Djamaludin, Djunizar
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Asuhan Keperawatan dengan Menggunakan Teknik Hydrotherapy Hot Bath Terhadap Ketidakstabilan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung Palupi, Antika; Chrisanto, Eka Yudha; Djamaludin, Djunizar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15435

Abstract

ABSTRACT The use of hydrotherapy with the hot bath technique can be an alternative in glycemic control for diabetic patients. Hydrotherapy hot bath is a beneficial choice in glycemic control for diabetic patients, as it is a very safe and low-cost method, widely accepted by many people in various countries and regions. To provide nursing care, analyze journals, and implement journal interventions for diabetic patients using the hydrotherapy hot bath technique in the Non-Infectious Internal Medicine Room of RSUD Dr. H Abdul Moelok, Lampung Province in 2024. The Final Scientific Work (KIA) design uses a case study design in the form of implementation with a descriptive study approach. The subjects in this nursing care are diabetic patients who have the same nursing problem of unstable blood glucose levels. The subjects, as cases, are further analyzed and given a hydrotherapy hot bath intervention. Independent nursing management of hydrotherapy hot bath revealed that the nursing problem was partially resolved, and the intervention continued at home. The criteria for reducing blood glucose levels in clients 1 and 2 were obtained, but they have not yet reached the normal range. Nursing care provided to Mr. A and Mrs. H by administering hydrotherapy hot bath interventions can lower blood glucose levels and be used to address the instability of blood sugar in diabetic patients. Keywords: Hydrotherapy Hot Bath, Blood Sugar Instability, Diabetes Mellitus  ABSTRAK Penggunaan hidroterapi dengan teknik mandi air panas dapat menjadi alternatif dalam pengendalian glikemik pada pasien diabetes. Pemandian air panas hidroterapi adalah pilihan yang bermanfaat dalam pengendalian glikemik bagi pasien diabetes, karena merupakan metode yang sangat aman dan berbiaya rendah, diterima secara luas oleh banyak orang di berbagai negara dan wilayah. Memberikan asuhan keperawatan, analisa jurnal, dan pelaksanaan intervensi jurnal pada pasien diabetes dengan teknik mandi air panas hidroterapi di Ruang Penyakit Dalam Non Infeksi RSUD Dr. H Abdul Moelok Provinsi Lampung Tahun 2024. Rancangan Karya Ilmiah Akhir (KIA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk implementasi dengan pendekatan studi deskriptif. Subyek dalam asuhan keperawatan ini adalah pasien diabetes yang mempunyai masalah keperawatan yang sama yaitu kadar glukosa darah tidak stabil. Subyek, sebagai kasus, dianalisis lebih lanjut dan diberikan intervensi mandi air panas hidroterapi. Manajemen keperawatan mandiri pemandian air panas hidroterapi mengungkapkan bahwa masalah keperawatan telah teratasi sebagian, dan intervensi dilanjutkan di rumah. Kriteria penurunan kadar glukosa darah pada klien 1 dan 2 telah diperoleh, namun belum mencapai kisaran normal. Asuhan keperawatan yang diberikan kepada Bapak A dan Ibu H dengan pemberian intervensi mandi air panas hidroterapi dapat menurunkan kadar glukosa darah dan digunakan untuk mengatasi ketidakstabilan gula darah pada pasien diabetes. Kata Kunci: Mandi Air Panas Hidroterapi, Ketidakstabilan Gula Darah, Diabetes Melitus
Analisis efektifitas pemberian air kelapa muda dan madu terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi Winanda, Bayu; Chrisanto, Eka Yudha; Djamaludin, Djunizar; Novikasari, Linawati
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 7 (2025): December Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i7.1564

Abstract

Background: The increase in hypertension in the Pasiran Jaya Community Health Center (Puskesmas) work area has seen an increase in hypertension patients, from 324 in 2021 to 421 in 2022. One non-pharmacological treatment is young coconut water and honey. Young coconut water is believed to lower blood pressure, while honey contains important compounds that can influence antioxidant activity. Purpose: To determine the effectiveness of young coconut water and honey on lowering blood pressure in hypertensive patients. Method: This quantitative study used a quasi-experimental design using a pretest-posttest approach with a control group design. This study was conducted in the Pasiran Jaya Community Health Center (Puskesmas) work area in Tulang Bawang in August 2023. The sample selection technique used purposive sampling. Results: Bivariate data analysis using a t-test on systolic and diastolic blood pressure testing yielded a p-value of 0.001 < 0.05 for systolic blood pressure and a p-value of 0.006 < 0.05 for diastolic blood pressure. Conclusion: The administration of young coconut water and honey is effective in reducing blood pressure in hypertensive patients. Keywords: Blood Pressure; Honey; Young Coconut Water. Pendahuluan: Peningkatan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pasiran Jaya terdapat peningkatan penderita hipertensi dari tahun 2021 sebanyak 324 penderita dan pada tahun 2022 meningkat menjadi 421 penderita hipertensi. Salah satu pengobatan non-farmakologi yaitu air kelapa muda dan madu. Kandungan yang dimiliki air kelapa muda dipercaya dapat menurunkan tekanan darah. Sedangkan madu memiliki kandungan penting yang dapat mempengaruhi aktivitas antioksidan. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas pemberian air kelapa muda dan madu terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan Quasi Eksperimental menggunakan pendekatan pretest-posttest with control group design. Penelitian ini telah dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasiran Jaya Tulang Bawang pada Bulan Agustus 2023 dengan teknik pemilihan sampel menggunakan sampling purposive sampling. Hasil: Analisa data bivariat Menggunakan uji T-Test pada pengujian tekanan darah sistole dan diastole didapat nilai p-value 0.001 < 0.05 pada tekanan darah sistole dan p-value 0.006 < 0.05 pada tekanan darah diastole. Simpulan: Terdapat efektifitas pemberian air kelapa muda dan madu terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kata Kunci: Air Kelapa Muda; Madu; Tekanan Darah.