengelola blog dan media sosial meskipun sudah memiliki akunnya. Akun blog dan media sosial mereka ibarat mati suri yang jarang ada postingan atau berbagi informasi yang disebarkan. Oleh karena itu, Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jakarta Selatan bekerja sama dengan dosen Prodi Komunikasi, FISIP UHAMKA mengadakan kegiatan pelatihan pemanfaatan sosial blogging dalam mengembangkan kompetensi literasi digital. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan pelatihan literasi digital dalam keterampilan mengelola blog kepada para kader PDNA Jakarta Selatan dalam mengelola blog dan memberi wawasan komptensi literasi digital. Metode: Pelatihan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan praktik. Setelah diskusi dilanjutkan dengan praktik membuat tulisan yang diposting di blog peserta. Luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat berupa tulisan postingan blog dari para kader PDNA Jakarta Selatan. Kesimpulan: Para kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Jakarta Selatan memiliki kemampuan dalam mengelola blog untuk meningkatkan komptensi literasi digital.