Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI SENAM AEROBIC LOW IMPACT PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA Sandra, Rhona; Diana Morika, Honesty; Herlina, Andika; Nofia, Vino Rika; Sakti Anggraini, Siska; Marlinda, Roza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2146

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang kasusnya semakin meningkat. Pengelolaanyang efektif memerlukan pendekatan yang komprehensif. Salah satu komponen penting dalam pengelolaandiabetes adalah olahraga teratur. Senam aerobik low impact menjadi pilihan yang aman dan bermanfaatbagi pasien diabetes. Program kegiatan pengabdian mayarakat di Puskesmas Lubuk Buaya ini mencakupimplementasi senam aerobik low impact untuk pasien diabetes, edukasi tentang penyesuaian individu,jadwal rutin, dan pemantauan yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan sensitivitasinsulin, meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi stres, dan meningkatkan energi pasien. Program inimelibatkan kolaborasi antara tim medis dan pasien untuk mencapai tujuan. Dengan implementasi programsenam aerobik low impact ini, harapannya adalah pasien diabetes di Puskesmas Lubuk Buaya akanmengalami peningkatan dalam kontrol gula darah, kesejahteraan fisik, dan penurunan risiko komplikasidiabetes. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien tentang pentingnyagaya hidup sehat dan aktivitas fisik dalam pengelolaan diabetes. Hasil dari program ini diharapkan dapatmemberikan kontribusi positif dalam upaya mengatasi peningkatan kadar gula darah pasien diabetesmellitus serta menjadi contoh inspiratif bagi upaya serupa di puskesmas dan komunitas lainnya.Kata kunci : Diabetes mellitus, Senam aerobik low impact, Pengelolaan diabetes
EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DI ERA NEW NORMAL DI PADA ANAK SEKOLAH DASAR MP, Andika Herlina; Morika, Honesty Diana; Nofia, Vino Rika; Anggraini, Siska Sakti; Marlinda, Roza; Sandra, Rhona
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1606

Abstract

Kelurahan Air Tawar Timur merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Air Tawar . Dimana di wilyah kerja ini tedapat beberapa sekolah dasar salah satunya SDIT Buah Hati.Peningkatan kasus Covid-19 masih terus berlanjut tiap harinya menjadikan ini sebagai permasalahan dunia yang dikategorikan sebagai pandemi global (WHO, 2020). Covid-19 adalah penyakit yangdisebabkan oleh turunan coronavirus baru. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 dengan membentuk sekolah berwawasan promosi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan kepada siswa Sekolah Dasar SDIT Buah Hati. Waktu pelaksaan edukasi hanya 1 hari di bulan maret 2022. Hasil dari pengabmas ini diperoleh dari 18 siswa terdapat hampir semua siswa mengerti dan mengetahui cara pencegahan covid 19 yaitu 16 orang (80%).  Berdasarkan hasil kegiatan tersebut yang telah dilakukan, ternyata edukasi pencegahan covid 19 di era new normal sangatlah penting supaya tidak terjadinya perjalanan penyakit menular. Disarankan hasil dari kegiatan ini sebagai acuan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Air Tawar dan dapat dilaksanakan ke sasaran siswa sekolah karena ini merupakan pendidikan perilaku secara dini dengan baik dan menimbulkan budaya dan kebiasaan hidup bersih sehat secara mandiri.Kata kunci: edukasi, pencegahan, covid 19, Era New Normal
PENTINGNYA MEMPERHATIKAN TINGKAT MIOKARD UNTUK MENJAGA KESEHATAN JANTUNG PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN GUNUNG SARIAK Angraini, Siska Sakti; Nofia, Vino Rika; Morika, Honesty Diana; Sandra, Rhona; Marlinda, Roza; Pratama, Andika Herlina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2558

Abstract

ABSTRAKKelurahan Gunung Sarik merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Belimbing yang terdiri dari 17 desa, dengan jumlah penderita penyakit kardiovaskular yang signifikan. Di antara berbagai penyakit jantung, perhatian khusus diberikan pada kesehatan miokard, karena miokard yang sehat sangat penting untuk menjaga fungsi optimal jantung. Kerusakan miokard dapat menyebabkan berbagai kondisi serius seperti infark miokard dan gagal jantung. Faktor risiko terkait kesehatan miokard meliputi hipertensi, diabetes melitus, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, serta rendahnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan miokard untuk mencegah penyakit jantung melalui perawatan mandiri yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Gunung Sarik. Edukasi dilaksanakan selama 1 hari di bulan April 2024. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dari 20 peserta yang berpartisipasi, sebanyak 18 orang (90%) memahami dan mengetahui cara menjaga kesehatan miokard dan mencegah penyakit jantung. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, jelas bahwa edukasi tentang manajemen kesehatan jantung secara mandiri sangat penting untuk membantu masyarakat menerapkan dan mempertahankan perilaku sehat yang diperlukan untuk mengelola kondisi jantung secara berkelanjutan, baik di dalam maupun di luar rumah, dengan tujuan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular. Disarankan agar hasil kegiatan ini dijadikan acuan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Belimbing dan diterapkan secara luas dalam memberikan edukasi kesehatan yang mendukung perawatan mandiri pasien, sehingga mereka mampu mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan jantung mereka.Kata Kunci: kesehatan miokard, penyakit jantung, edukasi kesehatan, perawatan mandiri, pencegahan penyakit kardiovaskular.                                                                  ABSTRACTGunung Sarik Village is the working area of the Belimbing Community Health Center which consists of 17 villages, with a significant number of sufferers of cardiovascular disease. Among various heart diseases, special attention is paid to the health of the myocardium, as a healthy myocardium is essential for maintaining optimal heart function. Myocardial damage can cause various serious conditions such as myocardial infarction and heart failure. Risk factors related to myocardial health include hypertension, diabetes mellitus, smoking habits, alcohol consumption, and low knowledge about preventing heart disease. The aim of this community service activity is to increase knowledge about the importance of maintaining myocardial health to prevent heart disease through self-care that can improve health and well-being. The method for implementing this activity is by providing public health education in Gunung Sarik Village. The education was carried out for 1 day in April 2024. The results of this service showed that of the 20 participants who participated, 18 people (90%) understood and knew how to maintain myocardial health and prevent heart disease. Based on the results of these activities, it is clear that education about self-management of heart health is very important to help people implement and maintain the healthy behavior needed to manage heart conditions in a sustainable manner, both inside and outside the home, with the aim of reducing cardiovascular risk complications. It is recommended that the results of this activity be used as a reference for health workers at the Belimbing Community Health Center and applied widely in providing health education that supports patient self-care, so that they are able to maintain their heart health and well-being.Keyword : myocardial health, heart disease, health education, self-care, prevention of cardiovascular disease.
Effect of carbohydrate type on small dense low-density lipoprotein levels in patients with coronary heart disease: a randomized controlled trial Nofia, Vino Rika; Angraini , Siska Sakti; Herlina , Andika; Dewi , Ratna Indah Sari; Ibrahim, Ibrahim; Yusuf , Rahmi Novita
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v24i1.28554

Abstract

Background: Coronary heart disease (CHD) is closely associated with dyslipidemia, particularly elevated small dense low-density lipoprotein (sdLDL), which contributes to increased atherogenic risk. Evidence from controlled dietary interventions examining the impact of carbohydrate type on sdLDL levels among patients with coronary heart disease in Indonesia remains limited. Objective: This study aimed to evaluate the effect of simple versus complex carbohydrate intake on lipid profiles, with a primary focus on sdLDL levels, in patients with CHD. Methods: A pretest–posttest single-blind randomized controlled trial was conducted among 40 clinically stable patients with coronary heart disease at a community health center in Padang City, Indonesia. Participants were randomly assigned to consume either refined white rice (simple carbohydrate) or unrefined brown rice (complex carbohydrate) for four weeks. Lipid profiles were assessed at baseline and post-intervention. Results: The complex carbohydrate group demonstrated a significantly greater reduction in sdLDL levels compared with the simple carbohydrate group. Significant improvements in total cholesterol, LDL cholesterol, and HDL cholesterol were also observed in the complex carbohydrate group, while triglyceride levels did not change significantly in either group. Conclusion: Complex carbohydrate intake resulted in more favorable modulation of atherogenic lipid profiles than simple carbohydrate intake in patients with coronary heart disease. These findings highlight the importance of carbohydrate quality, particularly unrefined rice-based staples, as a complementary dietary strategy in CHD management.