Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Bersama Lintas Sektor di Wilayah Kerja Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen Muaddah, Muaddah; Sunartono, Sunartono; Hakim, Riska Ismawati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/5dbsz446

Abstract

Pendampingan ibu hamil adalah mendampingi dan memberikan asuhan kepada ibu hamil mulai dari masa kehamilan sampai selesainya masa nifas (42 hari setelah melahirkan). Pendampingan dilakukan kepada ibu hamil terutama ibu hamil berisiko tinggi sehingga ibu hamil dapat melalui kehamilannya dengan sehat, menjalani persalinan yang aman dan terhindar dari kematian ibu dan bayi.  Kehamilan dengan risiko tinggi akan memberikan ancaman pada kesehatan, keselamatan dan jiwa ibu maupun janin yang dikandungnya di karenakan faktor ketidakberdayaan dan ketidaktahuan wanita terhadap risiko kehamilannya, Sekitar 20 persen kehamilan akan mengalami risiko tinggi dan komplikasi obstetri yang dapat membahayakan kehidupan ibu maupun janinnya bila tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdi bermaksud untuk membantu mengatasi permasalahan mitra dengan  melakukan pendampingan kepada ibu hamil risiko tinggi dengan secara aktif  melibatkan lintas sektor  khususnya untuk penanganan hal-hal yang berhubungan dengan faktor sosial, tradisi dan budaya. Dalam kegiatan ini kepakaran yang kami gunakan adalah bidang ilmu Kebidanan sehingga dapat melakukan kegiatan yang berkolaborasi menangani permasalahan bidang kesehatan khususnya ibu hamil risiko tinggi diwilayah kerja puskesmas Jeumpa kabupaten Bireuen. Solusi yang ditawarkan berupa pendampingan secara ketat dan menyeluruh  kepada ibu hamil risiko tinggi dengan melibatkan secara aktif lintas sektor.
Grasia : Gerakan Siaga Anti Stunting Pada Ibu Hamil dengan Terapi Komplementer Berbasis Aplikasi Hakim, Riska Ismawati; Isnawati Hadi, Selasih Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12681

Abstract

ABSTRACT Human quality is determined since the fetus grew inside the womb. One of the risks as a consequence of suboptimal health level in prenatal is stunting (Kemenkes RI, 2018).  In 2022, the prevalence of stunting in Indonesia was 21.6%. It has decreased 2.8 points from the previous year (Kemenkes RI, 2022). However, it is still far from the WHO targets namely 20%. One step to prevent stunting is to ensure adequate nutritional needs since prenatal period. Apart from that, ensuring the mother’s health both pshysically and mentally during pregnancy is also important for optimal growth and development of the fetus. Currently, stunting prevention effort can be directed through various complementary methods which are considered more practical, easy and safe for the community. In practice, health education can not be separated from the media’s role.To develop GRASIA Application as an effort to prevent stunting since the prenatal period. In this study, GRASIA was developed using ADDIE (Analysis, Design, Development and Evaluation). This study involved 34 pregnant women who randomly selected in Grabag 2 Health Center. Instrument used to determine the feasibility from material aspect, media aspect and users aspect. The instrument has been evaluated by validity judgments. The evaluation showed that GRASIA was very feasible (89.9) in the material aspect, feasible (36.9) in terms of media, very feasible (110) in the small group and very feasible (124) for the user. GRASIA Application can be applied as a media for health promotion especially for pregnant women to prevent stunting since the prenatal period. Keywords: Application, GRASIA, Pregnant Women, Stunting  ABSTRAK Pertumbuhan janin sejak awal di dalam kandungan sangat menentukan bagaimana kualitas seorang manusia. Salah satu risiko yang timbul akibat dari tingkat kesehatan pada masa prenatal yang kurang optimal adalah stunting (Kemenkes RI, 2018). Pada tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,6%. Angka ini menurun 2,8 poin dari tahun 2021, tetapi angka ini masih jauh dari target WHO yaitu sejumlah 20% (Kemenkes RI, 2022). Salah satu langkah pencegahan stunting adalah memastikan kebutuhan gizi sejak masa prenatal tercukupi. Selain itu, memastikan kesehatan ibu baik secara fisik dan mental selama menjalani proses kehamilan juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin yang optimal. Selain upaya penanggulangan stunting dari pemerintah, masyarakat penting juga untuk diarahkan mencegah melalui beberapa terapi komplementer yang dianggap lebih mudah, praktis dan aman dilakukan. Pada pelaksanaannya, edukasi kesehatan tidak bisa lepas dari peran penting media. Mengembangkan aplikasi GRASIA sebagai media informasi pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Pengembangan GRASIA menggunakan ADDIE (Analysis, Design, Development dan Evalulation). Penelitian melibatkan sejumlah 34 ibu hamil yang dipilih secara acak di Puskesmas Grabag II. Instrumen yang digunakan untuk melihat kelayakan dari beberapa aspek yaitu materi, media dan pengguna. Instrumen telah dilakukan validity judgement sebelumnya. GRASIA dinilai sangat layak (89,9) dari aspek materi, layak (36,9) dari aspek media, sangat layak (110) pada penilaian kelompok kecil dan sangat layak (124) dari aspek pengguna. Aplikasi GRASIA dapat digunakan sebagai media promkes khususnya bagi ibu hamil untuk mencegah stunting sejak kehamilan. Kata Kunci: Aplikasi, GRASIA, Ibu Hamil, Stunting
PENDAMPINGAN IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK (KEK) DI UPTD PUSKESMAS MA’U Aprianti, Devi; Sunartono, Sunartono; Hakim, Riska Ismawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42946

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi kepada ibu hamil kek dan juga menjelaskan tentang tanda-tanda hamil KEK dan cara memperbaiki gizi ibu hamil menyusui tentang melalui kegiatan penyuluhan berupa modul menu sehari-hari untuk ibu hamil KEK. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil KEK di UPTD Puskesmas Ma’u. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan kemudian baru melakukan pendampingan dari penyuluhan tersebut dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua ibu ibu hamil. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan pendampingan ibu hamil kurang energi kronik. Hasil dan manfaaf yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain dapat mengedukasi tentang pemenuhan gizi seimbang dan perbaikan gizi, serta meningkatnya pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya ibu hamil KEK. Kesimpulan dari kegiatan pengabmas ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keberhasilan dalam program pemenuhan gizi pada ibu hamil KEK.
Stress Remaja Putri dalam Menghadapi Menstruasi Agustiani, Mia Dwi; Hakim, Riska Ismawati; Sunartono, Sunartono; Hadijono, Soerjo
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v1i1.22

Abstract

Menstruasi adalah siklus bulanan yang didapatkan oleh seorang wanita. Kesiapan seorang wanita dalam menghadapi menstruasi salah satunya dipengaruhi oleh faktor stress. Stress dan rasa malu mengakibatkan remaja purtri cenderung menutup diri dari jaringan sosialnya sehingga berpengaruh pada kondisi psikologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres terhadap sikap remaja putri dalam menghadapi menstruasi. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 190 remaja putri. Analisa data univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisi bivariat dengan uji chi-square. Tingkat stres remaja putri dalam menghadapi menstruasi yaitu sebanyak 159 orang (83,7%). Terdapat hubungan stress remaja putri dalam menghadapi menstruasi menggunakan Uji Square dengan nilai Asimp.Sig sebesar 0, 05. Diharapkan stake holder dapat memberikan Tindakan edukasi pentingnya orangtua mempersiapkan putrinya dalam menghadapi masa remaja khususnya edukasi tentang menstruasi.
Edukasi Peningkatan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Kunjungan Antenatal Care K6 di Wilayah Binaan Puskesmas Kota Juang Rasekina, Ayuke; Pramana, Cipta; Hakim, Riska Ismawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1010

Abstract

Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) hingga kunjungan keenam (K6) merupakan faktor penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan serta peningkatan kesehatan ibu dan janin. Namun, capaian kunjungan ANC K6 masih belum optimal di berbagai wilayah. Di Provinsi Aceh, meskipun beberapa kabupaten telah melampaui target cakupan ANC, masih terdapat wilayah dengan capaian rendah. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah kerja Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen, di mana cakupan kunjungan K1 mencapai 89% dari target 100%, sedangkan cakupan K4 baru mencapai 76% dari target 95%, menunjukkan belum optimalnya kesinambungan pelayanan antenatal hingga K6. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil terhadap kunjungan ANC K6 melalui intervensi edukasi kesehatan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tatap muka dengan ceramah, diskusi, dan tanya jawab, disertai pengukuran pengetahuan melalui pre-test dan post-test, serta didukung pengembangan dan distribusi buku saku edukatif dalam bentuk cetak dan digital. Sasaran kegiatan adalah 20 ibu hamil di wilayah binaan Puskesmas Kota Juang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata persentase pengetahuan dari 70 sebelum edukasi menjadi 86 setelah edukasi, disertai penurunan variasi nilai pengetahuan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang didukung media edukatif sederhana dan mudah diakses efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai kepatuhan kunjungan ANC K6.