Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Publik Koridor Coworking Space Pada Pemerintah Kota Surabaya Pramaisela, Putri Gitza; Umiyati, Sri; Lubis, Lunariana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15429

Abstract

Inovasi pelayanan pada ruang publik merupakan aset utama bagi kelangsungan hidup dan perekonomian kota. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori inovasi yang dikemukakan oleh Clark & Guy Muluk yang memiliki lima indikator yaitu kebaruan, kegunaan, memberikan solusi, dapat direplikasi dan peneliti dalam pengamatan dan observasi di lapangan menemukan lima indikator inovasi Coworking Space Corridor. Kehadiran Coworking Space Corridor membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi para kreator, inovator, wirausahawan lokal dan pemilik UMKM serta mereka yang sedang merintis startup untuk menjalankan usahanya, karena jika bergabung menjadi bagian dari Corridor akan diberikan coaching clinic atau business workshop yang dibantu oleh mitra yang dimiliki oleh Corridor, baik itu narasumber bisnis digital yang kompeten di bidangnya.
Strategi Peningkatan Kapasitas UMKM Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya melalui Pelatihan Penyusunan Proposal dan Teknik Presentasi yang Efektif Lubis, Lunariana; Arieffiani, Deasy; Casmiwati, Dewi; Wahyuni, Elly Setiyo
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.973

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola UMKM di Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, melalui pelatihan penyusunan proposal penawaran produk, teknik menjalin kerjasama, dan teknik presentasi yang efektif. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang diperlukan agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan bisnis mereka. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tiga area utama: penyusunan proposal, kemampuan menjalin kerjasama bisnis, dan kemampuan public speaking. Para peserta berhasil menyusun proposal penawaran produk yang lebih sistematis, memanfaatkan teknik negosiasi dan membangun hubungan bisnis yang lebih produktif, serta menyampaikan presentasi produk dengan lebih percaya diri dan persuasif. Pelatihan ini juga membuka peluang untuk peningkatan keterampilan lebih lanjut dalam pemasaran digital, yang penting untuk mendukung pertumbuhan usaha UMKM. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan UMKM di Indonesia, khususnya dalam konteks pemberdayaan masyarakat pada keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia usaha. Pelatihan lanjutan diperlukan bagi pelaku UMKM dalam bidang pemasaran digital dan peningkatan pendampingan pasca-pelatihan untuk mendukung keberlanjutan perkembangan UMKM.
Peluang Dan Tantangan Pekerja Migran Di Kelurahan Semolowaru, Kota Surabaya Lubis, Lunariana; Tamrin, M. Husni; Raharja, Wildan Taufik; Utama, Sasmito Jati; Dayu, Suprayitno Paendri
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 2 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i2.154

Abstract

Pekerja migran menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi pengangguran, termasuk di Kelurahan Semolowaru, Kota Surabaya. Meski menawarkan peluang ekonomi yang menjanjikan, pekerja migran juga menghadapi berbagai tantangan, seperti penipuan agen tenaga kerja, kekurangan informasi terkait hak, dan risiko eksploitasi di luar negeri. Melalui program pengabdian kepada masyarakat berupa workshop "Peluang dan Tantangan Pekerja Migran", masyarakat di Kelurahan Semolowaru mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai proses migrasi tenaga kerja, hak dan kewajiban, serta cara memitigasi risiko yang mungkin dihadapi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya proses legal dan risiko yang dihadapi selama bekerja di luar negeri.
Jaringan Tata Kelola Kolaboratif yang Mendukung Ekowisata Berkelanjutan: Studi Kasus Pulau Gili Iyang, Indonesia Lubis, Lunariana; Tamrin, M. Husni; Musleh, Moh.
Society Vol 12 No 1 (2024): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v12i1.663

Abstract

The development of sustainable ecotourism on Gili Iyang Island, known for its high oxygen levels and unique local culture, requires collaboration among diverse stakeholders through effective governance networks. This study investigates the roles and contributions of key stakeholders—including the Sumenep District Tourism, Culture, Youth, and Sports Office (Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumenep or Disparbudpora), the Andang Taruna Tourism Awareness Group (Kelompok Sadar Wisata Andang Taruna or Pokdarwis), village governments, and local communities—in developing ecotourism on Gili Iyang Island, Indonesia. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. Findings show that governance networks are crucial in enhancing community empowerment, building local capacity, and improving infrastructure to support ecotourism. Nevertheless, challenges remain, including limited resources, conflicts between villages, and minimal private-sector engagement. Strengthening Pokdarwis’ managerial capacity, fostering inter-community synergies, and attracting private sector involvement are identified as essential strategies to ensure sustainable ecotourism. This research contributes to the broader literature on collaborative governance in remote island ecotourism, offering practical insights for policymakers and stakeholders aiming to create resilient, community-driven tourism initiatives that can be adapted to similar island settings.
Sustainable governance practices for ecotourism: engaging local communities in the Golden Triangle Island, Indonesia Tamrin, M. Husni; Lubis, Lunariana; Musleh, Moh.
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 14 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i2.12440

Abstract

This qualitative study explores the efforts of the Sumenep District government in developing community-based ecotourism, focusing on the potential of marine tourism and small islands on Madura Island. Despite the commitment to promoting ecotourism through branding initiatives such as the tagline “Sumenep: The Soul of Madura” and the slogan “Golden Triangle Islands” highlighting Gili Iyang, Gili Labak, and Gili Genting several challenges hinder progress. These include unequal tourist distribution among the islands, inadequate infrastructure and accommodation, poor coordination in tourism management, and inefficient resource utilization. The research aims to describe and analyze governmental efforts, identify potential ecotourism types, uncover obstacles preventing optimal development, and propose a development model for community-based ecotourism. Findings indicate that significant gaps in infrastructure and management must be addressed to leverage the islands' ecotourism potential effectively. The study concludes that a comprehensive strategy, including robust regulatory frameworks, is essential to ensure sustainable and protected ecotourism in the Golden Triangle Islands, ultimately benefiting local communities and preserving natural resources.
STRATEGI PEMASARAN HASIL TANGKAPAN IKAN DUKANG NELAYAN KEPUTIH TIMUR GANG POMPA AIR SURABAYA MELALUI PELATIHAN MEDIA SOSIAL Marsudi, Sugeng; Ambarwati, Arie; Lubis, Lunariana; Nasihah, Ainun
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30834

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengolahan hasil tangkapan ikan dukang dan pemasaran melalui pelatihan penggunaan media sosial untuk nelayan di Keputih Timur Gang Pompa Air, Surabaya. Dalam pelatihan ini, para nelayan diberi pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengolah ikan Dukang dan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk mempromosikan dan menjual hasil olahannya. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi ceramah dan praktik langsung yang bertujuan untuk membekali nelayan dengan strategi pengolahan ikan Dukang dan pemasaran digital yang efektif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan nelayan terkait pengolahan ikan Dukang dan penggunaan media sosial. Nelayan yang sebelumnya tidak familiar dengan berbagai olahan ikan Dukang dan media sosial kini mampu mengolah ikan Dukang dan membuat konten yang menarik, mengelola akun, serta berinteraksi dengan konsumen. Indikasi awal dari pelaksanaan strategi pemasaran melalui media sosial menunjukkan adanya peningkatan minat konsumen dan peningkatan penjualan hasil olahan ikan dukang. Tantangan yang dihadapi selama pelatihan antara lain keterbatasan akses internet dan rendahnya literasi digital, yang menjadi perhatian untuk program lanjutan. Secara keseluruhan, program ini berhasil membantu nelayan Keputih Timur Gang Pompa Air untuk lebih mandiri dalam mengolah ikan Dukang dan memasarkannya, memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi lokal, dan membuka peluang baru dalam pemasaran digital di sektor perikanan.
CONFLICT OF COASTAL SPACE UTILIZATION IN TELENG RIA BEACH WITH A SOCIO-SPATIAL APPROACH Wahyudi, Agus; Taufik Raharja, Wildan; Lubis, Lunariana; Zakaria, Achmad
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol. 23 No. 02 (2025): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social conflict in the coastal community of Teleng Ria Beach, Pacitan, East Java, is linked to the use of coastal space for lobster seed fishing (benur). The conflict involves local fishermen, the government, and the private sector, due to the misalignment of lobster seed catching activities with government regulations, which permit catching only for cultivation purposes in Indonesia. However, local fishermen sell the seeds for export to Singapore through collectors. The conflict escalated when PT El-John Tirta Emas banned local fishermen from parking their boats near the tourist area of Teleng Ria Beach, citing disturbances to visitors' comfort. Local fishermen opposed this ban, leading to increased tension between the parties involved. This research aims to identify and analyze the conflict, assess potential resolutions, and evaluate the impact if the conflict persists. A socio-spatial approach is used to understand the relationship between space and people, and how people perceive their environment. The research uses a qualitative case study approach. The results reveal that the conflict over coastal space utilization at Teleng Ria Beach can be viewed from three perspectives: spatial practice (physical space), representations of space (government policy), and space of representation (social space). Conflicts arise from boat parking management, seed-catching policies, and cultural differences and fishery business waste.