Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Istifaadatu Ma'mal al-Lughoh fi Ta'lim Mahaarati al-Istima' fi al-Madrasah al-Tsaanawiyyah al-Hukuumiyyah Batu Jawa al-Syarqiyyah Nasution, Marhamah; Rahmayanti, Indah
Lugawiyyat Vol 4, No 1 (2022): Lugawiyyat
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/lg.v4i1.16106

Abstract

The function of a good language laboratory is if the language laboratory is able to assist teachers in evaluating their students' learning effectively, not only partially, but significantly. This study aims to determine the use of the language laboratory in learning maharah istima' as well as the supporting and inhibiting factors in the use of the language laboratory at Senior High School of Batu. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the use of the language laboratory as a medium is one of the methods used by teachers to provide direct experience in the maharah istima' learning process. Therefore, the use of the language laboratory at Senior High School of Batu has functioned as it should. The supporting factors in the use of the language laboratory at Senior High School of Batu are resources, learning environment and teaching creativity. Meanwhile, the factors that cause the ineffective use of the language laboratory at Senior High School of Batu are the lack of training and skills for laboratory managers, the lack of competent laboratory technicians, and the lack of teacher knowledge about the use of laboratories.الكلمات الأساسية: استفادة، معمل اللغة، مهارة الاستماع.
IDIOM ESTETIKA POSTMODERNISME DALAM BUKU KUMPULAN PUISI “HOMPIMPA ALAIUM GAMBRENG” KARYA HAMZAH MUHAMMAD Muhamad Nafidz Firdzani; Rahmayanti, Indah
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 8 No 2 (2025): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v8i2.30785

Abstract

This study investigates the application of postmodern aesthetic idioms in literary works, with a focus on the poetry collection “Hompimpa Alaium Gambreng” by Hamzah Muhammad. The research employs the theoretical framework of postmodernism as proposed by Wijayati and literary postmodernism as articulated by Endraswara. Utilizing a qualitative descriptive method, data were collected through observation and note-taking techniques and analyzed descriptively. The findings indicate that all five idioms of postmodern aesthetics are manifested in the poems. These idioms contribute to the creation of poetry that engages more directly with social realities through a light and accessible narrative style. By subverting conventional literary norms, this approach enables broader imaginative expression and offers an alternative medium for representing social realities. Consequently, the work becomes more inclusive and accessible to a wider audience across various social backgrounds.
Gaya Bahasa Metafora dan Hiperbola dalam Novel Hello Karya Tere Liye Rahmah, Jasmine Kurnia; Rahmayanti, Indah
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan gaya bahasa metafora dan hiperbola dalam novel Hello karya Tere Liye. Artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis, berfokus pada ungkapan-ungkapan metafora dan hiperbola yang terdapat dalam teks novel. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data simak dan catat. Data gaya bahasa metafora dianalisis menggunakan teori parera yang terdiri dari empat jenis yaitu metafora antropomorfik, metafora hewan, metafora abstrak ke konkret, dan metafora sinestesia. Sedangkan gaya bahasa hiperbola dianalisis menggunakan teori Claridge yang terdiri dari tujuh macam yaitu hiperbola kata, hiperbola frasa, hiperbola klausa, hiperbola numerik, hiperbola peranan superlative, hiperbola perbandingan, dan hiperbola repitisi. Teknik analisis data penelitian ini terdapat tiga tahap yaitu pengumpulan data, penyajian data, dan pemeriksaan kesimpulan. Hasil Penelitian ini terdapat jenis gaya bahasa metafora yang dominan dalam novel Hello karya Tere Liye yaitu gaya bahasa metafora abstrak ke konkret dan jenis gaya bahasa metafora yang minimum yaitu metafora hewan. Sedangkan jenis gaya bahasa hiperbola yang dominan dalam novel Hello karya Tere Liye yaitu hiperbola perbandingan dan gaya bahasa hipebola yang minimum yaitu hiperbola numerik. Secara keseluruhan, gaya bahasa metafora dan hiperbola dalam novel Hello karya Tere Liye berhasil memperkuat karakter tokoh, membentuk emosi, dan menyampaikan nilai-nilai kehidupan.
Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X MAN Kota Batu Rahmayanti, Indah; Abidin, Munirul
Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Vol 17 No 2 (2023): Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52048/inovasi.v17i2.453

Abstract

Learning Arabic speaking skills is very important in learning a foreign language because language is a communication tool. However, students experience difficulties in developing Arabic speaking skills. This is due to the lack of student motivation and practice in speaking Arabic. So a project-based learning strategy is used to overcome this problem. This learning process can make students more active and creative in learning to speak Arabic. This research was conducted to describe project-based learning strategies in speaking skills in the Arabic language learning process for class X MAN Batu City students. This research method uses descriptive qualitative, namely describing the data obtained. The data sources in this research are teachers and students of class X MAN Batu City. The data analysis technique used in this research describes the results of observations, interviews, student product results and student responses to the learning process. The findings of this research are that the project-based learning process for class X students' speaking skills at MAN Batu City can stimulate motivation and enthusiasm for learning. In conclusion, project-based learning aims to solve problems and teach students to think critically in the product completion process. The steps that teachers can use in the project-based learning process are: 1) determine the basic problem, 2) create a project plan, 3) work on the project, 4) present the product results, 5) assess, and 6) evaluate. The product results are used as a student portfolio to determine their learning progress. This learning strategy can be practiced by teachers in the process of learning Arabic or other foreign languages.
Dinamika Leksikal di Media Massa Online pada Kasus-Kasus Perundungan di Indonesia: Analisis Wacana Kritis Model Roger Fowler Qura, Ummul; Rahmayanti, Indah; Amalia, Nur
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i2.14340

Abstract

Perundungan saat ini menjadi masalah serius karena dapat berdampak buruk pada kesejahteraan psikologis dan fisik korban, terutama yang masih duduk di bangku sekolah. Dalam era digital dan konektivitas yang tinggi, media massa online memiliki peran yang signifikan dalam membentuk opini publik dan persepsi terhadap perundungan siswa. Akan tetapi, ada kekhawatiran bahwa pemberitaan media online mungkin tidak netral dan dapat menciptakan bias atau stereotip. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana fenomena perundungan siswa di sekolah direpresentasikan dalam headline berita yang ditemukan dalam media massa online di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian Analisis Wacana Kritis. Teknik pengumpulan data berupa analisis konten yang berasal judul-judul berita perundungan siswa dari berbagai sumber media online. Klasifikasi data diambil berdasarkan tema dan isu berita, sedangkan analisis data menggunakan teori Analisis Wacana Kritis (AWK) model Roger Fowler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis wacana kritis Model Roger Fowler terhadap headline berita perundungan siswa di media massa online Indonesia menemukan bahwa pemilihan kosakata, tata bahasa, transformasi fokus, dan representasi secara kolektif membentuk narasi yang memengaruhi pandangan dan respons masyarakat terhadap isu perundungan.
GAYA BAHASA SINDIRAN PANDEMI COVID-19 PADA MEDIA ONLINE Rahmayanti, Indah
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v6i2.7568

Abstract

Pandemi covid 19 masuk ke Indonesia dan menjadi perhatian khusus pada Maret 2019. Berita tentang pademi covid 19 menjadi ramai diperbincangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa sindiran pada media online mengenai pandemi Covid-19 yang ditulis penulis beritanya. Media online merupakan salah satu media untuk memenuhi kebutuhan informasi khalayak yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Penelitian ini berupaya untuk menemukan ujaran-ujaran kebencian masyarakat dari kasus pandemik Covid 19 saat ini. Sejauh mana masyarakat melihat atau memandang kasus ini melalui ujaran-ujarannya pada kolom komentar akun instagram detik.com dan kompas.com. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif dengan metode ini dapat digunakan sebagai acuan analisa ujaran-ujaran kebencian di media online. Sumber data dari penelitian ini yaitu berupa komentar artikel dari pemberitaan di media online  akun instagram detik.com dan kompas.com yang diperoleh selama 2 bulan. Data dianalisis secara komparatif dengan pendekatan struktural bersifat deskriptif khususnya dalam hal proses-proses klasifikasi data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen, simak dan catat. Dari hasil penelitian yang dilakukan kolom komentar pada akun instagram detik.com dan kompas.com, komentar yang diberikan termasuk ke dalam gaya bahasa sindiran dan halu. Komentar yang dituliskan tidak berupa komentar positif yang berisikan tentang diskusi suatu masalah untuk mencapai suatu pemecahan.Kata Kunci: gaya Bahasa, Bahasa sindiran, Media online
Revitalization of Local Language in Si Bolang Rahmayanti, Indah; Hawa, Anni Malihatul; Nofiyanti, Fifi
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 2 No. 3 (2022): September
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v2i3.10148

Abstract

The millennial era and the times have made language change. Not only language but even ethics, manners, and habits change. Indonesians are more interested in films, YouTube, and social media. The existence of Si Bolang shows that highlighting children's activities in the area can be a way to preserve the language. These shows often use regional languages during the dialogue between the character Si Bolang and the local children. In this study, he wanted to know about the revitalization of extinct languages in the 2019 Si Bolang program for language preservation. The research method used is descriptive qualitative. In the research, watching Si Bolang shows in 2019 by selecting 3 shows, then looking for the revitalization of the extinct languages contained in these shows. The results showed that the Si Bolang version shows "Serdadu Kecil Kampung Nelayan Cipanon", "Riang Akur Bocah Selur", and "Penjaga Alam Tanah Jawa". In these shows, language revitalization is becoming extinct or displaced due to the times and the millennial era. The first broadcast used the Sundanese regional language in as much as 40% of all shows due to the dominant language, namely Standard Indonesian. The second and third shows used the Javanese regional language, as much as 60% of all impressions. Because the dialogue used mainly uses the Javanese regional language. The language of instruction or explanation of Si Bolang's activities uses standard Indonesian. This revitalization is essential to be collected and then preserved. The results of this study are helpful for the whole community so that they are more familiar with the diversity of regional languages that are starting to be forgotten or not applied to everyday life. This film contains education and cultural preservation elements, so it needs to be a suggestion for other films to elevate Indonesian culture. With shows or films, it is easier for the audience to understand and more accessible to get the film's meaning. So that it will grow in the community to preserve the existing culture in Indonesia, researchers suggest that various parties can create media to provide impressions that can preserve local languages and introduce culture to the audience.
Prinsip Kooperatif dalam Acara Siniar (Podcast) di Media Youtube Rahmayanti, Indah; Sulistyawati, Sulistyawati; Nuraeni, Heni Ani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.18-30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kooperatif serta faktor-faktor psikologis yang menjadi alasan terjadinya pelanggaran tersebut dalam acara siniar di YouTube. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif konten analisis. Sumber data penelitian adalah video-video siniar (podcast) dari kreator siniar indonesia populer yaitu kanal Raditya Dika. Siniar ini dipilih karena memang merupakan salah satu acara siniar YouTube terpopuler di Indonesia. Adapun pada siniar akan diambil satu video sebagai sumber data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah simak-catat dengan menggunakan klasifikasi pelanggaran prinsip kooperatif dari Grice antara lain: maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim hubungan, dan maksim cara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim banyak terjadi di acara siniar. Misalnya, pelanggaran maksim kuantitas terjadi karena kultur orang Indonesia yang senang bercengkerama. Terlebih, acara siniar memerlukan perbincangan yang hangat dan panjang. Pelanggaran maksim kualitas terjadi, bahkan banyak terjadi karena topik yang dibahas adalah kisah horor, sedangkan maksim kualitas menghendaki pembuktian otentik, informasi faktual, dan kejadian sebenarnya dari suatu informasi yang kontradiktif dengan peristiwa-peristiwa mistis. Pelanggaran maksim relevansi terjadi dalam siniar Raditya Dika sebagai plesetan humor untuk membuat acara siniar tidak membosankan, terlebih penutur adalah seorang komedian. Terakhir, pelanggaran maksim cara terjadi karena jam terbang tamu siniar yang terlihat tidak terbiasa berbicara di depan kamera/publik.