Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran Video dalam Pelajaran SBdP pada Siswa Kelas VI di SDN Cidokom 02 Kecamatan Gunung Sindur Prastiti, Linawati; Rusli, Radif Khotamir; Hayu, Wiworo Retnadi Rias
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dengan memanfaatkan media video di SDN Cidokom 02, Kecamatan Gunung Sindur, serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa kelas VI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Implementasi media video dilakukan secara sistematis melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Guru memilih video yang relevan dengan materi, memutar video di kelas, memberikan panduan tambahan, dan mendampingi siswa dalam proses praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video efektif meningkatkan pemahaman materi, keterampilan praktik, dan partisipasi siswa. Siswa menunjukkan peningkatan rata-rata nilai sebesar 20% dibandingkan metode pembelajaran sebelumnya. Respon siswa terhadap media video sangat positif, dengan banyak siswa merasa lebih mudah memahami materi dan lebih termotivasi untuk berkreasi. Meskipun ada kendala teknis seperti kecepatan video dan keterbatasan fasilitas, hal tersebut berhasil diatasi melalui pendampingan guru, pemutaran ulang video, dan dukungan sekolah dalam menyediakan fasilitas tambahan. Media video terbukti menjadi alat pembelajaran yang inovatif dan interaktif, mampu menjembatani teori dan praktik secara efektif dalam pembelajaran SBdP. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi multimedia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama di era digital saat ini. Dengan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pelatihan guru, media video dapat menjadi solusi efektif untuk pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan berbasis teknologi.
Pembelajaran Bahasa Arab dalam Menggunakan Media Aplikasi Zoom Padamasa Pandemi di SDIT Nurul Hikmah Jakarta Nurdinda, Lingga; Rusli, Radif Khotamir; Kholik, Abdul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21339

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana SDIT Nurul Hikmah Jakarta menerapkan pembelajaran bahasa Arab selama pandemi menggunakan aplikasi Zoom.”Studi ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan dalam perancangan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran bahasa Arab daring menggunakan Zoom Cloud Meetings, serta faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat proses pembelajaran.”Studi ini dilakukan di SDIT Nurul Hikmah Jakarta dengan menggunakan metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menggunakan platform Zoom sebagai media tatap muka virtual untuk pembelajaran bahasa Arab. Guru menggunakan rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah untuk mempersiapkan pembelajaran selama fase ini. Pembukaan, kegiatan inti, dan penutup merupakan tiga komponen utama dari proses pembelajaran. Pengetahuan, kemampuan, dan sikap siswa dievaluasi sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran. Dukungan orang tua dan penggunaan media yang menarik merupakan dua hal yang membantu pembelajaran ini. Di sisi lain, proses belajar mengajar daring yang lancar seringkali terganggu oleh berbagai hambatan, termasuk rendahnya keterlibatan orang tua, kurangnya sumber belajar yang memadai, dan terbatasnya akses internet. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan ringkasan menyeluruh tentang kesulitan dan sumber daya yang terkait dengan pembelajaran bahasa Arab daring di SDIT Nurul Hikmah.
Existing Curriculum Management in Enhancing Nazhir's Professionalism; Analysis Network Process Rusli, Radif Khotamir; Hafidhuddin, Didin; Bahruddin, Ending; Tamam, Abas Mansur
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i2.4695

Abstract

Nazir's profession is an educational program with little attention to Islamic Education. Therefore, an alternative solution is needed to increase Nazir's professionalism through curriculum management. This study aims to identify existing curriculum management and then analyze and develop the model to find a new curriculum. The qualitative research method is based on the Analytic Network Process (ANP) decision-making strategy to obtain a curriculum model for the Nazir professional program. The study results show that the training curriculum at LSP focuses on two scopes: waqf program planning and implementation. The curriculum developed through ANP decision-making produces four competencies: religious knowledge competence, communication competence, social science competence, and moral competence. The curriculum structure can be applied to one level of Nazir professional education, with the condition that each Nazir candidate has a bachelor's degree from various disciplines, particularly Islamic Religious Education. The findings of this study revealed that the respondents agreed with a very high rate agreement of 88.2% that a professional Nazir could be formed using the curriculum of the four competency-based Nazir waqf professional programs.
Character Education Builds AI Ethics, Digital Independence in Vocational Students Rusli, Radif Khotamir; Lathifah, Zahra Khusnul; Warizal, Warizal
Jurnal Pendidikan Islam ARTICLE IN PRESS
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how character education influences the development of digital independence and ethical awareness among students at SMK Amaliah as they engage with AI-powered learning environments. As reliance on AI tools like ChatGPT increases, concerns about academic integrity, critical thinking, and ethics have arisen. The research aims to create strategies for blending character education into vocational training, helping students use AI responsibly, maintain academic honesty, and build independent problem-solving skills. Employing a mixed-method approach, the study combines surveys of 200 students with qualitative analysis of character education initiatives within Islamic education. The quantitative data sheds light on students’ AI usage habits and their ethical understanding, while the qualitative aspect evaluates how character education programs influence responsible digital behavior. Findings reveal that although 75% of students use AI tools for academic tasks, only 40% have a clear grasp of plagiarism and ethical AI use. Character education plays a key role in fostering honesty, responsibility, and autonomous learning, reducing automation bias and uncritical AI reliance. This is because students involved in structured ethical discussions and guided AI use develop greater awareness of digital ethics and critical thinking. Additionally, character education encourages accountability and self-regulation by integrating moral reasoning with technological skills, ensuring students do not depend solely on AI-generated content without personal intellectual engagement. The study highlights the importance of embedding AI ethics into vocational curricula and training teachers to strengthen digital literacy and ethical decision-making. Its findings support educational practices that prepare students to handle AI responsibly and uphold academic integrity.
Empowering the Educational Ecosystem: A Humanistic Approach to Principal Supervision in Vocational Schools Gunadi, Gugun; Prasetyo, Teguh; Rusli, Radif Khotamir; Lathifah, Zahra Khusnul
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): In Progress December
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8762

Abstract

Principal supervision in Indonesian vocational high schools (SMKs) often remains administrative and compliance-oriented, limiting teacher development and fostering a disempowering educational environment. This study reconceptualizes supervision through a humanistic lens, emphasizing empowerment over control, based on Carl Rogers’ person-centered philosophy. A mixed-methods approach was employed, combining quantitative and qualitative techniques. The study surveyed 160 certified principals from vocational schools in Bogor Regency, Indonesia, using validated instruments measuring servant leadership, principal personality (Big Five traits), organizational climate, and organizational culture. Quantitative data were analyzed using path analysis within a structural equation modeling (SEM) framework. Subsequently, the SITOREM (Scientific Identification Theory for Conducting Operations Research on Education Management) technique was used to prioritize areas for supervisory improvement through expert judgment. All four variables showed significant positive effects on supervision effectiveness. Principal personality had the strongest direct effect (β = 0.363), followed by organizational climate (β = 0.300), servant leadership (β = 0.273), and organizational culture (β = 0.181). SITOREM analysis identified key areas for improvement, including enhancing collaborative supervision practices and strengthening principals' emotional stability and social engagement. Findings highlight the centrality of principal personality and a supportive school climate in empowering teachers. The study introduces the POP-SDM model—a humanistic, data-driven framework for optimizing supervision practices. This model offers a scalable solution for fostering professional autonomy, psychological safety, and self-actualization among educators, ultimately enhancing student outcomes and the broader educational ecosystem.