Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENDAMPINGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECEMASAN DAN PERILAKU KEKERASAN DI SEKOLAH Nurhanifah, Dewi; Hariyoni, Dyta Setiawati; Ariyani, Herda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5407-5412

Abstract

Mental health problem dapat muncul dari berbagai aspek, seperti emosi, perilaku, atensi, serta regulasi diri. Remaja mengalami peningkatan masalah emosional seperti cemas, depresi, dan marah, masalah perilaku, hiperaktif, dan masalah hubungan teman sebaya, dan tak jarang berhubungan dengan perilaku kekerasan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa remaja di SMAN 7 Banjarmasin. Metode pengabdian ini yaitu penyuluhan kesehatan pada remaja secara face to face dengan alat bantu leaflet. Kegiatan ini diawali dengan tahap pesiapan yaitu menggali informasi kebutuhan penyuluhan, penetapan materi dan peserta penyuluhan, dan penyiapan materi. Selanjutnya tahap pelaksanaan yaitu pengerjaan Pre Test, penyuluhan, dan post test. Tahap terakhir yaitu evaluasi yaitu evaluasi kegiatan dan pembuatan laporan.
The Impact of Using Online Counseling Platforms and Virtual Community Support on Managing Work Stress among Young Professionals in Jakarta Ariyani, Herda; Suprayitno, Emdat; Pahrijal, Rival
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 09 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i09.1300

Abstract

This study investigates the effects of online counseling platforms and virtual community support on work-related stress management among young professionals in Jakarta. A quantitative methodology was employed, gathering data from 150 participants via a Likert scale (1-5), and analyzed with SPSS version 26. The findings indicated substantial beneficial correlations between online counseling platforms and virtual community support regarding job stress management. Multiple regression analysis indicated that virtual community support exerted a somewhat greater impact on stress management than online counseling platforms. Collectively, these interventions accounted for 49% of the variance in stress management, suggesting their efficacy in mitigating work-related stress. The findings indicate that combining professional therapy with peer support provides a holistic strategy for the mental well-being of young professionals in urban settings.
PKM KOMUNITAS SISWA CERDAS MENTAL BERKARAKTER DI ERA DIGITAL Ariyani, Herda; Muhtadi, Muhtadi; Nurmeidina, Rahmatya; Fitria, Aziza; Bunga Sawitri, Novelia; Himmatun Ulya, Azka; Lestari, Puji; Izzuwana, Fadilah; Aji Astuti, Winata
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3470-3484

Abstract

SB Sungai Buloh merupakan salah satu dari sekian banyak SB yang terbentuk. Bertempat di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia, SB Sungai Buloh memiliki 110 peserta didik yang terbagi menjadi tujuh kelas, yaitu kelas 1A, 1B, 2, 3, 4, 5, dan 6 serta memiliki empat guru. Selama pelaksanaan program kegiatan digunakan metode observasi, wawancara, dan juga dokumentasi sehingga dihasilkan beberapa program kegiatan yaitu: 1. Mengajar; 2. Pendidikan karakter Anti-Bullying; 3. Pengenalan cerita rakyat dari berbagai daerah; 4. Pengenalan mata uang rupiah, kurs dan konversi mata uang rupiah dengan ringgit, serta gerakan menabung sejak dini; 5. Mengaji bersama dan hafalan surah pendek; 6. Perlombaan. Adapun lokasi kedua dalam kegiatan pengabdian ini adalah PPWNI Klang. Program kegiatan yang dilakukan antara lain : 1. Bimbingan Calistung Melalui Media Flash Card; 2.Membersihkan Ruang Perpustakaan dan Kantor; 3. Pengenalan Permainan Tradisional; 4. Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional dengan Media Poster; 5. Pengenalan Nilai-Nilai Pancasila dengan Media Poster; 6.Permainan Ular Tangga dan Flash Card tema Keislaman; 7.Lomba Dalam Rangka Isra’ Mi’raj. Seluruh rangkaian program yang telah dilakukan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan kreatifitas para peserta didik. Selain itu dengan pelaksanaan rangkaian kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan pendidikan karakter pada seluruh siswa dan juga program yang telah dijalankan  dapat  berkelanjutan  sehingga  para  peserta  didik  dapat  merasakan dampak dan manfaatnya dalam jangka panjang
MEMBENTUK INSAN CENDIKIA CERDAS OBAT DAN SEHAT MENTAL MELALUI METODE CARA BELAJAR INSAN AKTIF (CBIA) Ariyani, Herda; Nurhanifah, Nurhanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4852-4864

Abstract

Apoteker adalah profesi kesehatan yang kompeten terkait pengelolaan obat-obatan. Apoteker telah melakukan perubahan pelayanan dengan filosofi Pelayanan Kefarmasian (Pharmaceutical Care) yang berorientasi kepada pasien, agar peranan apoteker lebih dirasakan kehadirannya. Siswa SMA merupakan kelompok remaja yang dapat menjadi agent of change untuk menjadi Apoteker Remaja (APO-R). Fenomena ancaman pada kesehatan mental remaja di era digital ini semakin tinggi seperti penyalahgunaan obat maupun tindak kekerasan di sekolah inklusi yang menimbulkan rusaknya mental generasi Z. Hal ini menjadi perhatian serius oleh berbagai pihak untuk melakukan serangkaian monitoring, dan tindakan pencegahan maupun penanganan terbaik untuk mencetak generasi emas. Pada pengabdian kali ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa SMAN 1 Tamban tentang penggunaan obat yang tepat dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Sehingga siswa-siswi dapat menjaga kesehatan mereka secara mandiri maupun membantu orang lain. Metode pengabdian APO-R kali ini menggunakan Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
PENGUATAN POTENSI DESA BERBASIS SPASIAL SEBAGAI LANGKAH AWAL MEWUJUDKAN DESA BEBAS STUNTING DAN KEM-B (KAWASAN EKONOMI MASYARAKAT BI’IH) Nurhanifah, Dewi; Anshari, Muhammad; Ariyani, Herda; Fathullah, M. Rizqi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3459-3469

Abstract

Perencanaan Pembangunan desa memerlukan informasi dalam bentuk spasial yang akurat, sehingga dapat digunakan untuk menganalisis kebutuhan Pembangunan pada berbagai aspek. Data ini sangat berguna pula dalam mengambil langkah antisipatif pencegahan dan penanganan stunting dari aspek ketahanan pangan dan potensi kearifan desa. Tujuan pengabdian ini adalah a) Menambah wawasan Masyarakat atas kemampuan lahan desa dan dapat mengambil langkah-langkah strategi pengentasan stunting, b) Penyusunan Analisa potensi berbasis spasial, c) Penyusunan peta penggunan lahan. Metode pelaksanaan melalui beberapa tahapan yaitu a) Koordinasi dan Focus Group Discussion dengan Jajaran pemerintah desa, b) Survey Lapangan untuk mengumpulkan data primer dan data sekunder, serta memverifikasi data, c) Pengolahan peta potensi desa berbasis spasial menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan Mahasiswa serta seluruh Aparat Desa. Metode pengembangan data spasial dengan menggunakan aplikasi Avenza Maps serta ArcGIS, d) Penyampaian Hasil melalui mini lokakarya dilanjutkan penyerahan Print Out Album Peta serta data Geodatabase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Desa Biih memiliki potensi Kawasan Pertanian yang sangat baik, baik itu Kawasan Tanaman Pangan, Kawasan Perkebunan, dan Juga Kawasan Peternakan. Hal ini disebabkan oleh jenis tanah Latosol yang tersebar di seluruh wilayah administrasi desa. Potensi terbesar adalah buah durian dan pohon karet sehingga menjadi simbol logo desa ini. Disimpulkan perencanaan wilayah memiliki hubungan yang penting dengan masalah stunting. Perencanaan wilayah yang baik terutama melalui strategi pengelolaan lahan desa untuk ketahanan pangan dapat menjadi salah satu kunci untuk mengatasi stunting. Perencanaan wilayah yang holistik dan terintegrasi dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman serta kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.
PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM DAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA SISWA REGULER DI SEKOLAH Setiawati Hariyono, Dyta; Ariyani, Herda; Hafizoh, Hafizoh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.741-746

Abstract

Pesatnya penyebaran pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan secara tidak langsung menyebabkan peserta didik reguler menjalin pertemanan dan berinteraksi langsung dengan peserta didik berkebutuhan khusus. Permasalahan yang terjadi di SMAN 1 Banjarbaru ialah minimnya kesadaran peserta didik reguler terhadap Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya serta adanya kecemasan dan stress yang di alami peserta didik sehingga berpengaruh pada self-esteem mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menguatkan budaya inklusi melalui psikoedukasi guna meningkatkan self-esteem, penerimaan teman sebaya, pemahaman serta pengelolaan stress dan kecemasan yang baik pada peserta didik reguler di sekolah inklusi SMAN 1 Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah pemberian pre test dan post test menggunakan instrumen Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan kuesioner pengetahuan. Pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah secara langsung mengenai self-esteem, pendidikan inklusi dan pemahaman teman sebaya, manajemen kecemasan dan tata laksana pengobatan non farmakologi. Evaluasi kegiatan dan tingkat kepuasaan mitra sebagai tahap akhir pelaksanaan kegiatan.