Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Video Sebagai Media Promosi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Pempek Di Kota Palembang Putra Agung, Sukma; Patriansah, Mukhsin; Windu Viatra, Aji
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.2941

Abstract

Pempek adalah makanan tradisional dari Kota Palembang provinsi Sumatera Selatan. Makanan ini terbuat dari bahan dasar sagu dan ikan. Dikarenakan pempek adalah makanan yang kaya akan protein dan rasanya yang khas pempek adalah makanan yang digemari masyarakat Kota Palembang. Di daerah manapun di Kota Palembang tidak sulit untuk menemukan pempek dari yang berjualan menggunakan sepeda maupun restoran yang sudah besar. Dalam kaca mata ilmu Desain Komunikasi Visual (DKV) promosi perancangan memiliki peran yang sangat vital dalam membangun citra suatu produk kepada khalayak publik agar lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas. Metode perancangan yang dilakukan yakni 5W+2H yaitu what, where, when, who, why, how dan how much.  Masalah utama dari tulisan ini adalah bagaimana membangun citra kuliner pempek agar mendapatkan kepercayaan konsumen. Pemecahan masalahnya melalui video sebagai media promosi pempek sebagai makanan yang sudah menjadi identitas dari kota Palembang. Beberapa media pendukung lainnya yang mendukung video promosi ini adalah poster, video promosi, packaging, kaos, x-banner dan paper bag. Melalui video promosi ini diharapkan mampu membangun citra dan memiliki andil dalam memajukan serta meningkatkan penghasilan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Palembang.
Buku Ensiklopedia Tentang Kidal Sebagai Media Komunikasi Visual Untuk Anak-Anak M, Stiawan; Patriansah, Mukhsin; Mubarat, Husni
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3258

Abstract

AbstrakKidal merupakan kondisi di mana seseorang menggunakan tangan kirinya dengan intensitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan tangan kanannya, sehingga tangan kirinya lebih terampil dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari, bahkan sampai sesuatu yang detail. Faktor yang menyebabkan seseorang bisa menjadi kidal yaitu faktor genetik dan kebiasaan. Bagi sebagian masyarakat orang kidal masih menjadi objek yang sering dianggap salah atau tidak baik, sehingga orang kidal sering mendapat hal-hal tidak menguntungkan atau perlakuan yang kurang adil. Hal itu diakibatkan minimnya referensi atau media yang memberi informasi, wawasan, dan pengetahuan mengenai kidal. Tujuan dari media buku Ensiklopedia Kidal ini adalah menambah referensi atau media yang memberi informasi, wawasan, dan pengetahuan mengenai kidal, terutama untuk anak-anak kidal dan orang tua yang mempunyai anak yang kidal supaya mengetahui tentang potensi dan kelebihan yang orang kidal miliki. Metode yang digunakan pada perancangan ini yaitu Design Thinking yang terdiri dari 5 tahapan yakni Empathize (memahami masalah), Define (menganalisis data), Ideate (menghasilkan ide atau konsep), Prototype (memvisualisasikan ide), Test (penerapan hasil ke masyaraakat). Selain buku Ensiklopedia Kidal yang menjadi media utama, perancangan Tugas Akhir ini juga membuat media pendukung lainnya berupa poster, xbanner, pembatas buku, gantungan kunci, kotak pensil, stiker, tshirt, totebag, dan tumbler. Perancangan Tugas Akhir ini juga melakukan sebuah pameran yang diselenggarakan di mall Palembang Trade Center yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 28 dan 29 Juli 2023.
Increasing the "Syahira" Tempe Chips UKM by Empowering Women to Be Competitive in Bukit Baru Village, Palembang: Peningkatan UKM Keripik Tempe “Syahira” dengan Pemberdayaan Ibu-Ibu Agar Berdaya Saing di Kelurahan Bukit Baru Palembang Saluza, Imelda; Patriansah, Mukhsin; Wulandari, Try; Heryati*, Agustina
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i1.23863

Abstract

Pemberdayaan ibu-ibu memiliki potensi besar meningkatkan daya saing UKM, seperti dilakukan UKM Keripik Tempe "Syahira" di Kelurahan Bukit Baru. Kendalanya produksi lambat dan produk tidak tahan lama tanpa inovasi, logo, kurangnya keterampilan, manajemen usaha serta jangkauan pemasaran. Tujuan kegiatan ini meningkatkan produksi keripik tempe dan kualitas produk, meningkatkan keterampilan manajemen usaha, dan memperluas pemasaran. Metode digunakan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan kuesioner dianalisis dengan Microsoft Excel. Pelatihan diikuti 28 peserta terdiri dari ibu rumah tangga dan pelaku usaha. Hasil menunjukkan peningkatan produksi mencapai 30-50 kg per hari menggunakan mesin pemotong tempe dan alat peniris, yang membuat keripik lebih renyah dan tahan lama dengan waktu produksi kurang dari 10 menit. Selain itu, keterampilan produksi dan manajemen peserta meningkat rata-rata sebesar 82%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program pengabdian berhasil secara signifikan meningkatkan kinerja UKM Keripik Tempe “Syahira” dan pendapatan Ibu-Ibu di Kelurahan Bukit baru, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal.
Persepsi Visual dan Konstruksi Makna Spiritualitas pada Prasasti Telaga Batu: Analisis Arnheimian Terhadap Simbol Air, Batu, dan Ular Yulius, Yosef; Suryanegara, Erwan; Patriansah, Mukhsin; Amalia, Shalyna Nadya; Ubaidillah, Muhammad
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i2.7786

Abstract

This study aims to understand how the visual elements of the Telaga Batu Inscription shape visual perception and spiritual meaning within the cultural context of the Sriwijaya Kingdom. The research applies Rudolf Arnheim’s visual perception theory, which defines seeing as an active mental process that organizes balance, direction, and structure to generate meaning. The method used is descriptive qualitative with visual analysis of three main elements of the inscription, namely stone, water, and serpent. Data were collected through literature review and visual documentation, then analyzed to identify principles of balance, rhythm, and unity that construct spiritual experience within the ritual of oath-taking. The results show that the Telaga Batu Inscription was designed with strong visual awareness to evoke a sense of sanctity and royal authority. The stone symbolizes stability and eternity, water functions as a medium of purification, and the seven-headed serpent represents cosmic protection. These elements together form a spiritual visual communication system that reinforces the values of loyalty and power in Sriwijaya. The findings demonstrate that visual perception theory can be applied to interpret ancient artifacts as visual communication designs carrying profound spiritual and cultural values.
Djelantik’s Aesthetic Study in the Visual Poster “Every Flower Tells a Story” Putri, Haniyah Ashillah; Patriansah, Mukhsin; Selomita, Tria Puspa; Ridwan, Muhammad
Acintya Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A poster is a visual communication medium that effectively conveys messages through a combination of design elements such as images, colors, and text. The purpose of this study is to examine the effectiveness of the poster titled "Every Flower Tells a Story," created by Shalyna, a student at Indo Global Mandiri University (UIGM) in 2025. The poster conveys meanings of growth and self-uniqueness through floral symbolism, utilizing the distinctive aesthetics of the Y2K era. A retro-futuristic style is presented through a neon color palette, varied typography with digital effects, and decorative elements such as stars and dynamic lines. The urgency of this study lies in the need to evaluate how visual constructions adopting the digital nostalgia of the 2000s can influence the perception and emotional engagement of contemporary audiences. This research employs a descriptive qualitative method with visual and formal analysis approaches. Data collection techniques include in-depth interviews with the creator, observation of the creative process, and a literature review on design theory and aesthetics. The collected data were analyzed using an aesthetic theoretical approach based on the theories A.A.M. Djelantik, which examine the relationship between visual elements and the meanings embedded in the poster. The findings indicate that the poster successfully integrates Y2K digital nostalgia aesthetics with a cohesive combination of bright colors, experimental typography, floral illustrations, and futuristic ornaments. The fusion of visual and verbal signs in the poster reinforces the message of self-acceptance and appreciation for individual growth processes. Based on these results, it is hoped that this research can contribute academically to the development of visual communication design and inspire the public to better understand and appreciate strategic and relevant aesthetic messages within the context of meaningful communication.