Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Efektivitas Pembelajaran STEM dengan Pendekatan PjBL dalam Meningkatkan Pemahaman Relasional Matematis Siswa Anang, Riyanto Dwi Saputra; Astuti, Alfira Mulya; Evendi, Erpin
Jurnal of Math Tadris Vol 5 No 2 (2025): Journal of Math Tadris (jMt)
Publisher : Mathematic Education Departement, State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/jurmat.v5i2.263

Abstract

This study examined the effectiveness of STEM-based learning integrated with the Project-Based Learning (PjBL) approach in enhancing eighth-grade students’ relational mathematical understanding at SMP Negeri 1 Batukliang during the 2025/2026 academic year. A quantitative approach with a quasi-experimental method employing a pretest–posttest control group design was used. The population comprised all eighth-grade students of SMP Negeri 1 Batukliang (206 students). Using purposive sampling, two classes were selected: Class VIII3 as the control group and Class VIII4 as the experimental group, involving a total of 56 students. Data were collected through an essay-type test measuring relational mathematical understanding, administered at the pretest and posttest stages. Data analysis employed descriptive and inferential statistics using SPSS version 27, including normality and homogeneity tests, N-Gain analysis, and an Independent Samples t-test. The results showed that the average N-Gain score of the experimental class was 0.4906 (moderate category), which was higher than that of the control class at 0.2889 (low category). Furthermore, the t-test revealed a significance value of 0.000 (< 0.05). These findings indicate that STEM-based learning integrated with the PjBL approach is effective in improving students’ relational mathematical understanding.
Kemampuan Penalaran Aljabar Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Non-Rutin Ditinjau Dari Math Anxiety Yuliana Asmayani; Syawahid, M.; Evendi, Erpin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4346

Abstract

Penalaran aljabar merupakan kemampuan penting dalam penyelesaian soal non-rutin, namun proses ini sering terhambat oleh kecemasan matematika (math anxiety). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan variasi kualitas pemenuhan indikator penalaran aljabar pattern seeking, pattern recognizing, dan generalization pada siswa dengan tingkat state anxiety dan trait anxiety yang berbeda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus jamak (multiple-case study) untuk memungkinkan perbandingan lintas kategori kecemasan. Partisipan penelitian terdiri atas 50 siswa kelas VII MTs yang diberikan angket School Mathematics Anxiety Questionnaire (SMAQ). Berdasarkan skor dominan state atau trait anxiety dan kategori tingkat kecemasan (tinggi, sedang, rendah), dipilih enam subjek secara purposif sebagai kasus tipikal, masing-masing mewakili setiap kombinasi kategori. Data dikumpulkan melalui satu soal aljabar non-rutin bersifat terbuka (open-ended) yang menuntut pemodelan, verifikasi, dan generalisasi, serta wawancara berbasis tugas semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan pengodean berbasis rubrik tiga tingkat. Keandalan pengodean diperkuat melalui kesepakatan antar-rater dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan math anxiety tinggi cenderung berhenti pada tahap identifikasi pola awal dan menunjukkan kesalahan manipulasi simbolik, sehingga indikator pattern recognizing dan generalization belum terpenuhi. Subjek dengan kecemasan sedang mampu membangun model aljabar yang tepat, namun verifikasi dan generalisasi masih terbatas. Subjek dengan kecemasan rendah menunjukkan pemenuhan ketiga indikator secara lebih konsisten. Temuan ini mengindikasikan adanya keterkaitan antara tingkat math anxiety dan variasi kualitas penalaran aljabar dalam konteks penyelesaian soal non-rutin, dengan batasan pada generalisasi hasil karena sifat studi kasus.