Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

JENIS INFESTASI TELUR CACING PADA INDUKAN SAPI POTONG DI PASAR HEWAN AEK NAULI KABUPATEN PADANGLAWAS UTARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN BODY CONDITION SCORE (BCS) Sipahutar, Luky Wahyu; Nurmi, Aisyah; Harahap, Muharram Fajrin; Harahap, Ari Ashari; Nurhalimah, Masayu; Siregar, Abir Juhdi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17799

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui jenis infestasi telur cacing pada indukan sapi potong yang dijual di Pasar Hewan Aek Nauli Kabupaten Padanglawas Utara dan hubungannya dengan Body Condition Score (BCS). Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Hewan Aek Nauli, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian berlangsung pada bulan Desember tahun 2023 selama 4 minggu. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan 2 variable meliputi pengamatan Body Condition Score (BCS) atau sebagai variabel bebas (variabel X) dan infestasi jenis cacing atau sebagai variabel tak bebas (variabel Y). Materi sampel yang digunakan sebanyak 30 ekor dengan kriteria yang ditentukan. Pengambilan data BCS dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dan perabaan (insfeksi dan palpasi). Indukan sapi potong yang telah diperoleh data BCS kemudian diambil sampel kotorannya (feses) untuk diidentifikasi di laboratorium menggunakan metode Natif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa skor BCS dari 30 sampel yang diambil pada indukan sapi potong rata rata sebesar 2.673. Keeratan korelasi antara skor BCS dan jenis infestasi telur cacing sangat kuat dengan korelasi sebasar 0,7888 dengan persamaan regresinya yaitu y= -0.7905x + 4.7798. Dapat disimpulkan bahwa adanya keeratan hubungan antara jenis infestasi telur cacing memiliki hubungan keeratan yang kuat terhadap skor BCS
PERSEPSI PETERNAK SAPI POTONG TERHADAP INSEMINASI BUATAN DI PANYABANGUNAN KOTA Sipahutar, Luky Wahyu; Harahap, Muharram Fajrin; Nurmi, Aisyah; Harahap, Ari Ashari; Nurhalimah, Masayu; Gusti, Alfian
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak sapi potong terhadap Inseminasi Buatan (IB). Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara dilangsungkan pada bulan Januari – Februari tahun 2022. Adapun variabel dan indikator dalam penelitian ini adalah persepsi dengan distribusi yang di amati pengetahuan (tidak tahu, sedikit tahu, tahu), minat (tidak pernah, pernah, sangat sering), dan penilaiaan (tidak baik, cukup baik, baik) peternak terhadap Inseminasi Buatan.  Responden yang dimintai tanggapan terkait persepsi terhadap IB yaitu peternak sapi potong sebanyak 21 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi dengan model snowball sampling, wawancara dengan alat yang digunakan kuisioner. Data yang didapat dilakukan skoring dengan skala likert. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil bahwa pengetahunan peternak terhadap inseminasi buatan cukup baik (RS= 2,2), minat peternak terhadap inseminasi buatan cukup baik (RS= 2,14), dan penilaian peternak terhadap inseminasi buatan cukup baik (RS= 2,12). Dapat disimpulkan bahwa persepsi peternak sapi potong di Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara cukup baik terhadap program dan pelaksanaan inseminasi buatan.
PEMANTAUAN DAN PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN YANG ASUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2021 Nurhalimah, Msy.; Ashari Harahap, Ari; Wahyu Sipahutar, Luky; Fajrin Harahap, Muharram; Nurmi, Aisyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1063-1067

Abstract

ASUH atau diartikan sebagai Aman, Sehat, Utuh dan Halal dapat dijadikan sebagai indikator kelayakan suatu pangan untuk diolah dan dikonsumsi manusia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan sebagai upaya penjaminan kelayakan hewan kurban di Kota Padangsidimpuan melalui pemeriksaan Ante-Mortem dan penerapan protokol kesehatan selama wabah Covid-19. Hewan yang diperiksa berjumlah 1340 ekor yang terdiri dari sapi dan kambing siap sembelih. Pemeriksaan terdiri atas Ante-Mortem meliputi pemeriksaan keadaan umum, kondisi sehat, mukosa mata, anus, tidak cacat,cukup umur, tidak kurus dan jantan. Pengamatan protokol kesehatan Covid-19 dilakukan pada petugas dan fasilitas disekitar kegiatan berlangsung. Rerata warna mukosa mata pada sapi dan kambing yang diperiksa adalah merah muda. Keadaan anus dari seluruh sapi yang diperiksa bersih, dan kondisi fisik dalam keadaan sempurna (tidak cacat). Seluruh tempat yang akan dijadikan sebagai tempat penyembelihan telah melakukan protokol kesehatan meliputi pemeriksaan suhu tubuh, wajib cuci tangan saat memasuki area penyembelihan dan sebagian besar petugas telah menggunakan masker.
NILAI ORGANOLEPTIK WARNA DAN AROMA BAKSO DAGING AYAM DENGAN PENGENYAL TEPUNG GETAH PELEPAH SALAK (TGPS) Harahap, Mei Ardina; Harahap, Muharram Fajrin; Nurhalimah, Masayu; Nurmi, Aisyah; Harahap, Ari Ashari
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 1 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i1.23589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai organoleptik bakso daging ayam dengan pengenyal tepung getah pelepah salak pada kekenyalan bakso. Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Digunakan 4 (empat) perlakuan dan 5 (lima) ulangan untuk memperoleh data penelitian. Konsentrasi TGPS disesuaikan dengan urutan perlakuan (T0;0%, T1;2,5%, T2;5%, T3;7,5%). Variabel yang diamati meliputi nilai organoleptik bakso (warna dan aroma). Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis sidik ragam ANOVA (Analisisof Variance). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap nilai organoleptik bakso daging ayam dengan pengenyal tepung getah pelepah salak (TGPS) maka dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang nyata pada organoleptik warna dan aroma (P0,05). Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung getah pelepah salak pada proses pembuatan bakso dapat memberikan pengaruh yang positif, dimana pencampuran ini dapat mempertahankan kualiatas fisik bakso dengan baik dan produk yang dihasilkan dapat diterima oleh konsumen. 
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN TERHADAP TUBERKULOSIS SEBAGAI MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Ginting, Nurmaini; Nurmi, Aisyah; Harahap, Andes Fuady Dharma; Lubis, Hendri Arifin; Barcelona, Susi; Pikarani, pikarani; Hartono, Ricci; Ritonga, Mina Warni; Matondang, Muhammad Roihan; Siregar, Rama Putri; Julianti, Devi; Mastianna, Mastianna; Hartati, Aprya Duwi; Siregar, Liana Tasya Rahma; Nasution, Sayyid Al Fattah; Sinaga, Roni Rahmat; Putri, Naila; Hakim, Rahman
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.98-102

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Mahasiswa sebagai kelompok terdidik diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai TBC agar dapat berperan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap tuberkulosis sebagai masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pengertian TBC, penyebab, cara penularan, gejala, pencegahan, dan pengobatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup hingga baik tentang tuberkulosis, namun masih ditemukan beberapa aspek pengetahuan yang perlu ditingkatkan, khususnya terkait cara penularan dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai TBC sebagai masalah kesehatan masyarakat.
PENDAMPINGAN KELOMPOK TERNAK DALAM PEMBUATAN MINERAL BLOK HERBAL DI DESA MARENU KECAMATAN AEK NABARA BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Fajrin, Muharram; Nurmi, Aisyah; Harahap, Nurainun
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v1i2.31-35

Abstract

This activity has been conducted in February to March 2017 in the village of Marenu sub-district of Aek Nabara Padanglawas District with partnersAdvanced Livestock Group Jaya with the aim to increase knowledge of the breeder about the processing of feed sheep and lamb weight disorders as well as mineral technology blocks transfer herbs.A special target in this program is producing herbal mineral products to accelerate weight gain local sheep. The product is potentially for patents, publications, appropriate technology, and textbook enrichment and increases the income of local sheep rancher above the UMR. The approach method does include phases: (a) Dissemination of herbal mineral technology program in an effort to overcome the local sheep weight disorders; (b) the preparation of the social preconditions, namely the strengthening of local sheep farmer groups, either group or forum as a media meet and problem solving-problems encountered breeder; (c) mineral technology program execution herbs both technical and nontechnicalfor the breeder community, supported by related agencies (local government and higher education (Faculty of animal husbandry, Muhammadiyah University of South Tapanuli); (d) Monitoring, evaluation and reporting. The results obtained are very satisfactory known breeders, among others, as follows: 1.) all cattle like the mineral blocks, 2) livestock appetite grew, 3)herding cattle so much faster, 4) livestock quieter moments infree-range, 5). cattle drinking increased and 6)the addition of the weight of the body of livestock. Keywords:Local Lamb, Mineral Blocks, Appetite, Body Weight.
PENGEMBANGAN SISTEM BUDIDAYA KOLAM TERPAL BERBASIS EKONOMI SIRKULAR: TEKNOLOGI PENGELOLAAN AIR DAN OLAHAN IKAN UNTUK PEMULIHAN UMKM AEK NGADOL PASCA BENCANA Elisa, Elisa; Fuady Dharma Harahap, Andes; Nurmi, Aisyah; Ginting, Nurmaini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1807-1811

Abstract

Bencana banjir di Tapanuli Selatan pada februari 2026,   berdampak secara langsung terhadap sumber mata pencaharian masyarakat yang banyak beternak lele secara tradisional, serta krisis pemenuhan kebutuhan pangan khususnya sumber protein. Perlu adanya usaha nyata untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, salah satunya dengan budidaya Ikan Lele sistem bioflok. Ikan Lele merupakan komoditas budidaya air tawar bernilai ekonomis tinggi, mengandung gizi lengkap, harga murah, serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi sistem budidaya yang praktis, ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan pelatihan diharapkan dapat memberikan keterampilan bagi masyarakat dalam berwirausaha. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2026. Mitra kegiatan yaitu warga Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Suamtera Utara. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek. Sebelum kegiatan, sebanyak 10% masyarakat telah mengetahui tentang budidaya sistem bioflok. Selain itu, peserta juga belum mengetahui tentang variasi pengolahan pasca panen produk ikan lele. Pada evaluasi yang dilakukan di akhir kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta telah memahami metode budidaya dengan sistem bioflok, serta penambahan variasi olahan ikan lele berupa kripik dan nugget