Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA REFINERY PLANT DI PT. X Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Darmawan, Muhammad Indra
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v11i1.189

Abstract

Mesin berperan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen. Mesin yang tidak dalam kondisi optimal dapat mengganggu kinerja dalam proses produksi sehingga proses produksi akan terhambat dan target dari produksi tidak akan tercapai. Metode OEE digunakan untuk menghitung keefektifan kinerja mesin dan peralatan secara keseluruhan yang ada di PT. X . Tujuan penelitian ini adalah menganalisa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan komprehensif tentang efektifitas peralatan produksi yang digunakan. Metode pada penelitian ini adalah fishbone diagram dan FMECA (Failure Mode, Effects, and Criticality Analysis) dimana dengan menggunakan 2 metode yakni metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) dan Criticality Analysis. Hasil analisis penelitian dapat diketahui nilai OEE rendah yaitu 84.23% sehingga nilai tersebut belum sesuai yang diharapkan, dimana faktor yang paling dominan adalah measurement, penyebab utamanya yaitu alat ukur tidak dikalibrasi (Temperatur Transmitter, Pressure Transmitter, dan Vacuum Transmitter). PT X sebaiknya dilakukan preventive maintenance yang di perhatikan lagi oleh pihak maintenance seperti pengecekan temperatur transmitter, dan lain–lain
ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA REFINERY PLANT DI PT. X Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Darmawan, Muhammad Indra
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v11i1.189

Abstract

Mesin berperan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen. Mesin yang tidak dalam kondisi optimal dapat mengganggu kinerja dalam proses produksi sehingga proses produksi akan terhambat dan target dari produksi tidak akan tercapai. Metode OEE digunakan untuk menghitung keefektifan kinerja mesin dan peralatan secara keseluruhan yang ada di PT. X . Tujuan penelitian ini adalah menganalisa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan komprehensif tentang efektifitas peralatan produksi yang digunakan. Metode pada penelitian ini adalah fishbone diagram dan FMECA (Failure Mode, Effects, and Criticality Analysis) dimana dengan menggunakan 2 metode yakni metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) dan Criticality Analysis. Hasil analisis penelitian dapat diketahui nilai OEE rendah yaitu 84.23% sehingga nilai tersebut belum sesuai yang diharapkan, dimana faktor yang paling dominan adalah measurement, penyebab utamanya yaitu alat ukur tidak dikalibrasi (Temperatur Transmitter, Pressure Transmitter, dan Vacuum Transmitter). PT X sebaiknya dilakukan preventive maintenance yang di perhatikan lagi oleh pihak maintenance seperti pengecekan temperatur transmitter, dan lain–lain
The Effect of Drying Methods on The Quality of Dragon Fruit Skin Tea Ilmannafian, Adzani Ghani; Kiptiah, Mariatul; Darmawan, Muhammad Indra
Agroindustrial Journal Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/aij.v11i1.90154

Abstract

As a co-product, dragon fruit peels still contain polyphenols that can be used as a tea product alternative, requiring an appropriate drying process. Therefore, it is necessary to find a suitable drying method to obtain high-quality dragon fruit peels as tea product ingredients. The aim of this research is to determine the quality of dragon fruit skin tea with different drying methods. This research used an experimental method by using sun drying against the oven as a drying method in the drying stages of the dragon fruit tea skin making process. The dried fruit peels were then characterized by their tannin, flavonoid, vitamin C, and water contents, as well as their hedonic test scores. The results showed that the qualitative results of tannins and flavonoids in dragon fruit peel tea were positive (+), and the vitamin C content of the peel tea was higher when produced in sun-dried (6.6 mg/100g). On the contrary, the water content of dragon fruit peel tea was higher (7%) by oven drying. Based on hedonic tests, the panelists preferred dragon fruit peel tea produced by the sun drying.
Pengendalian Asam Lemak Bebas Crude Palm Oil Di PT. ZXY Dengan Seven Tools Kiptiah, Mariatul; Ilmannafian, Adzani Ghani; Indra Darmawan, Muhammad; Latifah, Noor
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2272

Abstract

PT. ZXY is a company engaged in the processing of palm oil to produce Crude Palm Oil and Palm Kernel. A common problem in crude palm oil factories is a decline in the quality of crude palm oil caused by an increase in free fatty acid content. PT. ZXY has a free fatty acid standard of 3.50%, while the actual free fatty acid content can reach an average of 3.92%, making it necessary to control the quality of free fatty acids. The analysis was conducted using seven tools as aids to identify problems at PT. ZXY and can be used as a basis for improving the CPO production quality control system in the palm oil processing industry. The proposed improvements that can be made to enhance and control employee performance are the need to provide training on the proper implementation of SOPs with easy-to-understand information so that SOPs can be implemented properly.
Aplikasi Multilayered Edible Coating Dengan Variasi CaCl2 Pada Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.) Adzani Ghani Ilmannafian; Almira Ulimaz; Mariatul Mariatul Kiptiah; Muhammad Indra Darmawan; Nor Halysa
Jurnal Biodiversitas dan Bioteknologi Vol 1 No 1 (2024): Biodiverse: Jurnal Biodiversitas dan Bioteknologi
Publisher : Jurnal Biodiversitas dan Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible coating merupakan suatu lapisan tipis yang dibuat dari bahan yang dapat dimakan (edible), Dibentuk untuk melapisi suatu produk pangan sedangkan Multilayered merupakan pelapis anti mikroba berlapis-lapis yang dapat dimakan dan berpengaruh terhadap umur simpan dan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan penggunaan Multilayered edible coating. Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode eksperimental dengan sekian perlakuan dengan konsentrasi cacl2 0,5 gram, 1 gram dan 1,5 gram. Pengujian yang digunakan yaitu uji susut bobot, uji vitamin c, uji pH dan dengan uji anova dengan perlakuan variasi CaCl2 yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian kualitas buah tomat terbaik dengan penggunaan multilayered edible coating pada konsentrasi CaCl2 tberpengaruh terhadap susut bobot dan kurang berpengaruh pada vitamin C dan nilai pH . Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan teknologi untuk mempertahankan mutu buah tomat dengan membuat multilayered edible coating berbahan dasar pati pisang tundang, CMC, CaCl2, dan kitosan. Kata kunci: Edible coating; CaCl2; Susut bobot; Vitamin C; Tomat Edible coating merupakan suatu lapisan tipis yang dibuat dari bahan yang dapat dimakan (edible), Dibentuk untuk melapisi suatu produk pangan sedangkan Multilayered merupakan pelapis anti mikroba berlapis-lapis yang dapat dimakan dan berpengaruh terhadap umur simpan dan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan penggunaan Multilayered edible coating. Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode eksperimental dengan sekian perlakuan dengan konsentrasi cacl2 0,5 gram, 1 gram dan 1,5 gram. Pengujian yang digunakan yaitu uji susut bobot, uji vitamin c, uji pH dan dengan uji anova dengan perlakuan variasi CaCl2 yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian kualitas buah tomat terbaik dengan penggunaan multilayered edible coating pada konsentrasi CaCl2 tberpengaruh terhadap susut bobot dan kurang berpengaruh pada vitamin C dan nilai pH . Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan teknologi untuk mempertahankan mutu buah tomat dengan membuat multilayered edible coating berbahan dasar pati pisang tundang, CMC, CaCl2, dan kitosan. Kata kunci: Edible coating; CaCl2; Susut bobot; Vitamin C; Tomat
Development of TOGA Edu-Tourism with Augmented Reality Technology Meldayanoor Meldayanoor; Veri Julianto; Muhammad Indra Darmawan; Jupri Mustofa; Firda Adelia
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i4.1268-1281

Abstract

The development of Edu-tourism based on family medicinal plants (TOGA) in Tirta Jaya Village, supported by Augmented Reality (AR) technology, can enhance education, environmental conservation, and local economic opportunities. This Edu-tourism initiative offers an innovative and sustainable tourism model that positively impacts the tourism sector and the economy.  This study aims to explore and analyze the potential for developing TOGA-based Edu-tourism with AR technology support as an innovative educational tourism model, providing benefits to the community and the environment, while adding value to sustainable local products. This study employs a qualitative descriptive approach with three main stages: a literature review and field data collection to analyze the potential of TOGA and AR technology; an evaluation of TOGA potential based on tourism attraction feasibility, flagship product prioritization, and value-added analysis using the Hayami method; and the development of AR components for interactive education. The results indicate that the combination of TOGA and AR technology can increase public awareness of health, medicinal plant conservation, and local economic empowerment through interactive educational tourism. The educational tourism attraction TOGA Tirta Jaya Village has a high feasibility index, with an average score above 79%, making it worthy of development.   Keywords: Added value; Augmented reality; Edu-tourism; Family medicinal plants (TOGA); TOGA products.
Quality Analysis Of Used Cooking Oil Refining Results With Bioadsorbent Composition Of Palm Fiber Waste And Bleaching Earth Muhammad Indra Darmawan; Adzani Ghani Ilmannafian; Mariatul Kiptiah; Khatimatul Husna
Agroindustrial Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2024): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Used cooking oil is oil resulting from repeated frying that can cause various diseases and pollute the environment. Therefore, as waste, it is necessary to make efforts to utilize used cooking oil waste, one of which is through regeneration using bioadsorbents of palm fiber waste and bleaching earth. The purpose of this study was to analyze the quality of bioadsorbents from palm fiber waste and analyze the quality of cooking oil refining results with palm fiber waste bioadsorbents, and bleaching the earth. The research method carried out is the manufacture of bioadsroben from palm fiber waste, oil refining using palm fiber waste bioadsorbent and bleaching earth with variations F1 (0%: 100%), F2 (25%: 75%), F3 (50%: 50%), F4 (75%: 25%), and F5 (100%: 0%), then analyzed the test results. The results showed that the quality of this bioadsorbent met the SNI 06-3730-1995 standard in the parameters of moisture content, ash content, pure activated carbon, part lost at 950 °C heating, and iodine absorbency parameters. The best results of used cooking oil permeated with palm fiber bioadsorbent and bleaching earth are at50% palm fiber bioadsorbent and 50% bleaching earth, which has decreased the value of water content, free fatty acids, acid numbers, and peroxide numbers even though it is still not in accordance with SNI-3741: 2013 and SNI-7709: 2019.
ANALISIS TINGGINYA OIL LOSSES PADA STASIUN PRESS DI PABRIK KELAPA SAWIT PT. A Muhammad Indra Darmawan; Adzani Ghani Ilmannafian; Mariatul Kiptiah; Khatimatul Husna
Jurnal Agroindustri Vol. 16 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.16.1.1-9

Abstract

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. A merupakan salah satu pabrik yang memproduksi Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK). Salah satu strategi untuk memaksimalkan rendemen adalah dengan menerapkan sistem manajemen yang fokus pada pengurangan kehilangan minyak (oil losses) selama proses produksi. PKS PT. A mempunyai standar oil losses pada fiber di stasiun Press yaitu 0,45%, dimana sesuai dengan data yang dihimpun pada bulan Januari sampai bulan November 2023 diketahui adanya oil losses yang dibawah standar perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mengakibatkan tingginya oil losses pada stasiun press di pabrik kelapa sawit PT. A berdasarkan titik kritis, dimana hasil akhir penelitian berupa ususlan perbaikan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) melalui kuesioner pendahuluan untuk mendapatkan gambaran awal dan kuesioner utama untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab permasalahan. Pemilihan responden didasarkan pada tingkat pengetahuan mengenai faktor penyebab tingginya oil losses dan tingkat pengalaman dalam bekerja di stasiun Press di PT. A. Hasil dari penelitian ini pada Fishbone diagram Faktor penyebab tingginya oil losses pada stasiun press di fiber yaitu manusia, lingkungan, material/bahan baku, mesin, metode. Berdasarkan hasil dari pengumpulan data dan perhitungan RPN dapat disimpulkan bahwa terindentifikasi 4 komponen kritis yaitu, Pisau Digester tumpul dengan total RPN sebesar 142.20, Stainer Chute Press tidak dibersihkann 82.89, Long Arm menipis 75.85, dan Double Scrub Press aus 71.00.
Pengendalian Kualitas Pada Produk Pentol Frozen Food Merk Pentol Kejutan dengan Metode Six Sigma Antung Oktaviani Anwar; Novi Lestari; Romaya Saputri; Muhammad Iqmal Yakin; Titis Linangsari; Muhammad Indra Darmawan
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v13i1.241

Abstract

Pengendalian mutu merupakan elemen penting untuk menjaga standar serta konsistensi dalam produk makanan, termasuk pentol yang banyak digemari oleh masyarakat. Pada proses pembuatan produk pentol frozen food merk Pentol Kejutan, masih banyak produk yang mengalami kerusakan seperti bentuk yang tidak ideal, kebocoran isi, dan perbedaan warna, sehingga pentol tersebut diperlukan adanya evaluasi. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi pengendalian kualitas dalam proses produksi produk pentol frozen food dengan merek Pentol Kejutan. Data yang dianalisis dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Six Sigma dengan fase Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC), Six Sigma dapat digunakan sebagai ukuran efektivitas sistem industri, ditambah dengan perhitungan DPU, DPMO, dan Nilai Sigma sebagai tolak ukur upaya perbaikan. Rata-rata nilai sigma yang didapat yaitu 1,33 dan DPMO 554.991 menunjukkan nilainya kurang dari deviasi standar rata-rata di industri Indonesia. Rekomendasi perbaikan termasuk pencatatan yang lebih baik, SOP visual, evaluasi bahan baku, dan pemeliharaanmesin.
Efficiency of Klanting Crackers Processing Process using A Clean Production Approach UMKM Kamasa Case Study Melinda Azzahra Putri; Muhammad Indra Darmawan; Ema Lestari
Agroindustrial Technology Journal Vol. 7 No. 3 (2023): Agroindustrial Technology Journal [ATJ]
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Kamasa Kerupuk Klanting needs to implement clean production which aims to reduce waste and increase the efficiency of using raw materials. The objective of the research was to identify the implementation of clean production in Kerupuk Klanting processing and to analyze alternative implementations of clean production economically and technically at UMKM Kamasa Kerupuk Klanting. These stagesof the research were identification of the production process, analysis of net production opportunities, analysis of economic and technical feasibility and election priority cleaner production opportunities with paired comparison questionnaires. Processing of Kerupuk Klanting of cassava-based 80 kg produces an average of 40.25 kg of Kerupuk Klanting and produces 20.4124 kg of solid waste and 525 kg of liquid waste. The recommended net production opportunities are processing cassava peels into compost, processing cassava peels into liquid organic fertilizer and reducing the use of clean water in the cassava washing process by collecting water in the sink and cleaning using a cloth, using sacks directly at the mouth of the grating machine is expected to hold grated cassava spilled on the machine can be recovered, utilization of squeezed wastewater as raw material for cassava starch (tapioca), and use of wood pellets as a substitute for firewood. Priority assessment of clean production opportunities using Expert Choice is Reducing the use of clean water in the cassava washing process by collecting water in the sink and cleaning using a cloth