Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tinjauan pustaka mengenai tumor ovarium Hendrianto, Hendrianto; Ongko, Nicholas Xavier; Nadapdap, Faskanita Maristella; Tarigan, Setia Budi; Arhamni, Ade; Jansen, Jansen; Sopacua, Erwin; Artiani, Litri
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v2i1.4173

Abstract

Tumor ovarium termasuk tumor yang perlu menjadi perhatian bagi masyarakat dan petugas kesehatan karena tumor ovarium yang bukan hanya dapat dijumpai pada semua kelompok usia, tetapi juga bisa menyebabkan kematian terutama pada kasus tumor ganas ovarium. Gejalanya yang tidak khas membuat tumor ovarium bisa saja tidak terdiagnosa pada stadium awalnya tetapi sudah terdiagnosa stadium lanjut pada saat diperiksa. Berbagai faktor resiko yang mungkin tidak disadari oleh wanita tersebut seperti adanya faktor riwayat keluarga, paritas, penggunaan kontrasepsi oral, dan faktor lingkungan, karena ternyata semua itu berperan untuk terjadinya tumor ovarium. Perlunya pemeriksaan yang tepat untuk mendiagnosa tumor ovarium dari stadium awal agar prognosis penderita menjadi lebih baik, dapat menurunkan jumlah penderita tumor ovarium dan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Perlunya informasi yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai tumor ovarium dan cara yang tepat untuk mencegah atau deteksi dini tumor ganas ovarium.
Pengaruh variasi pemberian dosis aloksan terhadap angka kadar gula darah hewan coba Dachi, Virent Nifadila O.; Rayyan, Teuku Arif; Utami, Sherlinda Putri; Mutia, Rena; Akbar, Khainir; Lumbantobing, Christina J.R Esmaralda; Kunardi, Sidharta; Jansen, Jansen; Djuang, Michelle Hendriani
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i1.2460

Abstract

Diabetes merupakan penyakit long-term yang dapat terjadi ketika kadar gula dalam darah tinggi sehingga tidak dapat memproduksi zat insulin secara cukup atau insulin tidak dapat bekerja secara efektif. Diperkirakan akan meningkat di tahun 2030 menjadi 552 juta jiwa jika tidak mendapatkan penanganan yang baik. Aloksan merupakan penyebab sel-β pankreas mengalami nekrosis juga sering dipakai sebagai bahan eksperimental dalam topik diabetes dengan kasus yang bervariasi pada hewan seperti tikus, mencit, dan anjing. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan merangkum studi-studi terdahulu mengenai pengaruh variasi pemberian dosis aloksan terhadap angka kadar gula darah hewan coba.
Penerapan Algoritma K-Nearest Neighbors untuk Klasifikasi Kualitas Air Minum Jansen, Jansen; Tanova, Cariven; Dariel, Dariel; Marciano, Marciano; Maulana, Ade
JDMIS: Journal of Data Mining and Information Systems Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/jdmis.v3i2.4513

Abstract

This study aims to classify drinking water potability based on physical and chemical parameters using the K-Nearest Neighbors (KNN) algorithm. The dataset, sourced from the Kaggle platform, contains 100,000 water samples with nine key attributes, including pH, hardness, total dissolved solids (TDS), sulfate, chloramines, conductivity, organic carbon, trihalomethanes, and turbidity. The target label is potability, indicating whether the water is safe (1) or unsafe (0) for consumption. The preprocessing steps included normalization and splitting the data into training and testing sets. The KNN model was trained by experimenting with various K values to achieve optimal performance. Evaluation using a confusion matrix showed that the model achieved an accuracy of 78%. For the potable class, the model reached a precision of 72%, recall of 91%, and F1-score of 81%. For the non-potable class, it achieved a precision of 88%, recall of 65%, and F1-score of 75%. Although the model tends to misclassify unsafe water as safe, overall performance is promising. These findings suggest that the KNN algorithm can serve as an effective classification approach and has potential for application in automated water quality monitoring systems.
Tinjauan pustaka mengenai tumor ovarium Hendrianto, Hendrianto; Ongko, Nicholas Xavier; Nadapdap, Faskanita Maristella; Tarigan, Setia Budi; Arhamni, Ade; Jansen, Jansen; Sopacua, Erwin; Artiani, Litri
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v2i1.4173

Abstract

Tumor ovarium termasuk tumor yang perlu menjadi perhatian bagi masyarakat dan petugas kesehatan karena tumor ovarium yang bukan hanya dapat dijumpai pada semua kelompok usia, tetapi juga bisa menyebabkan kematian terutama pada kasus tumor ganas ovarium. Gejalanya yang tidak khas membuat tumor ovarium bisa saja tidak terdiagnosa pada stadium awalnya tetapi sudah terdiagnosa stadium lanjut pada saat diperiksa. Berbagai faktor resiko yang mungkin tidak disadari oleh wanita tersebut seperti adanya faktor riwayat keluarga, paritas, penggunaan kontrasepsi oral, dan faktor lingkungan, karena ternyata semua itu berperan untuk terjadinya tumor ovarium. Perlunya pemeriksaan yang tepat untuk mendiagnosa tumor ovarium dari stadium awal agar prognosis penderita menjadi lebih baik, dapat menurunkan jumlah penderita tumor ovarium dan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Perlunya informasi yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai tumor ovarium dan cara yang tepat untuk mencegah atau deteksi dini tumor ganas ovarium.
The association between anxiety, daily behaviors, and insomnia among university students Ismardi, Dita Anisa; Edlin, Edlin; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Davin, Radhitya Qowiyyul; Ishak, Muhammad Raihan; Million, Hendy; Alponso, Rudolf; Jansen, Jansen
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v5i1.7890

Abstract

Background: Insomnia is a common problem among university students and is often associated with psychological factors such as anxiety and modifiable daily behaviors. This study aimed to examine the relationships between anxiety levels, specific daily habits (including caffeine consumption, physical activity, and academic stress), and the occurrence of insomnia among students aged 20 to 25 years at Universitas Prima Indonesia. Methods: An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted in May 2025. A total of 94 students participated as respondents. Data were collected using structured questionnaires, including the Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) and the Insomnia Severity Index (ISI). The chi-square test was applied to analyze the associations between variables. Results: Most respondents were female (61.7%) with a mean age of 21.21 years. Descriptive analysis showed trends suggesting that higher anxiety and physical activity levels were associated with increased insomnia rates. However, statistical analysis revealed no significant relationship between anxiety and insomnia (p = 0.203) or between physical activity and insomnia (p = 0.190). In contrast, caffeine consumption showed a statistically significant association with insomnia severity (p = 0.006). Conclusion: Although anxiety and physical activity were not significantly related to insomnia in this study, caffeine consumption was identified as a significant modifiable risk factor. These findings emphasize the need for targeted health education programs to improve sleep hygiene among students, particularly by addressing caffeine intake to enhance sleep quality.