Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Tanaman Sarang Semut (Myrmecodia .Sp) Terhadap Produktivitas Ayam Petelur Mohammad Hasby Assidiqi; Ertika Fitri Lisnanti; Miarsono Sigit
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v6i1.1468

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak sarang sarang semut (Myrmecodia sp.) terhadap produktivitas ayam petelur. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 6 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 4 ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 2 ekor ayam, total keseluruhan bahan percobaan 48 ekor ayam. Data penelitian dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam dengan uji F dan apabila terdapat perbedaan pengaruh yang nyata atau sangat nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf 5%. Hasil analisis statistik dari penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp.) dengan dosis 18 mg/ekor dan 36 mg/ekor dengan durasi pemberian 3 hari dan 5 hari memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap produktivitas ayam petelur dalam hal ini konsumsi pakan ayam petelur, tetapi tidak berpengaruh pada produktivitas telur dan konversi pakan. Rataan konsumsi berkisar antara 976,75-1044,63 (g). Performa produksi (produktivitas telur) ada di angka 80,33% - 100%, sedangkan konversi pakan yang dihasilkan berkisar antara 1,95 – 2,04 dari hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi pakan, performa produksi dan konversi pakan dalam taraf yang baik.
TEKNOLOGI PASCA PANEN DAN DIVERSIFIKASI BUNGA ROSELLA ( Hisbiscus sabdariffa) DI DESA PAGUNG KECAMATAN SEMEN KABUPATEN KEDIRI Fajar Setyawan; Ertika Fitri Lisnanti; Samudi Samudi
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): Berdikari: jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.118 KB)

Abstract

Pada saat ini perkembangan perekonomian dan kompetensi masyarakat pedesaan menjadi titik fokus perhatian oleh semua elemen masyarakat di Indonesia. Salah satunya dengan mengembangkan kreativitas dan kompetensi yang ada yaitu mengelola salah satu tumbuhan yang mempunyai prospek kedepan baik sisi financial atau kebermanfaat yang tepat guna “Bunga Rosella”. Bunga Rosella (Hibiscus sabdarifa L.) adalah salah satu bahan alam yang mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Ekstrak kelopak bunga rosella mengandung senyawa flavonoids gossypetin yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Kelopak bunga rosella mempunyai kadar fenol yang tinggi. Saat ini, konsumen selalu menginginkan produk yang praktis, efektif, dan efisien. Beberapa produk olahan dari rosella antara lain teh, sirup dan selai. Dalam proses diversifikasi produk yang akan dilakukan, tidak diperlukan adanya zat pewarna, karena kelopak bunga rosella telah memiliki warna merah yang menarik. Kelompok tani Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Jawa Timur adalah mitra PKM dalam usaha di bidang Pengelolaan Pasca Panen dan Diversifikasi produk bunga rosella yang masih dalam ruang lingkup industri rumah tangga dimana produk yang dihasilkan masih dalam bentuk bunga kering yang dijual curah dengan sistem pengeringan alami dan hanya dijual dalam bentuk bunga kering kepada pengepul. Oleh karena itu timbul pemikiran kami untuk sharing ilmu pengetahuan dan teknologi tentang pasca panen kepada kelompok tani Sri Cahyo Mulyo dan Lestari Gondo Arum dalam bentuk budidaya rosella, pengadaan mesin pengering dan cara penggunaannya, diversifikasi produk bunga rosela diantaranya sirup, selai dll serta manajemen prospek bisnis pemasaran.
Pendampingan Pengembangan Kapasitas Usaha Berbasis Klaster Peternak Sapi Kabupaten Magetan Amiril Mukmin; Ertika Fitri Lisnanti
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.819 KB) | DOI: 10.32503/cendekia.v1i1.409

Abstract

Kegiatan pendampingan pengembangan kapasitas usaha klaster peternak sapi kabupaten Magetan adalah kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian UNISKA Kediri untuk mengawal dan mengontrol program peningkatan kapasitas usaha bagi para peternak di kabupaten Magetan. Pendampingan ini dilaksanakan agar program dapat berjalan sesuai alur yang direncanakan dan mencapai tujuan yang diharapkan. Kegiatan pendampingan dimulai dari survey untuk mengetahui kondisi awal peternakan di kabupaten Magetan yang dilaksanakan mulai tanggal 20 November 2018. Berdasarkan data hasil survey, dirumuskan 4 materi pelatihan yaitu: “Pentingnya Berkelompok Dalam Usaha Peternakan” disampaikan dalam pelatihan pertama pada tanggal 18 Desember 2018; “Jago Bikin Pakan, Panduan Praktis Pembuatan Pakan Ternak Alternatif Untuk Ruminansia” disampaikan pada pelatihan kedua pada tanggal 8 Januari 2019; “Reproduksi dan Kesehatan Ternak” disampaikan pada pelatihan ketiga pada tanggal 15 Januari 2019; dan “Olahan Produk Peternakan Zaman Now dan Cooking Demo Olahan Sapi” disampaikan pada pelatihan keempat pada tanggal 7 Pebruari 2019.
Mentoring dan Sosialisasi Teknologi Pengemasan Olahan Nanas di Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Nunuk Helilusiatiningsih; Edy Soenyoto; Imam Habibi; Ertika Fitri Lisnanti
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2608.874 KB) | DOI: 10.32503/cendekia.v3i2.1978

Abstract

Tanaman nanas yang banyak ditanam di kecamatan Ngancar, kabupaten Kediri merupakan produk unggulan petani. Penanganan pasca panen dan teknologi pengemasan buah nanas masih jarang dilakukan oleh petani nanas di desa Babadan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong minat dan kemampuan dalam melakukan usaha bisnis nanas segar dan olahan yang bermutu yang dikemas baik agar aman dan menarik. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara penyuluhan tentang penanganan pasca panen dan teknologi pengemasan olahan nanas, dan pendampingan kepada kelompok PKK. Pelatihan dihadiri 20 orang dari desa Babadan, selama 2 hari mulai tanggal 20 sampai 21 Agustus 2021 berlokasi di balai desa Babadan mulai pukul 10.00 sampai 12.00. Peserta pelatihan didampingi dan didukung oleh anggota pengurus koperasi pertanian Langgeng Mulyo dan bapak kepala desa Babadan untuk mewujudkan usaha agribisnis. Hasil kegiatan menunjukan adanya respon positif dari peserta untuk mengembangkan menjadi UKM pengolahan nanas dengan dukungan akademisi, pemerintah, pihak swasta serta bank yang siap memberi kredit usaha bisnis nanas. Kerjasama dengan akademisi dilakukan dengan pusat kajian inkubator bisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Kadiri, Kediri.
Pelatihan Peningkatan Produksi Peternakan Ruminansia Desa Jarak Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri Ertika Fitri Lisnanti; Amiril Mukmin
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.455 KB) | DOI: 10.32503/cendekia.v2i2.1294

Abstract

Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya dalam peningkatan kemampuan, ketrampilan dan pendapatan masyarakat. Upaya tersebut salah satunya yaitu mengadakan pelatihan yang diberikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri. Pelatihan tersebut memiliki tema Peningkatan Produksi Peternakan Ruminansia oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri. Kegiatan ini bekerjasama dengan Universitas Islam Kadiri dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat. Bentuk pengabdian yaitu sebagai pemateri dalam kegiatan pelatihan ini. Materi yang disampaikan berupa pelatihan penanganan sederhana dari gangguan reproduksi dan kesehatan ternak serta pembuatan pakan sapi potong. Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan sesi pemberian materi, tanya jawab dan praktek. Kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan lancar serta kondusif. Kegiatan ini dapat menambah wawasan para peternak dalam usaha peningkatan hasil produksinya. Hasil dari proses pelatihan ini, para peternak dapat mencegah terjadinya kasus penyakit pada ternaknya dan dapat membuat pakan ternak ruminansia yang nutrisinya sesuai dan sederhana.
Pengaruh Penambahan Ekstrak Sarang Semut (Myrmecodia sp) Terhadap Persentase Karkas dan Panjang Usus Ayam Broiler Fase Finisher Ertika Fitri Lisnanti; Nur Fitriyah; Muhammad Rifqi Muzamil Anwar
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 1, No 1 (2018): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2018
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp) terhadap persentase karkas dan panjang usus ayam broiler fase finisher. Materi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 80 ayam broiler strain Cobb umur 21 hari. Pakan yang digunakan pakan lengkap (complete feed). Metode dalam penelitian ini adalah percobaan eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas P0 (Kontrol), P1 (5 mg/kg bb), P2 (10 mg/kg bb), P3 (15 mg/kg bb). Variabel yang diukur meliputi persentase karkas dan panjang usus ayam broiler fase finisher. Hasil analisa ragam menunjukkan bahwa penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp) tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas dan panjang usus ayam broiler, tetapi pada pemberian P1 (5 mg/kg bb) menunjukkan sedikit kenaikan terhadap persentase karkas. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh yang nyata penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp) terhadap persentase karkas dan panjang usus ayam broiler fase finisher.
Profil Titer Antibodi Avian Influenza Pada Ayam Layer Di Kandang Sistem Terbuka Dan Tertutup Ertika Fitri Lisnanti
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i2.2360

Abstract

Kegiatan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hasil titer antibodi Avian Influeza (AI) ayam petelur dan CV (Coefficient of variance) pada kandang open dan close house. Penelitian ini bertempat di peternakan ayam petelur bukit kapur farm yang beralamatkan di Talun Kabupaten Blitar Jawa timur. Sampel penelitian ini dipilih secara acak dari masing masing kandang dengan jumlah masing masing kandang yaitu 30 sampel uji. Sampel darah diambil melalui pembuluh darah vena brachialis yang berada pada bagian dalam sayap ayam. Pemeriksaan titer dilakukan dengan metode uji serologi HI tes (Hemaglutation inhibition) di laboratorium uji serologi PT Akurat Diagnostik Indonesia. Berdasarkan penelitian yang bersifat deskriptif komparatif ini, maka metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji Mann-Whitney dan menggunakan SPSS. Kandang closed house, rata-rata titer antibodi AI nya adalah 24.03 sedangkan pada kandang open house, rata-rata titer antibodi AI nya adalah 25.30. Ayam yang memiliki rata-rata titer antibodi > 24 digolongkan sebagai ayam yang protektif terhadap Avian Influenza. Hasil uji tidak terdapat perbedaan yang nyata dari titer antibody AI pada kandang closed house dan open house.
Effect of Adding Coconut Water (Cocus viridis) on Liquid Semen Quality of Kacang Goats (Capra aegagrus hircus) Stored at 4-5° C Efi Rokana; Yusuf Aris Sayoga; Ertika Fitri Lisnanti; Amiril Mukmin
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v11i2.p141-158

Abstract

The best semen quality is necessary for successful Artificial Insemination. Increasing population of Kacang goat, which is a native Indonesian goat breed can reach with the application of AI technology. It can support the suffice of national meat demand. The purpose of this study was to determine the effect of adding coconut water (CW) in the Skim Yolk Diluent (SYD) and storage time at a cold temperature of 4-5 C on the quality of liquid semen of Kacang goat. The research material was four Kacang goats aged 1 - 1.5 years, SYD, and coconut water. The research method was an experiment with a factorial randomized block design (RBD) consisting of two factors. The first factor is the addition of coconut water in SYD (D), namely D0 = 100% SYD + 0% CW; D1= 30% SYD + 70% CW; D2= 20% SYD + 80% CW; D3= 10% SYD + 90% CW. The second factor is the storage time of liquid cement at a temperature of 4-5°C (H), namely H0 = 0 days; H1= 1 day; H2 = 2 days, and H3 = 3 days. The treatment was repeated 10 times. Data were analyzed by Anova and further test using Duncan's multiple distance test. The results showed that the combination treatment showed a significantly different interaction effect (P<0.05) on the percentage of motility and abnormalities and the highly  significant different interaction effect  (P<0.01) on the percentage of spermatozoa viability. The best mean of motility, viability and abnormality was found in the D3H0 treatment. The conclusion is that the addition of coconut water in SYD can be done up to  90% with the time storage at 4-5ºC cold for 3 days because it is still able to maintain the quality of the Kacang goat liquid semen  with a motility percentage more than 40%.
Probiotic Lactobacillus sp. as a Substitute for Growth Antibiotic (AGP): Its Effects on Production Performance and Contribution Margin Value in Broilers Infected with Escherichia coli Firdaus, Muhammad Aviv; Soeharsono, Soeharsono; Lokapirnasari, Widya Paramita; Hidanah, Sri; Kusnoto, Kusnoto; Safitri, Erma; Silfia, Himatul Ilma; Lisnanti, Ertika Fitri
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 34 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiip.2024.034.03.2

Abstract

This study aimed to show that the probiotic Lactobacillus sp. could increase production performance (feed consumption, feed conversion, feed efficiency, body weight gain and body weight) and the contribution margin value in broiler chickens infected with Escherichia coli. This experimental study utilized a completely randomized design and involved 40 male broilers. The broilers were infected with Escherichia coli at the age of 21 days, and the study lasted for 35 days. The study consisted of 4 treatment groups, with 10 chickens in each group. The treatment groups were as follows: P0 (negative control; no feed additive; no E. coli infection), P1 (positive control; no feed additive; E. coli infection), P2 (AGP (zinc bacitracin) added at 1 g/kg mixed through commercial feed; no probiotic Lactobacillus sp.; E. coli infection), and P3 (commercial feed no AGP; probiotic Lactobacillus sp. added at 5 mL/L through drinking water; E. coli infection). The data were analysed via a general linear model (repeated measures) test of ANOVA followed by Duncan's multiple distance test. The results revealed significant differences (p<0,05) in production performance, including feed efficiency and final body weight. The highest contribution margin value shown by the P3 treatment group (administering probiotic Lactobacillus sp. in drinking water) was IDR 81,570, and the lowest value shown by the P2 treatment group (administering AGP to feed) was IDR 35,468. In conclusion, the addition of the probiotic Lactobacillus sp. at a concentration of 5 mL/L through drinking water improved production performance and increased the contribution margin value in broilers infected with E. coli.
Pengaruh Acidifier Terhadap Performa Produksi Dan Analisis Usaha Pada Ayam Pedaging Yang Diinfeksi Avian Pathogenic Escherichia coli (APEC) : The Effect of Acidifier on Production Performance and Business Analysis of Broiler Chickens Infected with Avian Pathogenic Escherichia coli (APEC) Silfia, Himatul Ilma; Warsito , Sunaryo Hadi; Mufasirin; Hidanah , Sri; Lokapirnasari, Widya Paramita; Yudaniayanti , Irasari; Firdaus , Muhammad Aviv; Lisnanti, Ertika Fitri
Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Vol. 22 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan
Publisher : Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jintp.22.3.144-150

Abstract

This study aimed to provide the impact of acidifier supplementation on feed consumption, body weight gain (BWG), feed efficiency, and feed conversion ratio (FCR) in broiler chickens infected with Avian Pathogenic Escherichia coli (APEC). The use of acidifiers is proposed as a potential solution to improve gut health and nutrient absorption. This study employed a completely randomized design (CRD). Forty broiler chickens, ages 1 to 35, were utilized in this study, and the treatment started at 8 days of age. There were 5 treatments and 4 replications for each treatment, with 2 broiler chicks in each replication. The treatments consisted of negative control, without APEC infection (P0), positive control, with APEC infection (P1), infected with APEC with 0.1% of Antibiotic Growth Promoters in the diet (P2), and infected with APEC with additional feed acidifier 0.5% (P3). This study analyzed its effect on feed consumption, Body Weight Gain (BWG), Feed Conversion Ratio (FCR), and feed efficiency. Also, the business analysis was carried out by calculating the contribution margin (CM). Data was statistically analyzed using one way-analysis of variance (ANOVA), followed by Duncan's multiple range test to determine any statistical differences (p<0.05). The research results show that adding an acidifier to the diet does not reduce the feed consumption value but can increase BWG, reduce the FCR value (p<0.05), improve feed efficiency, and increase the contribution margin in broiler chicken farming. It concludes that adding 0.5% acidifier to the feed can improve broiler chickens infected with APEC production performance.